cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Pemilihan Jenis Tanaman Prioritas dalam Kegiatan Rehabilitasi Kawasan Hidrologis Gambut Kissinger Kissinger; Gusti Muhammad Hatta; Violet Violet; Rina Muhayah Noor Pitri
Abdimas Mandalika Vol 3, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i1.13007

Abstract

Abstract:  The hydrological peatland area must be rehabilitated through various mechanisms, one of which is plant revegetation. The selection of priority plant species is a important factor in determining the success of peatland rehabilitation activities. This activity aims to increase understanding and skills for partners in determining priority plants for revegetation activities. The selected partner was the Pulantani Desa Peatland Caring Community Group in Haur Gading District, Hulu Sungai Utara Regency, South Kalimantan. The method used were through counseling, discussion and practice in the field. Evaluation were conducted on attitudes, understanding of the material and mastery of skills. The results of the service showed that the evaluation value of the participants' attitudes in the service activity is 80% (very good), understanding of the material is 90% (very good) and mastery of skills is 90% (very good). The revegetation land environment around the participants also helped to absorb the relatively high mastery of the material and skills offeredAbstrak: Kerusakan kawasan hidrologis gambut harus direhabilitasi dengan berbagai mekanisme, salah satunya adalah revegetasi tanaman. Pemilihan jenis tanaman prioritas menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan rehabilitasi gambut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan bagi mitra dalam menentukan tanaman prioritas untuk kegiatan revegetasi. Mitra yang dipilih adalah Kelompok Masyarakat Perduli Gambut (KMPG) Desa Pulantani Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah melalui kegiatan penyuluhan, urun rembug dan praktik di lapangan. Evaluasi dilakukan terhadap sikap, pemahaman terhadap materi dan penguasaan keterampilan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa nilai evaluasi sikap peserta dalam kegiatan pengabdian adalah 80% (sangat baik), pemahaman terhadap materi adalah 90% (sangat baik) dan penguasaan keterampilan adalah 90% (sangat baik). Lingkungan lahan revegetasi yang berada di sekitar peserta juga membantu daya serap yang relatif tinggi terhadap penguasaan materi dan keterampilan yang ditawarkan.
Pendidikan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Desa Kenteng Sidowayah Klaten
Abdimas Mandalika Vol 3, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i1.16223

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic was a tough period for the Indonesian people. Based on observations, not all of the people around the villages of Kenteng, Sidowayah, Klaten understand the prevention of Covid-19, and there are still people who are not disciplined in implementing health protocols. Therefore, community service activities were carried out to assist in the prevention of Covid-19 through health education and community empowerment in the village area of Kenteng, Sidowayah, Klaten. The activity method used in this community service activity is health education related to the prevention of covid-19 and community empowerment in handling covid-19 in the village of Kenteng, Sidowayah, Klaten. With this community service activity, we can help the community in preventing Covid-19 through health education and community empowerment in the Kenteng village area, Sidowayah, Klaten. The implementation of the activity was carried out effectively, and in an orderly manner and the participants were very enthusiastic about following and participating in efforts to prevent the transmission of Covid-19.Abstrak: Pandemi Covid-19 merupakan periode yang berat bagi bangsa Indonesia. Berdasarkan observasi, masyarakat di sekitar desa Kenteng, Sidowayah, Klaten, belum semuanya memahami pencegahan Covid-19, serta masih terdapat masyarakat tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk membantu dalam pencegahan Covid-19 melalui pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah desa Kenteng, Sidowayah, Klaten. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan terkait pencegahan covid-19 dan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan covid-19 di desa Kenteng, Sidowayah, Klaten. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami dapat membantu masyarakat dalam pencegahan Covid-19 melalui pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah desa Kenteng, Sidowayah, Klaten. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan efektif, tertib dan peserta sangat antusias mengikuti dan berpartisipasi dalam usaha pencegahan penularan covid-19.
Pelatihan Membaca Al Qur'an dengan Metode Tahsin Tilawah Untuk Meningkatkan Kualitas Bacaan Bagi Remaja Masjid Nurul Iman Sumbawa Hermansyah, David; Aqodiah, Aqodiah
Abdimas Mandalika Vol 3, No 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i2.21118

