cover
Contact Name
Edi Rohman
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+628174778645
Journal Mail Official
info@nlc-education.or.id
Editorial Address
Jl. Tukad Gangga IV No. 3, Denpasar Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Nirta: Studi Inovasi
Published by Nirta Learning Centre
ISSN : -     EISSN : 28076648     DOI : 10.61412
artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan yaitu Pendidikan, Manajemen dan Pariwisata
Articles 239 Documents
PERAN BYOND BSI DALAM METODE PEMBAYARAN E-COMMERCE DI KALANGAN MAHASISWA FEBI UINSU Anggi Maydistra Sukma; Nurhani Syasalbilah; Syarif Adillah Ramadhan Nasution; Nurbaiti
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aplikasi BYOND BSI sebagai metode pembayaran dalam transaksi e-commerce di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BYOND BSI dinilai mudah digunakan, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah, sehingga menjadi pilihan potensial bagi generasi muda muslim dalam bertransaksi secara digital. Namun demikian, hambatan seperti gangguan teknis, keterbatasan integrasi dengan platform e-commerce populer, serta rendahnya pemahaman fitur berbasis syariah menjadi faktor yang membatasi optimalisasi peran BYOND BSI. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fitur e-commerce, stabilitas aplikasi, dan edukasi pengguna agar layanan lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan inovasi perbankan syariah digital yang lebih inklusif di era ekonomi digital.
PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN GLOBAL DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PERUSAHAAN Tambunan, Kanaya Dzuhuraina Aura Indra; Rilly Amanda; Nurbaiti
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Manajemen Global (SIM Global) dalam meningkatkan daya saing perusahaan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka yang bersumber dari berbagai jurnal dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIM Global mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan melalui automasi proses bisnis, pengelolaan sumber daya yang optimal, serta pengembangan kompetensi karyawan. Selain itu, SIM Global juga mendukung inovasi dan diferensiasi produk, memperkuat integrasi rantai pasok global, serta meningkatkan kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika pasar. Namun, implementasi sistem ini menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, keamanan data, dan kesiapan sumber daya manusia. Secara keseluruhan, SIM Global terbukti menjadi instrumen strategis dalam menciptakan keunggulan kompetitif dan keberlanjutan bisnis di tingkat global.
URGENSI PENGATURAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SOUND GIGANTIC DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Renata Diah Puspita Murdoko; Ahmad Sholikhin Ruslie
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.341

Abstract

The use of gigantic sound in this phenomenon has become a topic of discussion among many parties. Its presence as a form of entertainment has created conflict that must be addressed, as it will become an ongoing polemic if there are no regulations or guidelines governing its use. This study aims to analyze the legal responsibilities of business actors who use loud sounds as subjects of public law and evaluate the government's role in addressing the legal vacuum and creating legal certainty for the public. The research method used is a normative juridical approach with descriptive-analytical analysis techniques and deductive reasoning based on primary, secondary, and tertiary legal materials. The results show that business actors have an administrative obligation to meet sound standards and obtain permits in accordance with the principles of supervision and licensing. The government acts as a regulator and supervisor to ensure public order, but due to the lack of specific norms, legal protection is not optimal. Therefore, new regulations are needed to regulate sound limits, permit granting mechanisms, and administrative sanctions to create justice and legal certainty in society. The absence of specific regulations results in the ineffective implementation of the principle of legality and good governance in government administration practices. Keywords: Gigantic Sound, Normative Vacuum, Legal Responsibility Abstrak. Penggunaan Sound Gigantic dalam fenomena ini menjadi perbincangan banyak pihak kehadirannya sebagai bentuk hiburan menimbulkan konflik yang harus diperhatikan karena akan menjadi polemik yang berkelanjutan jika tidak ada nya peraturan atau regulasi yang mengatur sebagai pedoman pada penggunaan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum pelaku usaha yang menggunakan suara besar sebagai subjek hukum publik serta mengevaluasi peran pemerintah dalam mengatasi kekosongan hukum dan menciptakan kepastian hukum bagi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik analisis deskriptif-analitis dan penalaran deduktif berdasarkan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki kewajiban administratif untuk memenuhi standar suara dan memperoleh izin sesuai prinsip pengawasan dan pemberian izin. Pemerintah bertindak sebagai regulator dan pengawas untuk menjamin ketertiban umum, namun karena tidak adanya norma khusus, perlindungan hukum tidak maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pembuatan peraturan baru yang mengatur batas suara, mekanisme pemberian izin, dan sanksi administratif agar tercipta keadilan dan kepastian hukum dalam masyarakat.Ketidakadaan regulasi yang bersifat khusus mengakibatkan penerapan asas legalitas maupun prinsip good governance tidak dapat diwujudkan secara efektif dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan Kata kunci: Sound gigantic, Kekosongan Norma, Tanggung Jawab Hukum
PENGARUH MODAL USAHA DAN PERMINTAAN PASAR TERHADAP PENDAPATAN USAHA KULINER BAKSO DI KECAMATAN SAWAHAN KOTA SURABAYA Salsabilla Saifana Veriyanto; Arga Christian Sitohang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.343

