cover
Contact Name
La Ode Rusadi
Contact Email
rusadilaode61@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285399880831
Journal Mail Official
rusadilaode61@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM.09 No. 29, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi
ISSN : -     EISSN : 28290690     DOI : https://doi.org/10.59638/jp.v2i4
✔ Digital Library ✔ Bibliometrics ✔ Media and Information Literacy ✔ Digital Literacy ✔ Information Organization ✔ ICT in Library ✔ Data Scientist ✔ System Analist ✔ Curator ✔ Information Technology based of library system developer ✔ Information Retrieval System ✔ Information Preservation ✔ Knowledge Management ✔ Islamic Library Management ✔ and topics related to library and information science
Articles 46 Documents
EVALUASI KINERJA SISTEM PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN APLIKASI INLISLITE 3.2 SEKOLAH TINGGI TEOLOGI (STT) SANGKAKALA DENGAN TASK TECHNOLOGY FIT Manik, Dona; Pramukti Narendra, Abertus; Latuperissa, Rudy
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i1.24

Abstract

Evaluasi Inlisliste 3.2 pada sistem di perpustakaan STT Sangkakala yang mengunakan TTF (Task Technology Fit) merupakan salah satu cara untuk melihat apakah sistem yang digunakan dapat mempermudah atau bahkan mempersulit user dan pengguna perpsustakaan. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa evalasui sistem Inlislite 3.2 dengan menggunakan TTF dengan variabel Tugas, Teknologi, Kesesuaian dan kinerja, dengan melibatakan 2(dua) responden pustakawan dan 30 (tiga puluh) pemustaka dengan berbagai pertanyaan sesuai dengan metode yang digunakan yaitu dengan TTF, didapatkan hasil yang semuanya saling mempengaruhi dengan hasil sebagai berikut; pada variabel tugas dan kesesuaian didapatkan nilai rhitung 3,43>ttabel 0,7 dalam hal ini dapat diartikan bahwa sistem inlislite 3.2 pada tugas dan kessuaian terdapat pengaruh sebesar 24% dan pada teknologi dan kesesuaian dengan nilai  rhitung 2,65>ttabel 0,7 dengan pengaruh variabel sebesar 17,3% serta variabel kesesuaian dengan kinerja yaitu rhitung 4,05>ttabel 0,7 dengan pengaruh variabel 29,5%. Penelitian ini mamakai margin error sebasar 5% jadi masih perlu ditingkatkan agar menjadi 1%.
EVALUASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK TELEKOMUNIKASI TUNAS HARAPAN Prastya, Krisna Budi; Latuperissa, Rudy; Koerniawati, Tintien
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi serta keberhasilan pengembangan teknologi informasi di ruang lingkup perpustakaaan SMK Telekomunikasi tunas harapan, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang proses evaluasinya menggunakan proses evaluasi model PIECES sebagai landasan untuk melakukan evaluasi. Hasil dari penelitian ini untuk sistem informasi yang digunakan oleh perpustakaan SMK Telekomunikasi Tunas Harapan sudah cukup baik serta sudah memenuhi landasan model PIECES yang mengevaluasi dengan melihat performance, Information and Data, Economics, Control and Security, Efficiency, Service. penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan perpustakaaan SMK Telekomunikasi Tunas Harapan untuk mengembangkan teknologi informasi di perpustakaan tersebut. untuk masalah atau kendala yang masih terjadi di perpustakaan mungkin hanya jaringan yang masih mengikuti perangkat jaringan dari SMK Telekomunikasi Tunas Harapan, jadi untuk perpustakaan penulis merekomendasikan untuk menggunakan atau menambah perangkat jaringan sendiri yang digunakan di perpustakaan, sehingga perpustakaan dapat menjalankan pekerjaannya dengan maksimal.Perkembangan perpustakaan penulis juga merekomendasikan bahwa perpustakaan SMK Telekomunikasi Tunas Harapan bisa segera mulai merancang dan melakukan perencanaan untuk membuat sebuah sistem sendiri, hal tersebut dikarenakan supaya perpustakaan bisa menambah layanan yang diberikan ke pemustaka serta sesuai dan mendukung dengan fokus bidang dari SMK Telekomunikasi Tunas Harapan itu sendiri yaitu pada bidang Teknologi Informasi.
ANALISIS KETERPAKAIAN BAHAN PUSTAKA DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 1 SALATIGA Yonas, Arita; Hermawan, Anton; Koerniawati, Tintien
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penggunaan koleksi perpustakaan di SMAN 1 Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi, di mana peneliti secara langsung memeriksa bagaimana penggunaan koleksi perpustakaan tercermin dalam data sirkulasi Perpustakaan SMAN 1 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan bahan pustaka di SMAN 1 Salatiga cenderung rendah. Ini dapat dilihat dari kurangnya intensitas penggunaan, frekuensi penggunaan, dan jumlah koleksi yang digunakan. Beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya tingkat penggunaan tersebut adalah kurangnya minat terhadap sebagian besar koleksi dan pengaruh pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa perpustakaan perlu meninjau kembali koleksi yang paling diminati oleh pengguna dan melakukan promosi yang lebih efektif kepada pemustaka mengenai koleksi yang tersedia di perpustakaan. Hal ini bertujuan agar pemustaka lebih tertarik untuk mengunjungi perpustakaan dan memanfaatkan koleksi yang telah disediakan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN PEMUSTAKA DI PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA Fatimah, Fatimah; Antasari, Indah Wijaya
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i1.29

