cover
Contact Name
Salim
Contact Email
japend@uho.ac.id
Phone
+6285341614860
Journal Mail Official
japend@uho.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Amal Pendidikan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 27464725     EISSN : 27213668     DOI : https://doi.org/10.36709/japend
Core Subject : Education,
Jurnal Amal Pendidikan has an ISSN that is P-ISSN: 2746-4725 (printed version) and E-ISSN: 2721-3668 (electronic version). Jurnal Amal Pendidikan is published by the Faculty of Teacher Training, and education Universitas Halu Oleo with a period of three times a year in April, August and December. Articles that can be considered for publication in the Jurnal Amal Pendidikan are the results of the implementation of research activities that are in accordance with the focus and scope of the journal including: Learning models/methods/strategies, Education Management, Learning Media, Curriculum Development, Learning ICT, Learning Materials/Sources, Ethnopedagogics, Learning Assessment and Evaluation, Learning Psychology, Thinking Skills in Learning.
Articles 76 Documents
Pengembangan E-LKPD Berbasis Pendekatan Saintifik pada Pokok Bahasan Materi Genetik Kelas XII SMA/MA Sunsun Sahertian Deby Irawan; Halifah Pagarra; Adnan
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i1.36

Abstract

Observasi awal di MAN 1 Kota Makassar ditemukan bahwa perangkat pembelajaran yang digunakan di sekolah masih bersifat tekstual dan kurang menarik. Teknologi pembelajaran berupa bahan ajar elektronik membuat para pendidik akan mudah melakukan simulasi pembelajaran yang mendekati kondisi nyata dari suatu materi pembelajaran yang perlu penalaran tinggi.  LKPD elektronik dengan dasar pendekatan saintifik dapat membekali peserta didik dengan mengembangkan pemahaman yang baik sesuai dengan teori atau konsep ilmiah yang disajikan sebelum mengerjakan LKPD elektronik  tersebut. Penelitian ini  bertujuan untuk menghasilkan produk LKPD elektronik berbasis pendekatan saintifik yang bersifat valid dan praktis yang dilakukan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Hasil analisis menunjukkan kevalidan 4.45 yang berarti LKPD elektronik masuk ke dalam kategori “valid”. Untuk uji kepraktisan diperoleh nilai 96,5 % (sangat positif) oleh guru dan diperoleh nilai 87,43 (sangat positif) oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa produk LKPD elektronik berbasis pendekatan saintifik yang dikembangkan bersifat valid dan praktis.
Pengaruh Media Sosial Tiktok Terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa Lidia Putri; Alfurqan
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i1.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh media sosial tiktok terhadap perilaku siswa kelas XI. Metode yang digunakan kuantitatif pendekatan replikasi dari penelitian sebelumnya. Lokasi penelitian yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pengolahan data menggunakan Smart PLS 3 dan pengujian hipotesis pada penelitian ini dengan model SEM PLS dilakukan pada Structural Model Assessment yang menggunakan software Smart-PLS 3 dengan metode bootstrapping. Hasil penelitian ini adalah 1).Variabel media social tiktok 4,05 dengan TCR 81,1 % dengan kriteria sangat setuju. menggambarkan bahwa secara keseluruhan siswa merasa dapat menerima dengan baik kondisi media social tiktok sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi perilaku sopan santun siswa dalam belajar terlihat dari tingkat capaian responden bahwa rata-rata skor variabel perilaku sopan santun 3,77  dengan TCR 81,5% dengan kriteria sangat puas. 2) Hipotesis pengaruh media social tiktok terhadap perilaku sopan santun hipotesis pertama (H1) diterima yaitu media social tiktok berpengaruh positif terhadap perilaku sopan santun.
Enculturation of Islamic Education Values for Children with Special Needs Sri Widyastri; Isman Iskandar; Nila Murtadhiyah Hakim; Windy Ajeng Kartini; Haneen Mustafa Milad Muhaireth
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.44