Abstract

This study employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. This method is applied to assess the extent to which the two independent variables—business capital (X1) and market demand (X2)—influence the dependent variable, business revenue (Y). Primary data were obtained through questionnaires distributed to the entire population, which also served as the sample (census), consisting of 30 meatball vendors in Sawahan District, Surabaya City. The primary aim of this research is to evaluate how strongly capital and market demand contribute to determining the income level of meatball culinary businesses. The results of the analysis indicate that, jointly, business capital (X1) and market demand (X2) significantly affect revenue, as reflected by an R² value of 68%. However, based on partial testing, only market demand (X2) shows a significant influence, while business capital (X1) does not demonstrate a significant individual effect. These findings highlight the dominant role of market demand in increasing revenue, whereas effective managerial practices are essential for optimizing the impact of capital. For business owners, the ability to respond to market shifts and manage capital efficiently is crucial for sustaining their operations. It is expected that these results will serve as both an academic reference and a practical guideline for the advancement of local culinary enterprises.
PENGARUH KEPUASAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT TRAC (ASTRA RENT A CAR ) SURABAYA Gayus Afiansyah; Riyadi Nugroho
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.353

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset vital bagi perusahaan jasa transportasi seperti PT TRAC Surabaya. Fenomena yang terjadi menunjukkan adanya fluktuasi kinerja yang diduga dipengaruhi oleh tingkat kepuasan kerja, kondisi lingkungan kerja, dan semangat kerja karyawan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja, lingkungan kerja, dan semangat kerja secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan PT TRAC (Astra Rent A Car) Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan PT TRAC Surabaya dengan sampel sebanyak 61 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, lingkungan kerja, dan semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,774 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berkontribusi sebesar 77,4% terhadap kinerja karyawan. Peningkatan kinerja karyawan sangat bergantung pada pemenuhan kepuasan kerja, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, serta pemeliharaan semangat kerja yang tinggi.
ANALISIS KOMPARATIF PENGATURAN PENGAKUAN, PENGUKURAN, DAN PENGUNGKAPAN NILAI WAJAR DALAM PELAPORAN KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PSAK 113 Dahlya Theresia Dafinta; Chairunisa Nabila Putri; Sabila Resti Syafira; Bunga Zenia Sawa; Rinny Meidiyustiani
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.382

Abstract

Perkembangan standar akuntansi di Indonesia mencerminkan kebutuhan yang meningkat akan informasi keuangan yang relevan, andal, dan dapat diperbandingkan antarentitas serta antarperiode pelaporan. Pengukuran nilai wajar muncul sebagai konsep utama dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan, karena menyediakan perspektif berbasis pasar yang mencerminkan kondisi ekonomi aset dan liabilitas secara lebih aktual dibandingkan biaya historis. PSAK 113 tentang Pengukuran Nilai Wajar, yang menggantikan PSAK 68, menetapkan kerangka pengaturan yang lebih komprehensif dengan penegasan konsep nilai wajar, panduan teknis, serta kewajiban pengungkapan yang diperluas. Penelitian ini melakukan analisis komparatif atas pengaturan pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan nilai wajar dalam pelaporan keuangan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 113, dengan IFRS 13 sebagai acuan internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, menelaah PSAK 68, PSAK 113, dan literatur akademik yang relevan untuk mengidentifikasi perbedaan kerangka konseptual, teknik pengukuran, dan praktik pengungkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSAK 113 mempertegas nilai wajar sebagai harga keluar (exit price) berbasis pasar, memperkuat pendekatan pengukuran melalui metode pasar, biaya, dan pendapatan, serta memperluas kewajiban pengungkapan, khususnya untuk pengukuran berbasis input Level 3. Perbaikan ini meningkatkan konsistensi, transparansi, dan keterbandingan pelaporan keuangan, serta memungkinkan pengguna laporan keuangan mengambil keputusan ekonomi yang lebih tepat. Temuan penelitian juga menekankan pentingnya pertimbangan profesional dan penerapan teknik pengukuran yang tepat, yang memiliki implikasi bagi penyusun dan pengguna laporan keuangan. Secara keseluruhan, PSAK 113 menyelaraskan praktik akuntansi Indonesia dengan standar internasional dan meningkatkan relevansi serta keandalan informasi nilai wajar dalam laporan keuangan. Kata Kunci: Nilai Wajar, PSAK 113, Analisis Komparatif, Pengukuran Nilai Wajar, Pelaporan Keuangan.
Mencapai Keharmonisan Keluarga dalam Pernikahan Beda Agama: Studi Kasus Pasangan Beda Agama di Indonesia Musa Azhari; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.385

