cover
Contact Name
Muhamad Ekhsan
Contact Email
agilitylentera@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
agilitylentera@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I Nomor 72 - Uptown Sanctuary, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumberdaya Manusia
ISSN : -     EISSN : 29877911     DOI : https://doi.org/10.59422/lmsdm.v1i01
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumberdaya Manusia, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. AGILITY mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Sumberdaya Manusia yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. AGILITY merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 59 Documents
Pengaruh Pengalaman Magang, Kompetensi Dan Perencanaan Karir Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Millisa, Cut; Matriadi , Faisal; Yanita , Yanita; Maisyura , Maisyura
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 04 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i04.979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengalaman Magang, Kompetensi dan Perencanaan Karir Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini dilakukan pada seluruh mahasiswa tingkat akhir Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh yang berjumlah 70 orang mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara membagikan kuesioner secara langsung kepada 70 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan perangkat lunak Statistical Program for Product and Service Solution (SPSS) versi 20. Di mana semua variabel tersebut akan digunakan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman magang secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dan perencanaan karir  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kurikulum berbasis pengalaman kerja, pengembangan kompetensi terapan, serta layanan perencanaan karier sebagai strategi praktis peningkatan kesiapan kerja lulusan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PELINDO LHOKSEUMAWE Adelina, Dian; Matriadi, Faisal; Faliza , Nur; Azhar , Azhar
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 04 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i04.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, efikasi diri, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. PELINDO Lhokseumawe. Penelitian ini didasari oleh pentingnya kinerja karyawan dalam menunjang keberhasilan perusahaan, di mana ditemukan beberapa permasalahan seperti tekanan kerja tinggi, kurangnya pelatihan, serta motivasi yang rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan sensus terhadap seluruh populasi karyawan sebanyak 53 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan perangkat lunak Statistical Program For Product and Service Solution (SPSS). Dimana semua variabel tersebut akan menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Efikasi diri tidak memengaruhi kinerja secara signifikan. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan. Dari ketiga variabel tersebut hanya efikasi diri yang tidak memengaruhi kinerja secara signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan.Penelitian ini merekomendasikan kepada pihak manajemen untuk meningkatkan efikasi diri karyawan, perusahaan dapat menyediakan program coaching, mentoring, dan kesempatan bagi karyawan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, perusahaan dapat mencapai efisiensi kerja yang optimal.
Pengaruh Absensi Online dan Tunjangan Kinerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum RI Yuliyani, Rita; Erica, Denny; Budiastuti, Dewi Retno
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 04 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i04.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan absensi online dan pemberian tunjangan kinerja terhadap disiplin kerja pegawai pada Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Sampel pada penelitian ini menggunakan teori Arikunto karena jumlah populasi kurang dari 100 orang maka sampel mengambil seluruh populasi yakni 54 pegawai pelaksana pada Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan pengujian data menggunakan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absensi online dan tunjangan kinerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai. Nilai t hitung masing-masing sebesar 4,643 dan 5,152, yang keduanya lebih besar dari t tabel, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,000 (< 0,05), mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan secara parsial. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 27,435 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Tunjangan kinerja memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan absensi online. Adapun nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,518 menunjukkan bahwa 51,8% variasi disiplin kerja dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Organizational Commitment, Job Satisfaction, dan Organizational Culture terhadap Organizational Citizenship Behavior Guru pada Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe. Munawar, Khairul; Qamarius, Ibrahim; Matriadi, Faisal; Nurmala, Nurmala
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 04 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i04.1084