Abstract

Children with special needs have equal rights in accessing and practicing Islamic religious values in schools. Islamic values need to be enculturated from generation to generation regardless of differences in student backgrounds. But in reality, children with special needs do not have the ability to think and understand well the Islamic material taught by their teachers. This paper wants to analyze the process of enculturation of the values of Islamic education in children with special needs at the Nur Asih Special School. To study this problem, researchers use the theory of enculturation. The research method is descriptive qualitative with observation techniques, interviews, and documentation. The research findings show that the inheritance of Islamic educational values such as the values of monotheism, worship, and morals occurs through a process of enculturation within the Nur Asih Special school environment. Several stages of enculturation occurred at the Nur Asih Special School, namely the process of introducing Islamic values through audio-visual, the process of imitation as well as the process of training and coaching. The process of enculturation occurs formally, especially on Fridays. Children with special needs at the Nur Asih Special School have delayed intelligence functions and face obstacles in the learning process. The process of enculturation of Islamic values also experienced delays in students with special needs children at Nur Asih School compared to normal children in general.
Peran Dari Bimbingan dan Konseling Terhadap Perkembangan Sosial Pada Remaja Jarkawi; Bambang Ismaya
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.46

Abstract

Penelitian ini akan berfokus dengan perkembangan sosial dari remaja. Pada masa ini perkembangan terus berlanjut dan menjadi awal bagi kehidupan sebelum menuju fase dewasa, data yang dikumpulkan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Dimana penelitian ini akan berfokus pada peran dari bimbingan konseling terhadap perkembangan sosial remaja. Setiap data yang dihasilkan akan dikumpulkan menjadi data baru dan dilihat hubunganya dengan masalah yang diteliti dimana pada penelitian ini berfokus pada tiga variabel sekaligus yang saling berhubungan yaitu bimbingan dan konseling, perkembangan sosial dan remaja. Dimana setiap variabel saling terikat satuu sama lain dan memiliki peranya. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan remaya yaitu teman sebya, pola asuh orang tua dan media sosial. Setiap faktor harus disertai dengan bimbingan agar perkembangan remaja tidak tidak kerah yang meenyimpang karena pengaruh dari faktor-faktor tersebut mengarah kedua araah yaitu positif dan negatif agar pertumbuhan dan perkembangan remaja kearah yang positif maka dilakukanlah bimbingan Kata kunci: Bimbingan dan konseling , Perkembangan sosial dan Remaja.
Kesalahan Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Bilangan Bulat Pada Garis Bilangan Siti Maemuna; Kadir; Busnawir; Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan; (2) Faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik kelas VII SMP melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Kesalahan-kesalahan peserta didik kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan yaitu kesalahan konsep dan kesalahan prinsip penjumlahan, pengurangan, dan perkalian bilangan bulat; 2) Faktor-faktor penyebab peserta didik kelas VII melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan adalah: Pengelolaan kelas yang tidak begitu baik, pembelajaran berkelompok yang tidak efektif, dan penjelasan guru dalam memberikan contoh tidak lengkap sehingga peserta didik tidak memahami secara sempurna tentang contoh yang diberikan.
Digital Learning Media Social To Solve Their Difficulties In Writing Recount Text: Instagram Caption Mohamad Sudi; Ferly Aninditya; Muhammad Ikra; Mutiara Indah; Bambang Ismaya
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.49

Abstract

The use of social media platforms by students is growing rapidly. Therefore, teachers can capitalize on the growing interest in using social media in the classroom as its popularity among students continues to rise. Instagram is a very famous social media site. This research will explain how Instagram can be utilized to teach secondary school students in the art of writing Recount texts. This research is based on a real factual issue regarding students' difficulties in writing recount texts at the high school level. This research examines the challenges students face when tasked with creating recount texts and then highlights Instagram as a possible solution. This research focuses on discussing students' difficulties in writing recount texts and then presents Instagram as a solution to the students' difficulties. In answering the research question, the researcher used a qualitative approach with a Narrative Inquiry design in obtaining data that has been analyzed using the interactive model as the concept. This study found the results of students' difficulties in writing recount texts which include vocabulary, mechanics, grammar, content, and organization. The next result is that students can determine strategies in learning to write by writing status/caption on social media (Instagram) using English..
Kreativitas Menempel Melalui Teknik Kolase Ismiatul Hasanah; Nurhafit Kurniawan; A. Zulkarnain Ali
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.57

