cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
Hubungan Antara Kesehatan Mental Dengan Permainan Game Online Terhadap Generasi Muda Fawaz, Ammar; Sujarwo; Safitri, Desy
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i12.12582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Kesehatan mental dengan permainan game online terhadap generasi muda, diyakini memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan perilaku individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner, studi kepustakaan, dan analisis dokumentasi. Subjek penelitian adalah individu dengan kecenderungan bermain game online. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran keluarga,teman dan masyarakat dalam menciptakan keseimbangan dalam bersosial untuk mencegah perilaku buruk pada Kesehatan mental. Selain itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan, program edukasi orang tua, dan strategi preventif perlindungan anak di Indonesia. Kata Kunci: Kesehatan mental, Perilaku Menyimpang, Permainan Game Online
Relasi Antara Struktur Dan Agen Dalam Fenomena Anak Tidak Kuliah : (Studi Di Kelurahan Sinarjaya Jelutung Kabupaten Bangka) Khoiri , Imam; Zulkarnain , Iskandar; Herza
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i12.12654

Abstract

Fenomena anak tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi menjadi permasalahan sosial yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, termasuk di Kelurahan Sinarjaya Jelutung, Kabupaten Bangka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola relasi antara struktur sosial dan agen dalam fenomena anak tidak kuliah dengan menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens. Teori ini menjadi landasan untuk memahami keterkaitan timbal balik antara kekuatan struktur sosial dan kapasitas agen individu dalam pengambilan keputusan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anak-anak yang tidak kuliah, orang tua, pihak pendidikan, dan pemerintah setempat, disertai observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena anak tidak kuliah ini berangkat dari rendahnya Angka Partisipasi kasar Perguruan Tinggi (APK PT). Keputusan anak untuk tidak melanjutkan kuliah dipengaruhi oleh berbagai faktor struktural, seperti keterbatasan ekonomi keluarga, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, serta persepsi masyarakat tentang rendahnya keterkaitan antara pendidikan tinggi. Selain itu, norma sosial, budaya lokal, serta ekspektasi keluarga turut membentuk pandangan anak terhadap pentingnya pendidikan tinggi. Namun, anak-anak sebagai agen tidak sepenuhnya tunduk pada tekanan struktural tersebut. Mereka menunjukkan kapasitas untuk merespons dan menegosiasikan pilihan hidupnya. Interaksi antara struktur dan agen ini membentuk pola relasi yang dinamis, kompleks, dan saling memengaruhi dalam praktik kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini terdapat pola relasi yang kompleks, pola relasi utama yang menyebabkan anak tidak kuliah adalah sebab keterbatasan ekonomi keluarga (Struktur Dominan), kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan (Struktur Signifikansi), serta keterbatasan akses dan kebijakan pemerintah (Struktur Legitimasi). Kata Kunci: Relasi Struktur; Relasi Agen; Fenomena Anak Tidak Kuliah
Representasi Sosial Dan Nilai Moderasi Beragama Pada Kesenian Barongsai Di Kota Pangkalpinang Violeta , Dea; Sulaiman , Aimie; Ramadhani , Tiara
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i12.12655

