cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Sosialisasi Cuci Tangan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Peningkatan Covid 19 di Desa Danguran Klaten Selatan Makhabbah Jamilatun; Retno Wulandari; Meliniya Santi Khoirunisa
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13109

Abstract

Abstract: Hand washing is one way to prevent the transmission of Covid-19 and other infectious diseases. Based on the results of observations that have been made, there are still some residents in Danguran Klaten Selatan Village who have not paid much attention to the dangers of the Covid-19 virus, some residents have still not implemented health protocols such as washing their hands. Thus, it is necessary to socialize and empower the community in Danguran Klaten Selatan Village. The purpose of community service activities is to increase the knowledge and understanding of residents in Danguran Klaten Selatan Village about the importance of washing hands as an effort to prevent the transmission of Covid-19. The method of implementing this community service activity is socialization and education through mentoring and counseling on the main and supporting activity programs. Community service activities are carried out through several stages. First, a target group survey was conducted. Second, identify the need for community service activities. Third, preparation of the facilities and infrastructure needed for community service activities. Fourth, the implementation of community service activities. The results of community service activities are that residents of Danguran Klaten Selatan Village gain knowledge, understanding, and experience regarding preventive measures against Covid-19.Abstrak: Cuci tangan merupakan salah satu cara mencegah penularan Covid-19 dan penyakit menular lainnya. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, masih ada beberapa warga di Desa Danguran Klaten Selatan belum terlalu memperhatikan bahaya virus Covid-19, beberapa warga masih belum menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan. Dengan demikian, perlu adanya sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga di Desa Danguran Klaten Selatan tentang pentingnya mencuci tangan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan edukasi melalui pendampingan dan penyuluhan program kegiatan utama dan pendukung. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, dilakukan survei kelompok sasaran. Kedua, identifikasi kebutuhan kegiatan pengabdian. Ketiga, persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan pengabdian. Keempat, pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah warga Desa Danguran Klaten Selatan mendapatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman mengenai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. 
Sosialisasi Plat Form Sevima Edlink Sebagai Media Pembelajaran Guru di SMP Negeri 11 Pematangsiantar Fine Eirene Siahaan; Siska Anggita Situmeang; Basar Lolo Siahaan; Irene Adryani Adryani Nababan
Abdimas Mandalika Vol 2, No 1 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i1.7589

Abstract

Abstract:  The pandemic caused by the outbreak of Covid-19 has prompted many changes in various sectors and lines of people's lives. The changes that appear to suggest are the application of digital technology among the wider community such as bold learning in schools. This is marked by the increasingly intensive use of digital form plates to support online learning in accordance with health protocols and the new order or what we call the New Normal. The learning form plate is included in the learning media which is very useful for schools and universities. One of the platforms that have been used is Sevima Edlink. Where Sevima Edlink is changing the way we do online learning including being creative, video conferencing or completing assignments and quizzes. This service aims to help implement better and easier learning by relying on collaboration between teachers and students. The service method used is data collection through observation and interviews, implementation of socialization and monitoring and evaluation. The results of the community service activities carried out showed that the teachers at SMP Negeri 11 Pematangsiantar were very enthusiastic about knowing, learning, and using the Edlink platform in learning.Abstrak: Pandemi yang disebabkan oleh mewabahnya Covid-19 telah mendorong banyak perubahan di berbagai sektor dan lini kehidupan masyarakat. Perubahan yang terlihat mengemukakan adalah meningkatnya adopsi teknologi digital di kalangan masyarakat luas seperti pembelajaran daring di sekolah. Hal ini ditandai dengan makin intensifnya penggunaan plat form-plat form digital untuk mendukung pembelajaran online yang sesuai dengan protokol kesehatan dan tatanan baru atau yang sering kita sebut New Normal. Plat Form pembelajaran termasuk didalam media pembelajaran yang sangat banyak manfaatnya bagi sekolah maupun perguruan tinggi. Salah satu plat form yang sudah digunakan adalah Sevima Edlink. Dimana Sevima Edlink mengubah cara kita untuk melakukan pembelajaran online termasuk berdiskusi, video conference atau menyelesaikan tugas dan quis. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran yang lebih baik dan mudah dengan mengandalkan kolaborasi antara guru dan siswa. Metode pengabdian yang digunakan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, pelaksanaan sosialisasi dan melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan menunjukkan bahwa guru di SMP Negeri 11 Pematangsiantar sangat antusias untuk mengetahui, mempelajari, serta menggunakan plat form Edlink di dalam pembelajaran.    
Sosialisasi Dan Penanaman Bibit Buah Lokal Sebagai Upaya Alternatif Penopang Ekonomi Masyarakat Di Era Pandemi Nyayu Siti Khodijah; Ratna Santi; Kusuma Pamungkas
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7383

