cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2026): 2026" : 14 Documents clear
Komunikasi Konflik dan Resolusi di Lembaga Pendidikan Islam Abdul Wahid; M. Naqdzan Desmaniar; M. Fahrizal Basri
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.2614

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi konflik dalam lembaga pendidikan Islam sebagai fenomena yang tidak hanya berfungsi secara manajerial, tetapi juga sarat dengan dimensi etika dan spiritual berbasis nilai-nilai Islam. Fokus kajian diarahkan pada peran komunikasi sebagai faktor pemicu sekaligus instrumen strategis dalam proses resolusi konflik yang melibatkan relasi antara pimpinan, pendidik, peserta didik, serta pemangku kepentingan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis teoritis terhadap literatur ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik dalam lembaga pendidikan Islam umumnya muncul akibat perbedaan persepsi, gaya komunikasi, latar belakang, dan kepentingan, yang termanifestasi dalam komunikasi interpersonal, intragroup, intergroup, hingga intraorganisasi. Integrasi prinsip resolusi konflik Islam seperti negosiasi, tabayyun, musyawarah, tahkim, dan islah dengan teori manajemen konflik modern terbukti mampu mengarahkan konflik ke arah konstruktif. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan berbasis nilai Islam dan penerapan prinsip komunikasi efektif REACH menjadi fondasi utama dalam membangun budaya organisasi yang harmonis, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan Islam
Pengaruh Pembelajaran Fiqh Ibadah terhadap Implementasi Karakter Religius Peserta Didik Kelas IX di Sekolah Menengah Pertama Nur Shania; Luthfiyah; Luthfia Rosidin; Nur Laila Ana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.2859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Fiqh Ibadah terhadap implementasi karakter religius peserta didik kelas IX di SMP/MTs. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan desain explanatory sequential, diawali dengan pengumpulan data kuantitatif melalui angket dan dilanjutkan dengan wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter religius peserta didik berada pada kategori cukup hingga baik, yang tercermin dari kedisiplinan dalam beribadah, sikap sopan, jujur, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, konsistensi dalam ibadah sunnah serta internalisasi nilai religius dalam konteks sosial masih perlu ditingkatkan. Pembelajaran Fiqh Ibadah yang menekankan pada pemahaman, praktik, dan refleksi nilai-nilai ibadah berpengaruh positif terhadap penguatan karakter religius peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran Fiqh Ibadah berperan penting sebagai sarana dalam membentuk kesadaran spiritual dan kepribadian Islami secara menyeluruh
Kajian Perspektif Ian G. Barbour Mengenai Hubungan Sains Dan Agama: Model Konflik, Independensi, Dialog, Dan Integrasi Serta Implikasinya di Era Modern Solihah, Ade; Fahsa Rohaliana, Ismu; Rahmasari, Anisa; Prayogi, Arditya
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.2892

Abstract

Relasi antara sains dan agama pada era modern menuntut suatu kerangka konseptual yang tidak hanya mampu menjelaskan perbedaan epistemologis keduanya, tetapi juga membuka ruang harmonisasi nilai ilmiah dan spiritual dalam pengembangan pengetahuan dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sistematis model hubungan sains dan agama menurut perspektif Ian G. Barbour yang meliputi konflik, independensi, dialog, dan integrasi, serta menelaah relevansinya dalam konteks pemikiran dan praktik keilmuan kontemporer. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis berbasis kajian pustaka dengan menelaah karya-karya utama Barbour dan literatur akademik terkait guna mengidentifikasi karakteristik, asumsi epistemologis, serta implikasi normatif dari masing-masing model. Hasil kajian menunjukkan bahwa model dialog dan integrasi memiliki potensi paling konstruktif dalam menjembatani ketegangan antara rasionalitas ilmiah dan nilai-nilai keagamaan, karena keduanya mendorong keterbukaan, kolaborasi intelektual, dan penguatan dimensi etis dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan paradigma pendidikan dan wacana akademik yang bersifat holistik, kontekstual, dan berorientasi pada keseimbangan antara kemajuan sains dan pembentukan nilai spiritual dalam kehidupan modern
Analisis Penanaman Nilai Toleransi Antar Siswa Berbeda Agama Pada Pembelajaran PAI di SMPN 18 Semarang Ainurrifda Sakinatullatifah; Amaliya Fajriyyatin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.3095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan efektivitas penanaman nilai toleransi antarumat beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 18 Semarang, dengan fokus pada peran guru, praktik pembelajaran, serta respons siswa dalam konteks keberagaman. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus  dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa penanaman toleransi dilakukan secara terintegrasi melalui tiga ranah: (1) pembelajaran PAI di kelas yang mengacu pada Kurikulum Merdeka dan profil Pelajar Pancasila, dengan materi yang secara eksplisit mengangkat moderasi beragama serta penguatan nilai kearifan lokal; (2) kegiatan kokurikuler kolaboratif seperti penyembelihan dan pengolahan ayam oleh siswa Muslim dan Kristen yang memungkinkan siswa melakukan toleransi secara nyata sesuai prinsip keyakinan masing-masing; serta (3) partisipasi aktif dalam OSIS inklusif, di mana siswa lintas agama terlibat setara dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, termasuk pembagian takjil di bulan Ramadan. Temuan lain menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki respons kognitif terbuka, afektif positif (nyaman, aman, diakui), dan perilaku inklusif, bahkan mampu membedakan antara keyakinan pribadi dan etika sosial publik, Faktor pendukung utama meliputi kompetensi guru berbasis pelatihan moderasi beragama, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI di sekolah umum berpotensi menjadi wahana strategis pembinaan moderasi beragama dan karakter Pancasila, asalkan dilaksanakan secara kontekstual, partisipatif, dan berbasis pengalaman nyata.
Rekonsiliasi Sains Islam: Konsep, Prinsip dan Implementasi Humanisasi Ilmu Nur Shania; Arditya Prayogi; Lutfiyah; Minkhatul Maula
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.3184

