cover
Contact Name
A. Velahyati Baharuddin
Contact Email
andi.velahyati@atim.ac.id
Phone
+6285255799459
Journal Mail Official
uppm@atim.ac.id
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar Kampus Politeknik ATI Makassar, Jl. Sunu No. 220, Makassar 90211.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Majalah Teknik Industri
ISSN : 14107015     EISSN : 26228769     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Majalah Teknik Industri merupakan Jurnal Ilmiah Berkala yang diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik ATI Makassar. Majalah Teknik Industri ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil Penelitian Aplikatif, Survey, dan Penelitian rekayasa yang erat hubungannya dengan Teknik Industri di bidang Otomasi Sistem Permesinan, Industri Manufaktur, Kimia Mineral, dan Industri Agro.
Articles 98 Documents
Optimalisasi Penggunaan Klinker Openyard dalam Mensubtitusi Klinker Fresh pada Produksi Semen OPC di PT. Semen Bosowa Maros Sariwahyuni; Amin, Idi; Ashar, Amanda Maydisha
Majalah Teknik Industri Vol 31 No 1 (2023): Majalah Teknik Industri Vol.31 No.1 Juni 2023
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/majalahteknikindustri.v31i1.668

Abstract

Semen Bosowa Maros dalam proses produksi harus memperhatikan kualitas klinker sebagai bahan baku utama. Kualitas klinker akan meningkatkan mutu semen agar dapat bersaing pada pasaran. Klinker diolah menjadi semen dengan penambahan gypsum dan klinker openyard. Salah satu pengujian yang dapat menjadi tolak ukur kualitas semen yang baik adalah kuat tekan. Kuat tekan diartikan sebagai kemampuan material menerima beban tekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi penggunaan klinker openyard dalam mengsubtitusi klinker fresh pada produksi semen OPC di PT. Semen Bosowa Maros. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan melakukan penelitian secara langsung berdasarkan pengujian alat uji kuat tekan di PT. Semen Bosowa Maros dengan variasi semen OPC 10%-35%. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 5 Juli – 28 Desember 2022 pada laboratorium fisika di PT. Semen Bosowa Maros. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan klinker openyard sebesar 30% memperlihatkan nilai kuat tekan yang optimal dibandingkan perlakuan lainnya. Nilai kuat tekan yang diperoleh masing-masing 151 kg/cm2, 242 kg/cm2 dan 330 kg/cm2. Nilai ini sesuai dengan baku mutu SNI 2049-1:2020.
Pengaruh Aktivator HCl, H3PO4, NH4Cl Terhadap Kualitas Karbon Aktif Dari Tempurung Kelapa Mustafa; Firman; Sirajuddin; Wahyudi; Muh.Amin
Majalah Teknik Industri Vol 31 No 1 (2023): Majalah Teknik Industri Vol.31 No.1 Juni 2023
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/majalahteknikindustri.v31i1.669

