cover
Contact Name
Indra Setiawan
Contact Email
mbcie.official@gmail.com
Phone
+628111619944
Journal Mail Official
mbcie.official@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Meruya Selatan No. 1 Kembangan Jakarta Barat
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering
ISSN : -     EISSN : 29884284     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering merupakan salah satu kajian yang membahas segala aspek ilmu bidang Teknik Industri. Seminar ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana Jakarta. Seminar Nasional yang unik ini menyediakan forum bagi akademisi, peneliti dan praktisi dari berbagai industri untuk bertukar pikiran dan pengalaman serta berbagi perkembangan terkini di bidang teknik industri. Seminar ini telah membahas banyak hal terkait bidang Teknik Industri seperti Management Operation, Quality Engineering, Manufacturing System, Value Engineering, Optimization, Automation Industry, Strategic Management, Production Planning, Risk Management, Service Engineering, Simulation of Industrial System dan topik lainnya.
Articles 169 Documents
Penerapan Digitalisasi Sistem Kanban Untuk Memperbaiki Tingkat Sediaan Basay, Muhammad Alija
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah kelebihan persediaan (overstock) pada perusahaan manufaktur komponen otomotif. Berdasarkan data akhir tahun 2024, tingkat kelebihan stok mencapai 25,7%, melebihi target perusahaan sebesar 10%. Penyebab utama masalah ini diidentifikasi sebagai ketidaksesuaian antara sistem produksi dorong (push system) dengan fluktuasi permintaan pelanggan. Untuk mengatasi permasalahan ini, diterapkan digitalisasi sistem Kanban yang mengadopsi prinsip produksi tarik (pull system) dan pendekatan Just-In-Time (JIT). Metodologi yang digunakan adalah action research yang terdiri dari observasi langsung, wawancara, serta analisis data produksi dan persediaan. Implementasi sistem e-Kanban dimulai dengan perhitungan kebutuhan jumlah kanban berdasarkan permintaan aktual, penerapan production leveling (Heijunka), serta evaluasi hasil melalui pengukuran persediaan dan lead time produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah implementasi e-Kanban, persediaan akhir menurun signifikan dari 30,8% menjadi 7% pada produk B. Hal ini membuktikan bahwa sistem Kanban digital efektif dalam mengendalikan tingkat persediaan dan meningkatkan efisiensi produksi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi sistem Kanban dengan ERP untuk pengendalian persediaan secara real-time dan akurat.
Perancangan Optimasi Rute Pengiriman Buah Menggunakan Saving Matrix Dan Algoritma Genetika Untuk Meningkatkan Efisiensi Distribusi Jufri, Trizamsuar; Jaqin, Choesnul; Ichtiarto, Bonivasius Prasetya; Hernadewita, Hernadewita
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34457

Abstract

Distribusi produk pertanian, khususnya buah-buahan yang mudah rusak, memegang peranan vital dalam menjaga kualitas produk dan efisiensi logistik. Keterlambatan pengiriman menjadi masalah utama dalam distribusi buah di Provinsi Jawa Barat, dengan tingkat keterlambatan mencapai 15–20% dan tingkat kerusakan produk 10–15%. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua metode optimasi rute distribusi, yaitu metode Saving Matrix dan Algoritma Genetika, dalam konteks pengiriman buah dari berbagai wilayah di Jawa Barat menuju Bandung. Penelitian ini mengintegrasikan parameter degradasi kualitas buah berdasarkan waktu pengiriman dan karakteristik komoditas, seperti masa simpan. Pendekatan mixed-method eksplanatori sekuensial digunakan dalam penelitian ini. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap delapan stakeholder industri logistik pertanian. Temuan kualitatif menjadi dasar perancangan model optimasi. Pada tahap kuantitatif, Saving Matrix dan Algoritma Genetika diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan library seperti geopy, DEAP, dan matplotlib. Data jarak antar titik diperoleh dari koordinat geografis, dan model optimasi dikembangkan berdasarkan formulasi Vehicle Routing Problem (VRP) yang disesuaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Algoritma Genetika lebih unggul dalam konteks kompleksitas tinggi, dengan kemampuan mengurangi waktu pengiriman hingga 22% dan penurunan kerusakan stroberi dari 15% menjadi 7%. Sementara itu, Saving Matrix lebih unggul dari sisi kecepatan komputasi dan efisiensi awal, namun kurang adaptif terhadap variasi karakteristik produk dan medan geografis. Penelitian ini memberikan kontribusi pada praktik logistik pertanian dengan menawarkan solusi berbasis algoritma untuk distribusi buah yang lebih efisien dan adaptif terhadap kondisi riil. Hasil ini juga memperkaya literatur tentang penerapan heuristik dan evolusioner dalam konteks distribusi produk perishable di negara berkembang seperti Indonesia.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pemasaran Obat Herbal Madu Ditinjau dari Aspek Pasar dan Pemasaran Setiawan, Puji; Supriyatno, Dedi; K, Afni Sodja; S, Andri Mei; Situmorang, Klinton; B, Wisnu Yudha; T, Satria Primagus; Auliya, Iqbal; Hayat, Maulana
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34074

