cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Peran Konseling Dalam Mengoptimalisasi Bina Keluarga Remaja Untuk Mencegah Seks Bebas Melalui Puspaga di DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah Safnah Safnah; Arini Safitri; Desi Erawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13204

Abstract

Pergaulan remaja yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi informasi memberikan tantangan baru bagi keluarga dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak. Salah satu dampak yang sering muncul adalah meningkatnya perilaku seksual berisiko pada remaja yang dapat berujung pada kehamilan tidak diinginkan, pernikahan usia dini, serta berbagai masalah sosial lainnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan program Bina Keluarga Remaja (BKR) melalui layanan konseling yang dilaksanakan oleh Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, konseling individu, dan pendampingan keluarga kepada orang tua dan remaja. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan 50 keluarga yang memiliki remaja usia 12–18 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman klien mengenai kesehatan reproduksi remaja, komunikasi efektif dalam keluarga, serta kemampuan orang tua dalam mendeteksi perilaku berisiko pada anak. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi keluarga dalam kegiatan BKR setelah pelaksanaan program. Dengan demikian, layanan konseling melalui PUSPAGA terbukti efektif dalam mendukung optimalisasi program BKR sebagai upaya preventif terhadap perilaku seks bebas di kalangan remaja.
Peningkatan Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Games Based Learning  dan Musical Activities di SDK Rai Ruteng Manggarai Yulian Ekalia; Ely Heldydiana Selamat; Raymundus Beda; Leonardus Par; Fransiskus Jemadi; Olivia Aprliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13212

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang penting untuk diperkenalkan kepada anak sejak usia dini karena dapat mendukung perkembangan akademik, sosial, dan kemampuan komunikasi mereka di masa depan. Namun, siswa sekolah dasar yang berada di daerah pedesaan dan terpencil masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengakses pembelajaran Bahasa Inggris yang berkualitas. Kondisi tersebut juga ditemukan pada siswa SDK Rai Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar siswa belum pernah mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris secara formal sehingga memiliki keterbatasan dalam penguasaan kosakata dasar dan kurang percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pembelajaran Bahasa Inggris melalui permainan edukatif (game-based learning) dan aktivitas musik (musical activities). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada bulan Maret 2026 dengan melibatkan 60 siswa SDK Rai Ruteng. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengenali dan mengucapkan kosakata Bahasa Inggris dengan lebih baik dibandingkan sebelum kegiatan berlangsung. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, serta memiliki kepercayaan diri yang lebih baik dalam menggunakan Bahasa Inggris sederhana. Pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa permainan edukatif dan aktivitas musik dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan mudah diterapkan dalam memperkenalkan Bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan sumber belajar.
Revitalisasi Literasi Bahasa Inggris Melalui Joyful Learning Anak SD RT 01 Sumur Dewa: PAR Fera Zasrianita; Raran Apriansyah; Yepi Aisyah S.B; Peralia Peralia; Chesty Apria Sesi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13228

Abstract

Defisit bahasa asing sistemik dalam pendidikan dasar memerlukan mobilisasi ekosistem komunitas alternatif dan non-formal. Pembelajar muda secara konsisten menunjukkan Kecemasan Bahasa Asing (Foreign Language Anxiety/FLA) yang tinggi dalam lingkungan pembelajaran formal, yang membentuk filter afektif yang menghambat Pemerolehan Bahasa Kedua (Second Language Acquisition/SLA). Dalam struktur komunitas akar rumput seperti Rukun Tetangga (RT) 01 Sumur Dewa, modal sosial menyediakan matriks yang kuat untuk pemberdayaan pendidikan, terutama ketika difasilitasi melalui kemitraan universitas-komunitas. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk merevitalisasi literasi bahasa Inggris di kalangan anak usia sekolah dasar dengan menerapkan mekanisme Pembelajaran yang Menyenangkan yang dirancang secara teoritis dan praktis untuk menurunkan filter afektif dan meningkatkan daya ingat kosakata serta kompetensi komunikatif dasar, dengan memposisikan masyarakat sebagai pencipta bersama yang aktif. Metode (PAR): Metodologi Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) digunakan, yang terstruktur melalui siklus Pemetaan, Perencanaan, Aksi dan Observasi, serta Refleksi. Intervensi ini menggunakan matriks observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan tes literasi sederhana yang disamarkan dalam permainan. Hasil: Setelah siklus PAR yang berulang, fase Pemetaan mengidentifikasi garis dasar di mana mayoritas peserta didik membutuhkan bantuan intensif. Intervensi Pembelajaran Menyenangkan selanjutnya khususnya implementasi sebuahZona Hiburan Bahasa Inggris,Remake Game Tradisional, Dan Lagu dan Gerakanaktivitas berhasil. Matriks observasi mencatat pengurangan substansial dalam kecemasan komunikasi bersamaan dengan peningkatan yang nyata dalam retensi leksikal. Kesimpulan:Keselarasan epistemologis antara Joyful Learning dengan prinsip-prinsip SLA (Second Language Acquisition) berhasil mengurangi hambatan afektif pada pembelajar muda. Mendasarkan intervensi pendidikan ini pada struktur sosial akar rumput mendemokratisasi pemerolehan bahasa, membangun model yang dapat diskalakan untuk pemberdayaan linguistik berbasis komunitas.
Literasi Bahasa Inggris Ibu Rumah Tangga RT 01 Sumur Dewa Berbasis Local Wisdom Partisipati Fera Zasrianita; Fauzan Abdurahman; Optimis Almahesa Tasu; Nadia Yonalisa; Aneza Kasta Winata; Jon Inanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13229