Abstract

Abstract:  Local fruit does not yet fully have a strategic place economically, even though the opportunities that are donated are very potential if managed properly. One of the causes of the low interest in local fruit is the unstable quality and availability of fruit, the promotion and presence of imported fruit as well as perceptions and habits that consider imported fruit to be better than local fruit. Local fruit types are very diverse and need to be developed in order to contribute economically. The purpose of this service is to seek to refresh the culture of knowing and loving local fruit. The method of activity is carried out with stages of activities starting with outreach activities and planting local fruit seeds as an effort to educate the community to love local fruits. The results of service activities are in the form of collaborative activities in providing good quality local fruit seeds with BPDAS Bangka Belitung Province. Furthermore, planting is carried out by planting directly in strategic places and distributed directly to the community. This activity was continued with the provision of fertilizers which also utilized local resources. It is hoped that the community will be independently inspired to continue developing this local fruit. As a closing activity, monitoring was carried out to maintain the sustainability and availability of this local fruit.Abstrak: Buah lokal belum memiliki tempat strategsi secara ekonomi, padahal peluang yang disumbangkan sangat potensial jika dikelola dengan baik.  Salah satu penyebab rendahnya minat terhadap buah lokal adalah kualitas dan ketersediaan buah yang tidak stabil, promosi dan keberadaan buah impor serta persepsi dan kebiasaan yang menganggap buah impor lebih baik dari buah lokal.  Jenis buah lokal sangat beragam dan perlu dikembangkan agar dapat memberikan sumbangan secara ekonomis.   Tujuan pengabidan ini adalah untuk mengupayakan penyegaran kembali budaya mengenal dan cinta buah local. Metode kegiatan dilakuan dengan tahapan  kegiatan yang dimulai  dengan kegiatan sosialisasi dan penanaman bibit buah lokal sebagai upaya pendidikan masyarakat cinta buahan lokal.  Hasil kegiatan pengabdian berupa  kegiatan kerjasama penyediaan bibit buah lokal berkualitas baik dengan BPDAS Provinsi Bangka Belitung.  Selanjutnya dilakukan penanaman dengan menanam langsung ditempat strategis serta dibagikan langsung kemasyarakat.  Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyediaan pupuk yang juga memanfaatkan sumberdaya lokal.  Diharapkan  masyarakat terinspirasi secara mandiri untuk terus mengembangkan buah lokal ini.  Sebagai penutup kegiatan dilakukan pemantauan untuk tetap menjaga kelestarian dan ketersediaan buah lokal ini
Perbaikan Manajemen Usaha dan Peningkatan Kualitas Porduk Pada Pengrajin Gerabah di Kabupaten Banyuasin Hendra Hadiwijaya; Didiek Prasetya; Yasermi Syahrul
Abdimas Mandalika Vol 2, No 1 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i1.10187

Abstract

Abstract:  The partner in this activity is Dedy Gerabah who is in the Sukomoro village, Talang Kelapa District, Kab. Banyuasin. Business Management Improvement and Product Quality Improvement for Pottery Craftsmen in Banyuasin Regency. The purpose of Community Service (PKM) activities is to empower target partners to become independent communities. After the training and mentoring activities are carried out, it is expected to increase the knowledge and skills of partners in producing neater pottery products. The success indicator is increasing the quality of partner products so that they have competitiveness. Improvements in partner business management, indicators of the success of PKM activities in the form of changes in partner business patterns with better business management by 85%. By showing the products produced according to the standards that have been set based on the wishes of consumers, an effective and efficient production system, as well as increasing the quality of human resources in partners. Improvements in the field of marketing are shown through the continuous use of e-commerce and digital marketing in product promotion and marketing of at least 85%.Abstrak: Mitra pada Kegiatan ini yaitu Dedy Gerabah yang di kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Kab. Banyuasin. Perbaikan Manajemen Usaha dan Peningkatan Kualtas Porduk Pada Pengrajin Gerabah di Kabupaten Banyuasin. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memperdayakan Mitra sasaran agar menjadi masyarakat mandiri.  Setelah dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan diharapkan dapat menigkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menghasilkan produk gerabah lebih rapi. Indikator keberhasilnya yaitu menigkatnya kualitas produk mitra sehingga memiliki daya saing. Perbaikan manajemen usaha mitra, indikator keberhasilan kegiatan PKM berupa perubahan pola usaha mitra dengan manajemen usaha yang lebih baik sebesar 85%. Dengan ditunjukan produk yang dihasilkan sesuai standar yang telah ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, sistem produksi yang efektif dan efisien, serta meningkatnya kualias SDM pada mitra. Perbaikan di bidang pemasaran di tunjukan melalui penggunaan e-commerce dan digital marketing secara kontinu dalam promosi dan pemasaran produk minimal sebesar 85%.
Sosialisasi Manfaat Sekat Kanal di Lahan Eks Pengembangan Lahan Gambut di Provinsi Kalimantan Tengah Wiwin Tyas Istikowati; Budi Sutiya; Kissinger Kissinger; Hafizianor Hafizianor; Rina Muhayah; Sunardi Sunardi
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7362

