cover
Contact Name
Rukhaini Fitri Rahmawati
Contact Email
comdev@iainkudus.ac.id
Phone
+6282231894437
Journal Mail Official
comdev@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Jl. Conge Ngembalrejo PO. Box. 51 Bae Kudus Jawa Tengah Indonesia 59322. Telp. 0291-441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 25410563     EISSN : 29856841     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/cdjpmi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (E-ISSN: 2985-6841/ P-ISSN: 2541-0563) merupakan jurnal terbitan berkala, yang diterbitkan 2 kali dalam setahun. Yakni di bulan Januari-Juni dan Juli- Desember. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam merupakan jurnal yang bernaung di IAIN Kudus yang berfokus pada Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Masyarakat Islam. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam menerima manuskrip dari para praktisi serta akademisi yang bergerak dalam bidang Pengambangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Keswadayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi, Manajemen Bencana, Ekologi Masyarakat, Analisis Dampak Lingkungan, Corporate social responsibility (CSR), Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Articles 102 Documents
Optimalisasi Pengelolaan Eceng Gondok Sebagai Inisiatif Pembangunan Berkelanjutan Atqiya, Muhammad Hudatil; Sholihah, Aulia Wakhidatus; Sari, Mefti Misna; Amellia, Rika Della; Susiana, Mei
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 2 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v7i2.23399

Abstract

Dalam pengelolaan eceng gondok terdapat kebermanfaatan untuk pembangunan bagi masyarakat, pemanfaatan tersebut dapat dilihat dari segi ekonomi dan lingkungan. Eceng gondok bagi masyarakat yang tidak mengetahui potensi atau peluang yang bisa didapat dari tumbuhan liar ini tentunya akan menganggap bahwa eceng gondok hanyalah tanaman perusak yang tidak memiliki kelebihan. Faktanya tumbuhan liar ini memiliki kelebihan dari segi lingkungan dan ekonomi yang tentunya dapat dimanfaatkan masyarakat. Dengan adanya pengelolaan eceng gondok bagi pembangunan berkelanjutan bertujuan memberikan informasi atau edukasi sekaligus pembelajaran bagi masyarakat yang belum mengetahui potensi dan peluang dari tumbuhan liar eceng gondok ini. Metode yang didapat dari memperoleh informasi mengenai pengelolaan eceng gondok didapat dari proses observasi dan wawancara oleh pemilik usaha kerajinan eceng gondok  sendiri. Dengan melalui observasi dan wawancara mampu memberikan informasi yang  pastinya tidak sedikit, peluang  eceng gondok dari segi lingkungan sendiri tentunya apabila tumbuhan liar yang hidup di rawa-rawa atau area persawahan ini terus menerus diambil dan dijual oleh petani eceng gondok setidaknya dapat berkurang juga memperlancar dan tidak menghambat aliran area persawahan. Jika dilihat dari segi ekonomi tanaman liar ini dapat disulap menjadi suatu kerajinan dengan harga jual yang tinggi dan tentunya banyak masyarakat yang tertarik dengan hasil kerajinan eceng gondok.
The Role Of Posyandu Cadres In Empowering Communities With Infectious Diseases In Petir District Nazareni, Rindu Putri; Wahyunengsih, Wahyunengsih
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i1.21501

Abstract

Indonesia ranks third out of eight countries contributing 2/3 of TB (tuberculosis) cases in the world. DHF is a disease that spreads not from one human to another, but from the Aedes Aegypti mosquito. The role of cadres in empowering the infectious disease community is urgently needed as an intermediary for sources of information from medical personnel. Cadres are not only as Posyandu or Posbindu services but cadres can also help medical personnel to turn residents into healthy communities. The purpose of this study was to find out whether Posyandu Cadres and health workers in had carried out their duties to make the community a healthy society or not, and whether they had been optimal in dealing with infectious diseases and also how the cadres worked in handling infectious diseases. The method used in this study is a qualitative method, namely by interviewing one of the cadres in the village of Rt.06 Petir and also the second method, namely by observation. The cadres have worked according to their capacity and have done well, and maybe in the future it will be even better. The results of this research have implications for policy development and implementation of dengue fever eradication programs. Apart from that, finding cadres who have carried out their duties in accordance with their capacity and standard procedures can improve cooperative relations with other related cadres and institutions.
Digital Marketing Tiktok Live Sebagai Strategi Memasarkan Produk Pada UMKM Arrikna Di Kudus Safira, Della Maya Ayu; Wakhidah, Nur; Istiqomah, Mukhlishotul; Abdullah, Junaidi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i1.22496