Abstract

Penelitian ini menganalisis terkait representasi sosial dan nilai moderasi beragama pada kesenian barongsai yang ada di Kota Pangkalpinang. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Mengeksplorasi representasi sosial dan nilai moderasi beragama pada kesenian barongsai di Kota Pangkalpinang, dan 2). Mengeksplorasi upaya untuk mempertahankan eksistensi kesenian barongsai di era modern. Penelitian ini menggunakan teori representasi sosial yang dikemukakan oleh Stuart Hall sebagai pisau analisis penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data yang digunakan, yaitu sumber data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling yang memungkinkan adanya responden potensial untuk dihubungi dan diwawancarai sesuai dengan topik penelitian yang diteliti. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Kesenian barongsai telah diterima dan menjadi bagian dari representasi budaya serta telah mengalami diskursus budaya yang mencerminkan moderasi beragama serta telah mengalami perkembangan sekaligus pergeseran makna dari hanya sekedar bagian dari tradisi keagamaan menjadi ekspresi dari adanya keberagaman dan inklusivitas, 2). Terdapat beberapa hal yang menunjukkan bahwa kesenian barongsai telah mempunyai konstruksi makna moderasi beragama, diantaranya pemain barongsai yang berasal dari lintas agama dan budaya, pertunjukkan barongsai tampil di acara lintas budaya dan agama, sering diadakannya perlombaan barongsai, dan berbagai sikap toleransi yang diterapkan dalam interaksi sehari-hari para pemain barongsai, 3). Adapun upaya yang dilakukan untuk terus mempertahankan eksistensi kesenian barongsai di era modern saat ini, diantaranya menumbuhkan motivasi bagi generasi muda agar bisa memunculkan bibit-bibit baru, mengadakan berbagai perlombaan barongsai, melibatkan barongsai dalam berbagai acara pariwisata dan budaya serta mempromosikan kesenian barongsai ini ke media sosial agar tidak tenggelam oleh kemajuan zaman dan bisa menjangkau masyarakat lebih luas. Kata Kunci: Representasi Sosial; Moderasi Beragama; Kesenian Barongsai
Collaborative Governance Melalui Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember Tahun 2025 Inayah, Zhurriyyatin; Wicaksono, Itok
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model collaborative governance dalam percepatan penurunan stunting di Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Mengacu pada kerangka teori Ansell dan Gash, pendekatan ini menekankan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menangani masalah stunting secara terintegrasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan deksriptif kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sebagai koordinator kebijakan, serta keterlibatan sektor swasta seperti Mora Group melalui program CSR dan Koramil Sukorambi melalui program Bapak Asuh Anak Stunting, mampu mengatasi keterbatasan anggaran dan meningkatkan efektivitas intervensi gizi. Proses kolaboratif diwarnai dengan dialog tatap muka, komitmen bersama, dan upaya membangun kepercayaan antar aktor. Meski terdapat tantangan dalam kesetaraan partisipasi dan integrasi program, pendekatan ini berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 19% menjadi 6%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa collaborative governance dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks secara partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PROGRAM DESA DIGITAL : PERSPEKTIF DIGITAL GOVERNANCE (STUDI KASUS DI DESA SIDOMULYO KABUPATEN JEMBER TAHUN 2025) Jiharani Imamah, Fildza; Wicaksono, Itok
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Desa Digital di Desa Sidomulyo, Kabupaten Jember, dalam konteks digital governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik, meskipun terdapat tantangan dalam hal keterbatasan infrastruktur dan literasi digital masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur teknologi sangat penting untuk keberlanjutan program. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur teknologi untuk meningkatkan efektivitas Program Desa Digital. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa lainnya dalam menerapkan digital governance dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KETERLIBATAN KARYAWAN DI LIMESTONES DIGITAL INDONESIA Ashelawati, Brigitta Desteni; Kurnia
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12691

Abstract

Transformasi teknologi dan digitalisasi telah mengubah pola organisasi dalam membangun komunikasi. Dalam public relations, media sosial telah menjadi bagian dari strategi komunikasi yang diharapkan dapat meningkatkan efektifitas komunikasi organisasi. Media sosial dapat membantu aktivitas public relations dalam membangun komunitas dan koneksi internal, sehingga mendorong kolaborasi, penyebaran informasi, pembelajaran organisasi, dan inovasi. Pemanfaatan media sosial dalam komunikasi organisasi dapat ditujukan untuk berbagi informasi, media kolaborasi, dan mencapai tujuan organisasi jangka panjang seperti keterlibatan karyawan, dan peningkatan hubungan karyawan. Limestones Digital Indonesia merupakan perusahaan yang memanfaatkan media sosial sebagai saluran komunikasi. Media sosial yang digunakan Limestones untuk membagikan konten adalah Instagram, TikTok, dan LinkedIn. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemanfaatan media sosial di Limestones Digital Indonesia dan untuk memahami keterlibatan karyawan Limestones Digital Indonesia terhadappemanfaatan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi kemudian data dianalisis menggunakan teknik Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Limestones Digital Indonesia telah menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi untuk melakukan pemasaran, sebagai media kerjasama, dan sumber informasi. Penelitian ini dapat diketahui bahwa Limestones Digital Indonesia telah membangun pemanfaatan media sosial melalui keterlibatan karyawan untuk berbagi gagasan, komentar, mendapatkan impresi likes (suka), serta mengarahkan audiens agar mengikuti gagasan yang dirancang.
SEDEKAH BUMI SEBAGAI WUJUD INTEGRASI SOSIAL-BUDAYA DAN KONSERVASI ALAM DALAM MASYARAKAT JAWA Aulia, Lintang Metha; Roqobin, Fikky Dian; Puspitarini, Sapti; Susiawati, Enny
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12692