Abstract

Kegiatan pendidikan pemustaka merupakan suatu kegiatan mengenalkan sebuah perpustakaan kepada pemustaka khusunya pemustaka baru supaya pemustaka tersebut mengetahui tata cara berkunjung ke perpustakaan yang benar, dan dapat memanfaatkan layanan perpustakaan secara mandiri agar terpenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan. Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan pendidikan pemustaka untuk peserta yang terdiri dari siswa baru di sekolah – sekolah yang dekat lokasinya dengan perpustakaan daerah. Pendidikan pemustaka juga diperuntukan bagi pemustaka yang baru pertama kali data ke perpustakaan daerah. Kegiatan tersebut sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan pemustaka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumen. Responden berjumlah 10 orang yang terdiri dari Kepala Bidang Perpustakaan, 3 orang pustakawan, dan 6 orang pemustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi pendidikan pemustaka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara dilaksanakan dengan menggunakan 2 model yaitu model terjadwal dan model tidak terjadwal. Model terjadwal dilaksanakan pada saat tahun ajaran baru, sedangkan model tidak terjadwal dilaksanakan setiap ada pemustaka baru yang datang ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara. Tingkatan pendidikan pemustaka yang dilakukan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Banjarnegara hanya sampai 2 tingkatan yaitu orientasi perpustakaan dan Instruksi Bibliografi.
MENJADI PUSTAKAWAN INKLUSIF Hazan, Hazan; Mudassir, Andi
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i1.30

Abstract

Dengan adanya kewajiban Perpustakan yang bersifat adil dan tidak diskriminatif, perpustakaan harus memenuhi layanan untuk memudahkan para pengguna perpustakaan disabilitas. Layanan Perpustakaan merupakan hal yang penting, bisa juga dikatakan penunjang untuk membuat seseorang ingin datang di Perpustakaan. Menurut Chaputula dan Mapulunga (2017) mengatakan bahwa perpustakaan harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan   untuk   mengatasi   tantangan   aksesbilitas   yang   dihadapi   oleh   penyandang   disabilitas   ketika menggunakan perpustakaan. Apakah hal tersebut sudah diterapkan di berbagai perpustakaan? dengan melihat fenomena yang ada pengguna perpustakaan di dominasi oleh pemustaka non-disabilitas. Dalam hal tersebut besar kemungkinan bahwa pengguna disabilitas tidak merasa nyaman atau mungkin kesusahan untuk mencari informasi yang diperoleh. Perlu diketahui bahwa jangan memandang fisik dari seseorang, semua memiliki hak yang sama khususnya dalam melakukan pencarian informasi. Dapat diketahui unsur- unsur yang mendukung terwujudnya perpustakaan yang ramah difabel, yaitu  dari segi sarana dan prasarana, SDM, dan sosialisasinya.
PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN Muis, Abd.; Fendy, Fendy
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknologi informasi pada perpustakaan dalam pengelolaan informasi, pemenuhan informasi, dan memberikan pelayanan prima kepada pemustaka, dengan hadirnya teknologi dalam perpustakaan dapat memudahkan pustakawan dalam bidang pelayanan serta mengolah dan menyebarkan informasi kepada pengguna lebih cepat. Pemanfaatan teknologi informasi seperti SLIMS dan OPAC yang berbasis online, serta perpustakaan berbasis website memberikan kemudahan dalam bidang pelayanan pemustaka, dalam mecari koleksi bahan pustaka secara online, sehingga peran teknologi diperpustakaan saat ini bertujuan dalam memberikan kemudahan serta kecepatan, efisien dan efektif dalam pelayanan di perpustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kajian literatur dari karya ilmiah, dan jurnal sebagai referensi. Dalam penelitian ini fokus penelitiannya yaitu penerapan teknologi informasi pada perpustakaan sebagai penyedia informasi, pengelolaan informasi dan pengolahan dan penelusuran informasi. Manfaat dari teknologi informasi di perpustakaan sebagai peningkatan pelayanan secara cepat,tepat dan akurat. Hasil penelitian ini dapat memanfaatkan aplikasi SLIMS (Senayan Library Management System), OPAC (Online Public Access Catalog) yang berbasis online dan Perpustakaan berbasis website dengan maksimal di perpustakaan dan dalam pelayanan pemustaka dapat memberikan pelayanan prima kepada pemustaka.
LITERASI SEBAGAI DASAR KEMELEKAN INFORMASI Tangngareng, Tasmin; Tasbih, Tasbih; Danial, Mirawati
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i2.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi sebagai dasar kemelekan informasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library Research), yang berkenaan dengan pembahasan dengan teknik mengumpulkan literatur atau bahan Pustaka yang berkaitan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa Berbagai penelitian dan pemahaman telah menegaskan bahwa literasi informasi adalah landasan penting bagi kemajuan individu dan masyarakat dalam era informasi digital. Dalam konteks ini, literasi informasi bukan hanya tentang kemampuan teknis untuk mengakses dan menggunakan teknologi informasi, tetapi juga tentang kemampuan kritis untuk mengevaluasi, menyaring, dan memanfaatkan informasi dengan bijak. Dengan literasi informasi, individu dapat secara efektif mengelola dan memanfaatkan sumber daya informasi yang tersedia untuk mencapai tujuan pribadi, sosial, pendidikan, dan pekerjaan mereka. Kemampuan untuk menavigasi melalui beragam sumber informasi, memahami keberagaman media, dan mengidentifikasi informasi yang relevan dan dapat dipercaya sangat penting dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Selain itu, literasi informasi juga berkontribusi pada inklusi digital, dengan memberdayakan individu dari berbagai lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam masyarakat berbasis pengetahuan dan ekonomi digital. Oleh karena itu, investasi dalam pendidikan literasi informasi, termasuk literasi komputer dan media, menjadi semakin penting untuk menciptakan masyarakat yang terampil dan berdaya saing di era digital.
SISTEM PENGOLAHAN KOLEKSI MANUSKRIP DI DINA PERPUSTAKAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN Mari, Dewi Astuti; Budirahayu, Pramudita; Rusadi, La Ode
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i2.54

