cover
Contact Name
Abdul Azis
Contact Email
jimsejarah@usk.ac.id
Phone
+6285360082823
Journal Mail Official
jimsejarah@usk.ac.id
Editorial Address
History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah
ISSN : 29647231     EISSN : 26143658     DOI : https://dx.doi.org/10.24815/jimps.
The journal publishes writings on (1) History Education; (2) History of Education; (3) Social Sciences; (4) Social Sciences Education; (5) Sociology Education; (6) Economi; (7) Social Economi; (8) Law, (9) History of Military; (10) Philosophy of History; (11) Historiography; (12) Humanities; (13) communication science; (14) religious education; and (15) Technology
Articles 1,774 Documents
Supervisi Klinis Mempengaruhi Peningkatan Profesional Guru di SMP Babul Istiqamah Miswar*, Miswar; Fahmi, Rizal; Abdar, Yusrijal
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v7i3.21831

Abstract

Pemberian supervisi klinis pada guru dapat mempengaruhi peningkatan keterampilan   dalam mendesain strategi pembelajaran.  Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan penggunaan konsep-konsep supervisi klinis dalam meningkatkan profesi dan kemampuan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran. Subjek penelitian adalah Guru-guru SMP Babul Istiqamah Tahun Pelajaran 2020/2021 berjumlah 20 orang guru dengan kemampuan  disiplin ilmu yang bervariasi sesuai dengan jurusan yang di emban.  Prosedur penelitian dilakukan dua siklus dengan persiapan perencanaan melakukan tindakan, pengamatan dan renungan. Hasil penelitian siklus I pertemuan ke 1  pengamatan  aspek kompetensi inti 30 %, kompetensi dasar 35 %, Materi Ajar 35 %, Indikator, 35 % strategi pembelajaran 30% dan evaluasi 30%. Pertemuan ke 2 aspek kompetensi inti 30 %, kompetensi dasar 45 %, Materi Ajar 45 %,, Indikator, 45 %,  strategi pembelajaran 45 %, dan evaluasi 45 %. Siklus II pertemuan ke 1 aspek kompetensi inti 55 %, kompetensi dasar 65 %, Materi Ajar 65  %,, Indikator, 65  %,  strategi pembelajaran 65  %, dan evaluasi 55 %. Pertemuan ke 2 aspek  kompetensi inti 80  %, kompetensi dasar 75 %, Materi Ajar 80  %,, Indikator, 75  %,  strategi pembelajaran 80  %, dan evaluasi 75 %.
Analisis Risiko Pelaksanaan Work From Home Berbasis Iso31000 Bagi Para Pekerja Sosial Di Wilayah Kabupaten Jayapura Andreas*, Rudolf; Denny Tewu, Magit Les
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25044

Abstract

Tujuan penelitian  ini  adalah  untuk  mengidentifikasi  dan mendapatkan  informasi  mengenai risko apa saja yang dihadapi para pekerja Sosial ketika bekerja dari rumah  selama  masa   pandemi  COVID-19. Penelitian    menggunakan    metode analisis dasi kupu kupu (BOW TIE ANALISIS) untuk menganalisis semua risiko dan rencana mitigasi yang akan di ambil para pekerja social ini dalam melakukan pekerjaan mereka sehari hari. Peneliti juga mengambil sample qualitative dan kuantitatif sebanyak 15 orang koresponden untuk mengambil data risiko apa saja yang mereka hadapi selama bekerja. Koresponden dalam penelitian ini adalah para staff dan tutor para pekerja dan pendidik anak di Pusat Pengembangan Anak wilayah Kabupaten Jayapura. Inisial dari setiap oresponden akan dirahasian dengan menggunakan kode R1, R2 dan seterusnya. Hasil dari penilitian ini, Peneliti akan mendapatkan gambaran penuh mengenai Risiko dan rencana mitigasinya guna mendukung pekerja anak tetap bisa bekerja dengan baik dan mencapai target yang telah di tetapkan organisasi.
Model Pendidikan Tazkiyatun Nafs Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik di Madrasah Aliyah Swasta Tarbiyah Islamiyah Kab. Deli Serdang Yunan*, Muhammad; Ependi, Rustam; Amin, Nazrial
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.24720