Abstract

Abstrak: Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang muslim karena membaca Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup dan sumber inspirasi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an bagi remaja Masjid Nurul Iman Sumbawa melalui pelatihan menggunakan metode Tahsin Tilawah. Tahapan kegiatan terdiri dari pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan tilawah pada diri mitra dengan rata-rata skor sebesar 11,73. Sedangkan rata-rata persentase (%) peningkatan kemampuan tilawah mitra pada masing-masing tingkatan nada atau bacaan diantaranya ta’awudz sebesar 47,27, basmalah sebesar 47,27, qoror (nada dasar) sebesar 38,18, nawa (menengah) sebesar 36,36, jawab (tinggi) sebesar 34,55, jawabul jawab (tertinggi) sebesar 30,91. Hal ini menandakan kegiatan berjalan dengan lancar memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kualitas bacaan Al-Qur'an remaja Masjid Nurul Iman Sumbawa.Abstract: The ability to read the Qur'an is an ability that must be possessed by a Muslim because reading the Qur'an is a guide to life and a source of inspiration. This PKM activity aims to improve the quality of Qur'an reading for teenagers of Nurul Iman Mosque Sumbawa through training using the Tahsin Tilawah method. The stages of activities consist of pre-activity, implementation of activities and evaluation. The results of the training showed an increase in recitation skills in partners with an average score of 11.73. While the average percentage (%) increase in the ability of tilawah partners at each level of tone or reading including ta'awudz of 47.27, basmalah of 47.27, qoror (basic tone) of 38.18, nawa (intermediate) of 36.36, answer (high) of 34.55, answerul jawab (highest) of 30.91. This indicates that the activity runs smoothly making a positive contribution to the development of the quality of Qur'an reading for teenagers of Nurul Iman Mosque Sumbawa.
Pendampingan Digitalisasi Blogspot E-commerce “ToLinJo” pada Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Sumberjo Sanankulon Kabupaten Blitar Meritasari, Dini Putri Ratna; Prastowo, Devina Safira; Dhulhijjahyani, Firdausi; Pangestu, Hafidah Putri; Untari, Sri
Abdimas Mandalika Vol 4, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i1.26051

Abstract

Abstract:  The Family Hope Program (PKH) is one of the policies issued by the central government which aims to alleviate poverty. The aim of implementing the service is to improve welfare, increase insight into digitalization and empower PKH beneficiary families in Sumberjo Village. The method used is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach proposed by Chambers in 1996 which has 5 stages, namely initial socialization, initial planning, mentoring, implementation and evaluation. The results of the service carried out by the service team are increasing economic independence by digitizing e-commerce, increasing insight into the concept of entrepreneurship and improving the quality of human resources through empowerment. It is hoped that this service activity with community empowerment can continue to be carried out in collaboration ith policy and the government to solve the problem of poverty in Indonesia.Abstrak: Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan wawasan tentang digitalisasi serta pemberdayaan keluarga penerima manfaat PKH Desa Sumberjo. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dikemukakan oleh Chambers pada tahun 1996 yang memiliki 5 tahapan yaitu sosialisasi awal, perencanaan awal, pendampingan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdian adanya peningkatan kemandirian ekonomi dengan digitalisasi e-commerce, peningkatan wawasan tentang konsep kewirausahaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan. Harapannya kegiatan pengabdian dengan pemberdayaan masyarakat ini dapat terus dilakukan dengan berkolaborasi dengan kebijakan dan pemerintah untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Indonesia.
Pelatihan pembuatan sabun transparan antibakteri dari ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) di desa Tanjung Baru Harmida, Harmida; Tanzerina, Nina; Lamin, Safrina; Salni, Salni; Aminasih, Nita; Loekitowati Hariani, Poedji
Abdimas Mandalika Vol 3, No 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i2.21246

