cover
Contact Name
A. Velahyati Baharuddin
Contact Email
andi.velahyati@atim.ac.id
Phone
+6285255799459
Journal Mail Official
uppm@atim.ac.id
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar Kampus Politeknik ATI Makassar, Jl. Sunu No. 220, Makassar 90211.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Majalah Teknik Industri
ISSN : 14107015     EISSN : 26228769     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Majalah Teknik Industri merupakan Jurnal Ilmiah Berkala yang diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik ATI Makassar. Majalah Teknik Industri ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil Penelitian Aplikatif, Survey, dan Penelitian rekayasa yang erat hubungannya dengan Teknik Industri di bidang Otomasi Sistem Permesinan, Industri Manufaktur, Kimia Mineral, dan Industri Agro.
Articles 98 Documents
Perhitungan Rancangan Dimensi Turbin Cross flow PLTMH Dengan Variasi Debit dan Head (Studi Kasus Air Terjun Desa Belawae, Kab. Sidrap dan Desa Uludaya, Kab. Maros) Agung Ari Purwanto; Jumaedi
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan Turbin cross flow adalah salah satu PLTMH yang sedang dikembangkan dan menjadi salah satu solusi mengenai krisis energi listrik diwilayah pedalaman khususnya pada daerah sulawesi selatan. Turbin ini dirancang dengan memanfaatkan air sebagai tenaga penggerak. Penelitian ini penulis melakukan peninjauan lokasi sebagai studi kasus dalam melakukan proses rancangan , lokasi pengukuran debit dan tinggi jatuh air di desa Belawae, Kab. Sidrap yang memilki potensi daya air yang bisa dibangun PLTMH, dan hasil dari peninjauan lokasi akan dijadikan acuan untuk merancang turbin cross flow selanjutnya yang sesuai potensi daya air yang ada. Dari hasil penelitian tugas akhir ini didapatkan standar cara menghitung rancangan bagian-bagian turbin yang akan dibuat, yaitu dengan memasukkan nilai Debit = 0,045 m3/s dan Head =2 m, maka dimensi turbin cross flow akan diketahui, dimana: Daya Turbin = 0,7063 kw≈ 1 kw, Diameter runner = 0,28 m, Panjang runner= 0,30 m, Tebal sudu = 0,0037 m, Lebar pipa pancar nozel = 0,216 m, dan Diameter Poros= 22,5 mm selanjunya dari hasil perhitungan tersebut akan dibuat komponen turbin sebagai pengujian hasil dari perhitungan dalam perancangan.
Implementasi Sistem Alat Ukur Coolant dan Oil Engine Pada Unit Alat Berat Berbasis Mikrokontroller Terintegrasi Data Logger Randis; Syaeful Akbar; Syahruddin
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temperatur pada pendingin dan engine oli dapat mengindikasikan temperatur mesin oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan suhu mesin untuk meenghindari overheating pada mesin yang dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perancangan dan membuat serta mengaplikasikan alat ukur suhu pada coolant dan oli mesin pada unit alat berat yang terintegrasi pada data logger. Pada penelitian ini, telah dilakukan perancangan system electrical dengan mengacu pada diagram blok dan flow chart system untuk membuat alogaritma program guna menjalankan sistem agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Hasil penelitian menujukkan alat dapat bekerja dengan baik untuk melakukan monitoring suhu dengan menggunakan 2 buah sensor suhu DS18B20 serta menyimpan data hasil pembacaan dalam SD card dalam format file text (*.txt). serta dapat di plot dalam bentuk grafik dengn menggunakan software pengolah data dan grafik. Dari grafik yang diperoleh menunjukkan karakteristik data sama dengan prinsip pendinginan pada mesin dengan termostat yang berfungsi dengan baik.
