cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional IPA
ISSN : 29622905     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles 78 Documents
Search results for , issue "2023" : 78 Documents clear
PENERAPAN SCRATCH PADA PEMBELAJARAN IPA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS PUBLIKASI ANTARA 2013-2023 Wulandari, Tiara Dwi; Listiaji , Prasetyo; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPA merupakan satu disiplin ilmu yang diajarkan di Sekolah Menengah pertama (SMP). Akan tetapi, pembelajaran IPA saat ini mengalami permasalahan seperti sebagian besar siswa merasa kesulitan dalam mempelajari materi IPA karena pembelajaran IPA identik dengan konsep dan teori yang abstrak. Penggunaan teknologi mendukung proses transfer ilmu kepada siswa dengan media pembelajaran salah satunya menggunakan software Scratch. Tujuan utama studi ini adalah untuk mengetahui hal apa yang telah diteliti pada topik penerapan Scratch pada pembelajaran IPA sejak 2013 sampai 2023 sehingga dapat diketahui hal yang belum diteliti tentang topik tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dari jurnal internasional menggunakan bantuan software Publish or Perish. Artikel yang diperoleh kemudian dianalisis lebih lanjut. Banyak peneliti pendidikan memperhatikan topik mengenai Scratch pada pembelajaran IPA untuk periode 2013-2023. Berdasarkan analisis topik ini menunjukkan bahwa topik yang paling banyak diteliti di Indonesia terkait penerapan Scratch pada jenjang sekolah dasar, artinya topik tersebut yang paling banyak diminati oleh peneliti. Penerapan Scratch untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa terhadap materi IPA pada jenjang sekolah menengah belum diteliti lebih jauh. Berdasarkan beberapa analisis kajian pustaka ini, diharapkan dapat memudahkan para peneliti yang tertarik dengan pengembangan Scratch pada pembelajaran IPA untuk menemukan referensi yang sesuai dan beragam serta merumuskan topik apa yang perlu diteliti untuk penelitian selanjutnya agar mengatasi permasalahan pembelajaran IPA.
PEMBUATAN MAKANAN KHAS MOTO BELONG DALAM PEMBELAJARAN IPA BERPENDEKATAN ETNOSAINS UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Ulya, Khafidhotul; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memiliki cakupan materi yang luas dan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Materi ipa juga dimungkinkan menjadi wahana siswa guna mempelajari lingkungan dan kebudayaan sekitar, pribadi sendiri dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini memiliki arti bahwa materi ipa sangat penting untuk dipelajari siswa. IPA juga tidak hanya tentang bagaimana menguasai konsep, fakta serta prinsip-prinsip saja tetapi proses penemuan dari serangkaian percobaan pada proses sains dalam suatu pembelajaran. Keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan pada abad ke-21. Keterampilan proses sains menjadikan siswa aktif serta akan melibatkan diri dalam menemukan suatu informasi sehingga nantinya siswa lebih memahami dan menerapkan pengetahuan yang didapat. Untuk meningkatkan keterampilan proses sains maka diperlukan pembelajaran Ipa berpendekatan etnosains. Etnosains dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman siswa terhadap potensi dan budaya dari suatu daerah. Hal tersebut akan berguna dalam mengatasi kesulitan siswa pada saat menyerap pelajaran IPA yang sifatnya abstrak dengan melakukan pengalaman belajar yang melibatkan siswa secara langsung sesuai dengan dunia nyata.
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING KELAS VIII D SMP NEGERI 41 SEMARANG Ni’mah, Siti Nur; Sukimin; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas peserta didik pada materi cahaya dan alat optic melalui model pembelajaran Project Based Learning. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 41 Semarang yang berjumlah 29 orang. Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sumber data yang didapatkan dari penelitian ini diperoleh dari guru dan peserta didik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan angket. Permasalahan yang didapatkan yaitu kurangnya kreativitas peserta didik pada saat proses pembelajaran, ketika mengerjakan tugas yang diberikan. Peserta didik lebih monoton dengan referensi yang hanya itu saja tidak mau untuk mengeksplorasi kembali. Permasalahan yang terjadi membuat peneliti untuk melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan kreativitas belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam kreativitas peserta didik selama 2 siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata peningkatan kreativitas peserta didik terjadi secara bertahap, untuk pra tindakan masuk dalam kategori kurang kreatif dengan presentase 49%, pada siklus 1 masih masuk dalam kategori kurang kreatif dengan presentase sebesar 53%, pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi kategori kreatif dengan presentase sebesar 79%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik kelas VIII D di SMP Negeri 41 Semarang.