Abstract

Model Pendidikan Tazkiyatun Nafs dalam upaya membentuk akhlakul karimah peserta didik saat ini sangat dibutuhkan, karena model ini menyangkut pembersihan jiwa sebelum menerima pembelajaran dari guru. Dalam konteks pendidikan Islam jiwa dan hati yang masih penuh kemaksiatan akan sulit untuk mengikuti pembelajaran sehingga berdanpak terhadap prilaku. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pendidikan tazkiyatun nafs ini dilakukan oleh para pendidik. Sedangkan metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptip, yang berusaha mengungkap dan menjelaskan fakta fakta dilapangan terhadap objek yang di teliti. Adapun yang menjadi hasil penelitian ini yaitu: Pertama, pendidikan tazkiyatun Nafs sudah berjalan di Madrasah Aliyah Swasta Tarbiyah Islamiyah dengan selalu menekankan peserta didik berdoa sebelum belajar, membaca Asmaul husna,membaca Alquran sebagai pengendalian diri. Metode yang dilakukan guru adalah mujahadah An-nafs dan muhasabah An-nafs yaitu latihan dan evaluasi keadaan jiwa ataupun hati. Kedua, pada dasarnya dalam kurikulum belum ada menyebutkan model pendidikan tazkiyatun Nafs di Madrsah ini, akan tetapi dalam materi pembelajaran khususnya akidah akhlak sudah menyinggung tentang materi tazkiyatun nafs.
Ritual Kelas pada Suku Rakas Manggarai Urak*, Monika Putri; Saffanah, Winin Maulidya
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25247

Abstract

The Kelas Ritual is one of the original cultures of the Manggarai community that is still conducted as a form of respect for their ancestors. "Kelas," which means "feast" in Indonesian, is an event or ceremony to bid farewell to the spirits/souls of the deceased. The souls of the departed are purified and saved through the Kelas ritual. The method used in this paper is a descriptive qualitative method. The author collected data through interviews, observations, and documentation. The research findings indicate that the Kelas Ritual among the Rakas tribe has stages or processes, starting from the post-death stage, core preparation, and closure (wali anak rona). The ritual holds significance as a sign of respect for the deceased. Based on the research results, the Rakas tribe believes that this ritual is a form of honoring and releasing the departed family members. Additionally, the ritual is believed to bring peace and prevent wandering spirits. The ritual involves the participation of relatives as a form of social solidarity within the Rakas community.
Strategi Kepolisian Dalam Meningkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Di Kabupaten Merauke Jalal*, Nur; Adryani Moento, Paul; Syahruddin, Syahruddin; Andang Pasalli, Daud
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.24922

Abstract

Abstark Pelanggaran lalu lintas merujuk pada tindakan melanggar aturan hukum yang ditetapkan untuk mengatur lalu lintas di jalan oleh seseorang yang sedang mengemudikan kendaraan bermotor atau umum, serta oleh pejalan kaki. Penelitian ini mendukung Strategi Kepolisian Dalam  Meningkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Di Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kepolisian telah mengimplementasikan berbagai strategi seperti memberikan sanksi berupa tilang, penyuluhan ke sekolah, dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan aparat, masih ada masyarakat yang dengan sengaja melanggar peraturan lalu lintas. Meskipun demikian, strategi kepolisian dalam membentuk sikap aparat kepolisian lalu lintas dinilai sudah cukup baik dan profesional. Namun, koordinasi antara instansi/dinas masih dinilai belum maksimal, sehingga strategi kepolisian dalam menunjang keselamatan pengendara melalui sarana dan prasarana masih perlu ditingkatkan. Upaya-upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui media massa, cetak, elektronik, dan RRI juga masih perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournaments terhadap Hasil Belajar PPKN Siswa Kelas IV SDN Pacar Mugiyatmi, Mugiyatmi
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.24631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model TGT terhadap hasil belajar PPKn. Intervensi pembelajaran dilaksanakan dua siklus tindakan, setiap siklus tindakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Jenis tindakan yang digunakan adalah pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian dilaksanakan mulai Agustus-September 2022 di SDN Pacar Imogiri, Bantul. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Pacar berjumlah 28 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn topik menghargai keragaman budaya lingkungan sekitar. Dampak yang diharapkan dalam tindakan penelitian tindakan ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar, rasa tanggung jawab, dan kerja sama. Indikator penelitian adalah nilai hasil belajar di atas KKM. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang keragaman budaya, dengan kenaikan rerata nilai sebesar 8 poin. Peningkatan proporsi siswa yang menuntaskan target belajar juga mengalami peningkatan, yang semula 85.7% menjadi 100% (kenaikan sebesar 14.3%). Model TGT juga mampu meningkatkan kualitas tanggung jawab dan kerja sama secara signifikan. Disarankan kepada Guru untuk meningkatkan kreativitas merancang pembelajaran menggunakan pendekatan model pembelajaran yang paling relevan dengan karakteristik siswa dan jenis capaian hasil belajar.
Implementasi Pendidikan Berbasis Multikultural: Membentuk Karakter Siswa Menuju Indonesia Emas 2045 Umiati*, Umiati; Sufi, Ivan Septian
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2024): Februari, Educational Studies, History of Education and Social Science
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i1.29285