Abstract

Penelitian ini berjudul “Sistem Pengolahan Koleksi Manuskrip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah untuk mengetahui Bagaima Sistem pengolahan koleksi  di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitan ini adalah penulis lansung pada objek yang diteliti dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa sistem pengolahan koleksi manuskrip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dilakukan melalui beberapa tahapan ialah melakukan sistem pengadaan koleksi manuskrip, iventarisasi manuskrip, alih media dan dilayangkan. Namanun sebelum itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan membetuk tim kerja, menentukan lokasi, melajalin komunikasi dengan pihak masyarakat dan melakukan alih media dilokasi. Kendala yang dihadapi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dalam sistem pengolahan adalah  faktor manusia, faktor sumber daya manusia (SDM) dan faktor fasilitas. Kemudian solusi yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengatasi kendala yang ada ialah dokumentasi, diklat kopentensi dan penyajian anggaran serta menjalin kerjasama dengan instransi atau lembaga-lembaga.
PENERAPAN PERPUSTAKAAN BERBASIS INSKLUSI SOSIAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN Sulastria, Sulastria; Budirahayu, Pramudita; Rusadi, La Ode
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i2.58

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penerapan Perpustakaan Berbasis Insklusi Sosial di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Tujuan dari penelitian ini umtuk mengetahui Penerapan Perpustakaan Berbasis Insklusi Sosial di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada para informan. Penelitian ini mengambil 3 (Orang) orang informan yang terdiri dari 1 (satu) Fasda Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Insklusi Sosial dan 2 (orang) Pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan telah mampu menerapkan Perpustakaan berbasis insklusi sosial. Dalam menerapkan program ini ada tiga upaya yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yaitu yang pertama peningkatan layanan informasi. Yang kedua pelibatan masyarakat dan yang ketiga advokasi dan kemitraan dengan pihak lain. Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan memiliki beberapa kendala yakni keterbatasannya anggaran dan SDM pengelolah Perpustakaan.
ANALISIS PENERAPAN TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN BEKERJASAMA DENGAN KOMUNITAS PEGIAT LITERASI Nur, Reniati; Ibrahim, Andi; Irvan Mulyadi
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan dampak penerapan transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan komunitas pegiat literasi. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif yang berorientasi lapangan. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini mengidentifikasi tiga bentuk implementasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yaitu: pertama, peningkatan layanan informasi dimana Koleksi bahan bacaan di perpustakaan bisa menjadi media bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi mereka masing-masing. Dengan demikian, pengadaan koleksi perpustakaan dilakukan dengan mencerminkan kondisi masyarakat sekitar serta melihat dari permintaan masyarakat. kedua, Pelibatan masyarakat di perpustakaan dilakukan dengan memfasilitasi masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan di perpustakaan. kegiatan pelibatan masyarakat yang dilakukan bekerjasama dengan komunitas pegiat literasi. Ketiga, Advokasi dan kemitraan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan memiliki fondasi yang kokoh untuk menjalankan replikasi mandiri berbais inklus sosial. Sinergi ini menciptakan hubungan yang saling mendukung antara berbagai entitas pemerintah, memastikan kesinambungan, dan kesuksesan program dalam pengembangan perpustakaan di wilayah tersebut. Dengan adanya program ini berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat baik dalam aspek pendidikan, sosial, dan ekomoni.