Abstract

Literasi bahasa Inggris merupakan keterampilan yang semakin dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat modern, termasuk bagi ibu rumah tangga yang berperan sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Namun, akses terhadap pembelajaran bahasa Inggris bagi ibu rumah tangga masih terbatas akibat kendala waktu, fasilitas belajar, serta rendahnya kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa asing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memetakan tingkat literasi bahasa Inggris, hambatan pembelajaran, serta potensi pemanfaatan kearifan lokal sebagai dasar pengembangan program literasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang difokuskan pada tahapan To Look (pemetaan) dan To Think (analisis kebutuhan). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap ibu rumah tangga di RT 01 Kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pemahaman bahasa Inggris yang masih terbatas pada kosakata dasar yang diperoleh selama masa sekolah. Selain itu, ditemukan berbagai hambatan, seperti kurangnya kesempatan belajar, keterbatasan waktu akibat aktivitas domestik, serta anggapan bahwa bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang sulit dipelajari. Meskipun demikian, mayoritas responden menunjukkan minat untuk mempelajari bahasa Inggris apabila materi disajikan secara sederhana dan dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari maupun potensi lokal yang mereka miliki. Temuan ini menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi program literasi bahasa Inggris berbasis kearifan lokal yang lebih inklusif dan sesuai dengan karakteristik masyarakat.
Mewujudkan Kampung Bahasa Melalui Fun Learning Bahasa Inggris Bagi Anak Sekolah Dasar Di Masjid Al-Hidayah Zakia Fikliona; Mardiana Mardiana; Zypha Rizka Azahra; Ami Roniza; Sendi Mellya; Rosalina Dewi Anggraeni; Putri Sukma; Pefiya Nurlita; Arief Maulana; Endang Haryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13248

Abstract

English language proficiency is one of the key competencies that should be introduced from an early age to help prepare the younger generation to face global challenges. However, elementary school students’ interest and motivation to learn English are often low when the learning process is monotonous. Therefore, this mosque-based Community Service Program (KKN) aims to establish a “Language Village” by implementing fun learning methods for English among elementary school children at Al-Hidayah Mosque, Royal Residence 2 Housing Complex, Bumi Ayu Village, Bengkulu City. This initiative is carried out using a participatory approach that places children at the center of the learning process. The methods used included the introduction of basic vocabulary, educational games, English songs, icebreakers, interactive quizzes, and simple conversation practice designed to suit the characteristics of elementary school students. Data was collected through observation, documentation, and evaluation of student participation levels during the activities.The results of the activity indicate that the implementation of the fun learning method effectively enhances children’s enthusiasm, engagement, and self-confidence in learning English. Participants find it easier to grasp vocabulary and simple expressions because the material is delivered through enjoyable and interactive activities. Additionally, this program has a positive impact on the community by fostering a culture of learning English within the mosque environment as a center for non-formal educational activities. Thus, the mosque-based Kampung Bahasa program using the fun learning approach can serve as an effective alternative learning strategy to boost elementary school children’s interest in learning English while supporting human resource development at the community level
Interactive Vocabulary Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Anak di TPI Yaumul Masyar Air Sebakul Adinda Pratama Putri. K; Ikhwanuddin Muhammad A; Lestiani Lestiani; Yosef Franata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13274

Abstract

Vocabulary mastery is one of the fundamental aspects that determine children's success in learning English. However, the lack of engaging learning methods often results in low motivation and limited vocabulary acquisition among young learners. This community service program aimed to improve children's English skills through the implementation of Interactive Vocabulary Learning at TPA Yaumul Mahsyar Air Sebakul. The program was conducted for one month, from May 14 to June 14, 2025, involving approximately 20 children. Activities were carried out three times a week: Fridays were dedicated to Qur’an recitation and environmental cleanliness activities, Saturdays focused on English vocabulary learning through a fun learning approach, and Sundays combined learning sessions with educational games and ice-breaking activities. The learning materials covered alphabet, numbers, animals, family members, daily objects, colours, fruits, and body parts. In addition, drawing and coloring activities featuring fruits and animals were incorporated to reinforce vocabulary retention. The results indicated improvements in participants’ ability to recognize, remember, and pronounce basic English vocabulary. Furthermore, the children demonstrated higher levels of enthusiasm, active participation, and self-confidence throughout the learning process. The implementation of Interactive Vocabulary Learning proved effective in creating an enjoyable learning environment while supporting the development of English vocabulary skills among children at TPA Yaumul Mahsyar Air Sebakul
Strategi Adaptif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar bagi Anak dengan Kemampuan Belajar yang Beragam di Masjid Yaumul Mahsyar Air Sebakul Lutfia Rahayu Mukti; Citra Sopia Litania; Ivon Al-Faqih; Gita Citra Lestari; Repsi Jemesti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13275