Abstract

Upacara Sedekah Bumi merupakan tradisi masyarakat Jawa sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen dan rezeki yang diberikan. Lebih dari sekadar acara adat, tradisi ini mengandung nilai-nilai penting seperti kepedulian terhadap alam, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal. Melalui kegiatan seperti doa bersama, pertunjukan seni tradisional, dan makan bersama, masyarakat tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat identitas budaya mereka. Tradisi ini menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda, karena menanamkan nilai-nilai keimanan, sosial, moral, dan budaya. Namun, di tengah perkembangan zaman dan pengaruh budaya asing, Sedekah Bumi mulai kehilangan maknanya, terutama di kalangan anak muda. Tradisi ini dianggap kuno dan tidak lagi relevan. Padahal, jika dipertahankan, Sedekah Bumi bisa menjadi bagian dari solusi pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah, untuk terus melestarikan dan memperkenalkan tradisi ini agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.
KEPEMIMPINAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TULUNGAGUNG Donny Cahyo Arganata; Budi Priyatmono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12710

Abstract

Penelitian ini mengkaji gaya kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung melalui pendekatan studi kasus kualitatif yang diperkaya kajian pustaka. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam dengan kepala lapas, petugas keamanan, pembinaan, dan staf administrasi, serta observasi partisipatif dalam kegiatan operasional harian dan dokumentasi internal lembaga. Analisis tematik mengungkap bahwa pimpinan lapas memadukan elemen transformasional melalui visi bersama, stimulasi intelektual, dan apresiasi individual dengan autentik leadership yang menekankan transparansi dan kepercayaan. Gabungan kedua gaya tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi, inovasi program pembinaan, dan penurunan tingkat keterlambatan tugas petugas. Namun, respons situasional dalam kondisi darurat dan sistem penghargaan formal masih perlu diperkuat. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan pelatihan kepemimpinan berkelanjutan, mekanisme penghargaan berbasis kinerja, tim respons cepat, serta forum diskusi rutin dan monitoring evaluasi berkala untuk memperkuat efektivitas kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan yang dinamis.
Analisis Peran Teman Sebaya Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa: Systematic Literature Review Ayu Wulandari, Rastri; Safitri, Desy; Sujarwo
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12719

Abstract

Penelitian ini berfokus pada desain teman sebaya dalam memotivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran teman sebaya terhadap peserta didik dan menjelaskan mengenai peran teman sebaya dalam memotivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan Systematic Literature Review atau studi literatur dengan pengumpulan data data sekunder yang berupa hasil-hasil penelitian primer yang telah dipublikasikan sebelumnya dalam bentuk artikel jurnal, buku, tesis, atau laporan penelitian. Dengan mengkaji sepuluh artikel ilmiah yang relevan, penelitian ini menemukan bahwa interaksi sosial yang terjalin antar teman sebaya berperan penting sebagai katalisator dalam meningkatkan motivasi belajar. Teman sebaya tidak hanya memberikan dukungan emosional dan akademik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang positif, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya membangun relasi positif antar siswa untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung pencapaian prestasi akademik yang optimal.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL: KAJIAN LITERATUR DAN STUDI KASUS Rahmatia, Angelina; Awang, Hety Sania; Bura, Albertina Yoanita
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12738

Abstract

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan komunikasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai alat edukatif dalam meningkatkan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kontribusi media sosial dalam peningkatan literasi digital masyarakat, mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatannya, dampak yang ditimbulkan, serta tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa platform seperti instagram, tiktok, dan twitter telah dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi edukatif melalui konten visual dan audiovisual yang menarik. Studi kasus pada akun instagram @mudah bergaul dan @InfinityGenRe serta akun TikTok @70milprojector menunjukkan bahwa konten yang dikemas secara informatif dan komunikatif mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan literasi digital. Meski demikian, sejumlah tantangan seperti rendahnya literasi digital, disinformasi, penggunaan media sosial yang dominan untuk hiburan, kesenjangan akses tekonologi, dan rendahnya etika digital masih menjadi hambatan serius. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi penguatan konten edukatif, kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta peningkatan kesadaran kritis pengguna agar media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue