cover
Contact Name
Muhamad Ekhsan
Contact Email
agilitylentera@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
agilitylentera@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I Nomor 72 - Uptown Sanctuary, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumberdaya Manusia
ISSN : -     EISSN : 29877911     DOI : https://doi.org/10.59422/lmsdm.v1i01
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumberdaya Manusia, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. AGILITY mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Sumberdaya Manusia yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. AGILITY merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 59 Documents
Tantangan dan Strategi Penerapan Hubungan Industrial Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Manufaktur Fallah, Dio Nudia; Febriyanti, Amanda Dwi; Julia, Julia; Agustin, Pilda; Ramadhan, Muhammad Raishal
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 02 (2025): Mei 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i02.791

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dan strategi dalam penerapan hubungan industrial yang efektif di sektor manufaktur, yang merupakan pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tantangan utama meliputi kurangnya tenaga kerja terampil, adaptasi terhadap perubahan teknologi yang cepat, dan dinamika pasar yang fluktuatif, yang berdampak pada produktivitas dan daya saing industri. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengusulkan strategi seperti pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan, penerapan teknologi digital dalam hubungan industrial, dan penciptaan budaya organisasi yang inklusif. Selain itu, kebijakan ketenagakerjaan yang fleksibel, seperti pengaturan jam kerja dan sistem kompensasi, dipandang penting untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan industrial yang harmonis dapat meningkatkan produktivitas, stabilitas lingkungan kerja, dan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat daya saing sektor manufaktur di tingkat nasional dan global. Kolaborasi antara manajemen, pekerja, dan pemerintah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan strategi ini, memastikan keberlanjutan sektor manufaktur di tengah perubahan teknologi dan dinamika pasar. Secara praktis, temuan ini memberikan panduan strategis bagi manajer SDM dan pengambil kebijakan untuk menciptakan hubungan industrial yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendorong efisiensi operasional dan peningkatan kesejahteraan pekerja.
Exploring the Relationship between Generational Diversity, Employee Engagement, and Turnover Intention: Evidence from Manufacturing Workers Karyati, Siti; Suwandi, Suwandi
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 02 (2025): Mei 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i02.796

Abstract

Generational diversity is a challenge as well as an opportunity to increase employee engagement, which can affect turnover intention. This study analyzes the influence of these two factors on manufacturing companies in Cikarang. With a quantitative approach, this study uses a purposive sampling method with a total of 73 respondents. Data was collected through questionnaires and analyzed using the Structural Equation Modeling technique based on Partial Least Squares (PLS). The results show that both generational diversity and employee engagement have a negative influence on turnover intention, but the influence is not significant. These findings indicate that while generational diversity can create unique work dynamics and employee engagement increases employee emotional engagement, these factors are not the main determinants of turnover intention in the manufacturing sector. Job stability, compensation, and a structured work culture play a greater role in influencing employees' intentions to stay in the company. This study provides important insights for management to develop human resource management strategies that focus on strengthening job stability, providing competitive incentives, and creating a cross-generational inclusive work environment. The novelty of this study lies in its focus on the manufacturing industry context in Cikarang, where generational diversity is high yet rarely studied in relation to turnover intention. By integrating generational differences and employee engagement in a single empirical model, this research offers a new perspective that can guide more targeted HR interventions in multi-generational workplace settings.
Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Karyawan: Studi pada Perusahaan Manufaktur di Kawasan Industri Cikarang Igama, Thoriq Muda; Nuraeni, Nunung; Ferawati, Ferawati; Fitters, Muhammad Avicena; Debi, Rosma
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 02 (2025): Mei 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i02.797