Abstract

Bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang perlu diperkenalkan sejak usia dini karena berperan sebagai bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Perbedaan usia, kemampuan belajar, dan tingkat pemahaman anak sering menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dasar anak-anak melalui penerapan strategi adaptif berbasis fun learning di Masjid Yaumul Mahsyar Air Sebakul. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan, yaitu pada 14 Mei–14 Juni 2026, dengan sasaran 20 anak berusia 5–12 tahun yang memiliki kemampuan belajar yang beragam. Metode yang digunakan meliputi observasi, pembelajaran berbasis fun learning, permainan edukatif, bernyanyi, kegiatan mencocokkan gambar dan kata, mewarnai gambar sesuai kosakata yang dipelajari seperti buah-buahan, hewan, dan benda di sekitar, serta evaluasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata Bahasa Inggris dasar, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri peserta selama proses pembelajaran. Peserta mampu mengenali, mengingat, dan menggunakan kosakata dasar dengan lebih baik dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi adaptif melalui pendekatan fun learning efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mendukung pembelajaran Bahasa Inggris dasar bagi anak-anak dengan kemampuan belajar yang beragam.
Implementasi Program English for Kids dalam Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris Anak-Anak di Masjid Al-Muttaqin Hafid Gustian; Agriva Marizcha; Wewes Putri Basri; Nanda Indrian; Febby Mariska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13319

Abstract

Program English for Kids dilaksanakan di Masjid Al-Muttaqin, Kota Bengkulu, untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris anak-anak. Kegiatan ini melibatkan 20 peserta yang terdiri atas anak tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Materi yang diajarkan meliputi perkenalan diri, nama hewan, buah-buahan, anggota tubuh, kegiatan sehari-hari, dan profesi. Pembelajaran menggunakan pendekatan fun learning melalui metode games, songs, role play, dan quiz untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap keaktifan peserta, penguasaan kosakata, dan keberanian menggunakan Bahasa Inggris sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pembelajaran dengan antusias dan aktif sehingga minat belajar Bahasa Inggris mereka meningkat.
Electro Care C4S: Inspeksi Listrik dan Servis Alat Rumah Tangga Fajar Ramadhan; Miftahul Hairia; Suardi Suardi; Ariani Amri; Rahman Syam; Gunawan Tari; Elma Elma; Arief Hadi Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13379

Abstract

Abstark: Keselamatan listrik rumah tangga masih menjadi perhatian penting, terutama di wilayah pesisir yang memiliki kelembaban tinggi, hunian yang cukup padat, dan akses layanan teknis yang terbatas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui program Electro Care C4S dengan menekankan aspek communication, collaboration, critical thinking, creativity, dan skill. Kegiatan berlangsung pada 11-14 Mei 2026 di Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, dengan melibatkan 4 dosen dan 23 mahasiswa Program Studi D3 Teknik Elektronika Politeknik Dewantara. Pelaksanaan kegiatan meliputi inspeksi instalasi listrik secara door-to-door pada 44 rumah, pendataan melalui web elektronika, sosialisasi hasil inspeksi kepada 28 warga, serta servis gratis terhadap 22 unit alat rumah tangga. Hasil inspeksi memperlihatkan bahwa 91% rumah mengalami kelebihan beban, seluruh rumah belum memiliki grounding, 89% masih menggunakan kabel serabut untuk instalasi tetap, dan 93% MCB utama tidak sesuai ukuran.. Tim juga berhasil memperbaiki 18 dari 22 unit alat atau 81,8%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi dosen dan mahasiswa berbasis data lapangan dapat membantu masyarakat memahami risiko listrik sekaligus memperoleh solusi teknis yang langsung dirasakan manfaatnya.
Pengaruh Program Pengelolaan Sampah Terhadap Perkembangan Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak Usia Dini di Taman Paud Anggita, Kelurahan Padang Serai RT 07 Kecamatan Kampung Melayu Provinsi Bengkulu Fatrica Syafri; Regina Aselia; Tahsya Gea Permatasari; Monika Putri; Anisa Tri Melyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13382

Abstract

Karakter peduli lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai upaya membentuk kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui program pengelolaan sampah yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di PAUD Anggita yang berlokasi di Kelurahan Padang Serai RT 07, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman anak mengenai pengelolaan sampah serta mengembangkan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang terdiri atas tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Program yang dilaksanakan meliputi observasi kondisi lingkungan sekolah, edukasi mengenai sampah organik dan anorganik, penyediaan tempat sampah terpilah, praktik pemilahan sampah, serta pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mulai memahami perbedaan jenis sampah, terbiasa membuang sampah pada tempatnya, serta menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Hasil angket kepuasan menunjukkan bahwa program memberikan manfaat positif bagi peserta didik dan sekolah. Dengan demikian, program pengelolaan sampah berkontribusi dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini dan dapat dilanjutkan sebagai bagian dari pembelajaran sehari-hari di sekolah.