Abstract

Kualitas sumber daya manusia suatu negara tercermin dari sektor  pendidikan yang merupakan salah satu aset investasi modal manusia. Hal ini ditunjukkan oleh Survei Kualitas Pendidikan yang diterbitkan oleh Programme for International Student Assessment (PISA). Permasalahan yang dialami pada beberapa Sekolah Dasar Kecamatan Muara Dua pada saat ini terkait dengan kurangnya kepedulian untuk membantu tenaga pengajar lainnya, permasalahan ini sudah menjadi rahasia umum yang dapat kita jumpai di beberapa SD Kecamatan Muara Dua . Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh organizational commitment, job satisfaction, dan organizational culture terhadap organizational citizenship behavior guru pada sekolah dasar di kota lhokseumawe. Metode penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dan juga pengujian hipotesis dengan menggunakan SPSS.  Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru pada Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe. Hal ini berarti semakin tinggi komitmen, kepuasan, serta budaya organisasi yang positif, maka semakin besar pula kecenderungan guru untuk menunjukkan perilaku OCB dalam bentuk loyalitas, kerjasama, dan kontribusi di luar tugas formal. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa pihak sekolah perlu memperkuat komitmen organisasi guru melalui kejelasan visi-misi dan penghargaan atas dedikasi mereka. Selain itu, peningkatan kepuasan kerja dapat dilakukan dengan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta hubungan yang harmonis antar guru.
Generasi Z dalam Organizatinal Behavior: A Systematic Literature Review Febrinzky, Intan Tamara
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 4 No 01 (2025): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v4i01.1155

Abstract

Pergeseran komposisi angkatan kerja global dalam satu decade terakhir ini mendorong peningkatan perhatian secara akademik khususnya pada karakteristik Generasi Z pada organisasi. Gen Z sangat menghargai fleksibilitas kerja, work-life balance, dan pekerjaan yang bermakna. Dimana hal tersebut menjadi faktor yang menyebabkan motivasi serta menimbulkan engagement bagi karyawan agar tetap bertahan disuatu organisasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi perspektif lintas disiplin yang meliputi perilaku organisasi, manajemen sumber daya manusia dan budaya kerja yang selama ini dikaji secara parsial, serta pada perumusan model konseptual sintesis yang menjelaskan mekanisme perubahan perilaku organisasi yang dipicu oleh karakteristik yang dimiliki oleh Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review untuk melihat dan mengkaji lebih dalam tentang penelitian terdahulu. Tahapan dimulai dari identifikasi, penyaringan, dan kelayakan artikel dari basis data dalam rentang tahun 2015–2025. Analisis dilakukan melalui thematic synthesis dan content analysis untuk mengidentifikasi pola, determinan, serta dampak perilaku Generasi Z terhadap dinamika organisasi. Hasil yang didapat menunjukan bahwa banyak artikel yang menyebutkan bahwa organizational behavior, motivation dan leadership mempengaruhi tingkat engagement pada Gen Z. Selain itu, juga menghasilkan model sintesis konseptual yang menjelaskan mekanisme Generasi Z sebagai agen perubahan perilaku organisasi dan memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam menyesuaikan praktik manajemen agar lebih fleksibel, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik Generasi Z.
Membangun Workforce Agility melalui Agile HR Practices dan Organizational Trust: Studi pada Industri Manufaktur Indonesia Lestamega, Angi; Rulianti, Erina
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 4 No 01 (2025): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v4i01.1162

