cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
GAMBARAN KEDISIPLINAN PADA SISWA SMK MURNI 1 SURAKARTA Moch. Syambu Aji Saputro
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.819

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa SMK Murni 1 Surakarta, mengingat begitu pengaruhnya kedisiplinan belajar dalam proses belajar mengajar. Ada dua Faktor mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa yaitu faktor internal adalah faktor yang terdapat pada diri siswa yang meliputi kesadaran diri, motivasi belajar, tidak mampu menyesuaikan diri dalam belajar. Penelitian ini menggunakna pendekatan kualitatif fenomenologi yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan atau memaparkan fakta-fakta atau data-data yang diperoleh dari sumber data. Berdasarkan data yang diperoleh dari subjek penelitian, menunjukan bahwa faktor kedisiplinan belajar siswa ada dua yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik yaitu faktor yang berasal dari dirinya sendiri yaitu siswa yang malas, malas untuk belajar, tidak pernah mengerjakan PR atau tugas, malas untuk mencatat dan membaca buku pelajaran,kurangnya kesadaran untuk belajar, belum terbiasa dengan disiplin belajar.
Efektifitas Platform Merdeka Mengajar terhadap Proses Mengajar Eliya Husnatu Ramdini; Neng Siti Nur Sadiyah; Zahira Qurrota’aini
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.822

Abstract

Platform Merdeka Mengajar adalah platform teknologi bagi guru dan kepala sekolah untuk memfasilitasi proses belajar mengajar dan berkarya.Fungsi dari platform Merdeka Mengajar adalah untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan memberikan dukungan terhadap pengembangan keterampilan dan karier.Tujuan pelaksanaan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pengenalan terhadap aplikasi platform Merdeka Mengajar sebagai wadah karya guru. Selain itu, Platform Merdeka Mengajar adalah platform yang dibangun untuk menunjang guru dalam mendapatkan referensi dan inspirasi dalam mengajar. Platform ini juga menjadi teman penggerak bagi guru dalam belajar dan berkarya.
DASAR-DASAR PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAH AL-ALAQ AYAT 1-5 MENURUT TAFSIR AL-MISHBAH Putri Ayuni; Helmi Adam Sujarwo; Mirza Syadat Rambe,M.Pd
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.825

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dasar-dasar pendidikan Islam pada surat Al-Alaq ayat 1-5 menurut tafsir Al-Mishbah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya surat dalam Al-Qur'an yang memuat dasar-dasar pendidikan Islam yang wajib diajarkan kepada siswa dalam surat Al-Alaq ayat 1-5. Permasalahan ini dibahas dengan penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian kepustakaan yang sumbernya berasal dari literatur primer dan sekunder. Dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif untuk mengkaji dasar-dasar pendidikan Islam pada surah Al-Alaq ayat 1-5 menurut tafsir Al Mishbah. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Tafsir Al-Misbah berupaya menjembatani masyarakat dalam memahami Al-Qur'an secara lebih mendalam, serta menafsirkan Al-Qur'an dengan melihat realitas yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya dalam bidang Islam. Al-Qur'an surat Al-'Alaq ayat 1-5. Konsep belajar yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-’Alaq ayat 1-5 adalah perintah membaca dan tidak terbatas pada teks tertulis saja, bisa membaca alam, membaca tingkah laku manusia, dan lain sebagainya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan bagi para pendidik dan orang tua mengenai dasar-dasar pendidikan Islam.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBINAAN AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SEIMENGGARIS KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA Siti Nurhasyima Syamsuddin; Mustamin; Abdul Wahab
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.827

Abstract

Pembinaan akhlakul karimah merupakan suatu hal yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik berlandaskan ajaran agama Islam untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Keberhasilan pembinaan akhlakul karimah pada SMP Negeri 2 Seimenggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tidak terlepas dari strategi yang digunakan oleh guru dimana pesan akhlak yang disampaikan dapat dipahami oleh peserta didik. Dalam hal ini penulis bermaksud untuk mengungkapkan strategi guru terhadap pembinaan akhlak peserta didik kelas vii di SMP Negeri 2 Seimenggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Dari latar belakang masalah timbul pertanyaan penelitian, bagaimana strategi yang digunakan guru dalam pembinaan akhlak peserta didik di SMP Negeri 2 Seimenggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru dalam pembinaan akhlak peserta didik di SMP Negeri 2 Seimenggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis (paparan), dan menggunakan instrument atau teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah seorang guru PAI yang aktif melaksanakan pembelajaran. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembinaan akhlak peserta didik ditempuh melalui proses pembelajaran di dalam dan luar kelas, dengan menggunakan berbagai strategi, mulai dari tujuan pendidikan yang menitik beratkan pada pembinaan akhlak, menggunakan metode keteladanan, memberi nasehat, pembiasaan serta hukuman yang mendidik, menggunakan materi yang sesuai dan evaluasi hasil pembelajaran.
KESIAPAN WANITA DALAM PERNIKAHAN: ANALISIS KUALITATIF MELALUI STUDI PUSTAKA MENGENAI PERNIKAHAN DI INDONESIA Siregar, Yulia Elfrida Yanty; Nuraeni, Cintiya; rahmawati, Lusih; Wahyuningsih, Sri; rosita, Tia; nurfiana, Say deni
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.830

