cover
Contact Name
Dwi Puji Lestari
Contact Email
dwipujilestari@darunnajah.ac.id
Phone
+6282112423921
Journal Mail Official
jurnalawladuna@darunnajah.ac.id
Editorial Address
Jln. Ciledug Raya No. 01, RT 1/RW 3, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta - 12250
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Awladuna : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 29870437     EISSN : 28970445     DOI : -
Core Subject : Education,
Awladuna: Journal of Islamic Early Childhood Education is a peer-reviewed journal with blind review that focuses on issues of early childhood Islamic education and early childhood education. Issues accepted in this journal include: early childhood growth and development; environment and curriculum of early childhood Islamic education or early childhood education; assessment in early childhood education; health, safety and nutrition supporting early childhood; professionalism and leadership in early childhood education; administration and management in early childhood education; relationships and community in early childhood education. Published twice a year every April and October Awladuna journal is published by Early Childhood Islamic Education Study Program, STAI Darunnajah Jakarta. Aim and Scope of the journal early childhood growth and development; environment and curriculum of early childhood Islamic education or early childhood education; assessment in early childhood education; health, safety and nutrition supporting early childhood; professionalism and leadership in early childhood education; administration and management in early childhood education; relationships and community in early childhood education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
PARENTING DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI ERA DUNIA DIGITAL 5.0 Nazila Ratna Anindita
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i1.163

Abstract

Perkembangan anak yang ada di Indonesia sekarang bisa kita lihat sangat miris karena kita tau bahwa banyak anak yang tidak memliki karakter yang baik dan bisa menompang bangsa ini di era sekarang, perkembangan anak untuk saat ini dalam perkembangan karakter anak yang baik dan juga memiliki nilai-nilai seperti nilai kesopanan,kejujuran dan juga nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang parenting orang tua terhadap perkembangan di zaman sekarang untuk anak usia dini. Metode ini menggunakan metode deskriptif kualitatif studi kasus permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. Hasil dan pembahasan menunjukan bahwa anak di usia dini mereka belum tau apa-apa mereka hanya bisa meniru apa yang mereka lihat dan apa yang mereka dengarkan, makanya anak di era sekarang banyak sekali yang tidak memiliki karakter moral yang baik di keluarga maupun di sekitar, karna kurangnya pegawasan dari orang tua sehingga mereka hanya meniru apa yang mereka lihat dan mereka dengarkan tanpa tau baik dan buruk karna anak di usia dini belum dapat memfilter apa yang masuk di pikiran mereka dan yang bisa memfilter itu semua adalah orang tua atau parenting.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN IBADAH DI TAMAN KANAK-KANAK ABA MUTTAHIDAH LUWUK Setiadi, Kusno; Syafiqa, Dhia; Sulfina, Sindi; Wulandari; Akbar, Khaerul
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i1.176

Abstract

A person's personal character is reflected in the way they live their religious teachings. Character is developed through formal education. The role of schools as educational institutions is obliged to provide character education for children. More specifically, children's character is formed from religion, namely worship education. So schools from elementary level such as kindergarten need to implement worship education. The aim of this research is to describe the implementation of worship education at the ABA Muttahidah Luwuk Kindergarten. The research approach used is descriptive qualitative. The research results show that worship education at the ABA Muttahidah Luwuk Kindergarten This aims to ensure that students can worship correctly according to Islamic teachings and be devoted to Allah SWT. Worship education can be done by learning to read prayers, pray and recite the Koran. There are obstacles in implementing worship education, AUD teachers as mentors, role models, facilitators and motivators play a very important role in optimizing Worship Education at the ABA Muttahidah Luwuk Kindergarten. From these findings, it is hoped that schools or kindergartens, school principals, AUD teachers will always innovate in Worship Education through varied methods, media and learning resources.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS ANAK DI TK THUMB KIDS, BANDAR LAMPUNG Lestari, Dwi Puji; Nopiana; Indrayanah, Hanifah
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i1.191

