cover
Contact Name
Taufik Ampera
Contact Email
taufik.ampeera@gmail.com
Phone
+6282320798484
Journal Mail Official
ejournalmidang@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unpad.ac.id/midang/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Midang
ISSN : -     EISSN : 2986657X     DOI : https://10.24198/midang
Midang adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
RAHMATAN LIL 'ALAMIN SEBAGAI LANDASAN KONSEPSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: KONTEKSTUALISASI QS. AL-ANBIYA AYAT 107 DALAM PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Kosasih, Ade; Sofianto, Kunto; Syabana, Muntazhar Nur
Midang Vol 4 No 2 (2026): Midang, Juni 2026
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v4i2.64087

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang bertujuan meningkatkan kapasitas individu maupun kelompok agar mampu menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara mandiri dan berkelanjutan. Dalam perspektif Islam, pemberdayaan masyarakat tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan material, tetapi juga diarahkan pada pembentukan kehidupan yang berkeadilan, bermartabat, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh makhluk. Artikel ini bertujuan mengkontekstualisasikan makna rahmatan lil 'alamin dalam QS. Al-Anbiya ayat 107 sebagai landasan konseptual pemberdayaan masyarakat pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif melalui studi kepustakaan yang dipadukan dengan pendekatan partisipasi dalam pelaksanaan program pengabdian. Analisis dilakukan terhadap ayat Al-Quran, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur mengenai pemberdayaan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep rahmatan lil 'alamin mengandung nilai kasih sayang, keadilan, inklusivitas, penghormatan terhadap martabat manusia, serta keberlanjutan yang sangat relevan dijadikan paradigma dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat. Nilai-nilai tersebut mendorong transformasi masyarakat secara holistik melalui peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, partisipasi aktif, dan kemandirian sosial. Dengan demikian, QS. Al-Anbiya ayat 107 memiliki relevansi yang kuat sebagai dasar konseptual dalam membangun model pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kemaslahatan universal.
SOSIALISASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN SANTAN KELAPA DI SERDANG – KEMAYORAN Yani, Ari Soeti; Julito, Kiko Armenita; Diansyah, Diansyah; Maida, Adeliya Indir
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.49729

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui adanya Sosialisasi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Santan Kelapa Di Serdang Kemayoran agar tepat sasaran. Santan  Kelapa yang sehat menjadi santan  kelapa favorit di Indonesia dan menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dilihat dari banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi santan kelapa untuk mencampur dalam membuat berbagai masakan dengan menggunakan santan kelapa murni, kedekatan dengan bahan mentah, tersedianya fasilitas dan biaya transportasi serta tersedianya tempat untuk perluasan usahanya. Sedangkan kegunaan khususnya bagi masyarakat Serdang- Kemayoran meningkatkan gizi masyarakat sekitar agar tidak mengalami gizi buruk dan meningkatkan daya fikir masyarakat. Sering mengkonsumsi santan kelapa dapat meningkatkan daya piker menjadi lebih baik lagi khususnya bagi anak – anak yang sedang masuk masa pertumbuhan. Lokasi uasaha santan kelapa yang sangat terjaga kesersihannya membuat keuntungan penjualan meningkat serta menarik minat pembeli lebih banyak untuk berbelanja santan kelapa murni. Sedangkan manfaat untuk mitra yaitu mendapatkan patner kerja, selain hal tersebut yang didapatkan oleh dosen menambahkan wawasan baru yang akan digunakan dalam pembelajaran selanjutnya mengenai kewirausahaan.serta memasarkan produk tersebut secara digital yaitu pembeli tinggal pesan langsung diantar.
INSPIRING AND ENHANCING THE SUCCESS MOTIVATION OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP ISLAM BELIK Randikaparsa, Irawan; Fauzan, Akhmad; Arofah, Rifka Utami; Salsabila, Deska
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50018

Abstract

Education is the main pillar in shaping the future of the younger generation. In the midst of a critical phase of development for junior high school children, motivation plays a central role in encouraging them to achieve success in education and personal development. In this context, this service journal, entitled “Inspiring and Enhancing the Success Motivation of Junior High School Students at SMP Islam Belik,” documents collaborative efforts aimed at increasing student learning motivation at Belik Islam Middle School. The service is carried out using presentations and also watching motivational films to encourage students to learn. The results of this activity show that Beluk Islamic Middle School students are motivated to continue their education and achieve their dreams..
PENINGKATAN LITERASI ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI CERITA LEGENDA NUSANTARA DENGAN ANALISIS FISHBONE Darodjat, Rafan; Suryamah, Aam; Maulana, Mursal
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50251

