cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 314 Documents
Efektivitas Metode Pembelajaran Aktif dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review Erwana, Rofa Maharani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5684

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih dipengaruhi dominasi metode pembelajaran pasif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti-bukti empiris mengenai pengaruh berbagai metode pembelajaran aktif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui pendekatan systematic literature review. Metode yang digunakan mengacu pada protokol PRISMA 2020, dengan penelusuran literatur dilakukan pada tiga basis data, yaitu SINTA, Scopus, dan Google Scholar, mencakup publikasi tahun 2021 sampai 2026. Dari 299 artikel yang teridentifikasi awal, melalui proses seleksi sistematis diperoleh 12 artikel final yang memenuhi seluruh kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh metode pembelajaran aktif yang diteliti, meliputi problem-based learning, project-based learning, discovery learning, model MALP, dan flipped classroom, secara konsisten terbukti berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan mencakup indikator analisis, evaluasi, inferensi, dan interpretasi. Tidak ditemukan studi dalam sampel yang dianalisis yang melaporkan hasil negatif dari penerapan metode aktif terhadap berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendekatan pembelajaran dari konvensional menuju aktif merupakan strategi yang terbukti efektif dan perlu diimplementasikan secara sistematis di seluruh sekolah dasar. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perlunya penguatan kapasitas guru dan reformasi desain kurikulum yang lebih berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.
Eksplorasi Keterlibatan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences Pada Mata Pelajaran PAI dan BP Aulia Hasanah, Latifah; Indah Muliati
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.5711

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang masih cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis Multiple Intelligences serta keterkaitannya dengan keterlibatan belajar siswa yang mencakup aspek perilaku, emosional, dan kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMPN 2 Batang Gasan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Multiple Intelligences dilakukan melalui variasi aktivitas seperti diskusi, praktik, penggunaan media visual, refleksi, dan penugasan, yang memberikan peluang kepada siswa untuk terlibat secara lebih aktif. Keterlibatan belajar siswa tampak pada aspek perilaku (aktif dalam diskusi, praktik, dan presentasi), aspek emosional (antusias dan tertarik dalam pembelajaran), dan aspek kognitif (memahami materi serta mampu merespon dan mengemukakan pendapat) secara lebih merata. Dengan demikian, pendekatan ini berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.
Analisis Konsep Strategi Pembelajaran dan Distingsinya dengan Model, Pendekatan, Metode Serta Teknik Pembelajaran Sonia Natalia; Sri Wahyuni, Ratna; Gusmanelli
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5742

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya kesalahpahaman dalam membedakan konsep strategi pembelajaran dengan model, pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Padahal, pemahaman yang tepat terhadap konsep-konsep tersebut sangat penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar strategi pembelajaran serta mengidentifikasi perbedaannya dengan komponen pembelajaran lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran merupakan rancangan umum kegiatan pembelajaran yang mencakup tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi. Strategi pembelajaran memiliki berbagai klasifikasi, seperti berdasarkan peran guru dan siswa serta cara penyampaian materi, misalnya strategi ekspositori, heuristik, deduktif, dan induktif. Selain itu, strategi pembelajaran memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan model, pendekatan, metode, dan teknik. Model berfungsi sebagai kerangka konseptual, pendekatan sebagai dasar pandangan, metode sebagai cara penyampaian materi, dan teknik sebagai langkah operasional dalam pelaksanaan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa strategi menjadi pengarah utama dalam keseluruhan proses pembelajaran. .Dengan demikian, pemahaman yang jelas mengenai strategi pembelajaran dan perbedaannya dengan konsep lain sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Peran Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review Fitri Hidayani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.5787

