cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
PENERAPAN BUDAYA MEMBACA DARI LAYAR (DIGITAL) DAN MEMBACA DARI KERTAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR Sofia Khaerunnisa; Arifin Ahmad; Callista Salsabila; Weldi Martadika; Aulia Nurazqiya; Hany Cristina
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas membaca dengan menggunakan buku digital dan buku cetak. Perkembangan arus globalisasi dan pesatnya teknologi mendorong terjadinya inovasi pembelajaran yang semakin maju contohnya literasi digital, kita bisa menggunakan buku digital seperti jurnal,atau artikel,dan banyak sekali buku digital yang ada di internet, aksibilitas yang ditawarkan buku digital bias kita baca dimanapun dan kapanpun melalui telepon gengam/HP, IPAD ataupun Laptop. Namun, sensasi ketika memegang buku, mencium harum buku, bahkan mendengar suara halaman berputar menjadi elemen penting dalam pengalaman membaca bagi mereka. Membaca dari buku cetak juga cenderung menghasilkan pemahaman yang lebih baik. Faktor visual seperti melihat tumpukan buku di sekitar dapat meningkatkan daya ingat dan memori terkait dengan bacaan. Untuk mengkaji lebih dalam mengenai permasalahan dan perbandingan kedua aspek diatas maka peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif karena dalam penelitian ini lebih menggambarkan mengenai pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana peran individu dalam melakukan literasi pada penggunaan buku digital atau buku cetak,manakah yang lebih efektif.
Mengatasi Bullying dengan REBT: Memperkuat Kesehatan Mental Siswa MTsN 2 Surakarta Fauzan Addinul Jihad; Alief Ilhan; Muhammad Nafis ‘Allam; Imam Wahyudi; Mahasri Shobabiya
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.847

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada fase remaja awal, khususnya pada siswa SMP yang mengalami bullying di MTsN 2 Surakarta. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam merespons kasus bullying. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta referensi dari beberapa jurnal penelitian terdahulu. Hasil wawancara menunjukkan bahwa REBT dapat mengubah pola pikir siswa korban bullying menjadi lebih rasional, dengan langkah konkret yang diakui sebagai faktor krusial. Dampak positif REBT dirasakan oleh korban dan pelaku bullying, namun hambatan utama terletak pada tingkat keparahan kasus dan kesulitan mendapatkan data terinci mengenai bullying. Dengan melibatkan berbagai pihak, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman holistik tentang peran REBT dalam menangani bullying di sekolah dan menekankan perlunya pendekatan yang melibatkan semua stakeholder untuk hasil yang konkret dan berkelanjutan.
Proses Evaluasi Normatif Kelas 7 Islamic Boarding School Muhammadiyah Klaten Alief Ilhan Rahmatullah; Fauzan Addinul Jihad; Salman Huda Nur Rohimin; Nurul latifah Inayati
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.848