Abstract

Keragaman budaya dan agama di Indonesia dipercaya atau tidak, akan dapat menimbulkan persoalan yang sekarang dihadapi bangsa ini. Korupsi, Kolusi, Nepotisme, premanisme, perseturuan politik dan yang paling marak pada saat ini adalah perundungan di sekolah maupun di luar sekolah. Implementasi Pendidikan Berbasis Multikultural menawarkan satu alternatif melalui penerapan konsep pendidikan pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat khususnya yang ada pada siswa. Pendidikan ini termasuk penting diterapkan pada anak sejak dini untuk tumbuh menjadi generasi bertoleransi keberagaman. Jenis pendidikan ini bisa diberi secara langsung oleh sekolah, lewat guru dan diterapkan orang tua di rumah. Kebaruan dalam artikel ini adalah menemukan jalan baru dalam Implementasi Pendidikan Berbasis Multikultural untuk membentuk Karakter siswa menuju Indonesia Emas 2045. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan multikultural dan pembentukan karakter siswa dalam pendidikan di Indonesia. Temuan pada artikel-artikel yang di dapat menjadikan dasar dalam merumuskan jalan baru atau memberikan rekomendasi dalam implementasi pendidikan berbasis multikultural untuk membentuk karakter siswa menuju Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian literatur terhadap artikel berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada tahun 2018-2022 yang bersumber dari situs pencarian google scholar, Jurnal Nasional (Garuda) dan Jurnal Manajemen Pendidikan dengan kata kunci Pendidikan Multikultural, Implementasi Pendidikan dan Karakter Siswa. Prosedur analisis data dilakukan berdasarkan pendekatan kualitatif, temuan penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Pendidikan Multikultural memiliki pengaruh positif yang penting terhadap karakter siswa. Siswa akan mengalami peningkatan pemahaman dan penghargaan terhadap perbedaan, baik dalam hal budaya, agama, maupun nilai-nilai sosial. Jalan baru yang dihasilkan adalah Pendidikan multikultural harus diajarkan sejak dini oleh guru melalui pengintegrasian ke dalam mata pelajaran, menggunakan berbagai strategi dan variasi di dalam maupun di luar kelas serta menciptakan kultur perlakuan yang sama tanpa membeda bedakan di lingkungan sekolah.
Implementasi Asas Perlindungan Konsumen Dalam Sektor Pangan Berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Qoyyumi Permadi*, Shafira Andiena; Lewiandy, Lewiandy
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.27725

Abstract

In meeting their daily needs, of course humans are regular consumers to meet their basic needs. For this reason, all human activities require legal protection to ensure that their rights and obligations are fulfilled. Consumer protection is all the governments efforts to ensure legal certaintly to provie protection to consumers. Consumer protection in the food sector has a very important role in ensuring that the products consumed by the public are high grade, safe and meet established health standards. Consumer protection is of course based on the principles of benefits, fairness, balance, consumer security and safte, as well as legal certaintly. If business actors, especially in the food sector, do not implement the principle of consumer protection properly, of course the welfareof society or consumers will not be achived. The method used in this research is normative legal research by identifying positive laws that apply in Indonesia. The aim of this research is that it is hoped that business actors in the food sector can apply the principles of consumer protection well in order to create a healthy, high quality and safe food environment and provide benefits to public health and the stability of the food industry. The results of this research can be concluded that through good implementation of the principles of consumer protection in the food sector, it will provide long term benefits that can be received by all related parties.
Analisis Pemilihan Supplier Karton di Pt Dsv Solutions Indonesia dengan Menggunakan Pendekatan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (Topsis) Armanegara*, Siti Tasya; Fayaqun, Reza; Bisma, M. Ardhya
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26952