Analisis Kekuatan Bending Komposit Waru (Hibiscus Tiliaceus) Bermatriks Epoksi Resin Dengan Media Perendaman Air Laut) Peri Pitriadi; Massriyady Massaguni
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menilai kekuatan bending komposit berpenguat serat waru (Hibiscus Tiliaceus) dengan matriks resin epoksi sebagai smart material untuk bahan baku kapal laut. Hasil kajian menujukkan bahwa semakin lama perendaman spesimen komposit di laut maka kekuatan bending spesimen semakin menurun. Nilai kekuatan bending tertinggi ada pada pada spesimen dengan fraksi volume serat 60% sebesar 168.4 MPa dengan lama perendaman di laut selama nol minggu, persentase penurunan selama dua minggu, empat minggu, hingga enam minggu berturut-turut 0.89 %, 1.78 %, dan 2 %, dan nilai kekuatan bending terendah ialah spesimen dengan fraksi volume serat 30% sebesar 157.9 MPa dengan lama perendaman di laut selama enam minggu, persentase penurunan kekuatan bending dari nol minggu, dua minggu, dan empat minggu sebesar 1.12 %, 1.79 %, dan 5.61%. Disimpulkan bahwa kekuatan bending optimal ada pada spesimen fraksi volume 60% diharapkan dengan hasil kajian tersebut komposit berpenguat serat waru (Hibiscus Tiliaceus) mampu menjadi solusi bagi dunia industri perkapalan.
Rancang Bangun Mesin Extruder Plastik Pada Pemanfaatan Limbah Plastik Dengan Menggunakan Screw Dan Barrel Bronze Muhammad Luthfi Sonjaya
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuangan sampah plastik di air dan di tanah telah mencemari lingkungan dan membuat kerusakan pada lingkungan. Namun sampai sekarang upaya untuk melakukan daur ulang plastik masih sangat jarang. Masalah diatas dapat diselesaikan dengan suatu rancang bangun mesin extruder plastik yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mendaur ulang limbah plastik menjadi bernilai ekonomis. Pembuatan alat dimulai dari perancangan, pendorong menggunakan screw, dan barrel berbahan bronze. Mesin ini memiliki dimensi panjang 960 mm x lebar 500 mm x tinggi 800 mm, Setelah pembuatan dilakukan, evaluasi hasil produk berdasarkan fungsi alat dan kinerja alat. Hasil dari penelitian ini adalah mesin extruder plastik dapat mengeluarkan lelehan plastik secara optimal berupa pintalan tali (filament) dengan kecepatan 68,5 RPM dan suhu 1950 OC.
Pengaruh Kedisiplinan Karyawan Dalam Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Makassar Amrin Mangada
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pelindung diri (APD) merupakan suatu alat yang di pakai untuk melindungi diri atau tubuh terhadap bahaya-bahaya kecelakaan kerja, dimana secara teknis dapat mengurangi tingkat keparahan dari kecelakaan kerja yang terjadi. Melihat sering terjadi kecelakaan kerja, maka perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan pada resiko kecelakaan akibat lingkungan kerja dan faktor manusianya. Salah satu diantaranya adalah penggunaan APD demi keselamatan kerja karyawan. Begitu juga yang terjadi pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Makassar. Untuk itu perlu mengetahui sejauh mana pengaruh kedisiplinan karyawan terhadap pemakaian APD sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisa diketahui model persamaan regresi linear sederhana artinya bahwa jika nilai Kedisiplinan (Variabel X) adalah nol maka besar nilai Kecelakaan kerja (Variabel Y) sama dengan konstanta (a) yaitu 8,276 . Koefisien regresi X sebesar 0,869 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 nilai kedisiplinan, maka nilai Kecelakaan kerja bertambah sebesar 0,869. Hal tersebut menunjukkan Koefisien yang bernilai positif artinya menunjukkan hubungan positif antara Kedisiplinan terhadap Kecelakaan kerja.
