cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijim@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : 10.31004/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 2 (2026): april - juni" : 17 Documents clear
Financial Technology as a Socio-Technical Entity in the Digital Financial System: A Systematic Literature Review Inngamul Wafi; Slamet Pamuji; Mohammad Dendi Abdul Nasir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.448

Abstract

This study aims to advance FinTech scholarship by reconceptualizing financial technology as a socio-technical entity embedded within broader digital financial systems, addressing the limitations of technology-centric and efficiency-oriented approaches that dominate existing literature. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) of peer-reviewed international articles published between 2021 and 2026. Drawing on multidisciplinary sources from information systems, finance, regulation, and socio-technical studies, the review applies a transparent and replicable selection process and thematic synthesis to identify dominant patterns, conceptual shifts, and research gaps. The findings reveal a clear conceptual transition in recent FinTech research toward integrative socio-technical analyses that emphasize the co-evolution of digital infrastructures, institutional arrangements, regulatory governance, and social practices. Platformization and datafication emerge as central dynamics reshaping market power, financial inclusion, and systemic risk. The review demonstrates that FinTech technologies generate context-dependent outcomes influenced by regulatory capacity, data governance regimes, institutional trust, and user practices. The study highlights the need for ecosystem-level approaches to FinTech governance that move beyond firm-centric regulation. Financial inclusion is shown to be a contingent socio-technical outcome rather than an automatic effect of digitalization, while systemic risk increasingly arises from platform interdependencies, data concentration, and algorithmic opacity.
KONSEP FITRAH DALAM HADIS NABI: Analisis Tekstual-Kontekstual tentang Potensi Keimanan Sejak Lahir dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Kontemporer Istikhori Istikhori; Muhamad Naufal Firdaus; Amirulloh Amirulloh; Badru Salam; Ai Sundari; Siti Zainab; Opik Opik
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.449

Abstract

This research examines the concept of fitrah in the hadith of Prophet Muhammad (peace be upon him) using a thematic hadith interpretation approach focused on textual and contextual analysis. The research aims to understand the nature of fitrah as an innate human potential and identify its implications for contemporary Islamic education systems. The research method employed is library research with content analysis techniques applied to authentic hadiths, particularly those narrated by Imam Bukhari and Muslim regarding the birth of children in a state of fitrah. The findings reveal that fitrah represents a natural disposition that Allah has instilled in every human being since birth, encompassing the inclination to recognize and worship Allah SWT as well as inherent potential for goodness. Chain of narration analysis demonstrates that hadiths concerning fitrah possess authentic quality with unbroken transmission chains and trustworthy narrators. This research discovers that although fitrah is universal, its development is significantly influenced by educational environments, particularly the family. Parents possess a determinant role in shaping children's religious identity through parenting patterns, exemplary conduct, and value cultivation. The pedagogical implications of the fitrah concept necessitate an integrated Islamic education system encompassing family, madrasah, and society to preserve and optimize children's fitrah development. This research recommends developing an Islamic education curriculum oriented toward awakening and actualizing fitrah, with humanistic teaching methods characterized by compassion and alignment with children's developmental stages.
Filsafat Ilmu Studi Islam Dalam Kajian Studi Agama Perspektif Insider/Outsider Dengan Membaca Gagasan Dari Kim Knott Yurna Bachtiar; Dudi Muharam; Amirulloh Amirulloh; Rhama Dian Putra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.450

Abstract

 Artikel ini mengkaji pemikiran Kim Knott tentang perspektif insider-outsider dalam studi agama dan implikasinya bagi metodologi studi Islam kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, menganalisis karya-karya primer Knott, khususnya "Insider/Outsider Perspectives" dan "Spatial Theory and Method for the Study of Religion". Hasil penelitian menunjukkan bahwa Knott menawarkan terobosan metodologis melalui empat tipologi peran peneliti: partisipan murni, pengamat murni, pengamat sebagai partisipan, dan partisipan sebagai pengamat, yang menggambarkan spektrum dinamis posisi peneliti. Konsep rapprochement yang dikembangkan Knott mengintegrasikan tiga dimensi—subjektif, objektif, dan intersubjektif—dalam triangulasi metodologis yang mengatasi dilema klasik antara subjektivitas dan objektivitas. Pendekatan emik-etik yang saling melengkapi menghasilkan pemahaman holistik tentang fenomena keagamaan. Dalam konteks studi Islam, pendekatan Knott membuka ruang bagi insider critique yang konstruktif, mengatasi dikotomi tidak produktif antara apologetika Muslim dan orientalisme Barat, serta memfasilitasi kolaborasi akademis yang lebih bermakna. Penelitian menyimpulkan bahwa pemikiran Knott memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan metodologi studi agama yang reflektif, kritis, dan dialogis, yang sangat relevan dengan kompleksitas realitas keagamaan di era globalisasi dan pluralisme.
Juridical Analysis of Article 4 Paragraph 2 of Law Number 3 of 2020 on the Control and Management of Minerals and Coal in Indonesia Ika Fitrianita; Firman Firman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.451