Abstract

Abstract:  The use of chemicals in soap can have a negative effect on sensitive skin and has the potential to pollute the environment. This community service activity aims to provide education about the importance of maintaining health, especially skin, and giving training in making transparent antibacterial soap with the addition of salam leaves extract (Syzygium polyanthum) in Tanjung Baru village, North Indralaya sub-district, Ogan Ilir. The activity participants were 30 young women and mothers. The activity method is carried out in stages: (i) education about infectious skin diseases and the importance of maintaining healthy skin, (ii) training on how to extract antibacterial compounds from salam leaves by maceration, (iii) training on making transparent soap, and (iv) activity evaluation. The activity results showed that 86.67% of participants did not understand antibacterial transparent soap before the training. After the activity, the percentage of understanding and very understanding increased to 98.67%. The soap products produced are very popular with the public (86.68%) based on aroma, shape, color, comfort, and foam characteristics. Through this activity, it is hoped that public awareness of skin health will increase, and the use of antibacterial transparent soap, proven safe, economical, and easy to make from natural ingredients, will also increase.Abstrak: Penggunaan bahan kimia dalam sabun dapat memberikan efek negatif pada kulit yang sensitif, dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini bertujuan memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan terutama kulit, dan memberikan pelatihan pembuatan sabun transparan yang bersifat antibakteri dengan penambahan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) di desa Tanjung Baru, kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Peserta kegiatan adalah remaja putri dan ibu-ibu sebanyak 30 orang. Metode kegiatan dilaksanakan dengan tahapan (i) penyuluhan tentang infeksi penyakit kulit dan pentingnya menjaga kesehatan kulit, (ii) pelatihan cara mengekstraksi senyawa antibakteri dari daun salam dengan cara maserasi, (iii) pelatihan pembuatan sabun transparan, dan (iv) evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebanyak 86,67 % peserta kurang memahami tentang sabun transparan yang bersifat anti bakteri. Setelah kegiatan persentase paham dan sangat paham meningkat menjadi 98,67 %. Produk sabun yang dihasilkan sangat disukai masyarakat (86,68 %) berdasarkan karakteristik aroma, bentuk, warna, kenyamanan dan busa. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit meningkat, serta penggunaan sabun transparan antibakteri yang terbukti aman, ekonomis, dan mudah dibuat dari bahan alami semakin meningkat pula.
Kompetensi Manajemen SDM Berbasif Ekonomi Kreatif Ratnasari, Wahyu; Halim, Abdul; Mulia, Hamdana; Saragih, Dothy Amelia
Abdimas Mandalika Vol 4, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i1.26015

Abstract

Abstract:  The competence of MSME HR Management often receives less attention. Often, HR is only seen as a mere means of production. The purpose of this service is to provide training and assistance to MSME actors in Balikpapan city about human resource competencies such as aspects of labor law compliance, recruitment, personnel administration, wage determination, performance assessment, The method in the implementation of this service activity is the distribution of materials, lectures, questions and answers and discussions. The results of the service activities show that this training has a significant positive impact on the ability and readiness of MSME actors in facing economic challenges and taking advantage of existing opportunities.Abstrak Kompetensi Manajemen SDM UMKM seringkali kurang mendapat perhatian. Seringkali, SDM hanya dipandang sebagai alat produksi semata. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM kota Balikpapan tentang kompetensi SDM seperti aspek kepatuhan hukum ketenagakerjaan, rekrutmen, administrasi kepegawaian, penetapan upah, penilaian kinerja, Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pembagian materi, ceramah, tanya jawab dan diskusi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan dan kesiapan pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi dan memanfaatkan peluang yang ada
Pelatihan Pelaku Usaha dalam Pengembangan Destinasi Wisata di Desa Sesait Kabupaten Lombok Utara Kurniawan, Agus; Hisan, Fariz Primadi; Yuniarman, Ardi; Ridha, Rasyid
Abdimas Mandalika Vol 3, No 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i2.9385