Abstract

The purpose of this research is to assess the business feasibility and to increase sales of "Neo Herbamart Store" Herbal Honey, located in North Cikarang, as a micro, small, and medium enterprise (MSME), with a focus on market and marketing aspects. Using a qualitative descriptive approach, this study analyzes market and marketing aspects. The results of the study indicate that Trigona Herbal Honey has met the legal requirements by having a halal certificate, which supports legitimate and sustainable operations. From a production perspective, this business is located in a strategic location, namely close to residential areas that help with business operations, using quality materials, and implementing a regular production process, so it is feasible for further development. In terms of market and marketing, there is promising potential with a focus on consumers who have stomach complaints and marketing strategies through social media. This study recommends that Trigona Herbal Honey increase product variations and expand distribution channels, including collaborating with pharmacies by utilizing digital marketing, to increase competitiveness and its contribution to the local economy.
Integrasi Total Productive Maintenance dan Keberlanjutan: Studi Literatur Review Agustin, Meilan; Arifin, Moh. Mawan; Pertiwi, Dian Elok
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34433

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterkaitan Total Productive Maintenance (TPM) dan sustainability melalui tinjauan pustaka serta analisis bibliometrik terhadap 30 publikasi indeks Scopus periode 2015–2024. Data diperoleh dengan kata kunci “Total Productive Maintenance” dan “Sustainability”, lalu dikelompokkan menurut pilar TPM dimensi keberlanjutan (ekonomi, lingkungan, sosial), sektor industri, periode, dan lokasi penelitian. Hasil menunjukkan dimensi ekonomi dan lingkungan menjadi fokus utama, khususnya pada pengurangan pemborosan dan peningkatan efisiensi energi melalui pilar Autonomous Maintenance, Quality Maintenance, dan Focused Improvement. Pendekatan komprehensif yang melibatkan semua pilar terbukti meningkatkan daya saing operasional sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Aspek sosial terwujud melalui praktik 5S dan program pelatihan, meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keterlibatan komunitas. Tren sejak 2020 menunjukkan integrasi TPM dengan teknologi Industri 4.0—digital lean tools dan blockchain—untuk meningkatkan akurasi prediksi kegagalan dan transparansi pemeliharaan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar industri mengadopsi TPM secara menyeluruh dengan perhatian seimbang pada seluruh pilar serta memanfaatkan Internet of Things, data analytics, dan blockchain untuk mendukung green maintenance. Pembuat kebijakan perlu merumuskan pedoman Sustainable TPM yang adaptif sesuai karakteristik sektor. Penelitian selanjutnya hendaknya melakukan studi empiris longitudinal guna mengukur dampak jangka panjang sinergi TPM dan green manufacturing.
Evolving Patterns in Lean Six Sigma Project Selection Methods Hia, Selamat Walmanto
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis metode yang digunakan dalam pemilihan dan prioritisasi proyek Lean Six Sigma (LSS), serta mengevaluasi pendekatan yang paling sering diterapkan dalam literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap 44 artikel jurnal ilmiah terindeks yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2024. Artikel yang dianalisis secara khusus membahas berbagai pendekatan pengambilan keputusan dalam seleksi proyek LSS. Hasil kajian menunjukkan bahwa Analytic Hierarchy Process (AHP) merupakan metode yang paling banyak digunakan, sering kali dikombinasikan dengan metode lain seperti Data Envelopment Analysis (DEA) dan teknik Multi-Criteria Decision Making (MCDM) untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi keputusan. Selain itu, metode Best-Worst Method (BWM), sebagai pendekatan yang lebih baru, semakin sering digunakan terutama dalam studi dari India, karena kemampuannya dalam mengelola sejumlah besar kriteria secara efisien dan konsisten. Studi ini juga mengungkap tren kuat menuju penggunaan pendekatan hybrid dan berbasis data, yang dianggap lebih adaptif terhadap kompleksitas proyek serta tuntutan era digital. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kerangka kerja seleksi proyek yang lebih sistematis, fleksibel, dan kontekstual dalam implementasi Lean Six Sigma.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Pada Industri Jasa Rental Forklift di PT. XYZ Aji, Ari Purnomo; Ardiansyah, Refani; Ahmadani, Eno Rian; Sembiring, Brema Rivaldo; Valentino, Dizky; Wijaya, Wijaya; Panjaitan, Aris Wahyu; Derajat, Shandi; Candra, Heru; Putra, Egha Verdiansyah Baihaqy
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/10.22441/MBCIE.2025.34082