Abstract

Perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara telah menimbulkan tanggapan pro dan kontra di tengah masyarakat berkaitan dengan formulasi kewenangan penguasaan dan pengelolaan Mineral dan Batubara. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan teknik pengumpulan data yang menggunakan studi kepustakaan yang bertujuan untuk menganalisis secara yuridis dinamika pengaturan kewenangan penguasaan dan pengelolaan pertambangan sumber daya mineral dan batubara, termasuk implikasi yuridis Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara terhadap kewenangan penguasaan dan pengelolaan mineral dan batubara di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara yuridis, kewenangan penguasaan dan pengelolaan mineral dan batubara setelah era reformasi mengalami pergeseran dari kewenangan penguasaan dan pengelolaan yang dibagi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara ke arah dominasi pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Implikasi yuridis Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara adalah penghapusan serta perubahan beberapa pasal yang bertalian dengan kewenangan penguasaan dan pengelolaan sumber daya mineral dan batubara oleh pemerintah daerah yang sebelumnya berlaku dalam berbagai regulasi
Pendidikan yang memanusiakan : analisis teori humanistik dan realitas dehumanisasi di sekolah Ahmad Rofiq; Fitrah Ainul Mawaddah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.452

Abstract

Teori belajar humanistik hadir sebagai upaya memuliakan manusia dengan mengembangkan potensi dirinya secara utuh. Namun, praktik pendidikan saat ini cenderung kehilangan nilai kemanusiaan, yang ditandai dengan maraknya kekerasan, kemerosotan moral, serta orientasi pembelajaran yang lebih menekankan pada hasil ujian daripada kemampuan peserta didik dalam memecahkan persoalan sosial. Kondisi ini berdampak pada rendahnya sikap saling menghargai perbedaan dan meningkatnya konflik di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pendidikan humanistik yang melibatkan seluruh elemen pendidikan guna menciptakan sistem yang adil, menghargai hak peserta didik, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur dan analisis deskriptif-tematik. Sumber data diperoleh dari berbagai publikasi akademik, seperti buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan dengan teori humanistik, fenomena dehumanisasi di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik mampu menjadi solusi dalam mengembalikan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pengembangan potensi diri, serta penanaman nilai moral dan sosial secara holistik. pendekatan humanistik menawarkan paradigma pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif yang memiliki potensi unik. Implementasi pendekatan ini diwujudkan melalui pembelajaran dialogis, penguatan motivasi intrinsik, serta penggunaan penilaian autentik yang menekankan proses dan perkembangan individu. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dan teladan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang empatik dan inklusif. Dengan demikian, pendidikan humanistik diharapkan mampu merekonstruksi praktik pendidikan menuju sistem yang lebih adil, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya.
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap KinerjaKaryawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Di Cv. Abad Jepara Novia Putri Nabila; Shofif Sobaruddin Akbar; Mochamad Fadjar Darmaputra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada CV Abad Jepara. Latar belakang penelitian didasarkan pada fluktuasi pencapaian target pengiriman yang menunjukkan adanya permasalahan pada sumber daya manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 133 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan, sedangkan disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan. Selain itu, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga terbukti mampu memediasi hubungan antara motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, peningkatan kinerja karyawan lebih dipengaruhi oleh disiplin dan kepuasan kerja dibandingkan motivasi secara langsung.
Model Peningkatan Use Of Collective Digital Marketing Pada Pelaku Usaha Di Kota Semarang: Indonesia Asa Surya Saputra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.454

Abstract

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model peningkatan terhadap Use of Collective Digital Marketing pada pelaku usaha yang tergabung dalam kemitraan manajemen tempat (PMP) di Kota Semarang. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 97 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui bantuan software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model peningkatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan pemasaran digital kolektif dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,279 dan signifikansi 0,001 (<0,05). Uji simultan (F) menunjukkan nilai Fhitung sebesar 12,946 lebih besar dari Ftabel 3,092, sehingga model dinyatakan signifikan secara keseluruhan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,120 menunjukkan bahwa 12% variasi penggunaan collective digital marketing dapat dijelaskan oleh model peningkatan, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan strategi kolektif dalam pemasaran digital dapat meningkatkan efektivitas promosi usaha di era digital. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan kembali bahwa pendekatan kuantitatif dan teknik survei yang digunakan telah memberikan gambaran empiris yang konsisten terkait hubungan antar variabel. Hasil pengujian regresi dan uji F memperkuat kesimpulan bahwa model peningkatan memiliki peran penting dalam mendorong penggunaan pemasaran digital kolektif pada pelaku usaha PMP di Kota Semarang, tanpa mengabaikan adanya faktor lain yang turut mempengaruhi hasil.
Analisis Data Menggunakan Metode Statistik Dan Data Mining Untuk Pengambilan Keputusan Berbasis Sistem Informasi Eba lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.457

