cover
Contact Name
Siber Publisher
Contact Email
siberpublisher.info@gmail.com
Phone
+6281188062006
Journal Mail Official
siberpublisher.info@gmail.com
Editorial Address
Jalan Marina Indah Raya No. 1 Pantai Indah Kapuk, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta, 14470
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara
ISSN : 29647525     EISSN : 29647517     DOI : https://doi.org/10.38035/jpsn.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (JPSN) meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Pengaruh Usia, Penghasilan, dan Gaya Hidup Minimalis Terhadap Motivasi Gadai Generasi Z di PT Gadai Mas Bali Nyoman Radin Amanda Diningrat; I Gede Ratnaya; I Made Candiasa
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.712

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, penghasilan, dan gaya hidup minimalis terhadap motivasi gadai pada Generasi Z di PT Gadai Mas Bali. Fenomena meningkatnya penggunaan layanan gadai di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z, menunjukkan adanya perubahan pola pikir dan perilaku finansial yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 50 responden Generasi Z yang menjadi nasabah di PT Gadai Mas Bali. Data dikumpulkan dengan angket dan dianalisis menggunakan analisis jalur untuk menguji pengaruh variabel usia, penghasilan, dan gaya hidup minimalis terhadap motivasi  gadai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah penghasilan dan gaya hidup minimalis berpengaruh positif secara langsung terhadap motivasi gadai generasi Z. Di lain sisi, usia berpengaruh negatif secara langsung terhadap motivasi gadai generasi Z. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan jasa gadai dalam menyusun strategi pemasaran dan pendekatan layanan yang sesuai dengan karakteristik generasi muda. Perusahaan jasa gadai disarankan untuk menyasar generasi Z dengan pendapatan yang relatif tinggi dan bergaya hidup minimalis. Bila usia juga dipertimbangkan, maka disarankan untuk menyasar generasi Z dengan usia yang lebih muda.
Evaluasi Program Subject Selection dalam Mendukung Perencanaan Studi Lanjut Siswa SMA Cikal Serpong Menggunakan Model CIPP Restu Aidah; Zirmansyah Zirmansyah
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.727

Abstract

Abstrak: Program subject selection merupakan salah satu implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan membantu siswa memilih mata pelajaran sesuai dengan minat, potensi, dan rencana studi lanjut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program subject selection di SMA Cikal Serpong menggunakan model evaluasi Context, Input, Process, dan Product. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan jenis penelitian evaluatif. Subjek penelitian terdiri atas satu wakil kepala sekolah bidang kurikulum sebagai informan utama dan 67 siswa kelas XII sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai rata-rata serta analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek context memperoleh nilai rata-rata 3,28 dengan kategori sangat baik, aspek input memperoleh nilai 3,28 dengan kategori sangat baik, aspek process memperoleh nilai 3,27 dengan kategori sangat baik, dan aspek product memperoleh nilai 3,24 dengan kategori baik. Program terbukti membantu siswa memilih mata pelajaran yang sesuai dengan rencana studi lanjut, meningkatkan pemahaman mengenai hubungan antara mata pelajaran dan program studi, serta mendukung pengambilan keputusan secara mandiri. Meskipun demikian, penyusunan pedoman tertulis, peningkatan penyampaian informasi, dan penguatan pendampingan karier masih diperlukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program.
Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dalam Pembelajaran PAI-BP: Strategi Pembinaan Akhlakul Karimah Berbasis Deep Learning Anwar Iskandar; M. Faiz Mujib; Fita Mustafida; Abdul Jalil
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.748

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji desain, implementasi, dan model pembelajaran deep learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) dalam pembinaan akhlakul karimah siswa di SMP Modern Al-Rifa'ie Gondanglegi Kabupaten Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik (Creswell & Poth, 2018; Yin, 2018), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipan moderat, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Temuan menunjukkan tiga dimensi yang saling berkaitan: (1) desain pembelajaran mengintegrasikan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dalam kerangka holistik berorientasi transfer nilai, dioperasionalkan melalui materi kontekstual, strategi student-centered, dan evaluasi holistik via Rapor Ma'rifa; (2) implementasi berlangsung melalui aktivitas reflektif, kontekstual, partisipatif, dan aman secara emosional yang ditopang budaya pesantren dan kolaborasi antarpendidik yang sistemik; serta (3) model yang dihasilkan memiliki enam karakteristik distingtif orientasi transfer nilai, integrasi budaya pesantren, student-centeredness, penekanan refleksi dan internalisasi nilai, integrasi prinsip mindful-meaningful-joyful, dan evaluasi holistik yang tersusun dalam tujuh sintaks siklikal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran deep learning PAI-BP yang kontekstual dan koheren secara teoritis sebagai jembatan antara pengetahuan agama dan perilaku moral siswa SMP berbasis pesantren.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris melalui Metode Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) pada Siswa Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) Dian Tri Rahayu; Unik Ambar Wati
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.753

