cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Optimalisasi Gizi Anak dengan Pemberian Multivitamin, Vitamin A serta Obat Cacing Apsari, Putu Indah Budi; Witari, Ni Putu Diah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33765

Abstract

Abstract: Nutritional problems and infectious diseases are still a major challenge for most of the population, especially toddlers and children. One of the most frequently found problems is malnutrition, stunting and worm infections in children, which can affect the quality of life. The purpose of this service is to optimize toddler nutrition by providing multivitamins, vitamin A and worm medicine to toddlers aged 6-60 months, (2) the service method is to provide counseling and training and intervention through providing multivitamins, vitamin A and worm medicine to toddlers aged 6-60 months. (3) The results of this service are that most toddlers have received good nutritional intervention by providing multivitamins, worm medicine and vitamin A. Regular nutritional monitoring is needed to prevent the risk of malnutrition in toddlers.Abstrak: Masalah gizi dan penyakit infeksi, masih menjadi tantangan besar bagi sebagian besar penduduk, terutama balita dan anak-anak dan. Salah satu masalah yang paling sering ditemukan adalah malnutrisi, stunting  serta infeksi cacing pada anak-anak, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan pengabdian ini adalah optimalisasi gizi balita dengan memberikan multivitamin, vitamin A serta obat cacing pada balita usia 6-60 bulan, (2) metode pengabdian dengan memberikan penyuluhan serta pelatihan dan intervensi melalui pemberian multivitamin, vitamin A serta obat cacing pada balita usia 6-60 bulan. (3) Hasil pengabdian ini sebagian besar balita undah mendapatkan intervensi gizi yang baik dengan pemberian multivitamin, obat cacing serta vitamin A. dibutuhkan pemantauan gizi berkala untuk mencegah risiko kekurangan gizi pada balita.
Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Etnomatematika di SMA: Evaluasi dan Penyempurnaan Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior; Wangge, Maria Carmelita Tali; Hari, Christina Lusiana; Lola, Teofania Kristina; Leoni Jari, Walburga Laong; Lewa, Yusta Selvianjeli
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34290

Abstract

Abstract:  The purpose of this community service activity is to improve the ability of mathematics teachers in developing ethnomathematics-based mathematics teaching modules by providing mentoring to teachers in developing teaching modules. This activity was carried out at Citra Bakti High School with 10 Mathematics Teachers who are members of the MGMP in Golewa District. The approach used in this activity was Interviews, Face-to-face, and direct mentoring which was carried out in July 2025. The methods used in this activity included evaluation workshops and reflective discussions with teachers and students to obtain constructive feedback. Evaluation was carried out based on aspects of material feasibility, learning effectiveness, and integration of local cultural values in mathematical concepts. The data collection instrument used in this Community Service activity was a participant response questionnaire with a Likert scale category on a 4-point scale, namely very good, good, less good, and very less good. Data were analyzed referring to indicators, namely participant satisfaction, material relevance, and usefulness. The results of the mentoring activity showed that the satisfaction aspect showed a very good response, the relevance of the material was very good, and the usefulness of the material was very good.Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru matematika dalam mengembangkan modul ajar matematika berbasis etnomatematika dengan cara memberikan pendampingan terhadap guru dalam mengembangkan modul ajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Citra Bakti dengan 8 Guru Matematika yang tergabung dalam MGMP di Kecamatan Golewa. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Wawancara, Tatap muka, dan pendampingan langsung yang dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup workshop evaluasi dan diskusi reflektif bersama guru dan siswa untuk mendapatkan umpan balik yang konstruktif. Evaluasi dilakukan berdasarkan aspek kelayakan materi, efektivitas pembelajaran, dan keterpaduan nilai budaya lokal dalam konsep matematika.Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah angket respon peserta dengan kategori skala likert pada skala 4 poin yaitu sangat baik, baik, kurang baik, dan sangat kurang baik. Data dianalisis mengacu pada indikator yaitu kepuasan peserta, relevansi materi, dan kebermanfaatan. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan aspek kepuasan menunjukkan respon sangat baik, relevansi materi sangat baik, dan kebermanfaatan materi sangat baik.        
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Kompos dari Kotoran Sapi dan Produk Olahan Kerupuk Udang Umar, Fitriani; Asmi, Husni; Fitriani, Indah; Hanriani, Hanriani; Zuhair, Muh. Zimran; Huzannah, Khultani; Annissa, Risky; Rismayanti, Rismayanti; Asrani, Sari Ulfa; Hiawan, Akram Hafiz
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35325