Evaluasi Performa Zinc Oxide (ZnO) Sebagai Adsorben Sulfur Pada Unit Desulfurizer (1-R-101A) PT. Pupuk Kalimantan Timur Sariwahyuni; A. Nur Awalia
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit Desulfurizer berfungsi untuk menghilangkan kandungan gas sulfur pada industri pupuk urea. Proses Desulfurisasi terdiri dua tahap yaitu sulfur organik diubah menjadi sulfur anorganik menggunakan katalis CoMo dan gas alam kontak dengan H2 recycle dari hidrogen recovery unit (HRU). Selanjutnya, sulfur anorganik diserap menggunakan adsorben ZnO. Kandungan sulfur keluar dari desulfurizer dibatasi dibawah 0,05 ppm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa zinc oxide (ZnO) sebagai sulfur adsorben, dilakukan pada Juli sampai Agustus 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil dari evaluasi performa zinc oxide (ZnO) sebagai adsorben sulfur terlihat bahwa, sulfur yang lolos di desulfurizer (1-R-101A) tetap konstan sesuai dengan standar maksimal (0,05 ppm). Temperatur proses di desulfurizer (1-R-101A) tetap pada suhu 350-390°. Pressure drop desulfurizer (1-R-101A) merupakan indikasi untuk mengetahui kondisi adsorben zinc oxide (ZnO), pressure drop masih di bawah standar maksimal (0,6 kg/cm2). sehingga dapat disimpulkan bahwa performa zinc oxide (ZnO) sebagai adsorben sulfur masih dalam kondisi optimal dan sesuai standar perusahaan (0,05 ppm).
Rancang Bangun Mesin Pengering Padi Ariyanto; Ratuhaji Ismail; Wahyu Triadi Kamaruddin; Andi Dedi Prabowo; Muhammad Aqdar Fitrah
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan mekanis masih sangat jarang penggunaannya di masyarakat, serta kadar air produk yang dihasilkan tidak seragam disebabkan tidak adanya pengontrolan suhu pemanasan. Dari masalah yang dihadapi perlu ada pengering mekanik yang dapat membantu proses pengeringan lebih cepat dan dilengkapi kontrol suhu sehingga kadar air produk yang dihasilkan seragam. Peralatan pengeringan yang peneliti buat adalah pengering jenis rotary dryer dengan lampu halogen sebagai sumber panas dengan variasi suhu dikontrol menggunakan PID temperature controller. Mesin pengering padi ini memiliki dimensi 2039 mm x 800 mm x 980 mm dengan waktu pengeringan pada silinder rotary adalah 15 menit 49 detik. Data yang dihasilkan setelah dilakukan pengeringan padi 5000 gram pada suhu 50°C adalah terjadi penurunan kadar air padi sebanyak 3,26 %, adapun pada suhu 75°C terjadi penurunan kadar air padi sebanyak 9,04 %, sedangkan pada suhu 100°C penurunan kadar air padi yang terjadi sebanyak 13,24%.
Pengaruh Jenis Bahan Pengendap Pada Alat Sedimentasi Termodifikasi Secara Batch Skala Laboratorium Mustafa; Masing; Ramli; Muh. Irwan
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimentasi merupakan salah satu cara yang paling ekonomis untuk memisahkan padatan dari suspensi, bubur atau slurry. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat menjelaskan bagaimana hubungan antara waktu, tinggi pengendapan dan konsentrasi padatan berbagai bahan pengendap dengan laju sedimentasi. Dalam menunjang penelitian ini maka metode yang digunakan adalah eksprimen dan analisis. Bahan pengendap yang digunakan bervariasi antara lain: 50 gram, 100 gram, 150 gram, 200 gram, dan 250 gram, kemudian dimasukkan ke dalam tabung pengendap. Sedangkan hasilnya dapat diperoleh dari data visualisasi yang didasarkan pada data pengamatan dan data pengukuran. Bardasarkan persamaan empiris maka diperoleh efisiensi laju pengendapan pada berbagai bahan pengendap sebesar 89,61% dari kinerja alat. Hasil yang didapatkan dari berbagai bahan pengendap maka kecepatan pengendapan untuk bahan pengendap CaCO3 tanpa flokulan dan dengan flokulan adalah 4.43 cm/menit dan 3,86 cm/menit. Untuk kecepatan pengendapan bahan pengendap tepung tapioka tanpa flokulan dan dengan flokulan adalah 23.64 cm/menit dan 23,47 cm/menit. Dan untuk kecepatan pengendapan bahan pengendap tanah kering tanpa flokulan dan dengan flokulan adalah 18,60 cm/menit dan 15,10 cm/menit serta untuk kecepatan pengendapan bahan pengendap karbon aktif tanpa flokulan dan dengan flokulan adalah 7,76 cm/menit dan 7,05 cm/menit.