Abstract

Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi kesiapan sorang wanita mengenai kesiapan menikah yaitu banyak wanita yang lebih memilih untuk membangun sebuah karir sebelum melaksanakan sebuah pernikahan, wanita yang sudah dewasa berharap untuk memastikan bahwa mereka memiliki stabilitas finansial sebelum melakukan pernikahan, mereka melakukan hal ini untuk mengatasi masalah perekonomian didalam keluarga yang akan mereka jalani. Waktu pernikahan seringkali diutamakan oleh kematangan emosional dan kesiapan untuk hubungan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa siap wanita untuk menikah: Analisis Kualitatif Melalui Studi Pustaka Pernikahan di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan kajian pustaka melibatkan analisis terhadap teori dan penelitian sebelumnya untuk memahami fenomena tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan emosional wanita sangat berpengaruh pada keharmonisan (keberhasilan) sebuah rumah tangga. Jadi, perlu bagi seorang wanita untuk memliki kesiapan emosional yang matang agar rumah tangga menjadi lebih harmonis.
DIFUSI INOVASI DALAM TEKNOLOGI PENDIDIKAN Amanah, Putri; Azahra , Risyda Zulfa; Magdalena , Ina
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.832

Abstract

Proses pembelajaran pada hakikatnya merupakan proses yang diatur dan disusun sedemikian rupa sesuai langkah-langkah tertentu sehingga dalam pelaksanaannya dapat mencapai hasil yang diharapkan dan kompetensi dasar dapat dicapai secara efektif. Oleh karena itu, seorang guru yang profesional harus mampu menjadi inovator dan adaptor dari hasil inovasi agar siswa memiliki pengalaman belajar yang bermakna dan efektif. Teknologi difusi inovasi pembelajaran yang tepat dan efektif akan sangat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan pembelajaran. Teknologi pendidikan adalah studi dan praktik untuk membantu proses pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan membuat, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber teknologi yang andal. Konsep inovasi, difusi, dan difusi inovasi bukanlah hal baru. Keberanian untuk bertindak membuat sebuah inovasi tidak pernah berhenti meskipun hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Difusi dan inovasi dibutuhkan tidak hanya di bidang teknologi, tetapi di segala bidang termasuk pendidikan. Difusi pendidikan diterapkan di berbagai jenjang pendidikan serta di setiap komponen sistem pendidikan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN KESADARAN BERBANGSA I Nyoman Sudirman; Sunarianingsih, Ni Luh Putu; Ekayanti, Ni Wayan; Yanti, Ni Kadek Rini
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar sebagai upaya untuk membangun karakter dan kesadaran berbangsa pada siswa. Pendidikan kewarganegaraan adalah suatu bentuk pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk sikap, nilai, dan keterampilan yang mendasar dalam memahami dan melaksanakan hak serta kewajiban sebagai warga negara yang baik. Pentingnya mendidik kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar sangatlah relevan dalam konteks pembangunan karakter anak-anak yang sedang mengalami fase perkembangan awal. Artikel ini membahas pendekatan dan strategi yang dapat diterapkan dalam mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar, dengan fokus pada pengembangan karakter dan kesadaran berbangsa. Langkah-langkah praktis melibatkan penyusunan kurikulum kewarganegaraan yang mengintegrasikan nilai-nilai dasar kewarganegaraan, seperti rasa tanggung jawab, keadilan, kerjasama, dan toleransi. Selain itu, artikel ini mengusulkan penggunaan metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan proyek-proyek kolaboratif, yang dapat memperkaya pemahaman siswa tentang konsep-konsep kewarganegaraan. Pentingnya melibatkan komunitas lokal dan lingkungan sekitar sekolah juga menjadi fokus dalam artikel ini. Kolaborasi dengan pihak-pihak eksternal, seperti tokoh masyarakat, lembaga pemerintahan setempat, dan organisasi masyarakat sipil, dapat memperkaya pengalaman belajar siswa melalui kegiatan di luar kelas. Melalui implementasi pendidikan kewarganegaraan yang holistik dan terintegrasi, diharapkan bahwa siswa akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang peran mereka sebagai anggota masyarakat dan warga negara. Pembangunan karakter yang kuat dan kesadaran berbangsa yang tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi yang berkomitmen pada nilai-nilai kewarganegaraan dan mampu berperan aktif dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis.
Pentingnya Tujuan Intruksional Khusus Di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Nurussalam Ina Magdalena; Nanda Audia; Lola Andika Rahmadany
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.838