Abstract

Peningkatan aktivitas industri dan urbanisasi yang tidak diiringi dengan pengelolaan limbah yang baik telah menyebabkan pencemaran lingkungan oleh limbah bahan beracun dan berbahaya (B3). Pencemaran ini tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat dan keberlangsungan hidup generasi mendatang. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh mengenai dampak pencemaran limbah B3 menjadi sangat krusial untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi serta sebagai dasar penyusunan kebijakan penanggulangan yang efektif dan berkelanjutan. Mengingat pentingnya mengenai pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun B3. Penelitian ini mengevaluasi pengelolaan limbah B3 di industri jasa rental forklift di PT. XYZ yang semakin penting seiring pertumbuhan dan perkembangan pada perusahaan. Limbah B3 seperti logam berat dan bahan kimia berbahaya dapat merusak lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Melalui pendekatan kualitatif, ditemukan rendahnya kepatuhan industri terhadap regulasi akibat minimnya pemahaman mengenai metode yang digunakan , tingkat kepedulian dari beberapa karyawan pada department terkait dan lemahnya pengawasan dari manajemen perusahaan. Dampaknya mencakup pencemaran tanah, air, udara, serta risiko kesehatan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi, investasi teknologi ramah lingkungan, dan penguatan regulasi guna mendukung pengelolaan limbah B3 yang berkelanjutan.
Analisis Penurunan Defect Produk Rubber House Pada Proses Produksi dengan Metode Lean Six Sigma di Perusahaan Manufacture Rubber Hariyanto, Eko; Purba, Humiras Hardi
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menurunkan tingkat defect pada produk rubber hose di sebuah perusahaan manufaktur rubber di Tangerang. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya tren kendaraan listrik yang mengurangi permintaan terhadap produk kendaraan berbahan bakar fosil, yang berdampak pada permintaan produk rubber hose. Penelitian ini menggunakan metode Lean Six Sigma dengan tahapan (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) DMAIC untuk mengidentifikasi akar penyebab defect dan melakukan perbaikan proses produksi. Analisis awal menunjukkan bahwa rata-rata tingkat defect sebesar 1,3%, melebihi batas maksimal yang ditetapkan perusahaan. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan diagram SIPOC, Fishbone Diagram, FMEA, serta analisis statistik terhadap variabel suhu awal, suhu akhir, dan defect, ditemukan bahwa variasi suhu pada proses mixing memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat defect. Selain itu, ditemukan pula aktivitas non-value added dalam proses produksi. Hasil perbaikan yang dilakukan pada fase Improve menunjukkan penurunan tingkat defect secara signifikan. Nilai sigma meningkat dari sebelumnya 3,6 menjadi 3,8 dan nilai (Defect Per Million Opportunities) DPMO menurun dari 19.287 menjadi 9.990. Dengan demikian, penerapan metode Lean Six Sigma terbukti efektif dalam menurunkan tingkat defect dan meningkatkan kualitas produk, serta dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan industri otomotif global.
Transformasi Digital UMKM Thrift : Strategi Pemasaran Efektif untuk Meningkatkan Penjualan Pasca Pandemi Sasongko, Chaello Agries Putra; Pradana, Dewanto Azmi; Arief, Moch Zaenal; Pratama, Arisky Yudha; Prasetyo, Galih; Putra, Muhammad Alfarizy; Gunawan, Iman; Rohmat, Alif; Fariz, Mohammed
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan baju thrift  pasca pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, marketplace, dan iklan berbayar secara signifikan mampu meningkatkan visibilitas dan penjualan. Strategi pemasaran digital menjadi lebih optimal jika didukung pemahaman digital marketing funnel, adaptasi konten, dan analisis perilaku konsumen. Namun, pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti persaingan yang ketat, keterbatasan literasi digital, dan isu kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan serta dukungan kebijakan pemerintah diperlukan untuk memperkuat daya saing UMKM thrift  di era digital.
Perbaikan Tingkat Padam Listrik Pada Distribusi Energi Terbarukan Pada Area Terpencil Melalui IoT dan Internet Satelit : Studi Kasus Area Terpencil di Kalimantan Barat Panjaitan, Maruli Parsaoran Soeseno; Hasbullah, Hasbullah
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34326