Abstract

PT DSV Solutions Indonesia adalah perusahaan 3PL yang bergerak dalam sektor jasa logistik yaitu pergudangan. Dalam pengoperasiannya perusahaan harus melakukan kerja sama dengan pihak ketiga yaitu supplier, salah satu supplier yang digunakan adalah supplier karton. Permasalahan yang dialami oleh PT DSV Solutions Indonesia, selama periode oktober 2022 februari 2023 tim procurement mendapatkan keluhan dari tim operasional (gudang) terjadi keterlambatan oleh supplier yang kini sedang digunakan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perusahaan harus menentukan supplier baru yang potensial untuk memasok kebutuhan karton. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menyeleksi supplier berdasarkan kriteria-kriteria yang sesuai dengan perusahaan. Dalam mengambil keputusan penentuan supplier diterapkan metode AHP dan TOPSIS. Metode AHP digunakan untuk menentukan kriteria yang paling berpengaruh dengan matriks perbandingan berpasangan, dan menghasilkan nilai bobot kriteria yang kemudian digunakan sebagai input metode TOPSIS untuk merangkingkan supplier. Hasil perhitungan AHP didapatkan kriteria kualitas memiliki bobot tertinggi sebesar 0,24. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas menjadi faktor utama dalam pemilihan supplier. Selanjutnya kriteria lain yang diterapkan yaitu ontime goods delivery (0,23), harga (0,19), term of payment (0,10), responsiveness (0,10), fleksibilitas (0,10), dan terakhir adalah minimum order quantity (0,05). Dari hasil perhitungan TOPSIS didapatkan supplier PT Osmo merupakan supplier terbaik untuk dipilih dengan nilai sebesar 1,000.
Correlation Between Restorative Justice in the Settlement of Criminal Cases and Pancasila Values Septiningsih, Isma
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26269

Abstract

The purpose of sentencing in this modern era has shifted to contemporary theory, which is directed to restorative justice. The embodiment of restorative justice in the criminal justice system can be obtained by bringing together the parties involved in a criminal case, to obtain an agreement in the settlement of criminal cases, and be oriented to the recovery of victims' losses. Looking at the concept of restorative justice, it is clear that there are Pancasila values in it. Several regulations have accommodated the realization of restorative justice, one of which is Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. Even though it has been regulated, the application of restorative justice in juvenile justice still has several shortcomings, for example the limitation of doing diversion. Studying the relationship between restorative justice and Pancasila, it was found that restorative justice aims to create social justice for all parties involved in a criminal case by means of deliberation to reach consensus.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): February-April 2026, Saintek, Soial and Humanities Vol. 11 No. 2 (2026): Example Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History Vol. 10 No. 4 (2025): October, Social Issues and Education Issues Vol 10, No 3 (2025): Social, Cultural and Historical Studies Vol 10, No 2 (2025): Mei, Virtual reality in teacher education: Innovations, opportunities, and chal Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education. Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems Vol 9, No 1 (2024): Februari, Educational Studies, History of Education and Social Science Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law Vol 8, No 1 (2023): Januari, Social, Education, Political, Economic and Humanities Vol 7, No 4 (2022): November, Pendidikan Sejarah dan Model Pembelajaran Sosial Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Mei, Pendidikan dan Media Vol 7, No 1 (2022): Februari, Ilmu Sejarah dan Media Pembelajaran Vol 6, No 4 (2021): November, Analisis Sejarah dan Pembalajaran Masa Kini Vol 6, No 3 (2021): Agustus, Media Pembelajaran dan Media Local Vol 6, No 2 (2021): Mei, Ilmu Sosial dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2021): Februari, Penerapan Media dan Pengaruh Pembelajaran Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER, 2020, Budaya, Model dan Media Pembelajaran Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS, 2020, Pendidikan Sejarah dan Media Vol 5, No 1 (2020): Februari, 2020, Social Culture, History of Humanities Vol 5, No 2 (2020): MEI, Kesian dan Antropologi Budaya Vol 4, No 4 (2019): November, Sejarah Islam dan Peradaban serta Pemikiran Filsafat Vol 4, No 3 (2019): Agustus, Penelitian Pengembngan dan Pengembangan Media Vol 4, No 2 (2019): Juni, Budaya dan Sastra Vol 4, No 1 (2019): Januari, Kajian Sejarah dan Kebudayaan Vol 3, No 4 (2018): November, Model dan Pengembangan AlatP raga Sejarah Vol 3, No 3 (2018): Juli, Ide dan Prestasi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2018): April, Pendidikan dan Kajian Tentang Sejarah Vol 3, No 1 (2018): Januari, Pengaruh Media dan Isu Penting dalam Kajian Sejarah Vol 2, No 4 (2017): Nopember, Sejarah Kota dan Sejarah Pedesaan Vol 2, No 3 (2017): Juli, Pendidikan dan Ide Perubahan Media Vol 2, No 2 (2017): April, Kajian Isu Kebudayaan dan Etnisitas Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya Vol 1, No 1 (2016): Oktober, Sejarah, Sosiologi dan Kajian Sosial More Issue