Abstract

Perkembangan zaman membuat adanya perubahan nilai sosial, diakibatkan oleh kemajuan teknologi informasi dan modernisasi. Pengaruh perkembangan tersebut mengakibatkan lunturnya nilai-nilai budaya dan kurang mengetahui kekayaan sastra yang dimiliki bangsa Indonesia, yaitu cerita legenda. Peningkatan literasi harus diawali sejak dini sebagai upaya peningkatan minat baca dan kemampuan mengolah informasi menjadi bermanfaat. Pengenalan cerita legenda sebagai gerbang untuk menarik minat baca dan penerapan analisis fishbone sebagai metode yang dapat digunakan dalam memahami konteks suatu bacaan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, bahwasanya pengenalan cerita legenda harus diperkenalkan sejak dini sebagai upaya pengurangan terhadap aktivitas penggunaan gadget dan peningkatan literasi bagi anak usia sekolah dasar.
EDUKASI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM RANGKA PELESTARIAN SENI LAIS BAGI SISWA SMPN 1 RAJAPOLAH KECAMATAN RAJAPOLAH KABUPATEN TASIKMALAYA Septiani, Ayu; Afsari, Asri Soraya
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50424

Abstract

Saat ini Indonesia memasuki peradaban 4.0 yang ditandai dengan bergantungnya masyarakat pada internet atau lebih dikenal sebagai era digital. Periode ini ditandai pula dengan generasi muda yang sangat lekat dengan media sosial. Kelekatan  tersebut dapat dimanfaatkan sebagai upaya pelestarian kesenian oleh generasi muda. Generasi muda yang menjadi sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah siswa SMPN 1 Rajapolah. Adapun kesenian yang dimaksud dalam kegiatan ini yaitu Seni Lais yaitu kesenian dalam bentuk akrobatik yang mengandalkan kemampuan fisik. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu agar para siswa mengetahui dan dapat melestarikan Seni Lais dengan mempelajari Seni Lais dan memanfaatkan media sosial yang saat ini sangat jarang peminatnya. Hasil dari kegiatan ini yaitu para siswa antusias menyimak penjelasan dari narasumber terutama ketika narasumber menampilkan gerakan-gerakan Seni Lais dan bersedia memanfaatkan media sosial sebagai media pelestariannya. Kegiatan ini menggunakan metode pendidikan masyarakat berupa penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat. Berkaitan dengan kegiatan ini pemahaman Siswa SMPN 1 Rajapolah tentang pelestarian Seni Lais melalui media sosial Instagram dan Twitter. Adapun artikel ini menggunakan metode kualitatif. Simpulan dari artikel ini yaitu perlu adanya pelatihan secara berkelanjutan bagi para siswa SMPN 1 Rajapolah khususnya Seni Lais.   
PEMBELAJARAN DAN PELATIHAN SENI TARI TUNGGUL KAWUNG DI KOTA BOGOR SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA SUNDA Sofyan, Agus Nero; Permadi, R.Yudi; Fahrullah, Ace; nugraha, Tubagus Chaeru
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50427

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pembelajaran dan Pelatihan Seni Tari Tunggul Kawung di Kota Bogor Sebagai Pelestarian Budaya Sunda”. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai pengetahuan seni tari tradisional di Kota Bogor dalam melestarikan budaya Sunda, khususnya di kalangan pelajar dan kelompok pemuda. Pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan dengan menggunakan metode penyuluhan seni tari Tunggul Kawung di Kota Bogor. Dalam implementasinya, pengabdian ini bekerja sama dengan karang taruna dan pemerintah setempat. Adapun format ceramah dan tanya jawab merupakan pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini. Seni tradisional leluhur masyarakat Kota Bogor yaitu seni tari Tunggul Kawung menjadi materi yang ditawarkan dalam pengabdian masyarakat ini. Sumber data utama dan sekunder dalam penelitian ini meliputi tinjauan pustaka dan sumber otoritatif pada pokok bahasan seni tari Tunggul Kawung. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat Kota Bogor dapat terus mengamalkan dan melestarikan seni tari Tunggul Kawung, sehingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat dan menjadi ikonik seni budaya tari tradisional warisan leluhur yang lahir serta berkembang di Kota Bogor.
“PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DALAM PENCAPAIAN SDG’s DI DESA SEDERHANA MUARA GEMBONG” Yanis, Fauziah; Prasetyo, Sisman; Lukiyana, Lukiyana; Ahmad, Masnia; Saidah, Andi; Trijayanto, Danang; Kamaruddin, Muhammad Junaid
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50545

Abstract

Sektor ekonomi memegang peranan penting dalam era globalisasi. Pada era globalisasi perkembangan teknologi bertumbuh dengan cepat, pemasaran yang semula tradisional beralih ke media online (digital), sehingga menimbulkan persaingan yang ketat dalam sektor pertumbuhan usaha. Ketidaktahuan masyarakat terkait penjualan secara online menjadi kendala tersendiri, dikarenakan masyarakat Desa Sederhana Muara Gembong tidak dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Hal ini menimbulkan kesempatan dalam mengembangkan usaha bisnis menjadi terhambat. Melihat masalah yang ada, Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, facebook, twitter, TikTok sebagai langkah pemasaran online untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, Target program ini adalah adanya peningkatan pengetahuan terkait pemanfaatan media social dan kemampuan dalam membangun kreatifitas melalui konten pemberitaan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan sosialisasi materi pengenalan pengatahuan dalam pemanfaatan media sosial baik secara efektif dan efisien dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil kegiatan memperlihatkan antusias para masyarakat yang ikut hadir. Sejak awal memerhatikan dan mengikuti semua rangkaian acara hingga selesai dan aktif memberikan beberapa pertanyaan. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif yang signifikan pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tingkat desa yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan
SOSIALISASI DAN PELATIHAN AGEN ANTI PERUNDUNGAN DAN ANTI INTOLERANSI DI SEKOLAH PERSADA BAYONGBONG, GARUT Askalan’ Aisyah, Gandes Tadzkari; Nurrahman, Muhammad Aris; Tsaury, Hawarik Al-Akbar; Ampera, Taufik
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50604

