cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,492 Documents
Peran Komunitas Carat sebagai Ruang Sosial Digital dalam Pembentukan Identitas Sosial Penggemar SEVENTEEN Alisha Syailendra Wahyudi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23117

Abstract

Fandom K-pop berkembang sebagai komunitas sosial digital yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang hiburan, tetapi juga berperan dalam pembentukan identitas sosial penggemarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas Carat dalam membentuk identitas sosial penggemar grup musik SEVENTEEN serta dampak sosial yang dirasakan oleh anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring kepada 12 responden penggemar SEVENTEEN. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan bentuk interaksi, tingkat kenyamanan berkomunikasi, dan dampak positif keikutsertaan dalam fandom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fandom Carat menjadi ruang sosial yang suportif melalui interaksi komunikasi santai, partisipasi dalam kegiatan fandom, serta rasa kebersamaan yang kuat. Keikutsertaan dalam komunitas Carat memberikan dampak positif berupa terbentuknya relasi sosial, dukungan emosional, peningkatan kepercayaan diri, dan penguatan identitas sosial penggemar.
Interaksi Sosial dalam Pembelajaran: Relevansi Pemikiran Sosiologi Klasik terhadap Pembentukan Karakter Siswa Mutiara Ananda
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23168

Abstract

Penelitian ini mengkaji interaksi sosial dalam proses pembelajaran sebagai unsur penting dalam bentuk pemahaman akademik dan karakter siswa. Interaksi sosial dikelas tidak berfungsi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai-nilai sosial seperti kerjasama, tanggung jawab, disiplin, dan empati. Menggunakan pendekatan kualitatif, deskriptif, penelitian ini memfokuskan kajian pada bentuk interaksi sosial antara guru dan siswa serta antar-siswa dalam kegiatan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi terstruktur dengan salah satu guru SMK Amaliah 2 Ciawi, yaitu ibu Sinu. Pedoman wawancara di susun berdasarkan konsep interaksi sosial dalam sosiologi pendidikan dan berfungsi sebagai alat untuk menggali praktik pembelajaran interaktif dikelas. Hasil diskusi dan kerja kelompok mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran sekaligus membentuk karakter sosial yang positif. Namun demikian, terdapat hambatan berupa perbedaan karakter siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran yang memengaruhi kualitas interaksi sosial. Penelitian ini juga menegaskan bahwa interaksi sosial memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan berkarakter.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Siswa Kelas IV SDIT Alif Dhiya Mumtazah; Didin Syamsudin; Siti Khumairotuzzahra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23177

Abstract

Inovasi media pembelajaran diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab di sekolah dasar. Banyak siswa masih mengalami kesulitan menguasai kosakata, terlihat dari nilai yang masih rendah akibat minimnya penggunaan media yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media audio visual terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas IV SDIT Alif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen Non-Equivalent Pre-test and Post-test Control Group Design, melibatkan 36 siswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, pre-test, dan post-test, serta dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan 18 dari 20 soal valid dan reliabel (α = 0,793), data berdistribusi normal, dan kedua kelompok homogen. Nilai rata-rata post-test kelas eksperimen mencapai 94,06, lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 92,17, dengan peningkatan 27,06 pada kelas eksperimen dan 14,61 pada kelas kontrol. Uji hipotesis menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, menandakan perbedaan hasil yang signifikan. Dengan demikian, media audio visual terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa.
Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Islam melalui Model Integrasi Kurikulum Nasional dan Islam: Studi Kasus Muslimeen Suksa School, Thailand Selatan Hanaida Fakhitah Qorzhah; Zahra Khusnul Lathifah; Syukri Indra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23206

Abstract

Sekolah Islam di negara-negara dengan populasi minoritas Muslim menghadapi kesulitan untuk mempertahankan prinsip-prinsip Islam di tengah sistem pendidikan nasional yang bercorak sekuler. Kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum nasional tanpa menghilangkan identitas pendidikan Islam, yang merupakan masalah utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam dengan menggunakan model integrasi kurikulum nasional dan kurikulum Islam di Sekolah Muslimeen Suksa di Thailand Selatan. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan deskriptif. Setelah dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam, data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dimasukkan ke dalam mata pelajaran umum, digunakan pendekatan pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis proyek, dan meningkatkan budaya sekolah religius dengan kegiatan keagamaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa model ini menanamkan nilai-nilai Islam dengan baik meskipun waktu, sumber daya manusia, dan sarana prasarana terbatas. Penelitian ini juga menekankan betapa pentingnya membangun model pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam yang kontekstual dan adaptif di lingkungan minoritas Muslim.
Pengumpulan Data Proyek Lapangan (Imajinasi Sosial dalam Bisnis Warung Madura) Fitri Octavia Ramadhani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23223