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis penerapan strategi pemasaran produk melalui platform TikTok Live pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bernama Arrikna di Kudus. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi isu-isu inti terkait implementasi pemasaran digital melalui TikTok Live serta efeknya pada penjualan UMKM. Tujuan utama penelitian adalah untuk memahami sejauh mana strategi pemasaran digital ini efektif dalam meningkatkan eksposur dan penjualan produk UMKM Arrikna. Penelitian ini Metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, penggalian data mencakup wawancara, observasi mendalam dengan pemilik UMKM, serta analisis konten TikTok Live yang telah dihasilkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TikTok Live memberikan platform yang efektif untuk berinteraksi secara langsung dengan calon pembeli,  meningkatkan  kesadaran merek, dan mendorong keterlibatan pelanggan. Meskipun beberapa hambatan terkait sumber daya terbatas dan pemahaman teknis ditemukan, kesuksesan strategi ini tercermin dalam peningkatan penjualan dan pertumbuhan bisnis Arrikna.
Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sihombing, Darwisa; Ritonga, Anas Habibi; Harahap, Masrul Efendi Umar; Hasibuan, Nurharisyah
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i1.26001

Abstract

LPMD sebagai mitra pemerintah desa, berperan dalam mendukung pembangunan desa yang melibatkan partisipasi masyarakat, menyuarakan aspirasi masyarakat dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan kepala desa. Namun, terdapat masalah seperti kurangnya pemahaman masyarakat akan fungsi LPMD, rendahnya tingkat partisipasi gotong royong dan kurangnya upaya untuk menyatukan persepsi antara berbagai pihak sehingga pembangunan terasa sepihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi LPMD di Desa Siuhom serta perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan 12 informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan teknik pengumpulan, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPMD di Desa Siuhom telah melaksanakan perannya dengan baik dalam mendukung upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini tercermin dalam beberapa peran yang dilakukan, seperti mengusulkan pembangunan dan renovasi sarana pendidikan, meningkatkan produktivitas pertanian, membangun infrastruktur jalan, mengusulkan pelatihan untuk kader posyandu, serta membentuk kelompok ternak dan memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik dan pupuk kandang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pengenalan Budaya Moderasi Beragama pada Masyarakat Sidomulyo Kabupaten Blora guna Menjaga Ukwah Islamiyah Setiadi, Ozi; Nada, Muhammad Yusrun; Dzulkarnain, Mohammad Iqbal
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i1.26611

Abstract

Moderasi beragama merupakan aspek penting penting dalam pemiliharaan kerukunan antar umat beragama. Adanya moderasi beragama mampu membentuk masyarakat yang toleran. Bibit-bibit toleransi sejatinya sudah ada pada masyarakat Desa Sidomulyo. Ini perlu ditumbuhkembangkan agar moderasi beragama bisa tewujud dan terpelihara dengan baik. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilakukan di Desa Sidomulyo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM adalah Asset Based Community Development (ABCD). Ini dilakukan dengan beberaapa tahapan, yaitu Analisis (A), Perencanaan (B), Pelaksanaan (C), dan Evaluasi (D). PKM dilakukan dalam bentuk seminar yang dihadiri oleh 50 orang peserta, yang terdiri dari tokoh masyarakat Desa Sidomulyo, aparutur pemerintah Desa Sidomulyo, organisasi masyarakat yaitu Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat NU, dan delegasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN-IK) se-kecamatan Banjarejo. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan penilaian terkait pelaksanaan kegiatan. Dari kegiatan PKM yang dilakukan peserta mengaku mengalami peningkatan dalam mengenal dan memahami moderasi beragama. Ini dibuktikan pula dengan evaluasi non test
Mendiskusikan Kembali Trickle Down Effect Sebagai Sebuah Formula Pembangunan Era Modern Wafidhi, Arif; Jaya, Pajar Hatma Indra
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i1.24993

Abstract

Teori Trickle Down Effect sudah dianggap menemui kematiannya sendiri pada tahun 1970an. Anggapan ini membuat teori ini jarang digunakan lagi untuk pembangunan pada era ini. Teori ini dianggap memiliki banyak kekurangan di berbagai lini. Seperti terlalu menguntungkan pemilik modal atau negara-negara yang menjadi lokomotif. Teori ini berkembang ketika Amerika mengalami semacam kejatuhan ekonomi yang disebut sebagai the great depression. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskusikan kembali apakah teori trickle down effect masih dipraktikan dan berdampak positif sebagi formulasi pembangunan di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif dengan mengambil lokasi di Ponorogo dan Madiun. Peneliti juga menambahkan studi kepustakaan untuk menambah kekayaan data guna membuktikan praktik teori trickle down effect. Hasil yang didapat adalah bahwa teori trickle down effect masih diaplikasikan untuk pembangunan di era modern. Konsep yang digunakan adalah fokus pada satu pusat pertumbuhan, invisible hand, peniruan, menghasilkan trickle down effect, dan pajak.
Inovasi Usaha Lokal: Strategi Pemberdayaan Melalui Kripik Biji Nangka Di Desa Bantaragung Majalengka Azizah, Balkis Nur; Maulidah, Nurul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i1.26138

