cover
Contact Name
Yulius Kurnia Susanto
Contact Email
yulius@tsm.ac.id
Phone
+62215666717
Journal Mail Official
jurnalaset@tsm.ac.id
Editorial Address
Trisakti School of Management, Jl. Kyai Tapa No. 20 Grogol, Jakarta 11440, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 29629829     DOI : https://doi.org/10.34208/aset
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi has a main focus on the development of sciences in the realm of community service. The scope of community service includes training, marketing, local food safety, Appropriate Technology (TTG), design, community empowerment, social access, border areas, less developed areas, and education for sustainable development.
Articles 64 Documents
Pelatihan Penyusunan Neraca Saldo Bagi Siswa/i Akuntansi Pada SMK Tri Ratna Sunny, Gloria Christina; Theola, Veliana; Putra, Marvin; Wijaya, Novia; Siahaan, Magda
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/w15q9584

Abstract

Pendidikan vokasi (SMK) memiliki peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan kompeten. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat fondasi kompetensi akuntansi dasar bagi siswa kelas 10 SMK Tri Ratna, sebagai pijakan untuk memahami materi lanjutan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2024 di SMK Tri Ratna Jakarta. Metode pelaksanaan mengombinasikan tutorial teori, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi komprehensif, selaras dengan prinsip transfer of training. Materi inti yang disampaikan meliputi Pencatatan dalam Jurnal Umum, Posting ke Buku Besar, Penyusunan Neraca Saldo, dan Fungsi Kartu Persediaan. Analisis hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil mengatasi keterbatasan pemahaman konseptual alur transaksi yang umum dihadapi siswa kelas awal. Melalui bimbingan sistematis pemateri dan asisten dosen, diikuti pemeriksaan menyeluruh terhadap hasil latihan, terjadi penguatan pemahaman teori dan peningkatan kemampuan praktis siswa dalam mempraktikkan siklus pencatatan akuntansi secara akurat dan sistematis. Kesimpulan menunjukkan bahwa PKM efektif memenuhi tujuan strategis. Sebagai rekomendasi, disarankan adanya modul pelatihan lanjutan, pendampingan jangka panjang, dan pemantauan capaian kompetensi secara berkala guna menjamin keberlanjutan program dan mempererat kerja sama mitra.
Kegiatan PKM: Sekolah Ramah Anak Sunny, Gloria Christina; Danibrata, Aulia; Widayati, Nurti; Ponziani, Regi Muzio; Calvin; Lea, Valerie Amabel
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/qjwx6w43

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai upaya pencegahan bullying di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan PkM dilaksanakan dalam bentuk seminar edukatif yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan siswa, dengan menghadirkan narasumber dari bidang hukum perlindungan anak, psikologi pendidikan, dan manajemen pendidikan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif yang membahas kerangka hukum perlindungan anak, pembentukan budaya sekolah positif, penguatan aspek psikososial siswa, serta manajemen sekolah dalam penyusunan kebijakan anti-bullying, pelatihan guru, keterlibatan orang tua, dan pembentukan satuan tugas perlindungan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya implementasi sekolah ramah anak secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan sehingga mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Kegiatan PKM: Pelatihan Mengenal Potensi dan Tantangan menghadapi Industri 4.0 untuk siswa/I SMA Ananda Bekasi Widayati, Nurti; Nurwanti; Haryanti, Denny Septa; Beny; Prasetio, Arton Bryan; Karmudiandri, Arwina
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/be8az695

Abstract

Pelatihan yang berjudul “Mengenal Potensi dan Tantangan Menghadapi Industri 4.0 bagi Siswa/i” diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat kesiapan generasi muda dalam menghadapi transformasi digital yang semakin pesat. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan mendalam mengenai Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan integrasi teknologi digital, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan sistem siber-fisik dalam berbagai lini pekerjaan. Pelatihan dihadiri oleh siswa-siswi dari berbagai tingkat kelas dan menyajikan perspektif komprehensif mengenai perubahan dunia industri, keterampilan masa depan yang dibutuhkan, serta strategi untuk membangun citra diri profesional di era digital. Materi pelatihan mencakup lima fokus utama: konsep dasar Industri 4.0 dan tuntutan keterampilan seperti adaptasi, inovasi, literasi digital, serta pemecahan masalah; pentingnya mengenali potensi diri sebagai modal awal untuk bersaing, termasuk anjuran melakukan self-assessment dan menerapkan growth mindset; tantangan nyata di era digital seperti tingginya tuntutan kombinasi hard skills dan soft skills, serta fenomena digital distraction; peluang kerja dan strategi memasuki dunia kerja modern, menekankan profesi baru berbasis teknologi dan pentingnya portofolio serta pengalaman praktik; dan terakhir, strategi personal branding sebagai keharusan untuk membangun identitas profesional yang kuat, konsisten, dan beretika di ranah digital. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pemahaman diri dan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan nilai. Siswa didorong untuk memposisikan diri sebagai individu yang mampu berkarya melalui teknologi, tidak hanya sebagai pengguna. Pelatihan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membentuk pribadi siswa yang adaptif, kreatif, dan profesional, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tuntutan global di masa depan.
Strategi Memilih Jurusan yang Tepat di Perguruan Tinggi Agustina, Dewi; Wibowo, Satriyo; Wahyudi, Agustinus Sri
Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sosial, Ekonomi, dan Teknologi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/ym3p5498

Abstract

Kebijakan pembimbingan karier dan layanan bimbingan konseling di sekolah menengah maupun orientasi calon mahasiswa di perguruan tinggi sangat penting untuk membantu proses pengambilan keputusan pemilihan jurusan. Strategi pemilihan jurusan yang efektif haruslah mempertimbangkan tiga domain utama yaitu (1) minat sebagai kecenderungan atau preferensi individu terhadap objek atau kegiatan tertentu; (2) bakat sebagai potensi bawaan yang memerlukan pengembangan; dan (3) kemampuan, yang mencerminkan kapasitas aktual individu untuk menjalankan studi di bidang yang dipilih. PKM ini bertujuan memberikan wawasan dan panduan bagi siswa/i agar mampu menentukan jurusan kuliah yang sesuai dengan bakat,minat, dan kemampuan mereka. Beliau menjelaskan secara singkat fokus dan keunggulan masing-masing jurusan di Fakultas Ekonomi, di antaranya Akuntansi,Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan, serta menekankan bahwa setiap jurusan memiliki arah pengembangan karier yang berbeda. Selain itu beliau menyoroti pentingnya self-awareness atau kesadaran diri sebelum memilih jurusan. Banyak mahasiswa yang akhirnya merasa salah jurusan karena kurang memahami potensi dan minat diri sendiri sejak awal. Oleh karena itu, mengenali kelebihan dan kelemahan pribadi merupakan langkah awal yang sangat penting.Beliau menyarankan agar siswa melakukan riset kecil mengenai program studi, berbicara dengan alumni, serta mencoba mengikuti kegiatan seperti seminar atau trial class di perguruan tinggi untuk mendapatkan gambaran nyata tentang jurusan yang diminati.Tidak ada jurusan yang “lebih baik” dari yang lain, karena kesuksesan seseorang lebih banyak ditentukan oleh kesungguhan dan kerja keras dalam menjalani bidang yang dipilih.