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model distribusi energi terbarukan berbasis integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan internet satelit pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah terpencil, dengan fokus pada penurunan tingkat padam listrik dan peningkatan efisiensi distribusi energi. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya frekuensi pemadaman listrik akibat ketidakseimbangan produksi dan konsumsi energi, keterbatasan infrastruktur komunikasi, serta kurangnya pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time di daerah terpencil seperti Desa Upit, Kalimantan Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis simulasi, terapan dan eksperimen kuasi yaitu desain penelitian yang digunakan untuk menyelidiki hubungan sebab-akibat antara variabel, tetapi tidak menggunakan penugasan acak (randomisasi) pada subjek penelitian. Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, serta monitoring  perangkat IoT yang dipasang pada sistem PLTS. Bahwa data sekunder diperoleh dari literatur, laporan teknis, dan basis data meteorologi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak HOMER (Hybrid Optimization Model for Multiple Energy Resources) untuk menentukan konfigurasi optimal sistem PLTS dengan mempertimbangkan variabel lingkungan (radiasi matahari, suhu, kelembapan) dan pola konsumsi energi masyarakat. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial untuk mengevaluasi perubahan efisiensi sistem sebelum dan sesudah integrasi teknologi digital, guna meningkatkan efisiensi distribusi energi dan mengurangi pemborosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem integrasi IoT dan internet satelit efektif menurunkan frekuensi padam listrik lebih dari 50% dalam waktu tiga bulan pengamatan. Efisiensi distribusi energi meningkat dari rata-rata 67% menjadi 89% setelah implementasi sistem terintegrasi. Selain itu, sistem monitoring  dan kontrol jarak jauh berbasis IoT memudahkan operator dalam melakukan pemantauan dan pengendalian distribusi energi secara real-time, serta memungkinkan deteksi dini gangguan teknis sebelum terjadi pemutusan pasokan listrik. Penelitian memberikan kontribusi dalam pengembangan energi terbarukan untuk mendukung akses energi bersih dan berkelanjutan di daerah terpencil.dengan karakteristik serupa, sehingga berpotensi mempercepat transisi energi terbarukan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan energi berkelanjutan serta mendukung pencapaian target nasional transisi energi bersih dan lebih inklusif.
Pengaruh Penentuan Lokasi Terhadap Pendapatan Toko Kelontong An-Nur Yudistira, Wildan; Prayoga, Gilang; Aris, Sofian; NA, Azzahro; Fajar, Ade; Miftahudin, Miftahudin; P, Edi P; Satrio, Deo; Maulana, Ikbal; Ari, Teguh
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 7 (2025): SMART AND SUSTAINABLE INDUSRIES : DRIVING LOW-EMISSIONS AND RENEWABLE ENERGY TRANSFORM
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2025.34086

Abstract

Penentuan lokasi usaha merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Karena dapat mempengaruhi keberhasilan dan kemajuan suatu usaha. Di era persaingan bisnis yang sangat ketat, pemilihan lokasi yang tepat dapat memberikan keuntungan yang besar bagi suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penentuan lokasi terhadap pendapatan usaha dengan wawancara langsung dengan pemilik toko kelontong An-Nur yang berada di Desa Gandamekar. Hasil analisis dari dua lokasi toko kelontong An-Nur didapatkan data pendapatan yang berbeda jauh antara toko kelontong An-Nur 1 yang lokasinya yang strategis di pinggir jalan dan toko kelontong An-Nur 2 yang berada di dalam permukiman warga. Untuk toko An-Nur 1 mendapatkan rata rata omzet pendapatan Rp 10.550.000/bulan. Sedangkan toko An-Nur 2 memiliki rata rata omzet sebesar Rp. 4.400.000/bulan. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa penentuan lokasi usaha dapat berpengaruh terhadap pendapatan suatu usaha.

Page 8 of 17 | Total Record : 169