Abstract

This community service program aims to empower the community of Watang Bacukiki Village, Parepare City, through optimizing cow manure waste and local shrimp potential to enhance technical skills, environmental management, and entrepreneurial capacity. The implementation method used was extension, training, and direct practice (demonstration), involving 24 participants, consisting of farmer groups, housewives, and community leaders, conducted on August 29, 2025. The results show a significant increase in participants' knowledge and skills in processing waste into environmentally friendly organic fertilizer and successfully creating processed shrimp cracker products with attractive packaging and various flavors. The shrimp cracker product was successfully marketed through the KKN exhibition, indicating high potential as a new MSME. This intervention successfully addressed the local community's environmental and economic challenges and paved the way for the sustainability of the empowerment program.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kelurahan Watang Bacukiki, Kota Parepare, melalui optimalisasi limbah kotoran sapi dan potensi udang lokal guna meningkatkan keterampilan teknis, manajemen lingkungan, dan kapasitas kewirausahaan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan praktik langsung (demonstrasi), yang melibatkan 24 orang peserta, terdiri dari kelompok tani, ibu-ibu, serta tokoh masyarakat, dilaksanakan pada 29 Agustus 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan dan sukses menciptakan produk olahan kerupuk udang dengan kemasan menarik dan varian rasa. Produk kerupuk udang telah berhasil dipasarkan melalui pameran KKN, menunjukkan potensi tinggi sebagai UMKM baru. Intervensi ini berhasil menjawab tantangan lingkungan dan ekonomi masyarakat lokal dan membuka jalan bagi keberlanjutan program pemberdayaan.        
Pemberdayaan Masyarakat dalam Usaha Souvenir untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Asih, Thorida Nur; Muslihah, Paniti; Fatah, Doni Abdul
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33931

Abstract

Abstract: One of the efforts that can be made to improve social welfare is through increasing family income. This community service was carried out to increase family income through community empowerment in the cheap souvenir business in Bojonegoro. The method used in this community service activity was training. This community service activity was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The success of the community service was assessed based on the improvement in participants' product packaging skills, as measured by the N-gain index. The results of this community service activity, namely the training, were conducted effectively. The training activities carried out were able to enhance participants' skills and abilities. Participants expressed satisfaction with the training, as assessed through aspects such as the training content, organisers, atmosphere, and materials used during the training.Abstrak: Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial melalui peningkatan pendapatan keluarga. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pemberdayaan masyarakat dalam usaha souvenir murah Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah training. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Indikator keberhasilan pengabdian ditinjau dari peningkatan kemampuan peserta dalam pengemasan produk souvenir yang ditinjau dari indeks N-gain. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini, yakni pelatihan telah berlangsung secara efektif. Tahapan kegiatan pelatihan yang telah dilakukan dapat meningkatkatkan kemampuan dan keterampilan peserta. Peserta pelatihan merasa puas ditinjau dari aspek materi, panitia, suasana, dan media yang digunakan dalam pelatihan.
Penyembelihan Karakter Bahimiah Sebagai Implementasi Nilai Iduladha Palahuddin, Palahuddin; Sukuryadi, Sukuryadi; Mahsup, Mahsup; Ibrahim, Ibrahim; Gunawan, Adi; Hafiz, Abdul; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Adiansyah, Joni Safaat; Johari, Harry Irawan; Nurhayati, Nurhayati; Suteja, Yulianto
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33939

Abstract

Abstract: This community service aims to provide understanding and internalization of the values of Eid al-Adha to Muslims, especially in the context of the slaughter of sacrificial animals carried out by Prophet Ibrahim and Ismail. This community service initiative is considered important due to the phenomenon of society being trapped in patterns of animalistic behavior, such as the ruthless and oppressive nature of wolves, the cunning of rats, the deceitful nature of dogs, and the slave-like mentality of sheep. The community service initiative was implemented using a service-learning approach with a lecture method. The results of this service show positive changes in perspective and behavior, reflected in increased religious devotion and better control of negative behavior in daily life. The activity is considered effective in strengthening religious understanding, building awareness, and promoting the values contained in Eid al-Adha.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Iduladha kepada umat Islam, terutama dalam konteks penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail. Pengambdian kepada masyarakat ini dianggap penting karena fenomena masyarakat yang sudah terjebak dalam pola hidup karakter bahimiah, seperti karakter serigala yang kejam dan menindas, tikus yang licik, anjing yang penuh tipu muslihat, dan domba yang bermental budak. Metode pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan service learning dengan metode ceramah. Hasil pengabdian ini menunjukkan perubahan pandangan dan perilaku positif yang tercermin dalam peningkatan ketaatan beribadah dan pengendalian perilaku negatif dalam kehidupan sehari-hari.. Kegiatan dianggap efektif dalam memperkuat pemahaman agama, membangun kesadaran, dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Limbah Batang Pisang Menjadi Kripik Burlok Crispy Sari, Rasidah Wahyuni; Meiresa, Melda; Putri, Anggi Maharani Syah; Natasia, Dita; Saputra, Hendrik; Raihan, Muhammad Fahri; Saputra, Andre; Makmur, Najwa Aulia; Putra, Reyhan Ananda; Debiyanti, Risma
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35336