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang ditandai oleh disrupsi teknologi dan dinamika pasar yang tinggi menuntut perusahaan manufaktur memiliki tenaga kerja yang lincah dan adaptif (workforce agility). Meskipun konsep workforce agility semakin mendapat perhatian, masih terbatas bukti empiris yang menjelaskan bagaimana praktik manajemen sumber daya manusia yang agile serta kepercayaan organisasi (organizational trust) secara simultan memengaruhi kelincahan tenaga kerja, khususnya pada konteks industri manufaktur di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Agile HR Practices dan Organizational Trust terhadap Workforce Agility pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan perusahaan manufaktur, yang dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agile HR Practices berpengaruh positif dan signifikan terhadap Workforce Agility. Selain itu, Organizational Trust juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Workforce Agility. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik HR yang agile dan tingkat kepercayaan organisasi secara simultan berperan penting dalam meningkatkan kelincahan tenaga kerja.Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan praktik HR yang agile sangat bergantung pada tingkat kepercayaan organisasi yang dirasakan karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya literatur mengenai anteseden organisasional workforce agility, serta implikasi praktis bagi perusahaan manufaktur dalam merancang strategi pengelolaan SDM yang adaptif dan berkelanjutan di era transformasi digital.
Loyalitas Kerja Generasi Milenial dan Gen Z di Industri Manufaktur Kawasan MM2100: Peran Career Development Opportunities dan Employee Engagement Alwanda, Nuzila Mahdian; Nurpribadi, Giri
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 4 No 01 (2025): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v4i01.1163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh career development opportunities dan employee engagement terhadap loyalitas karyawan generasi milenial dan Gen Z di perusahaan manufaktur kawasan MM2100. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan generasi milenial dan Gen Z yang bekerja di perusahaan manufaktur kawasan MM2100. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa career development opportunities berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas generasi milenial dan Gen Z. Sementara itu, employee engagement berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas generasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa loyalitas karyawan generasi muda di sektor manufaktur lebih dipengaruhi oleh peluang pengembangan karier dibandingkan keterikatan emosional terhadap organisasi. Oleh karena itu, perusahaan manufaktur disarankan untuk memprioritaskan penyediaan program pengembangan karier yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas karyawan generasi milenial dan Gen Z.
Peran Digital Collaboration Tools dan Organizational Support dalam Meningkatkan Adaptive Work Behavior pada Industri Manufaktur Suherman, Suherman; Heriyanti, Sinta Sundari
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 4 No 01 (2025): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v4i01.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital collaboration tools dan organizational support terhadap adaptive work behavior pada perusahaan manufaktur. Di era transformasi digital, perusahaan manufaktur menghadapi tantangan untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karyawan terhadap perubahan lingkungan kerja yang dinamis. Digital collaboration tools menjadi sarana penting dalam memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi tim, sementara organizational support berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perubahan perilaku kerja adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan perusahaan manufaktur. Analisis data dilakukan menggunakan software SmartPLS untuk menguji hubungan kausal antar variabel dan mengevaluasi model pengukuran serta model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital collaboration tools dan organizational support memiliki pengaruh signifikan terhadap adaptive work behavior. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi kolaborasi digital yang efektif dan dukungan organisasi yang kuat dapat meningkatkan kemampuan karyawan dalam beradaptasi dengan perubahan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan manufaktur dalam mengembangkan strategi digital dan kebijakan organisasi yang mendukung perilaku kerja adaptif karyawan.
Determinasi Workforce Agility di Industri Manufaktur Jabodetabek: Peran Knowledge Sharing dan Collaboration Technology Febrianto, Dika; Suwandi, Suwandi
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 4 No 01 (2025): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v4i01.1166

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh knowledge sharing dan collaboration technology terhadap workforce agility pada perusahaan manufaktur di wilayah Jabodetabek. Di tengah tekanan Industri 4.0, kemampuan karyawan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan operasional menjadi prioritas krusial bagi organisasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode SEM-PLS, data dikumpulkan dari tenaga kerja di wilayah Jabodetabek. Evaluasi model struktural menunjukkan kekuatan prediksi yang baik dengan nilai R-Square sebesar 0,623 dan Q2 sebesar 0,448. Temuan penelitian mengungkapkan realitas yang kontras di antara kedua faktor pendorong tersebut. Collaboration technology terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap workforce agility (P=0,018), menunjukkan bahwa infrastruktur digital dan komunikasi real-time sangat penting untuk mempercepat respons di lini produksi. Sebaliknya, knowledge sharing tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara langsung terhadap ketangkasan (P=0,314). Hal ini mengindikasikan bahwa pertukaran informasi di sektor ini kemungkinan masih terbatas pada hal teknis rutin dan terhambat oleh Standard Operating Procedure (SOP) yang kaku, sehingga belum mampu memicu adaptabilitas proaktif. Oleh karena itu, manajemen disarankan untuk memprioritaskan investasi pada ekosistem digital kolaboratif guna membangun tenaga kerja yang tangguh dan responsif.