Abstract

Abstract:  The aims of this community service program is to socialize the canal blocking development program in Dadahup Sub District, Kapuas, Central Kalimantan. The program aims to restore the peat ecosystem to support food estate program. The method used by the community service team was to gather representatives of community member from seven villages in Dadahup sub district to discuss about canal blocking program. The socialization was carried out by the service community team using focus group discussion method with community in Dadahup sub-district. From that activity, the community welcome the plan and to be actively involved in canal blocking development activities in Central Kalimantan.Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan rencana program pembangunan sekat kanal yang dilaksanakan di kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah untuk memulihkan ekosistem gambut untuk mendukung program food estate untuk ketahanan pangan nasional. Metode yang dilakukan oleh tim pengabdi adalah dengan mengumpulkan perwakilan warga masyarakat dari tujuh desa di kecamatan tersebut untuk berdiskusi dengan tim pengabdi terkait rencana yang akan diprogramkan, yaitu pembangunan sekat kanal di wilayah mereka. Sosialisasi dilakukan oleh tim pengabdi dengan metode focus group discussion (FGD) dengan masyarakat di kecamatan Dadahup. Dari diskusi terlihat masyarakat menyambut baik rencana tersebut dan ingin terlibat aktif dalam kegiatan pembangunan sekat kanal di Kalimantan Tengah.
Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Pembagian Masker Di Pusat Ekonomi Kreatif Wisata Sade Lombok Teng Ibrahim Ibrahim; Agus Herianto; Kamaluddin Kamaluddin; Mas’ad Mas’ad; Djunadi AM Djunadi AM; Mintasrihardi Mintasrihardi; Arsyad Abd. Gani; Muhammad Ali; Siti Hasanah; Sri Rejeki; Mardiyah Hayati; Nurin Rochayati
Abdimas Mandalika Vol 1, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i1.6785

Abstract

Abstract: The Corona Virus (COVID 19) pandemic has had an impact on the low number of visits to the Sade tourism village. The purpose of this community service is to analyze the prevention of Covid-19 transmission through the distribution of masks at the center of the creative economy of Sade Lombok, Central Lombok. From the implementation of socialization to the movement of distributing masks. The socialization and distribution of masks around the Sade tourism village community can be concluded that the mask distribution activity in Sade tourism has enthusiasm from the surrounding community and has great benefits for people who want to travel by maintaining the Health protocol.Abstract: Bencana pendemi Virus Corona (COVID 19) memberikan dampak terhadap rendahnya jumlah kunjungan desa wisata sade. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menganalisis pencegahan penularan covid-19 melalui pembagian masker di pusat ekonomi kreatif wisata sade lombok tengah. Dari pelaksanaan sosialisasi dengan gerakan pembagian masker. Kegiatan sosialisasi dan pembagian masker sekitar masyarakat desa wisata sade ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembagian masker pada wisata sade memiliki antusias dari masyarakat sekitar dan memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat yang ingin berwisata dengan menjaga protocol Kesehatan.
Pelatihan Manajemen File Dalam Upaya Peningkatan Tertib Administrasi Pada Pondok Pesantren Desy Ika Puspitasari; Adani Dharmawati; Al Fath Riza Kholdani; Rezky Izzatul Yazidah Anwar; Tri Wahyu Qur’ana; Mohammad Romli; Mirza Yogy Kurniawan
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13063

