cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional IPA
ISSN : 29622905     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles 335 Documents
IMPLEMENTASI STEM PADA PEMBELAJARAN IPA DI INDONESIA: REVIEW ARTIKEL TAHUN 2018-2023 Widiyatmoko, Arif; Darmawan, Melissa Salma
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai implementasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada pembelajaran IPA di Indonesia telah menjadi bidang yang menarik selama satu dekade. STEM pada pembelajaran IPA dapat diimplementasikan pada berbagai model atau metode pembelajaran dan level pendidikan. Bahkan, variabel penelitian yang mampu ditingkatkan setelah implementasi STEM pada pembelajaran IPA di Indonesia bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi STEM dalam pembelajaran IPA di Indonesia selama tahun 2018 hingga 2023. Metode penelitian ini adalah studi narrative literature review yakni mengumpulkan, mengevaluasi, dan meringkas penelitian-penelitian yang terkait dengan topik penelitian STEM pada pembelajaran IPA. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Implementasi STEM pada pembelajaran IPA di Indonesia paling banyak menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yakni sebesar 87,5% disusul Problem based Learning (PBL) sebesar 8,3% dan discovery-PJBL sebesar 4,16%, 2) Level pendidikan SMA menjadi level pendidikan yang paling banyak mengimplementasikan STEM pada pembelajaran IPA yakni sebesar 48%, 3) Variabel penelitian yang seringkali ditingkatkan dalam implementasi STEM pada pembelajaran IPA adalah kemampuan berpikir kreatif yakni sebesar 34%.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MULTI REPRESENTASI BERBANTUAN ADVENTURE GAME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Rahmawati, Ira; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi yang bersifat abstrak dan penggunaan model pembelajaran yang masih tradisional menyebabkan siswa cenderung bosan dan merasa kesulitan dalam menerima sebuah ilmu pengetahuan. Hal ini dapat menyebabkan siswa kurang terampil dalam pemecahan masalah karena tidak memahami materi secara detail. Beberapa penelitian dan hasil PISA menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah siswa masih rendah. Keterampilan pemecahan masalah merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang penting dikembangkan pada abad 21. Permasalahan yang terjadi di sekitar perlu untuk dipecahkan dengan keterampilan pemecahan masalah yang mumpuni. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan pembelajaran multi representasi berbantuan Adventure Game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literature review yang dilakukan pada beberapa jurnal nasional dan internasional yang memiliki kesesuaian variabel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran multi representasi yang dipadukan dengan Adventure Game dapat membuat materi yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik sehingga memudahkan siswa dalam pembelajaran yang berdampak juga pada peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa terutama untuk materi kelistrikan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH KELAS VII C SMP NEGERI 13 SEMARANG PADA MATA PELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PBL Sangadah, Khotimatus; Lestari, Sri; Parmin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan memecahkan masalah peserta didik dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya keterampilan memecahkan masalah peserta didik pada pembelajaran IPA. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII C SMP Negeri 13 Semarang yang berjumlah 30 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Anailisis data pada penelitian ini dilakukan dengan analisis data kuantitatif menggunakan teknik perbandingan yaitu teknik dengan memanfaatkan data yang diperoleh pada setiap siklus yang kemudian dibandingkan dengan perolehan hasil tes. Untuk memperoleh hasil peningkatan pada analasis data ini menggunakan rumus presentase ketuntatasan dan rumus N-gain. Pada penelitian ini menghasilkan nilai presentase ketuntasan pada siklus 1 sebesar 90% dan pada siklus 2 presentase ketuntasan sebesar 95%. Serta pada uji N-gen mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 0,59 dengan kriteria sedang menjadi 0,77 dengan kriteria tinggi pada siklus 2. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sudah meningkat dan hasil tersebut sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu 75% karena ketuntasan hasil belajar mencapai 95% sehingga penerapan metode problem based learning (PBL) dalam proses pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah peserta didik kelas VII C SMP Negeri 13 Semarang dengan peningkatan sebesar 0,77 masuk dalam kriteria tinggi.