Abstract

Seiring berkembang pesatnya teknologi yang semakin canggih, semakin kering karakter religius pada anak kalangan remaja di sekitar kita. Pendidikan sebagai tempat untuk menyemai karakter perlu melakukan tindakan preventif, PAUD sebagai jenjang dasar dalam pendidikan memiliki peran untuk membentuk karakter religius sebagai pondasi anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pengajaran Al-Qur’an dalam membentuk karakter religius anak di TK Thumb Kids Bandar Lampung. Metode penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisa data mengunakan reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan pertama, stimulasi religius pada anak dimulai dari perencanaan meliputi kurikulum, rencana pelaksanaan pembelajaran, penataan suasana belajar, bahan serta media belajar, metode dan strategi pembelajaran yang akan digunakan. Kedua, pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an. Ketiga, membentuk karakter religius. Faktor penghambat dalam implementasi karakter religius ada dua faktor, faktor internal meliputi rasa malas anak dan kurang percaya diri. Sedangkan faktor eksternal, lingkungan sekitar dan teman sebayanya. Kata kunci : Pembelajaran Al-Qur'an, Karakter Religius, Anak Usia Dini
Pembelajaran Mitigasi Bencana Gempa Bumi Anak TK Di Lereng Gunung Merapi Yogyakarta Dwi Jayanti Kurnia Dewi
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i1.244

Abstract

Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik Eurasia menyebabkan terbentuknya potensi bahaya bencana gempa bumi. Hasil dari aktivitas vulkanik maupun tektonik menyumbang potensi bahaya gempa bumi. Anak-anak dapat menjadi korban gempa bumi, namun dapat diminimalisir dengan diberikannya pendidikan mitigasi bencana gempa. Mitigasi bencana gempa bumi menjadi salah satu upaya preventif, dilakukan untuk menjadikan anak lebih siap dalam menghadapi bencana gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kesiapan anak-anak TK dalam menghadapi bencana gempa. Kesiapan tersebut berdasarkan pelaksanaan kegiatan mitigasi bencana gempa yang dilakukan di sekolah di lingkungan Gunung Merapi Yogyakarta dengan radius 10 kilometer dari puncak gunung. Metode penelitian ini menggunakan metode survei, dengan melibatkan sampel sebanyak 75 guru TK. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebar pada Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023. Angket diberikan kepada guru TK untuk mendapatkan data kuantitatif tentang pelaksanaan pembelajaran mitigasi bencana gempa. Hasil survei pembelajaran mitigasi bencana untuk anak belum dilakukan secara rutin, hanya 11% guru TK yang menjadwalkan pelaksanaan pembelajaran dengan topik gempa setiap bulannya, 7% guru TK yang menjadwalkan dilakukannya simulasi gempa bumi tiap bulannya, serta guru mengalami kesulitan dan kebingungan saat merancang serta pembelajaran mitigasi bencana gempa yang sesuai untuk anak TK. Pembelajaran mitigasi bencana perlu diberikan kepada anak usia TK yang tinggal di daerah rawan bencana gempa bumi seperti Yogyakarta, dan perlu adanya inovasi pembelajaran mitigasi bencana gempa bumi agar guru tidak lagi mengalami kesulitan dan kebingungan saat merancang serta melakukan pembelajaran mitigasi bencana gempa yang sesuai untuk anak TK.
PRAKTIK BAIK PEMBELAJARAN AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA 5- 6 TAHUN DI TADIKA PASTI AL-MUKMIN, MALAYSIA Anjeli, Nur; Tamara, A. Atika; Nurtiyawati; Maharani, Afifah; Izfanna, Duna; Binti Samaun, Siti Salina
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i1.268

