cover
Contact Name
Nurasiah
Contact Email
riwayat@usk.ac.id
Phone
+6285360082823
Journal Mail Official
riwayat@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities
ISSN : 26143917     EISSN : 27755037     DOI : https://doi.org/10.24815/
The journal publishes writings on (1) History education, (2) History of Education,(3) Social Sciences Education, (4) Sociology Education, (5) Philosophy of history, (6) Historiography, (7) Humanities, and (8) Education.
Articles 1,681 Documents
Penerapan Perjanjian Kerja Waktu tertentu (PKWT) pada Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 1163 K/PDT.SUS.PHI/2023 Augustin, Agatha; Lie, Gunardi
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49909

Abstract

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) merupakan instrumen hukum yang dimaksudkan untuk memberikan fleksibilitas bagi pengusaha dan perlindungan bagi pekerja dalam hubungan kerja yang bersifat sementara. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa PKWT kerap disalahgunakan dengan alasan efisiensi biaya dan kemudahan pengelolaan tenaga kerja. Masih banyak perusahaan yang tidak sepenuhnya menyesuaikan praktik ketenagakerjaannya, sebagaimana terlihat dalam berbagai sengketa hubungan industrial, salah satunya pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 1163 K/PDT.SUS.PHI/2023. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus. Penulis memilih topik ini karena fenomena penyalahgunaan PKWT masih marak terjadi meskipun telah ada putusan Mahkamah Konstitusi yang seharusnya mempertegas perlindungan pekerja.
Kajian Yuridis Normatif mengenai Tanggung Jawab Negara dan Orang Tua terhadap Pencegahan Perkawinan dini Pasa, Alicia Putri; Sudiro, Amad
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49908

Abstract

Pernikahan di bawah usia ialah suatu pelanggaran terhadap hak konstitusi anak yang diatur dalam UUD Republik Indonesia Tahun 1945. UU Nomor 16 Tahun 2019 sudah menentukan batas usia minimum perkawinan bagi lelaki dan perempuan yakni 19 tahun, dispensasi kawin di pengadilan agama mengindikasikan lemahnya fungsi negara dalam mencegah perkawinan yang terjadi pada usia dini. Studi ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab konstitusional negara dalam mencegah dan menangani pernikahan dini serta bentuk perlindungan bagi anak-anak yang terlibat dalam pernikahan tersebut. Metode Penelitian yang dipakai ialah penelitian yuridis normatif melalui pendekatan UU (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab konstitusi negara belum sepenuhnya terpenuhi akibat adanya kekosongan hukum dalam pemberian dispensasi pernikahan serta lemahnya kebijakan pencegahan di tingkat daerah. Dampak hukum dari melangsungkan pernikahan di bawah umur mengakibatkan pelanggaran hak anak dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Negara harus memperkuat sistem perlindungan anak dengan kebijakan hukum yang lebih ketat terkait dispensasipernikahan.
Qard dan Dain dalam Hukum Ekonomi Syariah: Telaah Fatwa DSN-MUI No. 1 Tahun 2004 Serta Implikasinya terhadap Praktik Bunga pada Lembaga Keuangan Konvensional Jaelani, Lalu Kholid
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49907

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep utang dalam hukum Islam, yang dibagi menjadi qard (pinjaman tabarru' antarindividu tanpa batas waktu untuk kebutuhan dasar) dan dain (utang dari transaksi jual beli, pinjaman, atau ganti rugi), serta relevansinya dengan Fatwa MUI No. 1/2004 tentang larangan riba dan standarnya pada lembaga konvensional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis normatif-yuridis berdasarkan Al-Qur'an, hadis, kitab fiqh klasik, dan fatwa kontemporer, penelitian ini menganalisis dasar syariah, syarat, pilar, dan kompilasi komprehensif kedua konsep tersebut dalam hal sifat, tujuan, asal usul kewajiban, dan ketentuan pembayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qard hanya dapat diterapkan pada transaksi individu tanpa bunga karena didasarkan pada bantuan mutual dengan modal penuh dari pemberi pinjaman, sementara dain dapat diterapkan pada lembaga keuangan dengan bunga karena menggunakan kombinasi modal bank dan dana pihak ketiga, di mana bunga berfungsi sebagai biaya operasional, bukan sekadar keuntungan. Analisis menunjukkan adanya konflik mendasar antara penerapan bunga di lembaga konvensional dan konsep qard dalam Islam. Implikasi penelitian ini memberikan panduan teoritis untuk pengembangan instrumen keuangan Islam yang sesuai dengan prinsip-prinsip muamalah Islam.
Dinamika Sanksi Sosial di Era Digital: Perubahan Mekanisme Kontrol Sosial Masyarakat (Studi Kasus Cancel Culture terhadap Abidzar dalam Film Business Proposal) Halilullah, Halilullah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49746

