cover
Contact Name
Sawaluddin
Contact Email
marwahmadaniriau@gmail.com
Phone
+6282171744586
Journal Mail Official
marwahmadaniriau@gmail.com
Editorial Address
Jalan Rokan Siak Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Islamic Education El Madani
ISSN : -     EISSN : 28277767     DOI : 10.55438
Core Subject : Social,
Journal of Islamic Education El Madani the publisher Yayasan Marwah Madani Riau. Journal of Islamic Education El Madani this accept article Islamic Religion and Education.
Articles 54 Documents
Literasi dalam Pendidikan Islam Aisyah, Siti
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 3 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v3i1.86

Abstract

This paper discusses literacy in the perspective of Islamic Education. This discussion is important because so far literacy has only been understood as a reading skill and in the perspective of thought and discourse, it has not reached the essence of literacy, namely that from time to time, education is very, very necessary in the human journey. thus playing a major role in the revival of human spiritual life. In this process literacy is needed which in this context requires the ability to read up to the point of God's greatness, love for worship which is then demonstrated to the beauty of morality, which is the highest peak of literacy activity (iqra bismirobik). Why is that? because Islamic education directs all human beings to have good achievements in the course of their lives. Islamic education in this context plays a major role in "educating" humans so that their spiritual space is filled based on QS.al-Alaq verses 1-5.
Penguatan Kecerdasan Perspektif Global (Sosiologis Dan Teknologis) Anwar Nasution, Fahmi; Mansur, Amril
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v3i2.88

Abstract

Dunia sebagai ekosistem global tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan yang mampu mempengaruhi umat manusia melalui perubahan ekosistem yang tidak dikehendaki dan bahkan tidak disadari.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Penguatan Kecerdasan Perspektif Global (Sosiologiss Dan Teknologis). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data adalah dengan, berupa artkel dan buku dan dokumen lainnya. Hasil penelitian adalah Pendidikan dalam perspektif sosiologis dapat menghasilkan sebuah gambaran objektif tentang relasi-relasi sosial yang menyusun konstruksi total realitas pendidikan di negara kita. Pendekatan sosiologi sebagai pendekatan sosiologi pendidikan terdiri dari, Pendekatan individual (The Individual Approach), Pendekatan sosial (The Social Approach), dan Pendekatan interaks (The Interaction Approach). Sementara itu Pendidikan Islam Persepektif Kecerdasan Teknologis, Pada perpekstif Islam, teknologi, ilmu pengetahuan, serta seni yaitu suatu pengembangan potensi manusia yang telah diberikan oleh Allah SWT yaitu berupa akal dan budi. Dampak kecerdasan Sosiologis dan Teknologis dalam Pembelajaran Pendindidikan Islam, Pengaruh perkembangan dan kemajuan teknologi sangat nyata dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan agama Islam, yaitu Meningkatkan motivasi peserta didik untuk kreatif mengembangkan teknologi yang bersumber dari nilai-nilai Islam. Meningkatkan keterampilan dalam penggunaan teknologi untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Mewujudkan hubungan silaturahmi antara agama dan teknologi. Menambah wawasan dan mengetahui kemampuan dalam menggunakan teknologi sesuai atau bersumber dari ajaran agama
Implikasi Integrasi Sains dan Agama Terhadap Pendidikan Islam Mahyarni, Mahyarni; Alpizar, Alpizar
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v3i2.89

Abstract

Membicarakan tentang integrasi sains dan agama berarti berupaya untuk memadukan antara sains dan agama, tak harus berarti menyatukan atau bahkan mencampuradukan, karena identitas atau watak dari masing-masing kedua entitas itu tak mesti hilang dan harus tetap dipertahankan. Dalam paradigma Islam, integrasi antara agama dan sains adalah sesuatu yang mungkin adanya, karena didasarkan pada gagasan ke-Esa-an (tauhid). Sudah saatnya, sains dan agama harus menghadirkan kesadaran yang muncul lewat pandangan-pandangan yang lebih harmonis, holistik, dan komprehensif. Pendidikan merupakan salah satu medium terbaik untuk tujuan tersebut. Dengan integrasi sains dan teknologi berimplikasi pada pendidikan Islam antara lain: pertama, berimplikasi dalam hal kurikulum, mengantarkan peserta didik agar memiliki hasrat dan kemampuan untuk melakukan penelitian (riset) pada bidang-bidang sains untuk kemudian menemukan “titik sambungnya” dengan realitas objektif yang terjadi pada wilayah keagamaan. Kedua, implikasi dalam proses belajar mengajar, guru mengembangkan imajinasi kreatif. Ketiga implikasi dalam aspek pendidikan sosial keagamaan. Dengan paradigma integratif, menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sebuah keyakinan dalam beragama.
Kontruksi Kurikulum Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Kemandirian Santri Pondok Pesantren Nur Hamzah, Yanto; Yusrianto, Edi
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v3i2.98