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa ADHD yang mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian, mengingat, dan menggunakan kosakata yang telah dipelajari. Siswa ADHD umumnya menunjukkan karakteristik seperti inatensi, hiperaktivitas, impulsivitas, mudah terdistraksi, serta kesulitan dalam mengikuti instruksi pembelajaran secara berurutan. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran kosakata menjadi kurang optimal apabila hanya menggunakan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui penerapan metode Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu siswa ADHD kelas VII. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar kosakata. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dari pra-siklus hingga siklus tindakan tanpa menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) berhasil meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa ADHD. Nilai siswa meningkat dari 52 pada pra-siklus menjadi 68 pada Siklus I dan 86 pada Siklus II. Selain itu, keterlibatan, perhatian, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan. Penerapan metode VAK membantu siswa lebih fokus, aktif, dan mudah memahami kosakata melalui kombinasi stimulus visual, auditori, dan kinestetik. Dapat disimpulkan bahwa metode VAK efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa ADHD. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan hasil belajar siswa ADHD.
Pengaruh Model Project Based Learning Terintegrasi STEAM terhadap Hasil Belajar Kemagnetan Dimoderasi Motivasi Belajar Elisabeth Kadek Anisyawati; I Gusti Lanang Agung Parwata; I Made Sugiarta
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.759

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terintergrasi STEAM dan motivasi belajar terhadap hasil belajar kemagnetan siswa kelas IX SMP Tunas Daud. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi penelitian berjumlah 100 siswa, dengan sampel 52 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling dan dibagi ke dalam empat kelompok berdasarkan model pembelajaran dan tingkat motivasi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda dan angket motivasi belajar, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif serta analisis varian (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti model PjBL terintegrasi STEAM dan siswa yang mengikuti model kooperatif tipe STAD. Meskipun demikian, tidak ditemukan pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan tingkat motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA. Pada kelompok siswa dengan motivasi tinggi, model PjBL terintegrasi STEAM menghasilkan capaian yang lebih unggul (rata-rata 84,15), sedangkan pada kelompok motivasi rendah, model STAD justru memberikan hasil yang lebih baik (rata-rata 76,31) dibandingkan PjBL. Simpulannya, model PjBL-STEAM sangat efektif diterapkan pada siswa bermotivasi tinggi, namun bagi siswa bermotivasi rendah, guru disarankan memberikan pendampingan ekstra atau menggunakan model kooperatif yang lebih terstruktur.
Implementasi Program Penguatan Nilai Toleransi sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Sekolah Widya Handayani; Moh. Muchtarom; Winarno Winarno
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.762

Abstract

Abstrak: Kekerasan berbasis gender di lingkungan sekolah menengah pertama masih kerap dinormalisasi sebagai "candaan" akibat stereotipe gender yang kaku, relasi kuasa yang timpang, dan norma patriarkal yang mengakar dalam budaya pergaulan remaja. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program penguatan nilai toleransi sebagai upaya pencegahan kekerasan berbasis gender di sekolah, dengan mengambil lokus penelitian di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive, meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, guru bimbingan konseling, guru agama, psikolog sekolah, orang tua, dan murid. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai toleransi diimplementasikan melalui tiga program yang saling melengkapi, yaitu program literasi bertema toleransi yang menyasar dimensi kognitif, afektif, dan konatif; program sosialisasi yang melibatkan multi-pemangku kepentingan eksternal seperti kepolisian, kejaksaan, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; serta program kokurikuler yang menjadi ruang praktik nyata kesetaraan gender melalui pembentukan kelompok heterogen dan pemberian kesempatan kepemimpinan yang setara bagi murid perempuan. Ketiga program tersebut secara konsisten berfungsi sebagai strategi preventif yang mengikis stereotipe gender, membangun empati, dan mengubah norma sosial sekolah sehingga sikap serta perilaku diskriminatif berbasis gender semakin sulit diterima oleh warga sekolah. Ketiga program tersebut sekaligus merupakan wujud kontribusi sekolah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-5 tentang Kesetaraan Gender. Penelitian ini merekomendasikan penguatan keberlanjutan program melalui regulasi sekolah yang eksplisit dan pelibatan orang tua secara lebih sistematis.

Page 11 of 11 | Total Record : 106