Abstract

Krisis sains modern yang cenderung sekuler dan reduksionistik memunculkan kebutuhan mendesak untuk menghadirkan kembali dimensi etika, spiritual, dan kemanusiaan dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui rekonsiliasi sains dan Islam. Penelitian ini bertujuan menguraikan konsep, prinsip, dan implementasi humanisasi ilmu sebagai kerangka integratif dalam membangun epistemologi Islam yang memadukan wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap pemikiran Al-Attas, Nasr, Al-Faruqi, Al-Jabiri, dan Guessoum. Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisasi ilmu berakar pada prinsip tauhid, kemaslahatan manusia, dan integrasi ilmu agama serta sains modern tanpa dikotomi, yang terejawantah dalam integrasi kurikulum, penguatan unity of sciences, serta pembelajaran dialogis yang membentuk insan kamil. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa humanisasi ilmu bukan sekadar wacana konseptual, melainkan strategi epistemologis dan pedagogis untuk membangun tradisi keilmuan Islam yang relevan, bermakna, dan berorientasi pada kemaslahatan umat manusia di era kontemporer.
Hermeneutika Hadis Zakat Profesi: Analisis Kritik Sanad dan Implementasi UPZ Baznas Telkom Purwantoro, Johni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.4008

Abstract

Transformasi struktur ekonomi global dari basis agraris menuju masyarakat industri dan jasa telah melahirkan bentuk kekayaan baru yang tidak terekam secara eksplisit dalam teks-teks klasik Islam. Fenomena zakat profesi menjadi titik perdebatan teologis antara kaum tekstualis yang menolak karena ketiadaan dalil verbal, dengan kaum kontekstualis yang menerimanya sebagai keniscayaan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pembacaan ulang terhadap hadis-hadis zakat menggunakan pisau analisis hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman dan Fiqh al-Waqi' Yusuf al-Qardhawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik kritik sanad (naqd al-sanad) untuk membedah validitas perawi hadis zakat madu dan pengecualian zakat aset, serta studi kasus implementatif pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Telkom Group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sanad, hadis yang menjadi sandaran qiyas zakat profesi memiliki perbincangan (maqal) pada perawi seperti Shadaqah bin Abdullah dan Makhul. Namun, melalui rekonstruksi hermeneutik, ditemukan bahwa ratio legis zakat adalah pada produktivitas harta, bukan jenis fisiknya. Implementasi di UPZ Telkom membuktikan bahwa pelembagaan zakat profesi melalui sistem payroll dan program pemberdayaan mampu mentransformasi teologi teks menjadi solusi pengentasan kemiskinan yang efektif.
Hadis Tujuh Kurma Ajwa dalam Perspektif Ilmu Hadis dan Sains Kontemporer Setiyowati, Heni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.4010

Abstract

Hadis tentang anjuran mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari sering dipahami secara populer sebagai sarana untuk menghilangkan racun dan menangkal sihir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hadis tersebut secara akademik dengan menempatkannya dalam kerangka ilmu hadis dan dialog kritis dengan temuan sains kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitik terhadap sumber hadis primer, khususnya riwayat al-Bukhārī dan Muslim, serta literatur ilmiah modern mengenai kandungan bioaktif kurma Ajwa. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis tujuh kurma Ajwa berstatus sahih (muttafaq 'alaih) dan mengandung lafaz lam yaḍurruhu yang bermakna "tidak membahayakan", bukan pernyataan eksplisit tentang proses penetralan racun secara fisik. Sementara itu, temuan ilmiah modern mengindikasikan bahwa kurma Ajwa memiliki potensi protektif terhadap stres oksidatif dan inflamasi pada kondisi tertentu. Penelitian ini menegaskan bahwa relasi hadis dan sains bersifat dialogis dan komplementer dengan tetap menjaga batas epistemologis masing-masing disiplin
Pendekatan Teologi Dalam Memahami Hadist Nabi Allah Turun di Sepertiga Malam Rozianie, Jihan Fitri; Dadah, Dadah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.4023