Abstract

Artikel ini berfokus pada upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada agen anti perundungan dan anti intoleransi di sekolah Persada Bayongbong, Garut. Metode yang digunakan dalam program PKM bidang pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Dengan metode tersebut diharapkan agen-agen anti perundungan dan anti intoleransi memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah di lingkungan sekitarnya, baik dalam hal melakukan penanganan awal terhadap korban perundungan sampai melaporakannya sesuai dengan mekanisme pelaporan yang tepat. Metode sosialisasi dan pelatihan juga dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada mitra tentang apa itu perundungan dan dampak apa yang ditimbulkannya. Hasil yang ditunjukkan dari program sosialisasi dan pelatihan ini adalah wawasan mitra yang bertambah dan kemampuan mitra dalam menyuarakan bahayanya perundungan melalui kegiatan advokasi kepada masyarakat. Advokasi dilakukan dengan pembuatan narasi-narasi singkat tentang perundungann serta melalui pembuatan media komunikasi visual yang menarik dalam bentuk poster.
KENDALA-KENDALA PARA AHLI HELIKOPTER SERI MI TNI ANGKATAN DARAT DALAM PELATIHAN BAHASA RUSIA Machdalena, Susi; Kartika, N.; Delisma, Onny; Koeshandoyo, Eko Wahyu
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50606

Abstract

Belajar bahasa asing selalu terdapat kendala-kendala dalam menguasainya. Tidak terkecuali TNI AD para ahli helicopter seri MI buatan Rusia. Para ahli ini ditugaskan belajar bahasa Rusia berkenaan dengan bahasa yang digunakan dalam buku-buku manual dan tombol-tombol yang ada dalam helikopter tersebut. Tujuan pelatihan ini adalah agar para ahli ini dapat membaca dan memahami buku-buku manual, dapat berbicara, dan pada akhirnya dapat  menerima transfer teknologi  helicopter seri MI ini. Untuk menguasai bahasa Rusia para ahli ini menemukan banyak kendala. Kendala-kendala  ini dapat dikalsifikasikan menjadi dua kelompok besar yaitu kendala pribadi dan kendala akademik. Kendala pribadi berkaitan dengan bakat peserta, memenuhi tugas, motivasi, sedangkan kendala akademik berkaitan dengan penguasaan bahasa Indonesia peserta, kemampuan menerima materi bahasa Rusia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil yang peroleh adalah kendala-kendala yang dihadapi para ahli ini terpetakan. Kendala-kendala ini berupa kendala belajar bahasa Rusia bukan pilihannya, hanya memenuhi perintah atasan, waktu belajar tiga bulan terlalu lama bagi peserta berpisah dari keluarga, sedangkan untuk cuti tidak diperbolehkan, jarak pangkat yang sangat mencolok (peserta berpangkat kopral disatukelaskan dengan peserta berpangkat mayor),  kendala akademik berupa peserta tidak memahami kelas kata dalam bahasa Indonesia dari dua belas peserta hanya tiga orang yang dapat memahami kelas kata dalam bahasa Indonesia.  Oleh karena itu, dari hasil belajar selama tiga bulan 150 jam yang dapat dikatakan yang berhasil hanya tiga orang 2 orang berpangkat mayor 1 orang berpangkat sersan.
APRESIASI DONGENG LEGENDA UNTUK ANAK DI MASA PANDEMI Lyra, Hera Meganova; Ampera, Taufik
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.50664

Abstract

PPM ini merupakan sebuah kegiatan yang dirancang untuk membantu meningkatkan produktivitas anak selama pada masa pandemi. Hampir selama dua tahun, anak-anak dipaksa oleh keadaan untuk berdiam diri dalam rumah. Semua kegiatan anak-anak lebih bersinggungan dengan media daring. Hal itu tentu memberi dampak yang negatif pada mereka. Anak-anak cenderung jadi lebih dominan bermain dengan gadget dan laptop. Khalayak sasaran PPM adalah anak-anak berusia 6-14 tahun. Usia tersebut merupakan usia yang mampu mengapresiasi dongeng “Lutung Kasarung” yang dibawakan oleh pendongeng. Terdapat 100 orang anak mendaftar untuk mengikuti kegiatan PPM ini. Sosialisasi kegiatan PPM dilakukan dengan penyebaran poster melalui media sosial. Kegiatan PPM dilaksanakan aplikasi zoom dengan konsep webinar dalam judul “Dongeng di Rumah Aja”. Tahap pelaksanaan dilakukan selama 2,5 jam diawali dengan pembukaan, sambutan, icebreaking, apresisi dongeng, penutupan, dan evaluasi.

Page 7 of 12 | Total Record : 120