Abstract

Kemajuan atau perkembangan dari suatu pembelajaran akan terlihat ketika dilakukan evaluasi yang berkualitas dan terukur. diantara banyak jenis evaluasi tersebut ada evaluasi formatif dan juga normatif. pemakaian tes formatif dapat meningkatkan bermacam hasil belajar yakni kemampuan konsep dan lain-lain. Sedangkan normatif digunakan untuk mengkur aspek seputar sikap dari peserta didik. tujuan dari penelitian ini penulis ingin mengetahui lebih dalam penggunaan teknik evaluasi formatif dan juga normatif yang dilaksanakan di Islamic boarding school Muhammadiyah klaten. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Terdapat dua modelevaluasi yang dilaksanakan di sekolah ini, evaluasi formatif dan normatif. Evaluasi normatif yang dilaksanakan di Islamic boarding school Muhammadiyah ini dilaksanakan dengan memperhatikan tingkat pemahaman, penerapan, dan internalisasi nilai-nilai normatif yang tercermin dalam perilaku sehari-hari. Pengajar atau ustaz berperan penting dalam evaluasi pembelajaran normatif, yaitu dengan memberikan bimbingan serta umpan balik, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan nilai-nilai normatif pada santri.
Hubungan Antara Kualitas Tidur dengan Prestasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Rahma, Adinda Nur Azizah; Desilawati, Dwi Nurul; Nurezalita, Frisya Naomi; Nurkholifah, Ridha; Kalsum , Umi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakikatnya tidur pada anak merupakan kebutuhan dasar yang sangat diperlukan tubuh. Tidur memiliki manfaat untuk memicu pertumbuhan tubuh dan otak, meningkatkan fungsi daya tahan tubuh, memperbaiki sel sel tubuh, serta memulihkan tubuh agar dapat kembali berkerja dengan optimal. Biasanya, anak semakin bertambah usia maka akan semakin sedikit jumlah kebutuhan tidur dalam seharinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola tidur siswa dengan konsentrasi belajar anak. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 6 sebanyak 40 siswa di SDN Jayasampurna 02. Pengumpulan data menggunakan angket dan hasil rata-rata raport semester 1 siswa. Analisi data menggunakan uji Uji korelasi Pearson. Hasil uji statistic menunjukan koefisien korelasi sebesar 0,192 antara kualitas tidur dan prestasi akademik siswa. Namun, nilai signifikansi di atas 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara kedua variabel, dan tolok ukur korelasi sebesar 0,236 menunjukkan bahwa korelasi ini dianggap lemah. Sehingga dalam penelitian ini didapati kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pola tidur siswa dengan konsentrasi belajar anak.
Berbagai Macam Bahan Ajar Pada Sekolah Dasar Ina Magdalena; Cahaya Suci Ramadhania; Suci Astuti
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.853

Abstract

Pendidikan merupakan elemen penting dalam pembentukan karakter dan pengetahuan individu. Bahan ajar memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Dalam penelitian ini, mengumpulkan data deskriptif yang diperoleh dari pengumpulan data dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Bahan ajar atau materi pembelajaran secara garis besar terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Bahan ajar tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga memfasilitasi siswa dalam memahami konsep-konsep yang diajarkan dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis.
Pengaruh Efikasi Diri, Status Sosial dan Ekonomi Orang Tua Terhadap Minat Melanjutkan Studi Ke Perguruan Tinggi di Mediasi Prestasi Belajar. Armi Damai Setiawan; Sri Zulaihati; Mardi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Efikasi Diri, Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi melalui mediasi Prestasi Belajar pada peserta didik SMKN di Jakarta Timur. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 156 peserta didik dari dua yaitu SMKN 46 Jakarta dan SMKN 48 Jakarta, SMK Corpatarin 1 Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 112 peserta didik. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda, uji t, uji F, uji koefisien determinasi dan analisis jalur (path analysis).
PENERAPAN MODEL TTW (THINK TALK WRITE ) BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SD Arifin Ahmad; Naufal Aufa; Nazwa Alfaiza Ridwan; Nindi Hafizah; Rendi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.860

Abstract

Media pembelajaran merupakan bagian dari sumber pengajaran yang digunakan sebagai perantara dalam proses pembelajaran untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan khususnya di sekolah dasar. Di sekolah dasar banyak ditemukan fakta bahwa proses pembelajaran dilakukan secara teacher centered, yaitu semua kegiatan pembelajaran berpusat kepada guru. Sekolah belum melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan hal itu menyebabkan siswa menjadi cepat bosan berada di dalam kelas. Oleh karena itu peneliti mencoba menerapkan model think talk write berbantuan multimedia agar proses pembelajaran menjadi lebih inovatif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswayang mengikuti pembelajaran model think talk writeberbantuan multimedia dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensionalpada materi drama.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah desain eksperimen semu.Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh siswa Kelas V SDN 239 Griya Bumi Antaani yang berjumlah 125 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling.Metode pengumpulan data adalah metode non-tesmenggunakan rubrik keterampilan berbicara.Rata-rata nilaisiswayang mengikuti model think talk write berbantuan multimedia, yaitu 83,56dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 77,05.Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik, padataraf signifikan 5% (dk =57dengan thitung = 4,65dan harga ttabel = 2,00)diperoleh keputusan bahwa H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model think talk write berbantuan multimedia memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa SD.
Analisis Kemampuan Membaca Mahasiswa PGSD dalam Pramenulis Artikel Ilmiah Mata Kuliah Kapita Selekta Bahasa Indonesia Arya Aulia; Arifin Ahmad; Annisa Yulianti
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.861