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan banyak perubahan pada sistem control sosial yang dijalankan oleh masyarakat. Salah satu fenomena yang sering terjadi dan cukup menonjol Adalah munculnya cancel culture, yaitu sebuah tindakan memberikan sanksi sosial secara massal di ruang digital kepada seseorang atau kelompok yang dianggap melanggar norma sosial, etika, atau nilai moral yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan pemahaman terkait dinamika sanksi sosial secara digital serta bagaimana perubahan mekanisme kontrol sosial di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi kasus cancel culture yang menimpa aktor muda Indonesia, Abidzar Al Ghifari, setelah memberikan pernyataan bahwa tidak menonton drama Korea A Business Proposal meskipun ia terlibat dalam versi remake-nya. Kontroversi ini menimbulkan reaksi beragam di media sosial, yang mencerminkan adanya sistem sanksi sosial baru berbasis opini publik digital.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang digital membuat fungsi kontrol sosial semakin luas, hal ini dapat dilihat dari partisipasi masyarakat yang bersifat horizontal dan spontan. Cancel culture berperan sebagai pengawasan sosial yang tidak formal, di mana kekuatan pengguna media sosial (netizen) berperan sebagai penegak moralitas. Namun, fenomena ini juga menimbulkan masalah etika karena dapat memberikan tekanan sosial yang berlebihan dan mengarah pada pengadilan berdasrkan opini public saja. Kesimpulannya, perubahan sistem kontrol sosial di era digital menandai adanya pergeseran dari pengawasan institusional menjadi pengawasan yang partisipatif. Fenomena cancel culture ini memperlihatkan bagaimana norma sosial kini dapat dinegosiasikan melalui algoritma, opini publik, dan arus informasi cepat yang membentuk perilaku sosial baru dalam masyarakat.
Kajian Fenomenologis tentang Persepsi Penyandang Disabilitas Netra terhadap Aksesibilitas Fisik Trans Padang Berdasarkan Theory of Accessibility Husna, Nisa Ul; Taufan, Johandri; Ardisal, Ardisal; Safaruddin, Safaruddin
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi penyandang disabilitas netra terhadap aksesibilitas fisik Bus Trans Padang dan mendeskripsikan pengalaman mereka terkait kemudahan, kenyamanan, keamanan, dan kemandirian dalam menggunakan fasilitas fisik. Penelitian dilakukan di beberapa halte Trans Padang di Kota Padang, yaitu Halte SMP Negeri 1, Halte Pasar Raya, Halte Fakultas Keperawatan UNAND, dan Halte UNP, dengan partisipan penyandang disabilitas netra yang memiliki pengalaman menggunakan layanan ini. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hambatan utama dalam aksesibilitas fisik. Jalur menuju halte sulit dilalui karena jarak yang jauh serta kondisi guiding block dan trotoar yang rusak. Naik dan turun bus terkendala oleh posisi bus yang tidak selalu sejajar dengan halte dan fasilitas fisik yang terbatas. Interior bus memiliki keterbatasan, seperti kursi sempit, ketiadaan handrail, dan ruang gerak yang terbatas. Keberadaan kondektur yang membantu menjadi faktor pendukung mobilitas partisipan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengelola dan perencana transportasi publik untuk meningkatkan aksesibilitas fisik Bus Trans Padang agar lebih inklusif, aman, nyaman, dan mendukung kemandirian penyandang disabilitas netraKata Kunci: aksesibilitas fisik, trans padang, disabilitas netra
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-10 melalui Media Game Edukasi Marbel Angka bagi Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Putri, Gusti; Taufan, Johandri; Damri, Damri; Handayani, Endang
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50226