Abstract

Religious and moral education is one aspect of children's development that is often sidelined. Religious and moral values ​​are part of a child's self-development which starts from an early age. Moral education is carried out to make students civilized and able to become human beings who can adapt to their environment. However, in reality, there are still many students who are found engaging in deviant behavior which ultimately results in moral degradation in students. Schools will be truly meaningful if they implement moral education to students in totality. Islamic religious education for early childhood is also a means to prepare students to understand, recognize, be devout, believe in religious teachings, practice noble Islamic morals from the main sources, namely Al-Quran and hadith, through teaching, mentoring and training activities as well as the use of experience. This study aims to explore good practices in religious and moral learning for children aged 5-6 years in Tadika Pasti Al-Mukmin, Malaysia. The researchers use descriptive qualitative research methods using observation, interviews and documentation methods. While data analysis used qualitative data analysis techniques. Based on the results obtained, the researchers conclude that religious and moral learning is given to children through introductions to God's creation of nature and everything in it. Then, worship is introduced, especially prayer, ablution and daily prayer. Islamic habits are also taught to form good morals. Instilling religion and morals in early childhood is very important because religion and morals are the main foundation in forming a child's character which aims to create humans with noble character and provide the child with provisions when facing life in the following days until he becomes an adult. Keywords: Teaching Moral, Religion, children
ASESMEN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI TK PERTIWI DUWET Aulia, Zahrah
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 02 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i02.164

Abstract

Abstract. ASESMENT OF EARLY CHILDHOOD LANGUANGE DEVELOPMENT IN PERTIWI TK. Developmental assessment is the process of systematically collecting data/information on aspects of a child's development of a competency, based on evidence, allegedly influencing academic achievement. While development is the process of development in children, the direction of progress is well regulated within humans, then the children themselves are 4-5 years old. Where children still have exploration in child development, assessments carried out in early childhood aim to detect children's development from an early age, so that parents and teachers can easily provide the right stimulus and intervention for children. In this case the assessment is needed as a way of seeing the implementation of the development of mindsets, this study aims to explain the concepts and principles of assessment at the PAUD level. This research is a type of research that goes directly to Pertiwi Duwet Kindergarten. Meanwhile there are also 4 (four) assessment instruments or techniques at the PAUD level as the main part of the assessment concept, namely: anecdotal notes, work checklists, and photo series. Assessment of students at the PAUD level can be done in various ways, not arbitrarily. certain mastery.Keywords: Asesment, Development, Early ChildhoodAbstrak. ASESMEN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINIDI TK PERTIWI DUWET. Asesmen perkembangan adalah proses pengumpulan data/informasi secara sistematis terhadap aspek – aspek perkembangan anak terhadap suatu kompetensi, berdasarkan bukti – bukti, diduga berpengaruh terhadap prestasi akademik. Sedangkan perkembangan adalah proses perkembangan pada anak, arah kemajuan nya yang diatur dengan baik di dalam diri manusia, lalu anak sendiri yang memiliki usia 4 – 5 tahun. Dimana anak masih mempunyai explorisasi dalam perkembangan anak, Asesmen yang dilakukan pada anak usia dini bertujuan untuk mendeteksi perkembangan anak sejak dini, sehingga orang tua dan guru dengan mudah memberikan stimulus dan intevensi yang tepat pada anak. Dalam hal ini esesmen diperlukan sebagai cara dalam melihat implementasi perkembangan pola pikir, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dan prinsip asesmen pada jenjang PAUD, Penelitian ini merupakan jenis penelitianterjun langsung ke TK Pertiwi duwet. Sementara itu terdapat pula 4 (empat) instrumen atau teknik asesmen pada jenjang PAUD sebagai bagian utama dari konsep asesmen, yaitu : catatan anekdot, ceklis hasil karya, dan foto berseri.asesmen peserta didik pada mulai dari PAUD bisa melakukan berbagai cara, tidak seenaknya untuk menguasai tertentu.Kata kunci: Asesmen, Perkembangan, Anak Usia Dini
PENINGKATAN KEMAMPUAN ANAK USIA DINI MENGENAL ANGKA 1-10 MELALUI MEDIA TUTUP BOTOL DI TK PERTIWI PALATIHAN Nur Istito'ati; Winda Oktaviana
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 02 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i02.242