Abstract

Pernikahan beda agama merupakan fenomena yang terus menimbulkan perdebatan dalam masyarakat Indonesia yang majemuk secara agama dan budaya. Perbedaan keyakinan dalam ikatan perkawinan tidak hanya menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga menghadirkan dinamika sosial dan tantangan dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pernikahan beda agama dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia, serta menganalisis dinamika kehidupan rumah tangga dan konflik yang dihadapi oleh pasangan beda agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) secara tegas melarang pernikahan beda agama, sementara hukum positif Indonesia tidak memberikan pengaturan eksplisit, tetapi mensyaratkan kesahan perkawinan berdasarkan hukum agama masing-masing. Meskipun demikian, secara sosiologis, sebagian pasangan beda agama mampu membangun keharmonisan rumah tangga melalui komunikasi terbuka, toleransi, dan kesepakatan bersama dalam mengelola perbedaan. Namun, pernikahan beda agama tetap menghadapi berbagai tantangan dan konflik, baik dari aspek hukum, sosial, maupun psikologis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian hukum keluarga dan menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan serta masyarakat dalam menyikapi fenomena pernikahan beda agama di Indonesia. Kata kunci: pernikahan beda agama, keharmonisan keluarga, hukum Islam, hukum positif, Indonesia.
IMPLEMENTASI KAIDAH DAR’UL MAFASID TERHADAP SEMA NOMOR 2 TAHUN 2023: UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH Sakinah Azzahra Hasibuan; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.386

Abstract

SEMA Nomor 2 Tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan petunjuk bagi hakim dalam mengadili perkara permohonan pencatatan perkawinan antar-umat yang berbeda agama dan kepercayaan. Kebijakan ini memicu perdebatan tajam di masyarakat dan akademik karena dianggap berimplikasi pada hak asasi manusia dan pluralitas hukum. Penelitian ini mengkaji implementasi kaidah dar’ul mafasid (pencegahan kemudaratan) dalam SEMA tersebut untuk menilai kontribusinya terhadap pencapaian maqasid syariah (tujuan syariah), khususnya dalam konteks mewujudkan keluarga sakinah. Metode penelitian yang digunakan bersifat yuridis-normatif dengan pendekatan statute dan konseptual, serta kajian maqasid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SEMA 2/2023 secara normatif bertujuan untuk mencegah kemudharatan hukum dan sosial yang timbul akibat perkawinan beda agama, namun implementasinya masih menghadapi tantangan signifikan terkait kepastian hukum, hak individu, dan pluralisme hukum di Indonesia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa SEMA Nomor 2 Tahun 2023 mencerminkan penerapan kaidah dar’ul mafasid dalam melindungi hifz al-din dan hifz al-nasl demi terwujudnya keluarga sakinah. Kebijakan ini menegaskan fungsi peradilan sebagai instrumen preventif hukum keluarga Islam yang responsif terhadap realitas sosial. Kata Kunci: Implementasi Kaidah, SEMA, Keluarga Sakinah.
IJTIHAD HAKIM DALAM MENENTUKAN BESAR NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN Junida Sari Hasibuan; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.387

Abstract

Child support after divorce is a fundamental right that must be ensured and maintained. Since the law does not always clearly stipulate the amount of child support, judges exercise ijtihad by considering the father’s financial capacity, the child’s needs, and principles of justice. This article employs a normative juridical method with a literature study of the Marriage Law, the Compilation of Islamic Law, the Civil Code, and the Child Protection Law. The results show that judicial ijtihad is crucial in bridging formal legal provisions with the real conditions of families, ensuring that children’s rights are fulfilled fairly, proportionally, and sustainably.   Hak nafkah anak pasca perceraian adalah hak dasar yang harus dijamin keberlanjutannya. Karena aturan hukum tidak selalu menetapkan besaran nafkah secara jelas, hakim melakukan ijtihad dengan mempertimbangkan kemampuan finansial ayah, kebutuhan anak, dan prinsip keadilan. Artikel ini menggunakan metode yuridis normatif dengan studi kepustakaan terhadap Undang-Undang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, KUHPerdata, dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Hasilnya menunjukkan bahwa ijtihad hakim penting untuk menjembatani hukum formal dengan kondisi nyata keluarga, sehingga hak anak terpenuhi secara adil, proporsional, dan berkelanjutan.
PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP, EMPLOYEE ADAPTABILITY TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN WORK ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI CV PALUGADA SEJAHTERA SIDOARJO Cakra Ragatra Putra; I Dewa Ketut Raka Ardiana
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.393

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of transformational leadership and employee adaptability on employee performance through work engagement as an intervening variable among employees of CV Palugada Sejahtera Sidoarjo. By managing these three elements, the company is expected to enhance work participation, strengthen employees’ adaptive capacity, and encourage overall performance improvement. This research employs a correlational design intended to identify the relationships and the extent of influence among variables without manipulation. The dependent variable in this study is employee performance, while the independent variables consist of transformational leadership and employee adaptability, and the mediating variable is work engagement. The study adopts a quantitative approach, with respondents consisting of all 75 employees of CV Palugada Sejahtera using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using the SEM-PLS (SmartPLS) method to assess both direct and indirect effects among variables.