Review Artikel: Model Pembelajaran PjBL-STEAM berbantuan Canva pada Materi Energi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Mayanti, Alfiana Nur Rosita; Widiyatmoko, Arif
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki era revolusi industri 4.0 pada abad ke 21, perkembangan sains dan teknologi sangat pesat sehingga keduanya tidak bisa dipisahkan. Hal ini yang mengakibatkan adanya tuntutan didunia kerja dimana mengharuskan memiliki kemampuan yang dibutuhkan didunia kerja. Kemampuan utama yang ditekankan untuk menghadapi tantangan di abad 21 disebut dengan istilah 4C, salah satu dari kemampuan 4C yaitu berpikir kreatif. Pentingnya kemampuan berpikir kreatif ini sebagai persiapan nyata untuk menghadapi dunia kerja dan memudahkan dalam memahami pembelajaran. Pembelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning berpendekatan STEAM berbantuan Canva bertujuan untuk memberikan ruang bagi peserta didik supaya dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Model pembelajaran PjBL berpendekatan STEAM ini mengarahkan peserta didik membuat suatu produk terintegrasi STEAM. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mengkaji berbagai literatur jurnal nasional dan jurnal international pada database (Google Scholar, Sience Direct, ERIC, dan Scopus) dan sumber-sumber ilmiah yang relavan. Berdasarkan tinjauan literatur didapatkan hasil bahwa pembelajaran IPA menggunakan model PjBL-STEAM berbantuan Canva dapat dijadikan alternatif solusi untuk meingkatkan kemampuan berpikir kreatif pada peserta didik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN PENDEKATAN STEM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA Dianti, Septiani Ayu Tri; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 peserta didik dituntut memiliki kecakapan 6 C agar dapat menyikapi berbagai perubahan. Literasi sains merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa. Berdasarkan data PISA tahun 2018 dan TIMSS tahun 2015 Indonesia menempati peringkat terendah dalam keterampilan dan literasi sains yaitu peringkat ke-74 dari 79 negara yang diuji dan data TIMSS menunjukan negara Indonesia berada peringkat 44 dari 49 negara dengan skor rata-rata 397. Oleh karena itu diperlukan perbaikan dalam pendidikan Indonesia misalnya dengan menerapkan proses belajar berbasis proyek dengan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains. Metode yang digunakan penulisan artikel ini dengan pendekatan literatur review yang melibatkan pengumpulan, pemilihan, evaluasi, dan sintesis informasi yang ada dalam literatur ilmiah terkait. Berdasarkan literatur menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi sains siswa setelah menerapkan pembelajaran berbasis proyek sosial dengan pendekatan STEM. Siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memahami konsep-konsep sains, menerapkan pengetahuan sains dalam situasi kehidupan nyata, serta berkomunikasi dan bekerja secara efektif dalam kelompok. Penerapan pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEM memiliki efektivitas yang baik terhadap peningkatan literasi sains siswa.
PENERAPAN MODEL PBL-STEM MELALUI KEGIATAN FIELD TRIP UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA ABAD 21 Sari, Vanesa Enggar; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan global menuntut siswa untuk mampu bersaing di kancah internasional, salah satu kemampuan yang perlu dimiliki adalah literasi sains yang baik. Namun kenyataannya kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih sangat rendah sehingga permasalahan tersebut perlu untuk segera diselesaikan. Capaian pembelajaran IPA seharusnya mengedepankan kemampuan literasi sains dalam kegiatan pembelajaran karena literasi sains sangat penting untuk mengukur seberapa jauh siswa memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang berguna di masyarakat, serta mengukur kecakapan dalam menyelesaikan masalah secara kritis. Sehingga diperlukan model dan metode pembelajaran yang tepat untuk mengatasi rendahnya literasi sains siswa. Salah satu model yang dapat digunakan adalah Problem Based Leaning terintegrasi STEM dengan metode field trip. Penggunaan PBL-STEM diharapkan mampu mendorong siswa untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual dengan memanfaatkan integrasi antar Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Sedangkan metode field trip memberikan kesempatan siswa untuk mengamati secara langsung permasalahan isu lingkungan yang sedang terjadi. Pengintergrasian antara PBL-STEM melalui kegiatan field trip dalam kegiatan pembelajaran IPA efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPIAN SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS VIII E SMP N 41 SEMARANG Tifani, Aizah; Sukimin; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dengan menerapkan model problem based learning di kelas VIII E SMP N 41 Semarang. Metode penelitian menggunakan desains model kemmis dan me taggart selama dua siklus. Pengambilan data mengggunkan observasi pembelajaran problem based learning dan angket keterampilan sosial pra siklus, siklus I dan siklus II. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa angket keterampilan sosial pada pra siklus diperoleh rata – rata sebesar 60% dengan kategori cukup, pada siklus I diperoleh rata – rata sebesar 71% dengan kategori tinggi. sehingga ada peningkatan sebesar 11%. Adaun pada siklus II diperoleh rata – rata sebesar 80% dengan kategori tinggi sehingga ada peningkatan sebesar 8%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan problem based learning dapat meningkatkan keterampilan sosial peserta didik di kelas VIII E SMP N 41 Semarang.
Keberlanjutan Sistem Penyediaan Air Bersih berbasis Masyarakat di Kelurahan Mangunsari, Kota Semarang Putri, Rizda Amalia; Siregar, Zepanya Gladis Tabita; Fitri, Revieta Noor; Latif, Mukhlis Abdul; Jabbar, Abdul; Fariz, Trida Ridho
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangkaan air bersih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah dunia. Perubahan iklim, urbanisasi, dan pertambahan penduduk semakin memperparah masalah ini. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) salah satunya di Kelurahan Mangunsari, Kota Semarang, diakui sebagai solusi untuk mengatasi kelangkaan air bersih. Namun, keberlanjutan program ini memerlukan partisipasi aktif masyarakat dan modal sosial yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat di Kelurahan Mangunsari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberlanjutan program. Sarana dan prasarana sistem penyediaan air bersih sudah cukup lengkap, dan sistem ini telah melayani masyarakat dengan baik. Program peningkatan kapasitas sistem juga telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat. Keberlanjutan PAMSIMAS di Kelurahan Mangunsari dapat terlihat dari kesinambungan operasional dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat pada aspek sosial, kelembagaan, lingkungan, ekonomi, dan teknis.
PENERAPAN PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE (SSI) BERBANTUAN MODUL ELEKTRONIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Shoba, Tafuz Mahabatis; Hardianti, Risa Dwita; Pamelasari, Stephani Diah
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sosial-ilmiah menunjukkan hubungan antara sains, teknologi, dan masyarakat dengan mempertimbangkan pertanyaan yang belum terselesaikan saat ini. Masalah pemanasan global merupakan salah satu contoh dengan implikasi yang penting bagi kelangsungan bumi. Tujuan dari artikel konseptual ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui modul elektronik materi pemanasan global berpendekatan isu sosial-ilmiah. Metode yang digunakan pada modul dengan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI), yaitu dengan menentukan kompetensi dasar pada materi pemanasan global, mengidentifikasi materi yang dapat dijadikan sebagai indikator kemampuan berpikir kritis, kemudian menghubungkan materi dengan aspek SSI. Aspek SSI yang diintegrasikan ke dalam materi dan bentuk isu pemanasan global memicu kemampuan berpikir kritis siswa karena adanya kolom pertanyaan tiap isu selesai disajikan. Hal inilah yang menjadi ciri modul pemanasan global berbasis SSI dibandingkan dengan modul lainnya. Dengan demikian, modul berpendekatan SSI dapat digunakan sebagai media penunjang pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI METODE OPIC BERBANTUAN PHET Khasanah, Rohmatul; Virgayantie, D. Anna Mulia; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA melalui metode OPic (Observing and Picturing) berbantuan PhET Simulation. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIID SMP Negeri 23 Semarang pada semester genap TA. 2022/2023 dengan jumlah siswa sebanyak 31 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan dua pertemuan pada setiap siklusnya. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, tes dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada prasiklus didapatkan data 6,45% siswa memiliki motivasi sangat rendah, 54,84% siswa memiliki motivasi rendah, 32,26% siswa memiliki motivasi sedang dan hanya 6,45% siswa yang memiliki motivasi tinggi. Karena motivasi siswa yang sebagian besar dalam kategori rendah, hal ini mempengaruhi hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa menunjukkan 61,29% siswa tidak tuntas KKM, dan hanya 38,71% siswa yang tuntas KKM. Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I didapatkan data motivasi belajar siswa yang menunjukkan 3,23% kategori sangat rendah, 9,68% rendah, 22,58% sedang, 45,16% tinggi, dan 19,35% kategori sangat tinggi. Serta didapatkan data hasil belajar siswa yang menunjukkan 35,48% tidak tuntas KKM, dan 64,52% tuntas KKM. Pada siklus II didapatkan data motivasi belajar siswa yang menunjukkan 9,68% kategori sedang, 32,26% tinggi, dan 58,06% kategori sangat tinggi. Serta didapatkan data hasil belajar siswa yang menunjukkan 19,35% tidak tuntas KKM, dan 80,65% tuntas KKM. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas VIIID SMP Negeri 23 Semarang TA. 2022/2023 melalui metode Opic berbantuan PhET.

Page 9 of 34 | Total Record : 335


Filter by Year

2022 2025