Abstract

Imajinasi sosial memungkinkan individu dan peneliti melihat bahwa apa yang dilihat sebagai  permasalah pribadi sesungguhnya merupakan wujud dari proses sosial yang bersifat bersama dan struktural. Imajinasi sosial merupakan konsep penting dalam analisis sosiologi yang digunakan sebagai struktur yang dalam untuk melihat keterkaitannya antara pengalaman individu dan struktur sosial dalam tingkatan yang lebih luas. Melalui pendekatan ini, adanya Warung Madura tidak boleh dilihat semata-mata sebagai hasil keputusan pribadi pemilik usaha warung, tetapi harus dilihat sebagai bagian dari perubahan  struktur sosial dan ekonomi. Warung Madura menjadi bentuk usaha mikro tidak hanya berperan dalam terpenuhinya kebutuhan ekonomi, melainkan juga memiliki fungsi sosial yang tinggi dalam kehidupan masyarakat sekitar. Pembahasan Artikel merujuk untuk mengkaji pengalaman pemilik Warung Madura dengan memanfaatkan perspektif imajinasi sosial oleh C. Wright Mills, yaitu suatu kemampuan yang dalam untuk menghubungkan permasalahan individu dengan teratur dan yang lebih luas. Pendekatan yang penelitian ini  gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terhadap dua pemilik Warung Madura sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk membuka warung sebagai sumber tambahan pendapatan, kasbon, kekurangan modal, serta lamanya jam kerja tidak bisa dimengerti sebagai masalah individu semata, melainkan sangat berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat di sekitarnya. Selain itu juga, Warung Madura berfungsi sebagai ruang yang memperlihatkan hubungan masyarakat dan timbal balik/feedback antara kebutuhan individu dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, Warung Madura dapat dilihat sebagai sarana penerapan imajinasi sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Karakteristik Sosial dan Kemampuan Komunikasi Frontliner terhadap Minat Kunjungan Ulang Wisatawan di Royal Safari Garden Caca Anisa Rahmawati; Ruhimat
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23235

Abstract

Royal Safari Garden sebagai destinasi wisata menghadapi tantangan untuk mempertahankan loyalitas pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik sosial frontliner dan kemampuan komunikasi terhadap minat kunjungan ulang wisatawan. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan, melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner yang diolah dengan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frontliner memiliki karakteristik sosial yang baik, mencakup gaya hidup, nilai sosial, modal sosial, peran, partisipasi komunitas, dan jaringan sosial, yang mendukung interaksi layanan. Kemampuan komunikasi frontliner juga berada pada kategori baik, mencakup komunikasi verbal, nonverbal, mendengarkan aktif, dan tertulis, sehingga tercipta pengalaman wisata yang positif bagi pengunjung. Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ulang. Uji F menegaskan pengaruh simultan signifikan, sementara nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sebagian besar variasi minat kunjungan ulang. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan karakter sosial dan kompetensi komunikasi frontliner untuk meningkatkan loyalitas wisatawan dan keberlanjutan destinasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian psikososial dan komunikasi layanan dalam pariwisata serta panduan praktis bagi manajemen destinasi dalam merancang strategi pelayanan yang efektif.
Analisis Sosiologis: Dinamika Hubungan Antar Manusia dalam Membentuk Realita Sosial Claravita Juliandra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan timbal balik antara konsep Hubungan Antar Manusia (Interpersonal Relationships) dan Realita Sosial (Social Reality) dalam dinamika masyarakat modern, dengan fokus pada pembentukan identitas dan pengaruh teknologi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang mengeksplorasi pengalaman subjektif informan mengenai interaksi sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa identitas diri tidak terbentuk secara terisolasi, melainkan melalui proses “cermin sosial” yang dipengaruhi oleh interaksi dengan figur otoritas dan teman sebaya, di mana perbedaan pengalaman hidup menjadi katalis dalam mengubah cara pandang individu. Selain itu, ditemukan adanya paradoks teknologi di mana media sosial dapat mempererat hubungan jarak jauh namun berisiko mengikis empati dan menciptakan keterasingan jika hanya bersifat performatif. Artikel ini menyimpulkan bahwa stabilitas realita sosial sangat bergantung pada kesadaran akan interdependensi dan penguatan relasi mendalam di atas sekadar koneksi digital.
Perubahan Hubungan Sosial Masyarakat Desa di Era Program Formal: Analisis Gemeinschaft dan Gesellschaft Syifa Azkia Khoerunnisa
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23249