Abstract

Abstract: The Raudhatun Nasyi'in Islamic Boarding School in Banjarbaru City, South Kalimantan, has a growing number of students every year, so managers are required to improve school development, especially administrative management that is neat, structured and good reporting. This Islamic boarding school still really needs assistance in file management, in order to create work efficiency and effectiveness. The purpose of this community service activity is to provide file management training in an effort to improve administrative orders. The implementation method uses lecture, practice, and discussion methods, with the target of this community service being the Islamic Boarding School administrators. The administrative process carried out is very closely related to document flexibility, starting from working on reports, student service documents, planning, supervising, controlling, organizing, and other activity documents. Utilization of the Google Drive application is one of the best alternatives in solving problems and guarantees the security of Islamic boarding school data and can be accessed easily. Based on the evaluation results, this PKM activity has a very good satisfaction score, 82% of activity participants stated that they were very satisfied with this activity.Abstrak: Pondok Pesantren Raudhatun Nasyi'in di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan memiliki jumlah santri yang terus bertambah tiap tahun, maka para pengelola dituntut meningkatkan pengembangan sekolah, terutama pengelolaan administrasi yang rapi, terstruktur serta laporan yang baik. Pondok pesantren ini masih sangat memerlukan pendampingan dalam pengelolaan file, demi terciptanya efisiensi dan efektivitas kerja. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan manajemen file dalam upaya peningkatan tertib administrasi. Metode pelaksanaan menggunakan metode ceramah, praktik, serta diskusi, dengan target pengabdian masyarakat ini ialah para pengurus Ponpes. Proses administrasi yang dilakukan sangat erat kaitannya dengan flexibilitas dokumen, mulai dari pengerjaan laporan, dokumen pelayanan santri, perencanaan, pengawasan, pengendalian, pengorganisasian, maupun dokumen kegiatan lainya. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan PKM ini memiliki nilai kepuasan sangat baik, sebesar 82% peserta kegiatan menyatakan sangat puas dengan adanya kegiatan ini, sisanya 18% peserta menyatakan puas dan mengharapkan diadakan kembali dengan materi lainnya. Pelatihan yang sudah dilaksanakan berhasil meningkatkan keterampilan pengurus ponpes dalam mengelola berkas administrasi serta laporan kegiatan ponpes.
Sosialisasi Penyaluran BBM Subsidi Jenis Solar Ke Petugas SPBU Cangkring Di Demak Herri Wijaya
Abdimas Mandalika Vol 3, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i1.16606

Abstract

Abstract: Starting from a lot of news about modified trucks for transporting diesel fuel on the Demak pantura route. So an Socialization Activity was held for the Distribution of Subsidized Diesel Fuel to Cangkring Gas Station Officers in Demak Regency. This PKM socialization must be intensified to gas station officers so that they provide information about which vehicles are entitled to consume diesel fuel, do not commit unlawful violations such as the incident from the gas station described above and know a lot about the criminal provisions of Chapter XI article 53 which reads that everyone who processes, transport and storage. With various stages of implementation such as observation accompanied by interviews, making preparations, the implementation process is in the form of briefings and providing a statement of commitment not to distribute Solar BBM to those who are not entitled. This activity yielded 100% useful knowledge to gas station operators regarding the distribution of subsidized diesel fuel and provided everyone's willingness not to sell or distribute to those who are not entitled to it, as evidenced by a stamped statement.and then need to be aware that vehicles buying diesel fuel are still relatively high, so it needs very strict supervision from gas station operators so that they are always on target in the distribution.Abstrak: Berawal dari banyak berita tentang truck modifikasi untuk pengangkut BBM jenis solar di jalur pantura Demak. Maka diadakanlah Kegiatan Sosialisasi Penyaluran BBM Subsidi Jenis Solar Ke Petugas SPBU Cangkring Di Kabupaten Demak. Sosialisasi PKM ini harus digencarkan kepada petugas SPBU supaya memberikan informasi perihal Kendaraan apa saja yang berhak mengkonsumsi solar, tidak melakukan pelanggaran yang melawan hukum seperti kejadian dari SPBU yang dijelaskan diatas dan banyak tahu tentang ketentuan Pidana BAB XI pasal 53 berbunyi setiap orang yang melakukan pengolahan, pengangkutan dan penyimpanan. Dengan berbagai tahap pelaksanaan seperti Observasi disertai wawancara, melakukan persiapan, proses pelaksanaan berupa briefing dan memberikan surat pernyataan komitmen tidak menyalurkan BBM Solar kepada yang tidak berhak. Kegiatan ini menghasilkan 100% ilmu bermanfaat kepada Operator SPBU tentang penyaluran BBM subsidi jenis solar dan memberikan kesediaan semuanya untuk tidak menjual atau menyalurkan kepada mereka yang tidak berhak dengan dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai. Dan perlu waspada bahwa kendaraan yang membeli solar masih tergolong tinggi jadi perlu pengawasan yang begitu ketat dari Operator SPBU supaya selalu tepat sasaran dalam penyalurannya tersebut.
Peningkatan Peluang Wirausaha di Nagari Koto Tuo Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Riza Syofiani; Fastabiqul Khairad; Novfirman Novfirman; Yuliatri Yuliatri; Giska Oktabriana; Yefsi Malrianti; Rio Valery Allen
Abdimas Mandalika Vol 3, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i1.16845