Abstract

Kreativitas adalah kemampuan untuk mencerminkan fluiditas, keluwesan dan orisinalitas berpikir setelah kemampuan merumuskan ide. Kontak dengan lingkungan adalah sumber kreativitas, yang merupakan ciri kepribadian yang mendasar. Lingkungan sosial tempat orang berinteraksi dapat menumbuhkan kreativitas, tetapi ada juga situasi yang membatasi perkembangan kreativitas pribadi. Orang menggunakan kreativitas mereka untuk memecahkan tantangan yang muncul dari interaksi dengan lingkungan mereka dan untuk menemukan solusi kreatif untuk mencapai adaptasi diri yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “deskripsi kreativitas anak didik secara jelas, lengkap, dan benar dalam kegiatan teknik kolase tempel di TK Miftahul Jannah Kabupaten Jember”. Metode Penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan sebagai bentuk dalam emmeperoleh gambaran di lapangan, dengan cara mendeskripsikan permasalahan dan focus penelitian. Metode kuantitatif digunakan muntuk menghitung data-data perhitungan (persentase). Hasil penelitian menghasilkan yaitu pada aspek kesesuaian bentuk memiliki persentase sebesar 82,2% dikategorikan cukup baik dan 5,8% dikategorikan sangat baik, sementara  dalam  aspek kerapian menempel yang dapat  dilihat  bahwa 76,5% berada pada kategori cukup baik dan sebesar 23,5% berada pada kategori sangat baik.
Pengaruh Permainan Lompat Tali terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Lifhatul Hasanah; Fadil Djamali; Pascalian Hadi Pradana
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.58

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada pengaruh permainan lompat tali terhadap keterampilan motorik kasar anak di TK Miftahul Jannah Kabupaten Jember. Rancangan penelitian ini menggunakan one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini terdiri dari 39 orang anak TK Miftahul Jannah, dengan kelompok I dan II yang masing-masing beranggotakan 19 dan 20 orang anak. Sampel penelitian ini diambil dari siswa kelompok II dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang anak. Teknin analisis data dalam penelitia ini menggunakanPaired sample t-test, untuk mengetahui efektifitas suatu perlakuan dengan cara membandingkan mean sebelum dan sesudah perlakuan berikan. Berdasarkan uji paired sample test setelah dilakukan uji diperoleh nilai sign sebesar 0.000 yang mana nilai sign ini kurang dari 0.05 yang memiliki arti bahwa terdapat pengaruh yang bermakna terhadap perbedaan perlakuan yang diberikan pada masing-masing variable. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan permainan lompat tali terhadap kemampuan motorik kasar anak di TK Miftahul Jannah Jember dengan jumlah 20 orang anak
Implementasi Kegiatan Mewarnai dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Siti Fatimatus Zahro; Basuki Hadi Prayogo; Muhammad Agus Sugiarto
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.59

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motoric halus anak TK Harapan melalui implemetasi kegiatan mewarnai. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak didik di TK Harapan yang berjumlah 16 orang anak terdiri dari 9 orang anak perempuan dan 7 orang anak laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dan kulitatif. Berdasarkan hasil analisis dari data-data yang dioleh dalam penelitian ini, dapat dilihat bahwa implementasi kegiatan mewarnai yang dilakukan memiliki pengaruh terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak. Peningkatan motorik halus tersebut terjadi pada siklus I ke siklus II. Pada siklus I anak-anak yang memenuhi indicator keberhasilan sebanyak 3 murid atau 18,75%. Pada siklus II meningkat menjadi 14 murid atau sebesar 87,5%. Karena pada siklus II berada pada persentase sebesar 87,5% dan memenuhi indicator keberhasilan sehingga tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya, sehingga dapat disumpulkan bahwa implementasi kegiatan mewarnai dapat meningkatkan motorik halus ana di TK harapan.
Meningkatkan Kemampuan Mengklasifikasikan Benda Berdasarkan Warna melalui Permainan Edukatif Uswatun Hasanah; Fadil Djamali; Pascalian Hadi Pradana
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah permainan edukatif berdampak pada kemampuan anak dalam mengklasifikasikan benda. Permainan edukatif adalah alat permainan yang digunakan dengan tujuan memberi rangsangan kepada anak, sehingga mengoptimalkan perkembangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian Tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, Siklus I dan Siklus II, dengan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi yang berupa lembar pengamatan, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kamampuan mengklasifikasikan benda melalui permainan edukatif dari Siklus I ke Siklus II. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan mulai dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I  rata-rata sebesar 56,30% dan rata-rata pada siklus II sebesar 82,22%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 25,92%. Pada siklus II juga telah melewati indicator keberhasilan yaitu sebesar 75%. Olah karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengklasifikasikan benda.