cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,492 Documents
Mutu Fisikokimia dan Mikrobiologi Air Minum Isi Ulang (AMIU) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Ihsan Maulana; Titi Rohmayanti; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23267

Abstract

Air minum sangat dibutuhkan oleh manusia dalam keperluan sehari-hari. Air minum isi ulang sering dikonsumsi masyarakat karena harganya terjangkau, namun kualitas dan kebersihannya tidak selalu terjamin. Selain itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas air minum isi ulang ditinjau dari aspek fisika, kimia, dan mikrobiolog. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium dengan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor, yaitu DAMIU (Depot Air Minum Isi Ulang) di Kecamatan Cicurug, serta menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 22 sampel yang berada di kecamatan cicurug. Analisis yang lakukan yaitu uji organoleptik, pH, Total Dissolved Solid (TDS), hardness, turbidity, klorida, besi (Fe), Mangan (Mn), bakteri coliform dan E. coli. Hasil pengecekkan aftertaste kesat (1,7-4,4), rasa pahit (1,2-4,7), tidak berbau, suhu (23,0-24,4°C), TDS (55,0-114,5 mg/L), Turbidity (0,1-0,3 NTU), pH (6,9-7,3), klorida (6,5-10,8 mg/L), hardness (43,5-63,2 mg/L), Fe dan Mn (0.005-0.005 mg/L), coliform (0,0-4,5 CFU/100ml) dan E. coli (0 CFU/100ml). Semua pengecekkan parameter fisika dan kimia hasilnya sudah memenuhi syarat sesuai Permenkes Tentang Persnyaratan Kualitas Air Minum sedangkan hasil pengecekkan mikrobiologi terdapat DAMIU yang tidak sesuai standar.
Cara Sederhana Meningkatkan Kemampuan Speaking English Siti Purnama; Salwa Andara Gita
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23276

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris dipandang sebagai salah satu kompetensi dasar yang memiliki peranan penting bagi individu dalam menunjang kemampuan berkomunikasi secara efektif, khususnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan interaksi dan pertukaran informasi dalam konteks global yang semakin berkembang. Tidak dapat dipungkiri bahwa praktik berbicara memiliki peran signifikan dalam meningkatkan rasa percaya diri individu dalam berkomunikasi. Meskipun demikian, banyak pembelajar masih mengalami berbagai kendala, seperti rasa takut melakukan kesalahan, terbatasnya lingkungan yang mendukung penggunaan bahasa Inggris, serta kurangnya strategi praktis yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Penulisan artikel ini difokuskan pada pembahasan berbagai metode sederhana yang memiliki efektivitas dalam membantu peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris, dan dapat diimplementasikan oleh siapa pun, kapan pun, tanpa memerlukan biaya yang besar. Metode yang digunakan meliputi kajian literatur serta observasi terhadap praktik pembelajaran yang bersifat sederhana, seperti teknik role play, shadowing, self-recording, dan pemanfaatan aplikasi digital sebagai sarana latihan mandiri. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi-strategi tersebut mampu meningkatkan keberanian pembelajar dalam berbicara, memperbaiki aspek pelafalan, serta memperkaya pengetahuan bahasa secara bertahap. Penerapan pendekatan sederhana ini juga memberikan manfaat berupa pembiasaan berlatih secara berkelanjutan, sehingga secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi berbicara, khususnya bagi para pembelajar bahasa Inggris.
Kendala Mahasiswa dalam Mengoptimalkan Proses Pembelajaran Bahasa Inggris Siti Zakiatul Khoriyah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23290

Abstract

Inggris dikenal luas sebagai media komunikasi global yang digunakan untuk berinteraksi lintas negara. Dalam prakteknya mahasiswa masih banyak mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran. Namun, demikian terdapat beberapa masalah selama proses pembelajaran, hasil belajar mahasiswa, dan partisipasi dalam kegiatan belajar. Akan tetapi, belajar bahasa Inggris itu cukup sulit sebab membutuhkan kemauan untuk belajar. Hal ini termasuk tantangan dalam memahami materi, menguasai kosa kata, serta kemampuan berbicara dan menulis. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bagian mana yang menjadi hambatan dalam belajar serta menemukan faktor – faktor yang menyebabkan munculnya hambatan pada mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi berbagai kendala yang dialami mahasiswa selama proses pembelajaran serta faktor-faktor yang melatarvelakanginnya, seperti rendahnya motivasi belajar dan metode pengajaran yang kurang iteraktif. Selain itu, penelitian ini juga berupaya memberikan alternatif metode pembelajaran yang lebih efektif guna meningkatkan kemampuan berkomunikasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara yang dilakasankan secara daring melalui aplikasi WhatsApp. Hasil penelitian menujukkan bahwa mahasiswa masih menghadapi kesulitan yang cukup berarti dalam proses pembeljarana bahasa Inggris.
Tantangan Siswa dalam Memahami B.Inggris di Kelas Awal Agnes; Siti Sarah Rosmalia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23370