Penerapan Model Kooperatif Number Head Together berbantuan Classpoint untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 19 Semarang pada Materi Tekanan Zulfa, Kamilia; Muryani, Sri; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan minat belajar melalui media classpoint pada peserta didik kelas VIII G SMP Negeri 16 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class Room Assessment). Instrumen yang digunakan untuk mengunpulkan data adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran (aktifitas guru), lembar observasi, aktifitas siswa, dan angket respon siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengetahui persentase hasil angket minat belajar peserta didik, sementara analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui hasil observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran NHT berbantuan media classpoint dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII G SMP N 19 Semarang. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan tiap indikator minat belajar siswa yaitu indikator perasaan senang meningkat sebesar 4,04%, indikator perhatian meningkat sebesar 9,2%, indikator ketertarikan meningkat sebesar 4,53% dan indikator keterlibatan peserta didik meningkat sebesar 15,04%.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATERI BIOTEKNOLOGI PADA SISWA KELAS XII SMA Nugraini, Anisa Ratna; Amelia, Rizki Nor
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bioteknologi identik dengan pembelajaran yang mengedepankan kemampuan dalam menganalisis prinsip-prinsip bioteknologi, serta aplikasinya untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan manusia. Penguasaan materi bioteknologi siswa masih banyak yang mengalami kesulitan. Pembekalan ilmu bioteknologi sangat penting, supaya siswa dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip bioteknologi untuk menciptakan produk bioteknologi yang mempunyai nilai guna tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pemahaman konsep materi bioteknologi pada siswa, sehingga dapat digunakan sebagai referensi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran bioteknologi. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 50 siswa yang diambil secara acak. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan tes diagnostik materi bioteknologi. Hasil analisis pemahaman konsep bioteknologi berdasarkan indikator pencapaian kompetensi tergolong cukup dengan rata-rata presentase sebesar 67 %. Alasan siswa dalam memberikan jawaban yang kurang tepat karena pengetahuan yang didapat oleh siswa masih sebatas teoritis hafalan dari buku tanpa didukung dengan kegiatan pembelajaran secara nyata dan interaktif, seperti praktikum, diskusi kelompok dan presentasi. Oleh sebab itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui kegiatan belajar mengajar secara aktif antara guru dan siswa.
PENINGAKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VIID SMPN 19 SEMARANG MATERI EKOLOGI MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE Matsna, Maratul; Sulistyorini, Rr; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui persentase kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diterapkan model pembelajaran problem based learning berbasis socio-scientific issue pada tema ekologi dan keanekaragaman hayati. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII D SMP Negeri 19 Semarang tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 32 peserta didik. Data dari penelitian diperoleh melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dari 64,6% pada pretest menjadi 83,72% pada siklus I dan 91,68% pada siklus II. Berdasarkan hasil posttest siklus II sebanyak 84,37% peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis kategori sangat baik, 12,5% kategori baik dan 3,12% dengan kategori cukup baik. Peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik terlihat pada indikator bertanya, kemampuan menjawab pertanyaan, mengevaluasi, menganalisis argumen dan membuat kesimpulan.
PENINGKATAN SIKAP ILMIAH SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Aprillia, Nur; Kusdiono; Widiyatmoko, Arif
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah siswa melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Taggart meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F semester genap tahun pelajaran 2022/2023 SMP N 22 Semarang. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa hasil sikap ilmiah siswa secara klasikal mengalami peningkatan dari kegiatan pra siklus sebesar 63,7% menjadi 66,57% pada siklus 1 dan sebesar 70,63% pada siklus 2 dengan kategori baik. Kemudian pada setiap indikator juga mengalami peningkatan yaitu indikator rasa ingin tahu dari 68,52% pada kegiatan pra siklus menjadi 71,26% pada siklus 1 dan 76,81% pada siklus 2 dengan kategori baik. Indikator respek terhadap fakta atau bukti dari 55,21% pada kegiatan pra siklus kemudian naik menjadi 55,43% pada siklus 1 dan 59,51% pada siklus 2 dengan kategori cukup. Indikator kemampuan untuk mengubah pandangan dari 67,11% pada kegiatan pra siklus dan 68,94% pada siklus 1 kemudian menjadi 70,81% pada siklus 2 masuk kategori baik. Kemudian indikator berpikir kritis dari 60,2% pada kegiatan pra siklus menjadi 63,69% pada siklus 1 dan 67,94% pada siklus 2 masuk kategori baik. Peningkatan sikap ilmiah siswa melalui perhitungan N-gain diklasifikasikan masuk kategori rendah pada siklus satu yaitu sebesar 2,23 dan masuk kategori sedang pada siklus 2 sebesar 3,19. Sehingga disimpulkan bahwa terjadi peningkatan sikap ilmiah siswa melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi sistem ekskresi.