Abstract

Karbon aktif merupakan bahan kimia yang sangat banyak digunakan dalam industri baik dalam proses adsorpsi maupun purifikasi. Salah satu bahan baku karbon aktif ialah tempurung kelapa. Produksi buah kelapa di Kalimantan Timur yaitu 36850 kg/hari, dengan berat tempurung kelapa berkisar 15 – 19 % dari buah kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk membuat karbon aktif sesuai dengan SNI No. 06-3730-1995.Preparasi tempurung kelapa dilakukan dengan pencucian dan pengeringan. Proses karbonisasi dilakukan menggunakan drum pembakaran selama 2 jam dengan suhu 325 oC. Hasil karbonisasi tersebut dihaluskan dan disaring dengan ayakan 100 mesh. Karbon yang telah dihaluskan dilanjutlkan dengan proses aktivasi kimia dengan cara perendaman dalam larutan HCl, H3PO4, NH4Cl dengan masing-masing variasi 0.5, 2, 4, 6, dan 8 M, dalam wadah tertutup selama 24 jam. Kemudian karbon dilanjutkan ke tahap aktivasi fisika dengan temperatur 750 oC selama 2 jam didalam tube furnace. Hasil analisa karbon aktif yang terdiri dari kadar air, abu, bagian yang hilang pada pemanasan 950 oC, daya serap iod telah memenuhi SNI NO. 06-3730-1995.
Pengaruh Energizer Kerang Dara, Kerang Hijau, dan Kerang Tiram terhadap Kekerasan Perkakas Potong HSS pada Proses Powder Nitriding Setyawan, Hendra; Jaman, Winda Sri; Sonjaya, Muhammad Luthfi; Alfarizi, Tito
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkakas potong dari High-Speed Steel (HSS) memiliki peran krusial dalam industri manufaktur, terutama dalam proses pemotongan dan pembentukan material. Kekerasan dan ketahanan aus dari perkakas potong sangat mempengaruhi efisiensi dan kualitas produksi. Proses nitriding adalah metode yang umum digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik HSS, dengan tujuan meningkatkan kekerasan permukaan dan ketahanan aus melalui difusi nitrogen ke dalam material. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan bahan alami sebagai energizer dalam proses powder nitriding, khususnya cangkang kerang dara, kerang hijau, dan kerang tiram. Bahan-bahan ini kaya akan kalsium karbonat (CaCO3) dan mineral lain yang dapat memperkuat hasil nitriding. Sampel HSS tanpa perlakuan nitridasi memiliki kekerasan dasar 784,73 HVN, digunakan sebagai baseline untuk mengevaluasi efektivitas proses nitriding dengan energizer kerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis kerang mampu meningkatkan kekerasan HSS, dengan cangkang kerang tiram memberikan peningkatan tertinggi hingga 71,6% (1346,47 HVN) pada suhu 600°C selama 3 jam. Kerang hijau menunjukkan stabilitas kekerasan yang baik di berbagai kondisi, sedangkan kerang dara mengalami penurunan kekerasan pada suhu tinggi, akibat over-diffusion nitrogen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan energizer cangkang kerang, terutama kerang tiram pada proses powder nitriding, dapat meningkatkan kekerasan HSS secara signifikan.
Analisis Kegagalan Bearing Pada Mesin Pencacah Sampah Di TPSA Bagendung Kurnia, Ganjar; Sonjaya, M. Luthfi; Alfarizi, Tito; Jaelani, Endang
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bearing merupakan komponen penting yang memastikan kelancaran operasional mesin pencacah, namun sering mengalami kerusakan akibat keausan, pelumasan yang tidak memadai, dan beban kerja yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kegagalan pada bearing UCFC215 yang digunakan dalam mesin pencacah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus melalui pengamatan langsung terhadap kondisi bearing yang mengalami kegagalan, diikuti dengan analisis fishbonedan menggunakan teori mekanika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan bearing disebabkan oleh keausan yang melampaui batas toleransi desain, ketidakseimbangan gaya, dan distribusi tekanan yang tidak merata selama operasi mesin. Gaya aksial yang bekerja secara tidak terduga menyebabkan peningkatan tekanan pada elemen-elemen bearing, mempercepat keausan, dan menurunkan efisiensi operasional. Analisis juga menemukan bahwa pelumas yang tidak sesuai dengan spesifikasi menambah risiko kerusakan komponen. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan penerapan perawatan terjadwal, termasuk pelumasan dan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi kerusakan lebih awal. Penggunaan bearing dengan kualitas tinggi yang sesuai dengan beban operasional mesin dan pemasangan aksial bearing juga disarankan untuk mengurangi dampak gaya aksial yang bekerja. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperpanjang umur pakai bearing, meningkatkan efisiensi pengolahan sampah, dan mendukung operasional TPSA Bagendung yang lebih berkelanjutan.
Analisis Performa Heat Exchanger Shell And Tube pada Aliran Co-Current dan Counter-Current Iqbal, Muhammad Nasyarudin; Pasaribu, Monita; Nury, Dennis Farina; Luthfi, Muhammad Zulfikar; Safitri, Nurul Ulfa; Naufal, Hafidz; Handoko, Yohanes Tri; Chrystover, Endrigo; Fahlovi, Oldy