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas awal Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membangun dasar keterampilan berbahasa di era globalisasi. Namun, dalam praktiknya, siswa kelas awal masih menghadapi berbagai tantangan dalam memahami Bahasa Inggris. Artikel ini bertujuan untuk menelaah dan menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh siswa kelas awal dalam memahami Bahasa Inggris berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian ini menerapkan metode penelitian berbasis kepustakaan (library research) dengan cara mengumpulkan data dari beragam sumber tertulis, seperti jurnal ilmiah, artikel penelitian, serta publikasi relevan lainnya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis) guna mengindentifikasi serta mengklasifikasikan permasalan yang kerap muncul dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada kelas awal. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi siswa meliputi kesulitan dalam penguasaan kosakata, pengucapan, pemahaman grammar dasar, selain itu, ditemukan rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu minimnya paparan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari, penggunaan metode pembelajaran yang kurang beragam, serta lingkungan belajar yang belum sepenuhnya kondusif. Hasil temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan agar pemahaman serta motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan sejak usia dini.
Proses Produksi Cone Es Krim di CV. Caringin Jaya Kabupaten Sukabumi Claudia Anka
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23393

Abstract

Cone es krim tersedia dalam berbagai varian, seperti sugar cone, waffle cone, dan cake cone. Sugar cone umumnya berukuran lebih kecil dibandingkan waffle cone, tetapi memiliki tekstur yang lebih kuat. Produksi sugar cone dilakukan secara besar-besaran oleh pabrik melalui tahapan seperti pembuatan adonan, pencetakan, pendinginan, dan pengemasan, dengan bantuan alat semi-otomatis yang mempermudah prosesnya. Bahan utama yang digunakan adalah tepung terigu dengan kadar protein rendah, ditambah bahan tambahan seperti margarin, lesitin, benzoat, dan pewangi, yang semuanya memenuhi standar halal serta takaran yang tepat. Dengan menerapkan sistem produksi sesuai standar operasional prosedur (SOP), hasilnya adalah cone es krim berkualitas tinggi yang mendapat sambutan positif dari konsumen. Penelitian ini menawarkan pemahaman praktis tentang teknik dan metode produksi cone es krim, serta bagaimana ilmu teknologi pangan diterapkan dalam industri makanan.
Efektivitas Kajian Asilah Bayaniyah Fil Qur’anil Karim dalam Pembelajaran Istima’ Bahasa Arab Gilang Fergianto
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kajian Asilah Bayaniyah Fil Qur’anil Karim dalam pembelajaran istima’ bahasa Arab santri di Pondok Pesantren Bina Madani Bogor. Permasalahan penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan maharah al-istima’ santri yang disebabkan oleh kompleksitas bahasa retoris dalam kajian Al-Qur’an, meskipun kajian Asilah Bayaniyah memiliki potensi dalam melatih pemahaman lisan melalui analisis tematik dan diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 30 santri kelas 2 SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, kuesioner skala Likert, wawancara, dan observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji Wilcoxon tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kemampuan istima’ santri sebelum dan sesudah mengikuti kajian. Namun, uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara pelaksanaan Kajian Asilah Bayaniyah Fil Qur’anil Karim dengan kemampuan maharah al-istima’ santri. Temuan ini mengindikasikan bahwa kajian Asilah Bayaniyah berkontribusi secara positif dalam pembelajaran istima’ bahasa Arab melalui proses observasi, modeling, dan interaksi sosial. Penelitian ini merekomendasikan penyederhanaan bahasa kajian serta penggunaan media pendukung guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Anomie di Era Digital: Transformasi Norma Sosial dan Kerentanan Penyimpangan dalam Pengalaman Kehidupan Sehari-hari Arya Teguh
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23402

Abstract

Percepatan digitalisasi merekonstruksi pola interaksi dan acuan nilai kolektif. Namun kajian sistematis tentang bagaimana perubahan ini menghasilkan pengalaman kehilangan pedoman normatif (anomie) dan kaitannya dengan kecenderungan perilaku menyimpang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan tersebut. Pendekatan deskriptif-kualitatif dipakai dengan kombinasi studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap tiga informan. Digitalisasi diidentifikasi sebagai pemicu utama transformasi norma sosial, memengaruhi praktik komunikasi, pekerjaan, pendidikan, dan pembentukan relasi sehingga menurunkan intensitas interaksi tatap muka dan meningkatkan hubungan instrumental. Nilai tradisional seperti kesopanan dan penghormatan masih diakui namun penerapannya tidak konsisten, terutama di ruang daring, sehingga menimbulkan ambiguitas orientasi moral. Informan melaporkan kebingungan normatif yang diperparah oleh tekanan struktural terkait ekonomi, pendidikan, dan tuntutan status; kondisi ini meningkatkan kecemasan, menurunkan kesejahteraan emosional, dan membuka peluang adaptasi menyimpang. Keluarga tetap dipandang sebagai sumber nilai paling stabil, sedangkan lembaga formal menghadapi tantangan legitimasi dan adaptasi. Strategi yang diusulkan meliputi peningkatan literasi digital, penguatan nilai kemanusiaan di tingkat komunitas, dialog antargenerasi, dan rekonstruksi norma yang kontekstual.
Jaringan Solidaritas sebagai Sistem Hubungan Dzadia Dzafiran Nur
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23419