Abstract

Abstract:  Dish soap making training can provide many benefits for community empowerment in Nagari Koto Tuo. This training can improve entrepreneurial skills, creativity, independence, and understanding of the production process and environmental awareness of the trainees. Therefore, training in making dish soap needs to be given to the nagari community as a form of community empowerment. This program of activities aims to: 1.) Improve the ability of the PKK Nagari Koto Tuo group to be skilled at entrepreneurship, 2.) Motivate to be active and creative in self-development of the PKK Nagari Koto Tuo group, 3). Have expertise in product tips and tricks, 4. Have skills in producing products. The method in this activity is the counselling and demonstration method in which direct demonstrations of making dish soap, clearly describe each step and provide practical examples to the PKK Nagari Koto Tuo group. The results obtained from community service activities are increased ability and motivation of the PKK Nagari Koto Tuo group in entrepreneurship and self-development as well as increased expertise and skills in producing products.Abstrak: Pelatihan pembuatan sabun cuci piring dapat memberikan banyak manfaat bagi pemberdayaan masyarakat di Nagari Koto Tuo. Pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan wirausaha, kreativitas, kemandirian, dan pemahaman tentang proses produksi serta kesadaran lingkungan peserta pelatihan. Program kegiatan ini bertujuan untuk :1.) Meningkatkan kemampuan kelompok PKK Nagari Koto Tuo untuk terampil berwirausaha, 2.) Memotivasi untuk aktif dan kreatif dalam pengembangan diri kelompok PKK Nagari Koto Tuo, 3). Memiliki keahlian tips dan trik produk, 4. Memiliki keterampilan memproduksi produk. Metode dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan dan demonstrasi dimana melakukan demonstrasi langsung tentang pembuatan sabun cuci piring, menggambarkan setiap langkah dengan jelas dan memberikan contoh-contoh praktis kepada kelompok PKK Nagari Koto Tuo. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatnya kemampuan dan motivasi kelompok PKK Nagari Koto Tuo dalam berwirausaha dan pengembangan diri serta meningkatnya keahlian dan keterampilan dalam memproduksi produk.
Inovasi Elektronic Stunting Prevention Mobile Education (E-Supreme) untuk Remaja Tahun 2022 Dwi Maryanti; Trimeilia Suprihatiningsih; Zulfikar Yusya Mubarak
Abdimas Mandalika Vol 3, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i1.16861

Abstract

Abstract:  The stunting prevalence rate in 2021 will be 24.4%. The distribution of stunting events in 2021 and the results of the Indonesian Nutrition Status Study (SSGI) for the January–December 2021 period show that three provinces with a stunting incidence rate of 30–39% are NTT, NTB, and West Sulawesi. Central Java has a stunting distribution of 20–29%. The main problem causing the high rate of stunting in Indonesia is a combination of low awareness of stunting andThe aim is to increase youth's knowledge about stunting. Method: using the Electronic Stunting Prevention Mobile Education Application Innovation (E-Supreme) application. Results: It is known that the average pre-test score is 66, and the average post-test result is 80. The E-Supreme application can be used as an innovative medium to increase stunting knowledge. E-Supreme's innovative media can be downloaded for easy use on Android-based gadgets.Abstrak: Angka prevalensi stunting pada tahun 2021 sebesar 24,4%. Sebaran kejadian stunting tahun 2021, hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) periode Januari-Desember 2021 diketahui 3 Propinsi dengan besaran kejadian stunting 30-39% adalah NTT, NTB dan Sulawesi Barat. Jawa Tengah memiliki sebaran stunting sebesar 20-29%. Permasalahan utama yang menyebabkan masih tingginya stunting di Indonesia adalah kombinasi antara rendahnya kesadaran stunting. Tujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting. Metode : menggunakan aplikasi Electronic Stunting Prevention Mobile Education Application Innovation (E-Supreme). Hasil pengabdian bahwa skor rata-rata pre tes adalah 66 dan hasil rata-rata post test didapatkan 80. Aplikasi  E-Supreme  dapat  digunakan  sebagai  media  inovatif  untuk  meningkatkan pengetahuan stunting. Media inovatif E-Supreme dapat diunduh untuk dengan mudah digunakan pada gadget berbasis android 13.

Page 3 of 10 | Total Record : 99