Abstract

Dalam ranah persekolahan, setiap guru memang memliki pembelajaran tujuan yang ingin dicapai baik bagi instruktur itu sendiri maupun siswa. Susun sebuah tujuan. Hal ini untuk memberikan informasi, sudut pandang dan kemampuan yang harus digerakkan oleh siswa. Perincian positif dari tujuan informatif yang eksplisit, tujuan instruksional khusus (TIK) mengandung arti penting, atau tidak masuk akal menguraikan. Dalam menentukan substansi ilustrasi yang akan dididik, pencipta pendidikan memahaminya mengingat kemampuan esensial yang terkandung dalam tujuan instruksional khusus (TIK). Sasaran yang informatif menjadi acuan seluruh proses perencanaan pendidikan mengingat hal itu. Berisi rencana informasi, kemampuan dan sudut pandang keterampilan yang akan dilakukan dicapai oleh siswa menjelang akhir interaksi informatif. Manfaat dari tujuan pendidikan yang eksplisit adalah kita dapat menentukan target proses pembelajaran dan pertunjukan, menentukan kebutuhan bimbingan pendahuluan, perencanaan metodologi informatif, pemesanan instrumen tes penilaian mengambil, menyelesaikan latihan aktivitas peningkatan pembelajaran, dan mempunyai pilihan untuk memilih menunjukkan media dalam pengalaman yang berkembang. Sesuai dengan tujuan pembelajaran tertentu, perlu dijelaskan syarat-syarat yang berlaku terhadap kemauan siswa untuk melakukan sesuatu. Secara keseluruhan, tujuan Informatif eksplisit adalah hasil yang menurut instruktur seharusnya diperoleh siswa nantinya
KETERKAITAN PEMBELAJARAN RAGAM GEOGRAFIS DAERAH DENGAN DIAGRAM VENN DAN BILANGAN BULAT Ni Putu Utami Indah Damayanti; Muhammad Misbahudholam AR; Kurratul Aini
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.841

Abstract

Artikel ini membahas integrasi antara Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Matematika dalam konteks pendidikan. Fokus utama adalah bagaimana konsep geografis daerah dalam IPS dapat diintegrasikan dengan penggunaan diagram Venn dan bilangan bulat dalam Matematika. Melalui berbagai contoh dan penjelasan, artikel ini menunjukkan bagaimana integrasi ini dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan membantu mereka memahami dunia secara lebih holistik. Artikel ini juga membahas tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses integrasi dan memberikan saran tentang bagaimana mengatasinya. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan wawasan dan rekomendasi yang berguna bagi praktisi pendidikan dalam mengimplementasikan pendekatan integratif ini dalam pengajaran mereka.
Pola Komunikasi yang Efektif dalam Rangka Pengembangkan Kemampuan Interaksi Sosial bagi Anak Tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Kab. Bekasi Adinda Nur Azizah; Amalia Rahma Karim; Amelia Nur Rahmawati; Dara Khoerunisa; Dwi Nurul Desilawati; Sri Sobiah; Lidya Anastasya Ginting; Bramianto Setiawan
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.844

Abstract

Anak tunarungu seringkali menghadapi kesulitan besar dalam mendapatkan pendidikan yang setara di sekolah dasar. Hambatan utama adalah kekurangan sumber daya, seperti guru yang terlatih dan fasilitas yang memadai untuk mendukung kebutuhan khusus mereka. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis isi untuk memahami pola komunikasi efektif dalam rangka pengembangan keterampilan interaksi sosial bagi penyandang tunarungu di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, menjelaskan bahwa anak-anak tunarungu menghadapi tantangan besar dalam menerima pendidikan setara di sekolah dasar, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya fasilitas, dan pelatihan guru.