cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 148 Documents
Penyusunan Peta Kondisi Klimatologi dan Hidrologi dalam Upaya Pemanfaatan Kondisi Lingkungan Desa Cintaratu, Kab. Pangandaran Hendi Setiyatwan; Muhammad Rifqi Ismiraj; Novi Mayasari; Indah Kurniawati; Tegar Ramadhan; Elda Rasyida; Viriana Aulia; Gita Puspa Indah; Fikri Alimajid
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28637

Abstract

Desa Cintaratu terletak di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Desa ini memiliki potensi pembangunan yang besar jika dilakukan perencanaan yang matang dan inklusif. Perencanaan dapat dilakukan jika pengambil keputusan memiliki pengetahuan dan kesadaran akan potensi yang ada di suatu lokasi, baik potensi alam maupun sosiologis. Beberapa hal yang perlu diketahui oleh pengambil keputusan adalah kondisi klimatologi dan hidrologinya, karena hal tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan pembangunan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah survey lapangan dan studi pustaka. Berdasarkan hasil survey dan studi pustaka, peta kondisi klimatologi dan hidrologi telah berhasil dibuat sebagai basis data dalam upaya pembangunan Desa Cintaratu. Sebagai kesimpulan, Desa Cintaratu memiliki potensi yang besar, didukung oleh kondisi klimatologi yang sukup stabil dan kondisi hidrologi yang memungkinkan untuk dibangunnya usaha pertanian, peternakan, perkebunan, perkantoran, pemukiman, dan perikanan.
Pembuatan Pakan Silase di Kelompok Ternak Roudhatul Ghonam Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran Raden Febrianto Christi; Hendi Setyatwan; M Rifki Ismiraj; Bambang Kholiq M; Endah Yuniarti
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i2.34590

Abstract

Pakan berupa hijauan untuk ternak ruminansia kandungan nutrienya perlu untuk diperhatikan hal ini guna untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hijauan yang biasa diberikan pada ternak berupa rumput memiliki keterbatasan jumlah yang diperoleh dimusim kemarau serta memiliki daya cerna yang sangat rendah. Oleh karena itu, perlu adanya teknologi pengawetan pakan dengan cara silase. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan silase dengan benar sebagai pakan ternak ruminansia serta memproduksinya dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah (1) ceramah yaitu dengan memberikan pengetahuan oleh narasumber secara langsung, (2) demonstrasi  atau praktek yang dibimbing oleh narasumber dan diikuti oleh peserta, serta (3) evaluasi kegiatan (pre test dan post test) berupa soal yang harus dikerjakan oleh masing-masing peserta. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pembuatan pakan silase yang diberikan kepada peternak di Kelompok Ternak Roudhatul Ghonam sangat baik, hal ini terlihat dari antusias serta keaktifan dari peserta yang hadir sejak diberikan materi pengetahuan, pelaksanaan serta evaluasi selama kegiatan dilakukan.
Edukasi Teknologi Pakan Untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Ruminansia Di Desa Pilangrejo, Nglipar, Gunung Kidul, D.I.Yogyakarta Ajat Sudrajat; Raden Febrianto Christi
Farmers: Journal of Community Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v4i1.44421

Abstract

Feed technology is one of the best ways to improve the quality and extend the shelf life of feed. Feed consists of forage, legumes, concentrates and others. This service aims to provide knowledge about feed processing and preservation technology for ruminants in Pilangrejo Village, Nglipar, Gunung Kidul D.I.Yogyakarta. This service has been carried out and attended by 25 breeders. Implementation method by providing education and practice directly. The implementation stage begins with the distribution of pre-test questionnaires before the activity, the presentation of material on the introduction of feed technology, the distribution of post-test questionnaires to participants and ends with a question and answer session for participants and speakers. Furthermore, the introduction of feed in the form of forage such as odot grass, elephants, kings, rice straw, field grass and others that can be given with the potential availability in the area, The feed technology education provided is the technology of making feed silage. The results of the service show that knowledge of feed technology has increased at the farmer level based on post tests and direct practice, so it is hoped that with this education the people of Nglipar Village can process animal feed optimally and can be one of the solutions to feed shortages in the dry season. 
Pendampingan Konsultasi Perencanaan Pembangunan Komplek Peternakan Terpadu di Desa Cibanten Pangandaran sebagai Upaya Pencegahan Stunting Ismiraj, Muhammad Rifqi; Nurhamsyah, Donny; Yuniarti, Endah; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Wulansari, Asri
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53225

Abstract

Program ini mengkaji implementasi dan potensi dampak dari pembangunan komplek peternakan terpadu di Desa Cibanten, Pangandaran, sebagai strategi untuk pencegahan stunting, sebuah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Melalui pendekatan analitis yang menggabungkan analisis SWOT dan Balanced scorecard, studi ini mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terkait dengan inisiatif ini, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan keamanan pangan dan status gizi di komunitas. Program ini menyoroti bagaimana keanekaragaman hayati lokal dan pengetahuan tradisional, ketika dikombinasikan dengan praktik pertanian berkelanjutan dan teknologi modern, dapat membentuk dasar untuk peningkatan produksi pangan dan diversifikasi diet yang pada akhirnya dapat mencegah stunting. Hasil program menunjukkan bahwa pembangunan peternakan terpadu dapat memberikan dampak positif terhadap keamanan pangan dan gizi komunitas, sekaligus menawarkan manfaat sosial ekonomi melalui peningkatan kesejahteraan petani dan penciptaan peluang kerja. Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemerintah lokal, pembuat kebijakan, dan organisasi pembangunan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pencegahan stunting yang komprehensif dan berkelanjutan. Temuan ini mengusulkan bahwa pendekatan holistik dan berbasis masyarakat merupakan kunci untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia, dengan memberikan model yang dapat direplikasi untuk intervensi serupa di wilayah lain.
Pengetahuan Stunting Ibu Rumah Tangga di Pesisir Pangandaran Studi Kasus: Desa Kondangjajar, Kabupaten Pangandaran Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53176