Abstract

This research is motivated by the low ability of students with mild intellectual disabilities in recognizing the concept of numbers 1-10. Students are only able to recognize number symbols without understanding the quantitative meaning and have difficulty in ordering numbers correctly. The purpose of this study is to improve the ability to recognize the concept of numbers 1-10 through the use of educational game media Marbel Angka for students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri Ujung Ladang Kerinci. This study uses the Classroom Action Research (CAR) approach model Kemmis and McTaggart which includes four stages: planning, implementation of action, observation, and reflection. The research subjects consisted of four students of class III C with mild intellectual disabilities (two boys and two girls). Data collection techniques include observation, learning outcome tests, and documentation. Data analysis was carried out descriptively comparatively by comparing the results of the pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results showed that the use of Marbel Angka media effectively improved the ability to recognize numbers 1-10. The average student score increased from 39% in the pre-cycle to 63% in cycle I, and reached 94% in cycle II. Students showed increased enthusiasm, participation, and independence during learning. Thus, the Marbel Angka educational game has been proven to be able to help students with mild intellectual disabilities understand number concepts in a more interesting and interactive way.
Peran Pendidikan dan Keterampilan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup di Pedesaan Kabupaten Nagan Raya Harmaini, Harmaini; Arimi, Sailal; Mahdani, Said; Muzakir, Muzakir; Sudarman, Sudarman; Rozi, Anhar
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50117

Abstract

This paper aims to examine the role of education and skills in improving the quality of life in rural areas, with the research area in Nagan Raya Regency and focusing on rural areas in Darul Makmur District. This is in accordance with the ideals of the Indonesian government, namely building Indonesia from the periphery through strengthening villages within the framework of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI). The writing method uses observation and data analysis methods. The conclusion is that the quality of life of rural communities in Darul Makmur District will improve if several important aspects are met, namely accessibility, curriculum relevance, direct community involvement, and the use of information and communication technology (ICT) as a key component. This includes building new schools, providing educational transportation, and training local teachers. The curriculum must also be tailored to the needs and potential of rural communities, such as agriculture, animal husbandry, and local crafts, thus opening up opportunities for them to develop skills relevant to the job market. Quality education for rural communities creates a strong foundation for sustainable and inclusive development, where every individual has an equal opportunity to thrive and contribute to the common good.
Pengaruh Body Shame terhadap Self Esteem pada Remaja di Kota Pariaman Zelvina, Vania; Rahmi, Iftita
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50220

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap perubahan fisik dan sosial, sehingga menjadikannya periode kritis dalam pembentukan harga diri (self esteem). Salah satu faktor yang dapat menurunkan self esteem adalah body shame, yaitu perasaan malu terhadap tubuh karena dianggap tidak memenuhi standar sosial atau budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh body shame terhadap self esteem pada remaja di Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah remaja di Kota Pariaman dengan jumlah sampel 389 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Body Shame dan Skala Self Esteem. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara body shame terhadap self esteem dengan nilai B = 0,388, F = 68,77, p = 0,000 (p 0,05), R = 0,388, dan R = 0,151. Hal ini berarti body shame memberikan kontribusi sebesar 15,1% terhadap variasi self esteem remaja di Kota Pariaman. Semakin tinggi tingkat body shame, semakin rendah self esteem yang dimiliki remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial dan pendidikan kesehatan mental untuk membantu remaja mengembangkan penerimaan diri yang positif di tengah tekanan sosial dan budaya yang berkembang di Kota Pariaman.
The Effect of Product Placement on Brand Awareness of Cleo in Denny Sumargo's Youtube Videos Among Generation Z Yuliawan, Muhammad Nur Fairuz; Saputro, Edy Purwo
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50196