Abstract

Abstract:  The village of Sesait boasts stunning natural beauty and rich cultural diversity. However, to fully harness this potential, concerted efforts in developing planned and sustainable tourist destinations are required. Entrepreneurs in Sesait Village play a crucial role in the development of these tourist destinations. The aim of this community service activity is to enhance the knowledge of the community, particularly the entrepreneurs, in developing existing tourist destinations in Sesait Village, North Lombok Regency. The community service took place in Sesait Village, North Lombok Regency. The methods employed in this activity included lectures, distributing leaflets, and pre-posttests in the form of questionnaires. The subjects of this community service were all entrepreneurs in Sesait Village, totaling 20 respondents. The instruments used included PowerPoint presentations, leaflets, and questionnaires. Based on the pretest and posttest results of the conducted activity, an increase in knowledge among the entrepreneurs was observed. Pretest scores indicated that 60% (12 individuals) had inadequate knowledge, which increased to 80% (18 individuals) with mostly good knowledge in the posttest phase. This demonstrates that the participants were able to effectively receive the education provided.Abstrak: Desa Sesait memiliki keindahan alam yang menakjubkan dan keberagaman budaya lokal. Namun, untuk mengoptimalkan potensi tersebut, diperlukan upaya pengembangan destinasi wisata yang terencana dan berkelanjutan. Para pelaku usaha di Desa Sesait memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan destinasi wisata. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam hal ini pelaku usaha dalam mengembangkan destinasi wisata yang ada di Desa Sesait Kabupaten Lombok Utara. Lokasi pengabdian dilaksanakan di Desa Sesait Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu metode ceramah, pemberian leaflet dan metode pre - post test dalam bentuk kuesioner. Subyek pengabdian kepada masyarakat ini adalah semua pelaku usaha yang ada di Desa Sesait sejumlah 20 responden. Instrumen yang digunakan adalah power point, leaflet dan kuesioner. Berdasarkan hasil pretest dan posttest dari kegiatan yang dilakukan dapat dilihat terjadi peningkatan pengetahuan dari para pelaku usaha dari nilai pretest dalam kategori kurang sebesar 60% (12 orang) meningkat menjadi sebagian besar kategori pengetahuan baik sebesar 80% (18 orang) pada saat posttest. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta dapat menerima edukasi yang diberikan dengan baik.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Abdillah, Abdillah; Mahsup, Mahsup; Aulia, Hartika; Agustina, Agustina; Supardi, Supardi
Abdimas Mandalika Vol 4, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i1.26286

Abstract

Abstract:  To improve students' learning outcomes, particularly in mathematics, it is necessary to implement learning activities not only through the regular curriculum but also through extracurricular activities by providing additional tutoring. The extracurricular learning focuses on training students to solve math problems that frequently appear in various exams. The goal of this community service program is to offer tutoring to students on how to solve math problems quickly and accurately. The method used involves direct teaching to students, divided into three stages: the initial stage, which is preparation; the implementation stage; and the final stage, which is the evaluation of the activities. Based on the evaluation results, data showed an average score increase of 9.63 points, and the overall class mastery also improved by 12.33%.Abstrak: Untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam bidang matematika, perlu dilaksanakan kegiatan pembelajaran tidak hanya melalui kurikulum reguler tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler dengan memberikan bimbingan belajar tambahan. Pembelajaran ekstrakurikuler berfokus pada pelatihan siswa untuk memecahkan soal matematika yang sering muncul dalam berbagai ujian. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberikan bimbingan belajar kepada siswa tentang cara memecahkan soal matematika dengan cepat dan akurat. Metode yang digunakan melibatkan pengajaran langsung kepada siswa, dibagi menjadi tiga tahap: tahap awal, yaitu persiapan; tahap implementasi; dan tahap akhir, yaitu evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, data menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 9,63 poin, dan penguasaan kelas secara keseluruhan juga meningkat sebesar 12,33%.
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Desa Satriyan Juwiring Klaten Jamilatun, Makhabbah; Lukito, Pradea Indah; Jannah, Miftaqul; Sari Dewi, Fadiah Ayu Kurnia; Amartya, Vanza Dayrell
Abdimas Mandalika Vol 3, No 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i2.21256