IMPLEMENTASI STEM PADA PEMBELAJARAN IPA DI INDONESIA: REVIEW ARTIKEL TAHUN 2018-2023 Widiyatmoko, Arif; Darmawan, Melissa Salma
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai implementasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada pembelajaran IPA di Indonesia telah menjadi bidang yang menarik selama satu dekade. STEM pada pembelajaran IPA dapat diimplementasikan pada berbagai model atau metode pembelajaran dan level pendidikan. Bahkan, variabel penelitian yang mampu ditingkatkan setelah implementasi STEM pada pembelajaran IPA di Indonesia bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi STEM dalam pembelajaran IPA di Indonesia selama tahun 2018 hingga 2023. Metode penelitian ini adalah studi narrative literature review yakni mengumpulkan, mengevaluasi, dan meringkas penelitian-penelitian yang terkait dengan topik penelitian STEM pada pembelajaran IPA. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Implementasi STEM pada pembelajaran IPA di Indonesia paling banyak menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yakni sebesar 87,5% disusul Problem based Learning (PBL) sebesar 8,3% dan discovery-PJBL sebesar 4,16%, 2) Level pendidikan SMA menjadi level pendidikan yang paling banyak mengimplementasikan STEM pada pembelajaran IPA yakni sebesar 48%, 3) Variabel penelitian yang seringkali ditingkatkan dalam implementasi STEM pada pembelajaran IPA adalah kemampuan berpikir kreatif yakni sebesar 34%.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MULTI REPRESENTASI BERBANTUAN ADVENTURE GAME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Rahmawati, Ira; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi yang bersifat abstrak dan penggunaan model pembelajaran yang masih tradisional menyebabkan siswa cenderung bosan dan merasa kesulitan dalam menerima sebuah ilmu pengetahuan. Hal ini dapat menyebabkan siswa kurang terampil dalam pemecahan masalah karena tidak memahami materi secara detail. Beberapa penelitian dan hasil PISA menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah siswa masih rendah. Keterampilan pemecahan masalah merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang penting dikembangkan pada abad 21. Permasalahan yang terjadi di sekitar perlu untuk dipecahkan dengan keterampilan pemecahan masalah yang mumpuni. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan pembelajaran multi representasi berbantuan Adventure Game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literature review yang dilakukan pada beberapa jurnal nasional dan internasional yang memiliki kesesuaian variabel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran multi representasi yang dipadukan dengan Adventure Game dapat membuat materi yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik sehingga memudahkan siswa dalam pembelajaran yang berdampak juga pada peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa terutama untuk materi kelistrikan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH KELAS VII C SMP NEGERI 13 SEMARANG PADA MATA PELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PBL Sangadah, Khotimatus; Lestari, Sri; Parmin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan memecahkan masalah peserta didik dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya keterampilan memecahkan masalah peserta didik pada pembelajaran IPA. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII C SMP Negeri 13 Semarang yang berjumlah 30 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Anailisis data pada penelitian ini dilakukan dengan analisis data kuantitatif menggunakan teknik perbandingan yaitu teknik dengan memanfaatkan data yang diperoleh pada setiap siklus yang kemudian dibandingkan dengan perolehan hasil tes. Untuk memperoleh hasil peningkatan pada analasis data ini menggunakan rumus presentase ketuntatasan dan rumus N-gain. Pada penelitian ini menghasilkan nilai presentase ketuntasan pada siklus 1 sebesar 90% dan pada siklus 2 presentase ketuntasan sebesar 95%. Serta pada uji N-gen mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 0,59 dengan kriteria sedang menjadi 0,77 dengan kriteria tinggi pada siklus 2. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sudah meningkat dan hasil tersebut sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu 75% karena ketuntasan hasil belajar mencapai 95% sehingga penerapan metode problem based learning (PBL) dalam proses pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah peserta didik kelas VII C SMP Negeri 13 Semarang dengan peningkatan sebesar 0,77 masuk dalam kriteria tinggi.

Filter by Year

2023 2023