Abstract

Prestasi akademik siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kualitas lingkungan belajar yang mencakup dimensi fisik, psikososial, dan sosio-emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti-bukti empiris terkini mengenai peran lingkungan belajar terhadap prestasi akademik siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data SINTA, Scopus, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2021 hingga 2026. Dari total 250 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 13 artikel memenuhi seluruh kriteria inklusi dan diikutsertakan dalam sintesis akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi fisik lingkungan belajar, berupa kualitas fasilitas dan kondisi ruang kelas, secara langsung memengaruhi fokus dan retensi belajar siswa. Dimensi psikososial yang mencakup iklim kelas, interaksi guru-siswa, dan keterlibatan teman sebaya terbukti bekerja melalui mediasi motivasi dan keterlibatan belajar. Adapun dimensi sosio-emosional yang berpusat pada ekosistem keluarga memengaruhi prestasi melalui mekanisme resiprokal yang melibatkan harga diri dan interaksi sosial. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa ketiga dimensi lingkungan belajar beroperasi secara sinergis dan saling menopang dalam membentuk capaian akademik siswa sekolah dasar. Implikasi praktis dari temuan ini mendorong perlunya pendekatan holistik yang mengintegrasikan perbaikan lingkungan fisik, penguatan iklim psikososial, dan pemberdayaan ekosistem keluarga secara simultan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dasar.
Analisis Fenomena Bunuh Diri di Sumatera Barat dalam Perspektif Islam: (Studi Kasus Tahun 2024-2025) putra, Rido Putra; Jannah, Miftahul
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bunuh diri di Sumatera Barat pada tahun 2024–2025, mengkaji perilaku bunuh diri dalam perspektif Islam, serta mendeskripsikan respons pemerintah dan masyarakat dalam upaya meminimalisir kasus bunuh diri di Sumatera Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kasus bunuh diri di Sumatera Barat yang tidak sejalan dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yaitu "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Tercatat sebanyak 18 kasus pada tahun 2024 dan 23 kasus pada tahun 2025 dengan rentang usia korban 15 hingga 75 tahun dari berbagai latar belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitik. Sumber data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berita-berita kasus bunuh diri dari berbagai media massa di Sumatera Barat, kajian pustaka dari literatur Islam, dan dokumentasi kegiatan penyuluhan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, fenomena bunuh diri di Sumatera Barat dipicu oleh masalah ekonomi dan jeratan utang, depresi akibat penyakit berkepanjangan, tekanan psikologis dan bullying di kalangan remaja, masalah asmara, serta pengangguran. Kedua, Islam secara tegas mengharamkan bunuh diri melalui tiga dimensi: akidah (nyawa adalah amanah Allah), akhlak (kewajiban bersabar dan tidak berputus asa), dan hukum (ancaman siksaan di akhirat dalam Q.S. An-Nisa: 29–30). Ketiga, respons pemerintah dan masyarakat masih bersifat reaktif. Pemerintah pusat telah menetapkan kerangka hukum melalui PP No. 28 Tahun 2024, namun implementasinya di daerah masih terbatas. Berbagai pihak seperti LKAAM, Komunitas MAGISTRA INDONESIA turut aktif dalam upaya pencegahan berbasis nilai Islam dan adat Minangkabau
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Pada Pembelajaran PAIBP di SMAN 2 Rambatan Quratul Aulia; Sulaiman
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang ditentukan menggunakan teknik total sampling, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen berdasarkan uji Paired Sample t-Test. Namun, hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model PBL belum memberikan pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpotensi meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, namun efektivitasnya belum lebih unggul secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional, sehingga diperlukan optimalisasi dalam penerapannya.
Penerapan Metode Pembelajaran Nurul Bayan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Di Halaqat Lil Mubtadi’at Sawiyah; Marlin, Diana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode pembelajaran Nurul Bayan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik di halaqat lil mubtadi’at (kelompok pemula). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik pemula, yang ditandai dengan kurangnya kelancaran, kesalahan dalam pelafalan huruf hijaiyah, serta rendahnya pemahaman terhadap kaidah tajwid. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang sistematis dan kurang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik tingkat pemula di halaqat lil mubtadi’at. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Nurul Bayan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik secara signifikan. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek kelancaran membaca, ketepatan pelafalan makharijul huruf, pemahaman dasar tajwid, serta meningkatnya kepercayaan diri peserta didik. Metode ini efektif karena disusun secara sistematis, bertahap, dan menggunakan latihan berulang (drill) yang membantu peserta didik memahami materi dengan lebih mudah. Dengan demikian, metode pembelajaran Nurul Bayan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya bagi peserta didik tingkat pemula dalam sistem halaqat.
Peran Pendidikan Islam dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi dan Moderasi Beragama di Masyarakat Multikultural Dila ayu santika ritonga; Iin Triana; Annisa Noer Winda; Herlini Puspika Sari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5855