Abstract

Penelitian ini membahas peran hubungan industrial dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan di perusahaan manufaktur. Hubungan yang harmonis antara manajemen dan pekerja sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Kesejahteraan karyawan, yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan ekonomi, berkontribusi pada produktivitas dan loyalitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami interaksi antara pengusaha dan pekerja. Hasil menunjukkan bahwa pemeliharaan hubungan industrial yang baik, melalui negosiasi konstruktif mengenai gaji dan kondisi kerja, dapat mengurangi tingkat turnover dan meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan demikian, hubungan industrial yang efektif menjadi faktor kunci dalam keberhasilan organisasi di era modern. Implikasi teoretis dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan industrial tidak hanya berdampak pada aspek hukum ketenagakerjaan, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan bisnis.
Hubungan Industrial dari Perspektif Karyawan: Studi pada Perusahaan Manufaktur Aulia, Dea Islamey; Ichwan, Galih Khaerul; Putra, Deris Pernandi; Putri, Mei Candra; Apriani, Sisca Risnawati
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 02 (2025): Mei 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i02.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi karyawan terhadap hubungan industrial di perusahaan manufaktur. Hubungan industrial yang harmonis antara karyawan dan perusahaan merupakan faktor kunci dalam mencapai produktivitas dan keberlanjutan perusahaan. Dalam konteks ini, persepsi karyawan terhadap kebijakan, komunikasi, serta penyelesaian konflik kerja menjadi hal yang penting untuk dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur. Metode ini melibatkan pengumpulan, evaluasi, dan analisis informasi dari berbagai sumber jurnal akademik, buku, artikel, dan dokumen lainnya yang relevan dengan topik yang diteliti.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi karyawan terhadap hubungan industrial sangat dipengaruhi oleh komunikasi yang efektif, serta perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan. Di sisi lain, ketidakpuasan terhadap kebijakan tertentu dan kurangnya partisipasi karyawan dalam proses pengambilan keputusan dapat menciptakan konflik yang berdampak pada produktivitas kerja. Temuan ini menyarankan agar perusahaan lebih meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif untuk membangun hubungan industrial yang lebih harmonis dan saling menguntungkan. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokus eksplisit terhadap persepsi karyawan sebagai indikator keberhasilan hubungan industrial dalam konteks manufaktur Indonesia. Secara praktis, studi ini memberikan panduan strategis bagi manajemen SDM dalam membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur hubungan industrial dengan pendekatan berbasis persepsi karyawan sebagai subjek utama analisis.
Pengaruh Work Life Balance terhadap Kepuasan kerja di PT X Khosasi, Luiz Ocvano; Munthe, Rusli Ginting
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 03 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i03.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Nusantara Inti Alam Optima, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pemrosesan sarang burung walet. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan populasi sebanyak 151 karyawan dan sampel sebanyak 61 responden, yang ditentukan menggunakan metode Isaac dan Michael. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas menggunakan korelasi Pearson dengan signifikansi <0,05, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha ≥0,6. Uji normalitas data dilakukan dengan metode Kolmogorov-Smirnov, dan analisis data menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan sebesar 46,8%, sisanya sebesar 53,2%, dipengaruhi oleh variabel lain. Profil responden menunjukkan mayoritas adalah perempuan (62%), berusia 25–28 tahun (42%), berpendidikan SMA (69%), bekerja selama 1–3 tahun (51%), menikah (68%), dan memiliki anak (60%). Penelitian ini memberikan implikasi manajerial untuk meningkatkan work life balance guna mendukung kepuasan kerja karyawan. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkuat literatur mengenai pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan kerja, khususnya di sektor industri pengolahan. Secara praktis, hasil ini dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan personal karyawan.
MOTIVASI DAN PEMBERDAYAAN SDM: Definisi Motivasi, Teori Motivasi Menurut Ahli, Sumber Motivasi, Urgensi dan Manfaat Motivasi Bagi Manusia, Pengertian Pemberdayaan, Model Pemberdayaan, Perspektif Pemberdayaan, Strategi Pemberdayaan, Peran Manajemen Dalam Pemberdayaan Zahrah, Nur Fadhilah; Fijriah, Lia Lailatul; Safitri, Yusi; Bachtiar, Machdum
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 03 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i03.919