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui Bagaimana Kontruksi Kurikulum Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Kemandirian Santri Di Pondok Pesantren Kabupaten Pelelawan?; 2) untuk mengetahui Bagaimana Rancangan Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Kemandirian Santri Di Pondok Pesantren Kabupaten Pelelawan?. Penelitian ini adalah penelitian Research And Developement (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE terdapat lima tahap pengembangan dalam model penelitian ADDIE yaitu: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi (Analyze, Design, Developement, Implementation, Evaluation). Teknik Pengumpulan dan analisis Data, Observasi, Wawancara. Adapun Hasil penelitian ini dapat disimpulkan Kontruksi Kurikulum Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Kemandirian Santri Di Pondok Pesantren Kabupaten Pelelawan, adalah melakukan serangkaian kontruksi dalm kurikulum yakni menggunakan pendekatan  dengan correlated curriculum, berupa konsep Mandiri, al-qur’an dan kreatif . Pendekatan ini dipilih karena akan dihubungkannya materi al-qur’an; Rancangan Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Kemandirian Santri Di Pondok Pesantren Kabupaten Pelelawan, meliputi; a) rancangan, b) tujuan ; c) materi; d) metode; dan e) evaluasi.
Urgensi Pembinaan Pengembangan Profesionalitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan Zuanda, Sary; Mardhiyah, Mardhiyah; Wulandari Fahrezi, Dewi; Afriza, Afriza
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v3i2.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisa Urgensi Pembinaan dan Pengembangan Profesionalitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah   menggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari berbagai macam jurnal dan buku yang ditulis oleh orang-orang paham dan membahas tentang administrasi pendidik dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian ini adalah pembinaan dan pengembangan profesionalisasi Pendidik Tenaga Kependidikan dilakukan berdasarkan kebutuhan institusi, kelompok, maupun individu tenaga Pendidik. model pengembangan profesional guru, meliputi: (1) keikutsertaan dalam konferensi (conference participation), (2) workshop dan seminar (workshops and in service seminars), (3) kelompok membaca (reading groups), (4) pengamatan kolega (peer observation), (5) penulisan jurnal/catatan harian guru (writing teaching diaries/journals), (6) kerja proyek (project work), (7) penelitian tindakan kelas (classroom action research), (8) portofolio mengajar (teaching portfolio), dan (9) Kennedy menyatakan ada sembilan model pengembangan profesionalisme guru, yaitu: (1) training model, (2) award-bearing model, (3) deficit model, (4) cascade model, (5) standards-based model, (6) coaching/mentoring model, (7) community of practice model, (8) action research model, (9) transformative model. Masing-masing mempunyai karakteristik yang disesuaikan dengan kebutuhan guru. Tantangan dalam pengembanagan PTK adalah tidak tersdianya pasilitas dan sdm yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Implementasi Program Pembinaan dan Pengembangan Pendididkan Tenaga Kependidikan dilakukan pada semua lembaga atau sekolah di setiap tinggkatan
Tafsir Ilmiah Al-Qur’an Mariuce Bucaille Amri, Khoirul; Nazir, Muhammad; Muharyati, Sri
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v3i2.102