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan volume data yang sangat besar dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Sistem informasi yang digunakan di institusi pendidikan mampu menghasilkan data dalam jumlah besar, seperti data akademik, kehadiran, dan administrasi. Namun, ketersediaan data tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan berbasis data. Banyak keputusan masih dilakukan secara konvensional dan subjektif, sehingga berpotensi menurunkan kualitas kebijakan yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan analitik yang mampu mengolah data menjadi informasi yang bernilai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode statistik dan data mining dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis sistem informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan inferensial terhadap data yang diperoleh dari sistem informasi sekolah di Kota Medan. Teknik analisis meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, analisis regresi untuk mengetahui hubungan antar variabel, serta penerapan metode data mining seperti klasifikasi dan clustering untuk menemukan pola tersembunyi dalam data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode statistik mampu memberikan gambaran awal terhadap distribusi dan hubungan data, sedangkan data mining mampu mengidentifikasi pola kompleks yang tidak dapat ditemukan melalui analisis statistik konvensional. Integrasi kedua metode tersebut terbukti mampu meningkatkan akurasi analisis serta memberikan insight yang lebih mendalam dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, pendekatan ini juga memungkinkan prediksi terhadap kondisi di masa mendatang sehingga mendukung perencanaan yang lebih efektif.Dengan demikian, penerapan metode statistik dan data mining secara terintegrasi dalam sistem informasi sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif, akurat, dan berbasis data (data-driven decision making).
Gaya Bahasa Sarkasme Netizen pada Kolom Komentar Akun Instagram @Prabowo jaquiline berliant yasinta
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.458

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa sarkastik yang digunakan oleh netizen di kolom komentar akun Instagram @prabowo. Perkembangan media sosial yang pesat telah mengubah cara orang mengekspresikan opini, kritik, dan emosi dalam komunikasi digital. Dalam konteks ini, sarkasme sering muncul sebagai strategi linguistik yang digunakan oleh netizen untuk menyampaikan kritik, ketidakpuasan, atau sindiran terhadap tokoh publik secara tidak langsung. Kolom komentar akun media sosial tokoh publik menjadi ruang dinamis di mana berbagai bentuk ekspresi bahasa, termasuk sarkasme, dapat diamati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk, makna, dan jenis bahasa sarkastik yang digunakan oleh netizen di kolom komentar Instagram @prabowo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data terdiri dari kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung ekspresi sarkastik yang ditulis oleh netizen di kolom komentar postingan Instagram terpilih. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi non-partisipatif. Analisis dilakukan menggunakan prosedur analisis data kualitatif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang didukung oleh analisis pragmatik dan teori sarkasme yang dikemukakan oleh Elizabeth Camp. Temuan menunjukkan bahwa ungkapan sarkastik muncul dalam beberapa bentuk, termasuk sarkasme proposisional, sarkasme leksikal, sarkasme dengan penanda perbandingan, dan sarkasme ilokusioner, yang digunakan oleh netizen untuk menyampaikan kritik dan komentar sosial dalam komunikasi digital.
Representasi Interseksionalitas Gender dalam Meme ‘Jomok’ dan Implikasinya terhadap Literasi Digital Generasi Z Frans Tory Damara Pradipta; Enda Maharani; Guntur Sumaryandi; Mari Lalang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.459

Abstract

This study examines the representation of gender intersectionality in “jomok” memes and its implications for the digital literacy of Generation Z. As part of digital culture, memes do not only function as entertainment but also carry constructed meanings related to social identities, particularly gender and sexuality. This research aims to analyze how “jomok” memes represent gender intersectionality and how they influence the understanding and digital literacy of Generation Z. A qualitative approach was employed, with data collected through a questionnaire distributed via Google Form to 30 respondents and visual analysis of meme content circulating on social media. The findings indicate that “jomok” memes represent the intersection of gender identities through ambivalent humor, functioning not only as entertainment but also as a medium that shapes social perceptions. The recurring appearance of specific characters across various meme formats forms a collective narrative that reinforces meaning within digital culture. Meanwhile, respondents demonstrate a relatively good level of digital literacy; however, it is not fully accompanied by critical interpretive skills in understanding the deeper meanings embedded in memes. This study concludes that “jomok” memes play a role in shaping perceptions of gender identity in digital spaces, highlighting the need to strengthen digital literacy that emphasizes not only technical skills but also critical analysis and reflective understanding of media content.

Page 1 of 2 | Total Record : 17