Abstract

Dinamika organisasi modern yang terus berkembang, membuat pemahaman terhadap peran motivasi dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) menjadi semakin penting. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan analisis isi terhadap literatur relevan terkait manajemen SDM, motivasi, dan pemberdayaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi, baik intrinsik maupun ekstrinsik, memiliki peran penting dalam mendorong kinerja individu melalui pendekatan teori Maslow, Herzberg, dan Vroom. Sementara itu, pemberdayaan SDM melibatkan strategi seperti pelatihan, perencanaan sosial, dan pengembangan kebijakan yang meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan pegawai. Manajemen yang efektif dalam pemberdayaan SDM mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa organisasi perlu mengutamakan pendekatan berbasis pengembangan SDM sebagai strategi jangka panjang dalam menghadapi tantangan kompetitif.
Peran Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan pada PT Liana Swalayan Ayu, Klea Vanesa; Munthe, Rusli Ginting
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 03 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i03.926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap produktivitas karyawan PT Liana, sebuah perusahaan di sektor industri swalayan di Kota Bandung, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 50 karyawan dan sampel sebanyak 46 karyawan, yang ditentukan berdasarkan tabel Isaac dan Michael. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diuji validitasnya dengan korelasi Pearson dan reliabilitasnya dengan Cronbach Alpha. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov, diikuti dengan analisis regresi berganda. Penelitian ini mengindikasikan bahwa lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan, sementara motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan kontribusi sebesar 24,6%. Mayoritas responden adalah perempuan (54,3%) dengan rentang usia 21–24 tahun (23,9%) dan mayoritas telah menikah (58,7%) serta memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun (52,2%). Data demografis menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan, berusia 21–24 tahun, sudah menikah, dan memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun, yang memberikan konteks terhadap interpretasi temuan. Indikator tertinggi pada motivasi kerja adalah pentingnya hubungan sosial den- gan rekan kerja (4,54 dari 5), sedangkan indikator tertinggi pada produktivitas karyawan adalah efektivitas pelaksanaan pekerjaan (4,67 dari 5). Implikasi manajerial menekankan pentingnya membangun hubungan sosial dan pengakuan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan.
Pengaruh Work Life Balance, Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan Husna, Fadhila Khairani; Arifin, A. Hadi; Yanita, Yanita; Maisyura, Maisyura
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 03 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i03.944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana pengaruh Work Life Balance, Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Bahorok. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada 82 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang terdiri dari uji instrumen data, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis menggunakan bantuan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial work life balance, kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Bahorok. Temuan ini memberikan implikasi yang berguna bagi instansi kesehatan untuk menetapkan strategi yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia untuk meningkatkan kepuasan kerja pada pegawai. Selain itu Kontribusi teoritis dari penelitian ini terletak pada penguatan bukti empiris mengenai hubungan langsung antara ketiga variabel independen terhadap kepuasan kerja dalam konteks organisasi layanan publik.
pengaruh kepemimpinan melayani, motivasi intrinsik dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan Hasan, Nadila; Arifin, A Hadi; Faliza, Nur; Azhar, Azhar
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 03 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i03.945

Abstract

Tingginya tuntutan perusahaan dalam mempertahankan produktivitas dan kualitas kerja karyawan di tengah dinamika pasar menuntut pendekatan manajerial yang lebih humanistik dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji sejauh mana pengaruh Kepemimpinan Melayani, Motivasi intrinsik dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Di PT.Puput Tani Mandiri Kabupaten Deli Serdang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada 70 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang terdiri dari uji instrumen data, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan melayani berpengaruh, motivasi intrinsik dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT.Puput Tani Mandiri Kabupaten Deli Serdang. Temuan ini memberikan implikasi yang berguna bagi perusahaan untuk menetapkan strategi yang berkaitan dengan pengelolaan mutu sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja pada karyawan.
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT ABC Najichah, Ana; Shaura, Rizkiana Karmelia; Permana, Riko Mersandro
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 04 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i04.978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT ABC. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana peran motivasi dan kedisiplinan karyawan dalam meningkatkan produktivitas kerja di lingkungan perusahaan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 44 responden yang dipilih secara acak dari total populasi 79 karyawan. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27, menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, motivasi dan disiplin kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Uji t menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin memiliki nilai signifikansi di bawah 0,05, serta nilai t hitung lebih besar dari t tabel. Secara simultan, uji F menghasilkan nilai signifikansi < 0,001 dan F hitung sebesar 21,243, yang berarti kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,509 mengindikasikan bahwa 50,9% variasi dalam produktivitas kerja dapat dijelaskan oleh motivasi dan disiplin kerja. Dengan demikian, perusahaan perlu memprioritaskan penguatan motivasi dan disiplin sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja karyawan.