Abstract

Pola hubungan sosial di masyarakat lokal pada umumnya berkembang dari ikatan emosional yang kuat, hubungan kekeluargaan, serta kebiasaan hidup berdampingan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, perkembangan zaman, masuknya pekerjaan formal, serta program bantuan pemerintah mulai memengaruhi pola interaksi sosial masyarakat. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan hubungan sosial yang dapat dipahami melalui konsep Gemeinschaft dan Gesellschaft. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan hubungan sosial masyarakat lokal berdasarkan kedua konsep tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat desa sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan dengan mengaitkan hasil wawancara dengan konsep Gemeinschaft dan Gesellschaft untuk memahami pola hubungan sosial yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan masih kuat dalam kehidupan masyarakat lokal. Namun, kehadiran pekerjaan formal dan program bantuan menyebabkan berkurangnya intensitas interaksi sosial. Hal ini menunjukkan bahwa unsur Gemeinschaft dan Gesellschaft hadir secara bersamaan dalam kehidupan masyarakat lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai dinamika perubahan hubungan sosial di masyarakat.
Perbedaan Pola Pertukaran Sosial antara Kepribadian Introvert dan Ekstrovert dalam Hubungan Interpersonal Kirei Tusitha
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23256

Abstract

Hubungan antarpribadi terbentuk melalui interaksi sosial yang melibatkan proses saling memberi dan menerima manfaat di antara individu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pola pertukaran sosial antara individu yang memiliki kepribadian introvert dan ekstrovert berdasarkan Teori Pertukaran Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert 1–5 untuk mengukur tingkat interaksi, bentuk kontribusi, manfaat yang dirasakan, dan respons terhadap ketidakseimbangan dalam hubungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok, introvert dan ekstrovert, menganggap keseimbangan kontribusi sebagai hal yang penting dalam hubungan interpersonal. Namun, individu introvert lebih cepat merasa lelah secara emosional ketika keseimbangan hubungan terganggu, dan cenderung membatasi interaksi. Sebaliknya, individu ekstrovert memiliki toleransi yang lebih tinggi terhadap ketidakseimbangan selama komunikasi masih dilangsungkan, serta ada kemungkinan untuk memperbaiki hubungan. Hasil ini mengindikasikan bahwa perbedaan kepribadian mempengaruhi cara individu mengevaluasi dan bereaksi terhadap dinamika pertukaran sosial dalam hubungan interpersonal.
Dinamika Sosialisasi Sekunder dan Transformasi Peran Ibu Rumah Tangga dalam Menghadapi: Fase Dewasa Anak dan Generasi Z Shafa Adira Kamilia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23265

Abstract

Sosialisasi merupakan proses interaksi sosial berkelanjutan yang bertujuan agar individu menginternalisasi cara berpikir, bertingkah laku, serta sistem nilai dan norma dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana seorang Ibu Rumah Tangga melakukan penyesuaian peran dan nilai saat anak-anaknya memasuki usia dewasa 20 dan 15 tahun. Melalui proses ini, individu dibentuk menjadi pribadi yang utuh dan mampu berperan serta sebagai anggota yang diterima dalam lingkungan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam yang mencakup aspek agen sosialisasi, internalisasi nilai, hingga pengelolaan konflik peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sosialisasi primer terjadi di keluarga, subjek tetap mengalami proses belajar berkelanjutan dari lingkungan luar untuk mengelola emosi dan mengadaptasi aturan tak tertulis di lingkungan baru. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tanggung jawab terberat yang dijalankan subjek bergeser dari pengasuhan fisik menjadi pendampingan emosional seiring berubahnya harapan orang lain terhadap perannya. Penyesuaian ini merupakan bagian mendasar agar manusia dapat terus belajar untuk hidup dan berfungsi sebagai anggota masyarakat yang berbudaya di tengah perubahan zaman. Pelajaran terpenting yang ditemukan adalah kemampuan beradaptasi dengan perbedaan nilai antara keluarga dan lingkungan pertemanan atau kerja guna mencapai kenyamanan dalam hidup bersama orang banyak.

Filter by Year

2022 2026