Abstract

Abstract: This community service program aimed to empower the residents of Tatae Village, Duampanua District, Pinrang Regency, by training them to process banana stem waste into an economic food product called Burlok Crispy. The method employed a participatory approach involving lecturers, students, and community partners. The activities included socialization on agricultural waste management, demonstration of processing techniques, hands-on practice, and evaluation discussions on business opportunities. Monitoring was conducted through observation, questionnaires, and simple interviews to assess improvements in knowledge, skills, and motivation. The results indicated significant progress: participants’ knowledge on waste utilization increased from 35% to 85%, technical skills from 20% to 80%, and interest in entrepreneurship from 25% to 60%. Participants also recognized the product as simple, affordable, and marketable within the local community. This program not only enhanced the community’s capacity in local food diversification but also provided valuable experiential learning for students in line with the Merdeka Belajar Kampus Merdeka concept.Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Kelurahan Tatae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, melalui pelatihan pengolahan limbah batang pisang menjadi produk pangan bernilai ekonomis berupa keripik Burlok Crispy. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, melibatkan dosen, mahasiswa, dan mitra masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi pentingnya pemanfaatan limbah, demonstrasi teknik pengolahan, praktik langsung oleh peserta, serta diskusi evaluasi peluang usaha. Monitoring dilakukan melalui observasi, angket, dan wawancara sederhana untuk menilai peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan minat masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: pengetahuan peserta tentang pemanfaatan limbah naik dari 35% menjadi 85%, keterampilan teknis dari 20% menjadi 80%, serta minat usaha dari 25% menjadi 60%. Peserta juga menilai produk keripik sederhana, mudah dibuat, dan berpotensi dipasarkan secara lokal. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam diversifikasi pangan berbasis potensi lokal, tetapi juga memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam pembelajaran berbasis masyarakat
Optimalisasi Tata Kelola PAMDes melalui Pendampingan Laporan Keuangan, Struktur Organisasi, dan Program Konsumen Teladan Zahra, Haura; Fitriyanto, Muhammad Zaki 'Aaqila; Agnitami, Zhelda Shafira; Widyaningsih, Aristanti; Nurrizkiana, Rika
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33006

Abstract

This assistance aims to optimize the governance of PAMDes Sauyunan, Cihideung Village, West Bandung Regency through assistance in financial reports, creating an organizational structure, and strengthening payment awareness through the exemplary consumer program. Participatory methods were observation and interviews. The activity stages were observation and interviews. The activity stages were identification, planning, and output delivery. The results showed an increase in staff participation in financial recording to 80%, clarity of roles through the organizational structure, and the expected growth of a culture of payment discipline. In addition to the impact on partners, this activity also improved students' soft and hard skill, especially in communication and designing financial reporting system.Pendampingan ini bertujuan mengoptimalkan tata kelola PAMDes Sauyunan Desa Cihideung Kabupaten Bandung Barat melalui pendampingan pada laporan keuangan, pembuatan struktur organisasi, dan penguatan kesadaran pembayaran melalui program konsumen teladan. Metode partisipatif adalah observasi dan wawancara. Tahapan kegiatan adalah identifikasi, perencanaan, dan penyerahan output. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi staf dalam pencatatan keuangan hingga 80%, kejelasan peran melalui struktur organisasi, serta diharapkan tumbuhnya budaya disiplin pembayaran. Selain berdampak pada mitra, kegiatan ini turut meningkatkan softskill dan hardskill mahasiswa, khususnya dalam komunikasi dan perancangan sistem pelaporan keuangan.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Kue Daun Kelor (Moringa Oleifera) T, Ruslang; Sulaiman, Zulkarnain; Wahyuddin, Wahyuddin; Hasnaeni, Hasnaeni; Mutiah, Mutiah; Usman, Usman; Sari, Rasidah Wahyuni
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35331