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan dalam menjaga keharmonisan akibat keberagaman agama, budaya, dan suku. Oleh karena itu, penanaman nilai toleransi dan moderasi beragama melalui pendidikan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama pada masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal, dan sumber ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan sebagai landasan utama dalam membentuk sikap toleransi melalui penanaman nilai-nilai seperti empati, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Konsep wasathiyah menjadi prinsip penting dalam membangun sikap moderat yang tidak ekstrem. Selain itu, peran guru, kurikulum, serta lingkungan pendidikan yang inklusif turut memperkuat internalisasi nilai moderasi beragama. Implementasi nilai toleransi dalam pembelajaran dilakukan melalui pendekatan dialogis, kontekstual, dan berbasis pengalaman sosial. Pendidikan Islam juga berfungsi sebagai sarana preventif dalam mengurangi potensi konflik sosial berbasis perbedaan. Dengan demikian, pendidikan Islam memiliki kontribusi strategis dalam menciptakan masyarakat yang damai, inklusif, dan harmonis.
Transformasi Pesantren Dalam Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia Ikram Humaidi; Rifani Dwiyanti; Sofiana; Alfiyah Syifah; Nindy Syadytha; Muhammad Afriza Nurdin; Hanifa Putri Yosa
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5864

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia menghadapi tantangan globalisasi, modernisasi, dan perkembangan teknologi yang menuntut adanya transformasi agar tetap relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pesantren secara komprehensif meliputi aspek historis, kurikulum, metode pembelajaran, dan kelembagaan, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan dampaknya terhadap identitas pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui analisis terhadap 15–25 sumber literatur ilmiah terbitan tahun 2015–2025. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-kritis dengan pendekatan tematik dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pesantren merupakan proses adaptasi selektif yang bersifat dinamis dan berkelanjutan. Secara historis, pesantren bersifat adaptif dan resilien terhadap perubahan sosial. Dalam aspek kurikulum, terjadi integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum. Metode pembelajaran mengalami inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital, sedangkan pada aspek kelembagaan, pesantren berkembang menjadi institusi yang lebih profesional dan kompleks. Transformasi ini didorong oleh faktor globalisasi, kebijakan pendidikan nasional, tuntutan masyarakat, serta kesadaran internal pesantren. Dampaknya bersifat dualistik, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus berpotensi menggeser nilai tradisional. Kesimpulannya, pesantren berkembang menjadi institusi hybrid yang mengintegrasikan tradisi dan modernitas. Keberlanjutan pesantren sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga keseimbangan antara inovasi dan pelestarian nilai-nilai keislaman.
Implementasi Media Pembelajaran Inovatif untuk Menumbuhkan Minat Belajar Sejarah Generasi Z: Studi Kasus di MAN 1 Surakarta Nadhifa Malika Izzaty; Musa Pelu
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): In Progres
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5869

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi pembelajaran sejarah yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z yang dekat dengan teknologi digital dan media visual. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perencanaan media pembelajaran inovatif yang dapat menumbuhkan minat belajar sejarah pada siswa Generasi Z di MAN 1 Surakarta, (2) mengkaji media pembelajaran inovatif yang diimplementasikan di MAN 1 Surakarta dalam menumbuhkan minat belajar sejarah siswa Generasi Z, dan (3) mengidentifikasi kendala dalam perencanaan dan implementasi media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Surakarta serta mencari solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian meliputi hasil observasi kegiatan pembelajaran sejarah di kelas, hasil wawancara dengan informan (guru sejarah dan peserta didik), hasil angket siswa, serta dokumen pendukung berupa modul ajar, ATP, dan perangkat pembelajaran. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara terstruktur, studi dokumentasi, dan angket. Teknik uji validitas menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan media pembelajaran inovatif dilakukan dengan mengacu pada kurikulum, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta modul ajar, dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik siswa Generasi Z, dengan pengembangan media berupa komik digital dan video POV berbasis AI; (2) implementasi media berupa video POV berbasis AI dan komik digital berbasis AI mampu mendorong ketertarikan, perhatian, keaktifan, rasa senang, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah; (3) kendala dalam perencanaan meliputi keterbatasan waktu, beban administrasi, serta kendala teknis penggunaan AI, sedangkan kendala dalam implementasi meliputi kondisi siswa, keterbatasan perangkat dan akses, serta bahasa pada komik yang sulit dipahami. Solusi dilakukan melalui manajemen waktu, pemanfaatan AI sebagai alat bantu, penyesuaian prompt secara berulang pada pembuatan komik digital, serta penggunaan strategi pembelajaran alternatif sesuai kondisi kelas.