Abstract

Abstract: Changes in people's unhealthy lifestyles further increase the risk of disease. Efforts to improve the level of public health can be made through The Germas Program. The community in Satriyan Juwiring Klaten Village still lacks understanding and awareness of healthy living behavior, so it is necessary to carry out community service activities. This activity aims to increase public awareness, especially in the community in Satriyan Juwiring Klaten Village, to familiarize and motivate residents to adopt a healthy lifestyle. The method in this community service activity is socialization, implementation, and evaluation of activities regarding the material of the healthy living community movement. As a result of this activity, the people of Satriyan Juwiring Klaten Village gained experience and knowledge, as well as information about germas that can be applied in everyday life, so they are more motivated to implement healthy living behavior.Abstrak: Perubahan pola hidup masyarakat yang tidak sehat semakin meningkatkan resiko timbulnya penyakit. Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui program germas. Masyarakat di Desa Satriyan Juwiring Klaten masih kurang dalam pemahaman dan kesadaran terhadap perilaku hidup sehat, sehingga perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Satriyan Juwiring Klaten untuk membiasakan dan memberikan motivasi warga dalam menerapkan pola hidup sehat. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan mengenai gerakan masyarakat hidup sehat. Hasil kegiatan ini, masyarakat Desa Satriyan Juwiring Klaten mendapat pengalaman dan pengetahuan, serta informasi mengenai germas yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lebih termotivasi dalam penerapan perilaku hidup sehat.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Buntalan Klaten Tengah melalui Edukasi Kesehatan Jamilatun, Makhabbah; Indah Lukito, Pradea; Oktapiani, Selvia
Abdimas Mandalika Vol 4, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i1.25016

Abstract

Abstract: Non-communicable diseases (NCDs) are related to lifestyle. Efforts are needed to overcome the increasing prevalence of NCDs, including providing motivation and mobilizing people to improve their lifestyle patterns and lifestyles for the better. Based on this, Community Empowerment in Buntalan Village, Central Klaten was carried out through Health Education, to increase community awareness of adopting a healthy lifestyle. The activity method used in this community service activity is health education which includes the dangers of artificial coloring in food and the dangers of cosmetics containing mercury. Apart from education, people are encouraged to drink herbal medicine, eat fruit, and have healthy behavior such as wearing masks and washing their hands properly. As a result of this activity, the community in Buntalan Village, Central Klaten became more aware of the importance of adopting a healthy lifestyle to reduce the increase in non-communicable diseases. This community service activity, can be used to motivate the community to get used to a healthy lifestyle, so that it can improve the health status of the community, especially the community in Buntalan Village, Central Klaten.Abstrak: Penyakit tidak menular (PTM) berkaitan dengan pola hidup. Diperlukan upaya untuk mengatasi peningkatan prevalensi PTM, antara lain dengan memberikan motivasi dan menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki pola dan gaya hidup menjadi lebih baik. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan Pemberdayaan Masyarakat Desa Buntalan Klaten Tengah melalui Edukasi Kesehatan, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah edukasi kesehatan yang meliputi bahaya pewarna buatan pada makanan dan bahaya kosmetik bermerkuri. Selain edukasi, masyarakat juga digerakkan untuk minum jamu, makan buah, serta perilaku sehat seperti menggunakan masker dan cuci tangan dengan benar. Hasil kegiatan ini, masyarakat di Desa Buntalan Klaten Tengah menjadi lebih paham akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya untuk mengurangi peningkatan penyakit tidak menular. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat digunakan untuk memotivasi masyarakat dalam membiasakan pola hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya masyarakat di Desa Buntalan Klaten Tengah.

Page 4 of 10 | Total Record : 99