Abstract

Abstract:  Kedai 'Aisyiyah is one of the businesses in Parepare City that still faces obstacles, especially in production and marketing. Kedai 'Aisyiyah's products do not yet have advantages and uniqueness, resulting in low competitiveness and a conventional marketing system. The goal of this program is to improve partners' knowledge and skills in making moringa leaf cakes, especially moringa leaf brownies and cookies. To address these issues, community service activities were carried out in the form of product innovation assistance through the use of local moringa leaf food and the application of smart oven technology. The program was implemented at the Culinary Laboratory of Muhammadiyah University of Parepare, involving 11 members of Kedai 'Aisyiyah. The implementation method included five stages: socialization, preparation, education on the nutritional content of moringa leaves, training in making moringa leaf cakes, and monitoring. The results of the activity showed a 55% increase in participants' knowledge, as evidenced by a comparison of pre-test and post-test results. In addition, partners' skills in producing moringa leaf cakes improved significantly after participating in the training.Abstrak: Kedai 'Aisyiyah merupakan salah satu usaha di Kota Parepare yang masih mengalami kendala khususnya dalam produksi dan pemasaran. Produk Kedai 'Aisyiyah belum memiliki keunggulan dan keunikan sehingga daya saingnya rendah serta sistem pemasaran masih dilakukan secara konvensional. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam membuat kue daun kelor khususnya brownies dan cookies daun kelor. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan inovasi produk melalui pemanfaatan pangan lokal daun kelor dan penerapan teknologi smart oven. Program dilaksanakan di Laboratorium Kuliner Universitas Muhammadiyah Parepare dengan melibatkan 11 anggota Kedai ‘Aisyiyah. Metode pelaksanaan mencakup lima tahapan, yaitu sosialisasi, persiapan, edukasi kandungan gizi daun kelor, pelatihan pembuatan kue daun kelor, serta monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 55%, yang dibuktikan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, keterampilan mitra dalam memproduksi kue daun kelor meningkat secara signifikan setelah mengikuti pelatihan.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menghadapi Era Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan Untuk Guru Sekolah Guang-Ming Ratnadewi, Ratnadewi; Hangkawidjaja, Aan Darmawan; Andrianto, Heri; Prijono, Agus; Susanthi, Yohana; Fahlevi, Annisa Maizano; Sari, Puji Nabila; Rajagukguk, Meria Anisa; Tobing, Elisa Magdalena L.; Santoso, Andrew Jonathan Setio; Silaban, Indrawati; Sugiarto, Yossep
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33846

Abstract

Abstract:  As artificial intelligence technology advances, teachers must become more proficient in addressing existing issues. Therefore, the goal of this program is to increase teachers' ability to meet the opportunities and challenges presented by the artificial intelligence-based learning era. As technology advances quickly, educators must become more creative, adaptable, and digitally literate, particularly when it comes to incorporating AI into the classroom. Kindergarten, elementary, middle, and high schools in the cities of Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, and Jambi are overseen by the Pancaran Metta Paramita PKBM Foundation Guang Ming. Teachers at Guang Ming's school served as training participants in the creation of learning resources, the creation of questions, and the analysis of student work. The activity was carried out through the use of Participatory Action Research (PAR), in which participants received instruction and helpers to aid in their learning as they practiced. According to questionnaire results, participants felt that the PKM's content was in line with their needs, that the implementation period was excellent, that the speakers' content was excellent, that the participants understood the material, and that the PKM activity space was sufficient, receiving a very good rating of between 71.4% and 90.5%.Abstrak: Seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan, guru harus menjadi lebih mahir dalam mengatasi masalah yang ada. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru untuk memenuhi peluang dan tantangan yang disajikan oleh era pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Seiring kemajuan teknologi dengan cepat, para pendidik harus menjadi lebih kreatif, mudah beradaptasi, dan melek secara digital, terutama ketika datang untuk memasukkan AI ke dalam kelas. TK, SD, SMP, dan SMU di Kota Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, dan Jambi diawasi oleh Yayasan Pancaran Metta Paramita PKBM Guang Ming. Guru di Sekolah Guang Ming menjabat sebagai peserta pelatihan dalam penciptaan sumber belajar, penciptaan pertanyaan, dan analisis pekerjaan siswa. Metode yang digunakan Participatory Action Research (PAR), di mana peserta menerima instruksi dan pembantu untuk membantu dalam pembelajaran mereka saat mereka berlatih. Menurut hasil kuesioner, peserta merasa bahwa konten PKM sejalan dengan kebutuhan mereka, bahwa periode implementasi sangat baik, bahwa konten pembicara sangat baik, bahwa para peserta memahami materi tersebut, dan bahwa ruang aktivitas PKM sudah cukup, menerima peringkat yang sangat baik antara 71,4% dan 90,5%.

Page 10 of 10 | Total Record : 99