Abstract

Peningkatan Kemampuan Anak Usia Dini Mengenal Angka 1-10 melalui Media Tutup Botol Di TK Pertiwi, Pelatihan. Ada 7 % anak di TK pertiwi, Pelatihan belum dapat mengenal angka, 2 % anak mulai mengenal angka hal ini dikarenakan guru mengunakan metode yang klasik sehingga anak merasa bosan. Tujian penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan angka pada anak di TK Pertiwi, Pelatihan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 melalui media tutup botol di TK Pertiwi pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian di kelas ini dilakukan dalam dua siklusp. Setiap siklus terdiri dari empat langkah: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan anak dalam mengenal angka 1-10 dapat ditingkatkan dengan menggunakan media tutup botol. Peningkatan kemampuan mengenal angka 1-10 terlihat pada saat pergantian dari siklus I ke siklus II. Empat anak (atau 34% dari total anak) pada siklus I mencapai indikator keberhasilan. Jumlah anak meningkat menjadi sembilan anak pada siklus II, atau 75%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI MEDIA KOTAK PINTAR PADA USIA 5-6 TAHUN DI PAUD MATAHARI PETUKANGAN UTARA Rijanti, Arie; Asiyah; Nurlaily, Sri
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 02 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i02.277

Abstract

The purpose of this article is to improve numeracy skills through smart box media in children aged 5-6 years at PAUD Matahari. This learning media is interesting and fun so that children do not feel bored. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out with two cycles, each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. The results of the study showed that the use of smart boxes could improve the numeracy ability of children aged 5-6 years of PAUD Matahari. The achievement of quantitative results in the pre-cycle is 43%, so the child's ability to count has not been seen, so the first cycle action is carried out with the quantitative result increasing by 73%, meaning that the child's numeracy ability has developed but still needs improvement. In the second cycle, there was a significant increase of 97%, meaning that the child's numeracy ability has been seen and developed very well because it has reached the previously set criteria of 75%.
MENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DENGAN METODE FONIK DI TK ISLAM DARUNNAJAH ULUJAMI Mulyaningtias, Pipit Nuri; Kusyanti Febriana
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 02 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i02.282

Abstract

Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Islam Darunnajah Dengan Metode Fonik. Skripsi : Program Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah Jakarta 2024, halaman, gambar, tabel, grafik, lampiran. Penelitian ini dilatarbelakangi karena pentingnya kemampuan membaca permulaan dimiliki anak sejak usia dini. Dimana kemampuan membaca permulaan ini nantinya akan menjadi pintu gerbang untuk anak memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, namun pada kenyataannya masih banyak anak yang kemampuan membaca permulaannya masih rendah. Masih banyak anak yang belum mengenal huruf dan bunyi huruf, serta kesulitan dalam membaca suku kata.. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun dengan metode fonik di TK Islam Darunnajah Ulujami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dari hasil observasi pra siklus ditemukan rata-rata kemampuan membaca anak yaitu sebesar 42,2%, kemudian setelah dilakukan tindakan siklus I naik menjadi 63,4% dan siklus II kembali naik menjadi 81,4 %. Ini menunjukan bahwa kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Islam Darunnajah dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode fonik.
PENANAMAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI MANAJEMEN SAMPAH KELUARGA Galuh Kartikasari
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 02 (2024): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v2i02.297

Abstract

The environment is a place where human integration with nature should be well maintained. Awareness of environmental care needs to be instilled from an early age. Instilling caring for the environment can start from the family, which is the first place where children get education. This study aims to describe waste management in the family for instilling environmental care attitudes in early childhood. This research uses a qualitative approach with types of case study. The method and technique used are interview and observation. Primary data sources are in the form of two parents who have implemented waste management, and secondary data sources in the form of an early childhood aged 3.5 years. The results of the study stated that parents use organic waste as animal feed and natural fertilizer, then inorganic waste that can be recycled will be collected and sold. The attitude of caring for the environment that appears in children is understanding that garbage is thrown into the trash according to its type, understand that organic waste has benefits, and has an attitude that littering is not right.

Page 2 of 3 | Total Record : 25