Pengaruh Aktivator Asam Dan Basa Organik Terhadap Kualitas Karbon Aktif Dari Kulit Kacang Tanah Wahyudi; Baso Cante; Harjanto; Alwathan; Mustafa
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian kulit kacang tanah saat ini masih terbatas sebagai makanan ternak, padahal kulit kacang tanah mempunyai potensi menjadi adsorben karena mengandung selulosa yang cukup tinggi. Kandungan selulosa pada kulit kacang tanah sebesar 63,5%. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan limbah kulit kacang tanah yang melimpah menjadi Karbon aktif. Penelitian ini bertujuan membuat alat karbonisasi skala laboratorium dalam proses pembuatan karbon aktif dalam suatu bak yang berupa drum berbentuk silinder horisontal yang dapat berputar, membuat karbon aktif dari limbah kacang tanah yang sesuai dengan SNI No. 06-3730-1995, dan untuk mengetahui pengaruh aktivator asam dan basa organik terhadap kualitas karbon aktif dari limbah kacang tanah serta untuk memahami dan mengetahui karakteristik karbon aktif dari kulit kacang tanah teraktivasi asam dan basa organik. Preparasi sampel kulit kacang tanah dilakukan dengan pencucian dan pengeringan dan proses pembakaran dilakukan menggunakan drum pembakaran selama 2 jam dengan suhu 450 oC. Dari Hasil penelitian diperoleh kadar yang terbaik pada aktivator asam yakni HCl pada Konsentrasi 8 M sebagai berikut : Daya serap iod 868.99 mg/g, Kadar air 1.18 %, Kadar abu 1.29 % dan Kadar bagian yang hilang pada pemanasan 950 oC yaitu 9.06%
Pengaruh Penambahan CaCO3 Untuk Menurunkan Kadar S/M Pada Kiln Feed Ore Terhadap Furnace Unit II PT. ANTAM Tbk. UBPN Sulawesi Tenggara Andi Arninda; Sakina
Majalah Teknik Industri Vol 27 No 2 (2019): Majalah Teknik Industri Desember 2019
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. ANTAM Tbk. UBPN Sulawesi Tenggara adalah salah satu industri pengolahan bijih nikel menjadi feronikel (FeNi). Bijih nikel memiliki kadar unsur-unsur yang berbeda, begitu pula dengan kiln feed ore yang merupakan salah satu umpan dari rotary kiln. Kadar unsur-unsur yang perlu dijaga kadarnya yaitu SiO2 dan MgO atau biasa disebut dengan S/M, dimana sasaran mutu S/M dari pabrik yaitu 1,85-2,15. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan CaCO3 secara aktual (pabrik) dan teori (perhitungan) terhadap penurunan S/M sesuai standar pabrik.Penelitian ini dilakukan sejak 01 Maret sampai 10 April 2019 dengan menggunakan jenis penilitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan CaCO3 pada kiln feed ore maka, akan semakin menurunkan nilai S/M. Namun pada penambahan CaCO3 aktual (pabrik) sebesar 2% tidak memenuhi standar S/M. Untuk mencapai standar, dibutuhkan CaCO3 sebesar 0,11% – 8,66% untuk rotary kiln II.

Page 3 of 10 | Total Record : 98