Abstract

Kripik biji Nangka adalah inovasi produk olahan yang terbuat dari biji nangka yang diiris tipis dan dikeringkan. Proses pembuatannya melibatkan langkah-langkah khusus untuk menciptakan rasa yang unik dan tekstur yang renyah dengan menggunakan teknik rebus dalam pengolahannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang potensi dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha lokal dapat menciptakan strategi yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan mendapatkan wawasan dari komunitas lokal desa Wisata Bantaragung Majalengka dengan meode survei partisipatif. Sehingga sumber data utama berasal dari observasi lapangan. Data dianalisis dengan meggunakan analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh usaha kripik biji nangka di desa Wisata Bantaragung Majalengka. Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang potensi dan strategi pemberdayaan. Usaha ini tidak hanya menciptakan produk bernilai tinggi tetapi juga menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Permintaan pasar terus meningkat dengan menggunakan strategi pemasaran melalui sosial media, sehingga para pengusaha harus terus meningkatkan kapasitas produksi melalui investasi dalam mesin modern dan pelatihan tenaga kerja.
Increasing Student Capacity Through Online ‘Education And Training’ Of Collaboration Of Thematic In Disaster Risk Reduction Maghfirah, Nuril; Rahmawaty, Arie Asih; Indrapertiwi, Centauri
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i2.30620

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed our activities in all sectors, especially education. The policy of physical distancing forced the Government to implement an online learning system from home (daring), one of the learning methods that utilizes technology. There was a slight increase in student capacity after participating in a collaborative online guest lecture on disaster management, a subject of the Study Program of Islamic Community Development, IAIN Kudus, by inviting practitioners from the Regional Disaster Management Agency (BPBD) to one meeting. In line with the curriculum of independent study on an independent campus, Guest lectures can realize the optimum result in increasing student capacity in disaster risk reduction through technology, which “Education and Training” can learn through online thematic collaboration. This research aims to determine students' increasing capacity in disaster risk reduction through it. It targeted 30 students of the study program of Islamic community development, IAIN Kudus, who have or are studying disaster management subject. For three days (6JPL), the lecture used application technology like Zoom and Quizizz application. This research used a quantitative approach with a T-test (comparing pretest and posttest scores on knowledge) using SPSS v26. The study results have a higher mean value for the posttest (73.20) than the pretest (34.06). The mean paired samples test result was -39.14, with a significant value of p <0.01. It shows an essential difference before and after online education and training in collaboration. On the other hand, it means to increase students' capacity for disaster risk reduction.
Kolaborasi Pentahelix Wisata Jeratun Seluna (WJS) Perspektif Psikologi Pelayanan Di Desa Temulus Kabupaten Kudus Kharis, Ahmad; Maghfur, Sya'ban
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i2.28959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kolaborasi Model Pentahelix dalam pengembangan Wisata Jeratun Seluna (WJS) di Desa Temulus, Kabupaten Kudus, dengan fokus pada aspek psikologi pelayanan. Walaupun WJS telah diluncurkan sebagai desa wisata, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya optimalisasi kerja sama antar pemangku kepentingan (pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media) serta keterbatasan fasilitas dan ornamen wisata, yang mempengaruhi kualitas dan daya tarik destinasi. Penelitian ini menganalisis peran masing-masing pihak dan menilai kualitas interaksi serta pelayanan dari perspektif psikologi pelayanan, termasuk pengaruh perilaku staf, keramahan, dan profesionalisme terhadap kepuasan pengunjung. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan Kepala Desa dan aktor terkait lainnya. Analisis data dilakukan dengan penggalian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan, menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk uji keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun aktor Pentahelix berperan signifikan, kolaborasi belum optimal, dan pengembangan fasilitas masih terbatas. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan sinergi antar pemangku kepentingan serta peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas untuk memperbaiki daya tarik dan keberlanjutan WJS.
Media, Mobilization, And Impact: Understanding The ‘All Eyes On Rafah’ Campaign Hidayat, Mansur; Amin, Mahmud Muzaki Nurul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2024): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i2.30278

Abstract

This article explores the transformative influence of social media in shaping global narratives and rallying support during humanitarian crises, focusing on the case of the ‘All Eyes on Rafah’ campaign. Sparked by Israeli strikes on Rafah refugee camps, this campaign leveraged striking visuals and celebrity endorsements to achieve widespread visibility. Through an analysis of viral social media content, the study identifies critical factors driving the campaign’s success, such as the emotional impact of imagery and the heightened credibility brought by influential public figures. The findings demonstrate that these elements not only shifted global perceptions but also inspired tangible actions, including financial contributions and advocacy efforts. While no single factor can fully account for the campaign’s effectiveness, the synergy between compelling visuals, celebrity advocacy, and rapid information sharing emerges as central to advancing humanitarian narratives. These insights contribute to the understanding of effective crisis communication strategies and offer new directions for examining the intersection of media, mobilization, and humanitarian outcomes.

Page 10 of 11 | Total Record : 102