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi panas atau kalor adalah energi yang dapat berpindah akibat adanya perbedaan suhu. Heat exchanger adalah alat yang memindahkan energi panas antara dua cairan melalui perbedaan suhu. Penukar panas shell-and-tube adalah salah satu penukar panas dan yang paling umum digunakan di kilang minyak dan proses kimia besar, dan sangat ideal untuk aplikasi bertekanan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis performa alat penukar panas WL 110.03 shell and tube dengan melihat perbedaan suhu rata-rata dalam ritme logaritmik (∆TLMTD), nilai perpindahan panas (Q), nilai panas yang hilang ke lingkungan (Qloss) dan efektivitas alat penukar panas (ε) menggunakan variasi aliran searah dan berlawanan. Hasil penelitian ini yaitu didapatkan efektivitas tertinggi terjadi pada arah aliran counter current dengan rata-rata sebesar 58,8% dan nilai perpindahan panas (U) sebesar -0,959 kw m² °C dibandingan dengan arah aliran co-current dengan rata-rata sebesar 30,30% dan nilai perpindahan panas (U) sebesar -0,919 kw m² °C. Semakin cepat kecepatan aliran cairan panas dan dingin, semakin besar koefisien perpindahan panas secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan desain dan operasi penukar panas shell-and-tube untuk meningkatkan efisiensi termal dan mengurangi kehilangan panas, serta mengembangkan aplikasi dalam skala industri yang lebih luas dengan mempertimbangkan variasi kondisi operasi dan material yang lebih beragam.
Analisis Penerapan K3 di Lingkungan Laboratorium Politeknik Industri Petrokimia Banten Fitri, Triani Aulya; Jaman, Winda Sri
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan laboratorium Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB). Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan kuesioner yang diberikan kepada 115 mahasiswa dari tiga program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memahami pentingnya K3 dan penerapannya di laboratorium. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas laboratorium, pemahaman mahasiswa terhadap risiko kerja, dan kepatuhan terhadap aturan K3. Peningkatan implementasi K3 sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan laboratorium yang lebih aman dan meminimalisir risiko kecelakaan.
Implementasi Job Safety Analysis (JSA) untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja dan Efisiensi Operasional dalam Pengolahan Limbah Sabut Kelapa di TPSA Bagendung, Kota Cilegon Alfarizi, Tito; Kurnia, Ganjar; Sonjaya, Muhammad Luthfi
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan Analisis Keselamatan Kerja (Job Safety Analysis, JSA) untuk meningkatkan keselamatan kerja dalam proses pengolahan limbah sabut kelapa pada fasilitas pengolahan sampah Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kota Cilegon. Limbah sabut kelapa yang melimpah memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah yakni bahan bakar pendamping batu bara atau co-firing yang dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dan studi dokumen, penelitian ini menganalisis peran JSA dalam mengidentifikasi bahaya, meningkatkan kesadaran situasional, dan mengoptimalkan efisiensi pengolahan limbah. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penerapan JSA efektif dalam memitigasi risiko kerja, meningkatkan partisipasi pekerja, dan meningkatkan kesadaran tentang implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Studi ini merekomendasikan penerapan JSA secara konsisten untuk meningkatkan produktivitas dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja dalam pengolahan limbah sabut kelapa di TPSA Bagendung.
Fabrikasi Kompor Limbah Biomassa Kelapa Sawit Dengan Sistem Kontrol Otomatis Untuk Skala Rumah Tangga Ariyanto; Arifin, Abdul Nasser; Iqbal, Muhammad; Sukriyanto
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meningkatnya kebutuhan energi di Indonesia akibat pertumbuhan ekonomi dan populasi, banyak anggaran APBN dialokasikan untuk subsidi BBM. Namun, terdapat potensi besar untuk memanfaatkan limbah biomassa kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kompor yang menggunakan briket kelapa sawit sebagai bahan bakar dan untuk menganalisis bagaimana pengontrolan suplai udara mempengaruhi kinerja kompor tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimental melalui metode rancang bangun. Proses penelitian mencakup desain, pembuatan komponen, fabrikasi, dan pengambilan data. Pengujian dilakukan dengan mengukur suhu kompor setiap 30 menit, baik dengan sistem kontrol otomatis maupun tanpa. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan 20 briket kelapa sawit pada kompor dengan sistem kontrol otomatis dapat mengurangi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi efisiensi suhu. Sistem otomatis ini berfungsi untuk mengatur suplai udara, yang berpengaruh pada kecepatan padamnya bahan bakar. Kompor berbahan bakar briket kelapa sawit terbukti efektif untuk memasak, dengan sistem kontrol yang dapat menghidupkan dan mematikan kompor sesuai kebutuhan, sehingga lebih ekonomis untuk penggunaan rumah tangga.

Page 10 of 10 | Total Record : 98