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat dan menganalisa Tafsir Ilmiah Al-Qur’an: Mariuce Bucaille. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah   menggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari berbagai macam jurnal dan buku yang ditulis oleh orang-orang paham dan membahas tentang administrasi pendidik dan tenaga kependidikan. Setelah bahan-bahan literatur yang bersumber dari jurnal dan buku tersebut dikumpulkan maka disusunlah artikel ini dengan menggabungkan semua literatur didapatkan yang sesuai dengan administrasi pendidikan terutama administrasi pendidik dan tenaga pendidikan yang sangat berkaitan. Adapun hasil penelitian ini adalah Maurice Bucaille adalah seorang dokter ahli bedah berkebangsaan Prancis yang mendalami bahasa Arab  agar benar-benar mampu memahami teks asli Al-Qur’an sejak diterbitkannya Bible, Sains, dan Al-Qur’an  ia melihat Al-Qur’an melalui kacamata sains dengan melampirkan bukti penelitiannya sendiri dengan buku best sellernya “La Bible Le Coran at La Science. Maurice Bucaille melalui pendekatan sainsnya menafsirkan tentang ayat-ayat yang berhubungan dengan penciptaan manusia, langit, bumi sebagai berikut: Maurice Bucaille mengelompokkan proses reproduksi kepada 4 bagian: yaitu pembuahan (fertilization) terjadi karena kadar yang sangat sedikit daripada cair, watak dan zat cair yang membuahi, menetapnya telur yang sudah dibuahi, dan perkembangan embrio Menurut Bucaille, Al-Qur’an yang mengajak manusia untuk memperdalam sains.
Transformasi Pendidikan Islam di Pattani, Thailand Selatan: Kebijakan dan Dampaknya di Tengah Konflik Abdul Hadi Lubis; Helmiati; M.Nazir Karim
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 4 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v4i1.129

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengrtahui pengaruh konflik berkepanjangan di Thailand Selatan terhadap sistem pendidikan Islam. Pendidikan Islam di Thailand tidak hanya untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral yang sesuai dengan ajaran Islam. Konflik yang berakar dari kesenjangan ekonomi dan tekanan politik telah menyebabkan masyarakat Muslim terpinggirkan dan mendukung gerakan anti-pemerintah. Metode penelitian artikel ini menggunakan metode library research atau studi pustaka untuk mengetahui transformasi pendidikan Islam di pattani, thailand selatan tentang kebijakan dan dampaknya di tengah konflik yang pernah terjadi. Penelitian ini menemukan bahwa konflik memengaruhi sistem pendidikan formal dan nonformal, di mana upaya resolusi pemerintah tidak berhasil mengatasi dampak negatifnya. Situasi ini menghasilkan perubahan dalam manajemen pendidikan, yang terpisah antara model tradisional dan modern, serta kesulitan dalam pengelolaan sumber daya pendidikan. Akibatnya, kualitas pendidikan di Pattani mengalami penurunan, yang berdampak pada prestasi siswa dan efektivitas pengajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk memperbaiki sistem pendidikan di Pattani, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dan peka terhadap konteks sosial-politik yang ada. Implikasi dari penelitian ini digunakan sebagai referensi tambahan berkaitan dengan pendidikan Islam yang ada di Asia Tenggara.
Model Pembelajaran Inkuiri dalam Perspektif Al Qur'an Susanty Harahap, Fatimah Depi; Arbi, Arbi
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 4 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v4i1.130