Abstract

This study aims to analyze how the concept of product placement in Denny Sumargo's CURHAT BANG YouTube show affects CLEO's brand awareness, considering the many competing brands of drinking water on the market and the concept of product placement applied in the YouTube show, which is done alternately with various brands in each episode aired. This research is explanatory quantitative research. The population in this study are subscribers of the YouTube account CURHAT BANG Denny Sumargo. The sampling technique used in this study is non-probability sampling with purposive sampling technique. The sample size in this study is determined using a formula developed by Slovin. The number of samples in this study was 100 respondents. Data collection in this study used questionnaires distributed through Google Forms and measured using a Likert scale. The data analysis technique in this study used the IBM SPSS Statistics application with stages of validity testing, reliability testing, normality testing, regression testing, and model feasibility testing. The results of this study indicate that product placement has a significant effect on brand awareness in the YouTube show Curhat Bang Denny Sumargo among Gen Z. Product placement carried out strategically in the show, whether through visual display, audio mention of the brand, or relevance to the storyline, can increase consumer awareness of the brand. Of the three indicators tested, visual placement proved to be the most dominant aspect in shaping audience memory and brand recognition
Pertanggungjawaban Pidana Influencer Atas Penyebaran Informasi Hoaks di Media Sosial Berdasarkan Undang-Undang ITE Hakiim, Luqman; Ahmad, Suparji
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50186

Abstract

Perkembangan media sosial telah melahirkan fenomena baru di mana influencer memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Namun, pengaruh yang luas tersebut juga menimbulkan permasalahan hukum ketika influencer menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks. Salah satu kasus yang menonjol adalah kasus Jerinx SID (I Gede Ari Astina) dalam Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 823/Pid.Sus/2020/PN Dps, di mana Jerinx dinyatakan bersalah karena menyebarkan pernyataan yang menimbulkan kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui media sosial Instagram. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis bentuk penyelesaian sengketa penyebaran informasi hoaks yang dilakukan oleh influencer di media sosial serta meninjau tanggung jawab hukumnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Metode penulisan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, dengan menelaah peraturan perundang-undangan dan literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran hoaks oleh influencer dapat diproses melalui jalur litigasi (pidana) apabila menimbulkan keresahan publik, sebagaimana pada kasus Jerinx, atau melalui jalur non-litigasi (klarifikasi dan permintaan maaf publik) jika dampaknya terbatas. Kasus Jerinx menjadi contoh bahwa figur publik memiliki tanggung jawab hukum dan moral atas setiap informasi yang disebarkan di ruang digital, dan penegakan hukum dalam kasus ini memberikan efek jera sekaligus pembelajaran sosial agar kebebasan berekspresi di media sosial tetap berada dalam koridor hukum dan etika.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): January, Inproggress.... Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research. Vol 8, No 2 (2025): April, Culture and Identity Vol 8, No 1 (2025): Januari, Special Issue on "Educational design research for human beings learning Vol 7, No 4 (2024): October, Social Issue and Education Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue Vol 7, No 2 (2024): April, The Election and Political History Vol 7, No 1 (2024): Januari, History of Education, and Social Science Vol 6, No 4 (2023): Educational, Historical Studies and Humanities Vol 6, No 3 (2023): Social, Political, and Economic History Vol 6, No 2 (2023): Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law Vol 6, No 1 (2023): Economic History, Education Media, and Humanities Vol 5, No 2 (2022): Agustus 2022, History, Learning Strategy, Economic History and Social Knowledge Vol 5, No 1 (2022): February 2022, Local History and Learning Media Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021, Local Wisdom and Learning During COVID-19 Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021, Learning History and Social Sciences Vol 3, No 2 (2020): Agustus, 2020, History of Education, Humanities and Culture Vol 3, No 1 (2020): Februari, 2020, Social Culture, History of Humanities Vol 2, No 2 (2019): Agustus, 2019, Customs, Culture and Development research Vol 2, No 1 (2019): Februari, 2019, Educatio, History and Sociology Vol 1, No 2 (2018): Agustus, 2018, Cultural Heritage, Theology, Handover of Culture Vol 1, No 1 (2018): Februari, 2018, Correlation Research, Model Application and Pure History More Issue