Abstract

Hadis tentang “Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir” merupakan salah satu hadis sifat yang kerap menimbulkan perdebatan teologis. Secara tekstual, hadis ini mengandung lafaz yang berpotensi menimbulkan pemahaman antropomorfis apabila dipahami secara literal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status hadis tersebut dari sisi sanad dan matan, serta menganalisis pendekatan teologis para ulama dalam memahaminya agar tidak terjebak pada tasybīh maupun ta‘ṭīl. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap sumber-sumber hadis dan karya ulama klasik. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis ini berstatus sahih secara sanad dan diterima secara ijma‘ oleh ahli hadis. Secara teologis, ulama Ahl al-Sunnah menempuh dua pendekatan utama, yaitu tafwīḍ dan ta’wīl, yang keduanya bertujuan menjaga prinsip tanzīh dan kemurnian tauhid. Hadis ini tidak menunjukkan perpindahan fisik Allah, melainkan mengandung pesan spiritual tentang kedekatan rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya pada waktu yang penuh keberkahan.
Pengelolaan Konflik, Pembiayaan, Kurikulum Sebagai Upaya Meningkatkan Manajemen Madrasah Muhammad Raafi; Sri Anita; Suzan Kurniawan; Dedy Saputra Waruwu
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.4028

Abstract

Madrasah sebagai institusi pendidikan Islam dihadapkan pada dinamika internal dan eksternal yang menuntut penguatan manajemen secara menyeluruh, terutama dalam aspek pengelolaan konflik, pembiayaan, dan kurikulum yang sering menjadi titik krusial mutu kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana sinergi pengelolaan konflik, manajemen pembiayaan, dan manajemen kurikulum dapat menjadi strategi peningkatan manajemen madrasah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, buku, dan jurnal yang relevan dengan tema pengelolaan konflik, pembiayaan pendidikan, dan kurikulum madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan konflik yang efektif menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, manajemen pembiayaan yang transparan dan akuntabel menjamin keberlangsungan program pendidikan, serta kurikulum yang terencana dan adaptif memastikan tercapainya kompetensi peserta didik secara seimbang antara ilmu agama dan umum. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ketiga aspek tersebut menjadi fondasi strategis dalam membangun madrasah yang bermutu, berdaya saing, dan berkelanjutan
Ketangguhan Psikospiritual Anak Sekolah Dasar dalam Bayang Migrasi: Perbandingan antara Anak Migran dan Non-Migran Sifa'ul Af'idah; Khoiriyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.4289

Abstract

Migrasi keluarga di Indonesia memiliki dampak psikologis dan spiritual yang kompleks terhadap anak usia sekolah dasar, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Pemisahan fisik dan emosional dari orang tua menimbulkan tekanan emosional, yang mendorong anak untuk menyeimbangkan kebutuhan pribadi dengan harapan spiritual yang penting bagi perkembangan moral mereka. Dalam Islam, resiliensi bukan hanya kemampuan untuk menghadapi kesulitan, tetapi juga merupakan manifestasi iman, di mana ujian dipandang sebagai bagian dari tazkiyah an-nafs (penyucian jiwa). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resiliensi psikospiritual pada anak migran dan non-migran serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan mixed-methods eksplanatori berurutan digunakan dalam studi ini. Lima puluh peserta (25 anak migran dan 25 anak non-migran) mengisi Children’s Psychospiritual Resilience Scale (CPRS), yang menunjukkan validitas dan reliabilitas yang baik (α > 0,70). Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa anak migran memiliki ketahanan spiritual yang lebih tinggi (M = 4,53), sementara anak non-migran menunjukkan kemandirian akademik yang lebih besar (M = 4,35). Temuan kualitatif menyoroti pentingnya dukungan keluarga, hubungan positif antara guru dan murid, serta internalisasi nilai-nilai Islam dalam membangun resiliensi. Pendidikan Islam berperan sebagai lingkungan pendukung yang memperkuat iman, keseimbangan emosi, dan keterampilan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan Islam dapat menjadi sistem pendukung utama dalam memperkuat resiliensi anak dalam konteks migrasi

Page 1 of 2 | Total Record : 14