Abstract

Solidaritas berfungsi seperti jaringan (network) yang menghubungkan orang-orang mirip simpul-simpul yang saling terjalin. Dalam solidaritas mekanis (masyarakat tradisional), jaringan ini padat dan homogen, berdasarkan kesamaan nilai dan ritual. Dalam solidaritas organik (masyarakat modern), jaringan ini lebih kompleks dan saling bergantung, melalui pembagian kerja spesialisasi. Sebagai Sistem Hubungan  sosial yang dinamis, di mana hubungan individu bukan isolasi, melainkan bagian dari keseluruhan. Sistem ini didasarkan pada moralitas kolektif, bukan hanya kontrak pribadi. Durkheim menekankan bahwa tanpa sistem ini, masyarakat rentan terhadap anomie (kehilangan norma), yang bisa menyebabkan masalah seperti bunuh diri atau konflik, seperti dijelaskan dalam Suicide (1897). Dari Durkheim Ia menganalisis masyarakat primitif (seperti suku Aborigin) di mana solidaritas mekanis membentuk jaringan kuat melalui hukum pidana dan ritual bersama. Di masyarakat industri, solidaritas organik menciptakan sistem hubungan melalui interdependensi ekonomi, seperti dokter dan petani yang saling mendukung. Modern bayangkan jaringan sosial seperti keluarga besar atau komunitas online—hubungan ini membentuk sistem yang mendukung kohesi, mencegah isolasi.
Interaksionisme Simbolik dalam Penilaian Sosial: Dampak Perilaku Sehari-hari terhadap Pandangan Masyarakat di Sekitar Nayla Shafa Devina
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23426

Abstract

Interaksionisme simbolik sudah lama diterapkan untuk memahami cara-cara dimana makna social terbentuk melalui interaksi rutin di masyarakat. Akan tetapi, penelitian yang secara khusus meneliti pengaruh perilaku sehari-hari individu terhadap penilaian social di ling kungan sekitar nya masih tergolong sedikit. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini Ada lah untuk menganalisis bagaimana perilaku sehari-hari memengaruhi pandangan dan penilaian social masyarakat melalui perspektif interaksionisme simbolik. Penelitian ini men erapkan pendekatan kualitatif dengan metode observasi  langsung terhadap dua subjek dari komuni  tas setempat. Observasi dilakukan secara partisipatif selama dua hari untuk me nangkap dinmika interaksi, penggunaan simbol, dan respons  social yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Proses  analisis data dilakukan melalui pengodean tematik untuk menemukan pola-pola makna serta interpretasisosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku sehari-hari, termasuk cara seseorang berkomunikasi, bahasa tubuh, dan konsistensi tindakan, memiliki peranan signifikan dalam membentuk penilaian social Masyarakat. Simbol-simbol yang diperlihatkan individu ditafsirkan dengan cara yang be ragam oleh masyarakat, dan hal ini memengaruhi citra sosial, penerimaan, serta pola in teraksi berikutnya. Penelitian ini meili ki keterbatasan pada jumlah partisipan dan lamanya observasi yang dilakukan.  Namun, mes kipun demikian, hasil yang didapat memberikan implikasi bahwa memahami makna sim bolik dari perilaku sehari-hari Adalah penting demi terwujudnya hubungan social yang har monis dalam masyarakat.
Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII SMP dalam Menyelesaikan Operasi Bilangan Rasional Marisyah; Lilis Marina Angraini
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23473

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menguraikan bentuk-bentuk kekeliruan yang dilakukan oleh siswa kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal operasi bilangan rasional. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui tes tertulis yang memuat soal-soal terkait operasi bilangan rasional. Analisis kesalahan dilakukan berdasarkan empat kategori, yaitu kesalahan pemahaman (comprehension errors), transformasi (transformation errors), keterampilan proses (process skill errors), dan penulisan jawaban akhir (encoding errors). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir, terutama karena ketidaktelitian dalam menyederhanakan pecahan menjadi bentuk paling sederhana. Kesalahan pemahaman, transformasi, dan keterampilan proses juga ditemukan, meskipun dalam persentase yang lebih rendah. Temuan ini memperlihatkan bahwa sebagian siswa masih belum menguasai konsep dasar pecahan dan prosedur operasi bilangan rasional secara menyeluruh. Penelitian ini penting karena kesalahan dalam operasi bilangan rasional berdampak langsung pada kemampuan siswa memahami materi matematika lanjutan seperti persamaan, perbandingan, dan fungsi. Tanpa pemahaman konsep yang kuat, siswa berpotensi terus melakukan kesalahan berulang yang akan memengaruhi kemampuan pemecahan masalah mereka. Dampaknya, penelitian ini memberikan bahan pertimbangan bagi guru dalam memilih strategi pembelajaran yang lebih tepat, khususnya dalam penguatan konsep dasar dan latihan terstruktur, sehingga mampu meminimalkan kesalahan siswa serta meningkatkan kemampuan mereka dalam operasi bilangan rasional.

Filter by Year

2022 2026