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengatahui Model Pembelajaran Inkuiri Dalam Perspektif Al Qur'an. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah studi kepustakaan (libraryresearch), yaitu dengan mengumpulkan data dari artikel- artikel dan buku-buku yang berkaitan dengan Model Pembelajaran Inkuiri Dalam Perspektif Al Qur'an. Metode Analisis yang digunakan analisis deskriptif. Analisis deskriptif merupakan sebuah bentuk analisis yang berupa penjelasan dan mengeksplorasi ide-ide utama yang berkenan dengan topik yang dibahas, Selanjutnya, langkah menganalisis data yaitu reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah  Model Pembelajaran Inkuiri dalam Al-Qur’an menyatakan bahwa model inkuiri adalah sebuah model proses pengajaran yang berdasarkan atas teori belajar dan perilaku. Inkuiri merupakan suatu cara mengajar murid-murid bagaimana belajar dengan menggunakan keterampilan, proses, sikap, dan pengetahuan berpikir rasional. Al qur’an memberi dorongan untuk melakukan penelitian tentang adanya kebenaran dibalik fenomena fisik dari alam semesta, yang pada gilirannya akan membawa penemuan baru yang membawa perubahan bagi kehidupan. Sebagai contoh beberapa ayat Al Qur’an yang berisi isyarat ilmu pengetahuan adalah ayat-ayat Surat Al-An'am Ayat 99, Surat Yunus Ayat 101, Surat Al- A’raf Ayat 185,  Surat Saba Ayat 9, Surat AL Ghasiyah Ayat17-20, dan Surat Al- Baqarah Ayat 259. Adapun Muhasabah Ayat-Ayat tentang Model Pembelajaran Inkuiri dalam Al-Qur’an, terdapat Allah swt meminta manusia melihat, memperhatikan serta mengamati ciptaan-Nya yang ada disekelilingnya guna untuk mengetahui hakekat kebenaran dan keagungan Allah. Sementara itu mater Model Pembelajaran Inkuiri dalam Al-Qur’an, yaitu yang berhubungan dengan; Tafakkur, Tadzakkur, Tabashur (wawasan/pandangan), Fiqh (memahami), Ta'aqqul (penalaran, refleksi),  Tadabbur (memerhatikan),  adapun Langkah-langkah Model Pembelajaran Inkuiri dalam Al-Qur’an yaitu; Orientasi masalah, Merumuskan masalah, Membuat hipotesis, Mengumpulkan informasi atau data (eksplorasi), Menguji hipotesis,Membuat kesimpulan.
Pendidikan Anak menurut Lukman Al-Hakim dalam Al-Qur’an Husen, Malik; Arbi, Arbi
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 4 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v4i1.131

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang konsep pendidikan akhlak menurut Lukman Al-Hakim. Adapun Metode penelitian ini adalah deskriftif kualitatif dengan jenis penelitian ini adalah bersifat kajian Pustaka atau disebut juga denga Library Research. Adapun teknik pengumpulan data adalah berupa dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan informasi melalui literatur  yang berkaitan dengan pembahasan. Dan adapun teknik analisis datanya adalah conten analisis. Penulis memanfaatkan berbagai buku-buku, jurnal, serta refernsi yang relevan dengan pembahasan. Adapun hasil dari kajian ini bahwa bahwa Lukman Al-Hakim memulai pendidikan kepada anaknya dengan pendidikan Akidah kemudian diiringi dengan  pendidikan akhlak baik itu akhlak kepada Allah dan RasulNya dan juga terhadap sesama dan yang paling penting adalah terbentuknya anak yang berbakti kepada kedua orang tua, terbentuknya pribadi yang disiplin, serta ketaatan akan aturan yang ada, pendidikan kemandirian, adanya tanggung jawab dan kepekaan antar sesama, senantiasa berlomba lomba dalam berbuat
Pendidikan Multikultural dan Inklusi Intan Mainur Haditsa
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 4 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v4i1.133

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pendidikan inklusif yang berfokus pada multikultural di sekolah inklusi. Metode penelitianan yang diterapkan adalah studi kepustakaan dan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas B. Informan yaitu kepala sekolah dan guru kelas A. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam hasil penelitian, ditemukan bahwa Guru melaksanakan proses internalisasi dengan mengenalkan budaya, bentuk aktivitas pembelajaran pendidikan multikultural dilakukan melalui pengenalan bahasa (Arab, Inggris, dan Jawa), budaya (pakaian adat), seni (tarian daerah), field trip (mengunjungi museum) dan permainan tradisional. Implementasi inklusi yang belum diterima dengan serius oleh semua kalangan masyarakat, perlu disosialisasikan untuk memberikan pemahaman akan pentingnya hal ini. Proses inklusi dalam bidang pendidikan adalah upaya untuk meningkatkan partisipasi siswa dan mengurangi perasaan terasing dari budaya, kurikulum, serta komunitas sekolah yang ada. Kesimpulannya, pendidikan inklusif hadir dengan ide yang ingin memastikan bahwa pendidikan dapat diakses dengan mudah oleh semua orang, termasuk mereka yang memiliki disabilitas.