Abstract

Kemampuan membaca berkorelasi dengan kemampuan menulis. Sebelum menulis artikel ilmiah, mahasiswa perlu dipastikan mampu membaca teks artikel dengan baik. Tujuan penelitian untuk menganalisis kemampuan membaca pemahaman literal, inferensial, kritis, dan kreatif. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus mahasiswa PGSD angkatan 2020 yang menempuh mata kuliah kapita selekta. Pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara serta analisis dan berupa reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil pertama penelitian yakni, kemampuan membaca pemahaman literal mahasiswa sebanyak 81,6% dapat menyebutkan struktur artikel ilmiah. Kedua, kemampuan membaca pemahaman inferensial mahasiswa sebanyak 60,8% dapat menjelaskan isi pendahuluan, sebanyak 86,9% bisa menjelaskan isi hasil dan pembahasan, sebanyak 94,3% dapat menentukan penulisan daftar Pustaka. Ketiga kemampuan membaca pemahaman kritis diperoleh dengan empat kegiatan yakni mahasiswa dapat menganalisis dan mengevaluasi ejaan sebanyak 90,7%, penulisan kata sebanyak 86,3%, penyusunan kalimat sebanyak 60,4%, dan penyusunan paragraph sebanyak 30,9%. Keempat, kemampuan membaca pemahaman kreatif mahasiswa sebanyak 74,4% dapat Menyusun kutipan langsung. Sebanyak 92,6% mahasiswa mampu menyusun kutipan tidak langsung.
PENERAPAN MODEL TTW (THINK TALK WRITE ) BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA SD Arifin Ahmad; Nora Efitasari; Prita Nurul Aini; Rendi; Subito; Yusro Faddilah
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak penerapan model Think Talk Write (TTW) berbantuan multimedia interaktif terhadap keterampilan menulis siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model TTW dengan multimedia interaktif, dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes menulis sebelum dan setelah perlakuan, serta observasi keterlibatan siswa selama kegiatan pembelajaran. Hasil analisis data menggunakan uji t independent menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam keterampilan menulis siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model TTW berbantuan multimedia interaktif dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan menulis siswa SD. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan berdaya guna dalam meningkatkan keterampilan menulis di tingkat SD.
MEMBENTUK GENERASI EMANSIPASI: PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN KURIKULUM MERDEKA DI SD Sudirman, I Nyoman; Sukasani, Gusti Ayu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.866

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar (SD) memiliki peran krusial dalam membentuk generasi emansipasi yang memiliki pemahaman mendalam tentang hak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Artikel ini menjelaskan peran penting Pendidikan Kewarganegaraan dan penerapan Kurikulum Merdeka di SD sebagai landasan untuk membentuk generasi emansipasi. Melalui peninjauan literatur dan analisis konsep, artikel ini menyajikan implementasi praktis kurikulum merdeka dalam konteks pembelajaran kewarganegaraan di SD. Studi kasus dan temuan penelitian mendukung argumen bahwa pendidikan kewarganegaraan yang diterapkan dengan pendekatan kurikulum merdeka dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada pemahaman dan sikap kewarganegaraan anak-anak SD. Artikel ini juga membahas tantangan yang mungkin muncul selama implementasi dan mengidentifikasi peluang untuk pengembangan lebih lanjut. Hasil penelitian ini memberikan dasar bagi pemangku kepentingan, termasuk guru, orang tua, dan kebijakan pendidikan, untuk lebih memahami dan mendukung upaya membentuk generasi emansipasi melalui Pendidikan Kewarganegaraan dan Kurikulum Merdeka di SD.