Abstract

Stunting merupakan isu kesehatan yang mendapat perhatian banyak pihak termasuk di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan namun angka prevalensi stunting Indonesia belum mencapai batas ideal yang ditetapkan WHO yakni dibawah 20%. Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu daerah di Indonesia yang gencar memerangi kasus stunting. Salah satu desa yang masih memiliki kasus stunting di Kabupaten Pangandaran adalah Desa Kondangjajar. Selain kasus aktif, risiko stunting di desa ini juga masih cukup besar. Untuk menghasilkan program pengentasan yang baik dan berkelanjutan diperlukan pengetahuan mengenai tingkat pengetahuan ibu mengenai stunting di desa ini. Kegiatan ini bertujuan menggali informasi tersebut menggunakan metode survey yang dilakukan di posyandu-posyandu di Desa Kondangjajar. Hasil survey menunjukkan Ibu-ibu responden yang ada di Desa Kondangjajar, memberikan informasi bahwa edukasi stunting dan pencegahannya sudah cukup merata. Pada beberapa pernyataan yang diajukan hampir semuanya lebih dari 90% yang menyatakan “Benar” atau “sepakat”. Sehingga tinggal sebagian kecil ibu-ibu yang mungkin perlu diberikan edukasi dan perhatian lebih terhadap stunting dan pencegahannya.
Analisa Pola Konsumsi Ikan Keluarga Desa Kondangjajar Kabupaten Pangandaran Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52707

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber gizi dan protein yang baik untuk dikonsumsi. Indonesia sebagai negara dengan potensi ikan yang tinggi nyatanya memiliki tingkat konsumsi ikan per kapita yang rendah. Kabupaten Pangandaran sebagai daerah penghasil ikan memiliki permasalahan yang sama, khususnya Desa Kondangjajar. Tinggi atau rendahnya konsumsi ikan suatu wilayah dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat ekonomi maupun non-ekonomi. Untuk itu dalam merancang program peningkatan konsumsi ikan diperlukan informasi detil mengenai pola konsumsi dan preferensi mengkonsumsi ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisa hal tersebut. Kegiatan dilakukan dengan metode survey kepada para ibu rumah tangga yang ada di Desa Kondangjajar. Hasil langkah awal pengabdian kepada masyarakat di Desa Kondangjajar ini telah diketahui bahwa rentang usia responden sekitar 22-45 tahun yang mana merupakan usia fase dewasa awal, mempunyai potensi besar untuk berkembang baik secara pemikiran dan finansial. Frekuensi konsumsi ikan desa Kondangjajar sendiri masih beragam, yaitu 36% mengonsumsi ikan sebanyak 4-6 kali seminggu, 28% mengonsumsi ikan sebanyak 3 kali seminggu, dan sebesar 36% sisanya mengonsumsi iakn sebanyak 1-2 kali seminggu. Tidak ada keluarga yang tidak makan ikan dalam waktu perminggunya. Ikan yang banyak dikonsumsi yaitu dari jenis ikan laut dan ikan air tawar. Adapun diantaranya adalah Ikan Tongkol, Ikan Mujair, Ikan Gurame, Ikan Lele, Ikan Bawal, Patin, Tawes, Ikan Mas, Ikan Layur.
Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga pada Kader PKK di Desa Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi Hidayati, Yuli Astuti; Marlina, Eulis Tanti; Harlia, Ellin; Badruzzaman, Deden Zamzam
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52322

Abstract

Penumpukan sampah dapat diatasi dengan mengolah limbah menggunakan metode pengomposan, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan demonstrasi tentang pengolahan limbah organik rumahtangga dengan cara pengomposan. Peserta pelatihan adalah ibu-ibu kader PKK. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan limbah organik rumahtangga dengan proses pengomposan yang menghasilkan kompos dan kompos ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman disekitar rumahtangga tertebut dan pada akhirnya akan melestarikan lingkungan. Hasil identifikasi dan analisis pengetahuan tentang limbah anorganik dan limbah organic (92 %). jumlah limbah yang dihasilkan (8 %). limbah organik harus diolah agar tidak berpotensi mencemari lingkungan, (32 - 56 %). Peserta yang sudah mengolah limbah organik rumahtangga hanya sebagian kecil ( 16 %), cara mengolah limbah organik rumahtangga 16 %, proses pengolahan limbah organik rumahtangga dengan cara pengomposan 16 %, persyaratan yang harus dipenuhi untuk proses pengomposan, 8 %. proses pengomposan sudah berakhir 8 %. hasil pengomposan berupa kompos 56 %. kompos dapat bermanfaat sebagai pupuk tanaman 100%, memanfaatkan kompos sebagai pupuk untuk tanaman 80 %, setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan pengetahuan tersebut 100 % dapat dimengerti.
Pelatihan Peningkatan Penjualan Produk Jambal Roti Asli Bahari Pangandaran dengan Penerapan Desain Kemasan yang Menarik Natari, Sari Usih; Mutaqin, Bambang Kholiq
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53206

Abstract

Pangandaran sebagai salah satu daerah pariwisata di Jawa Barat, memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata kelas dunia. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam mengembangkan daerah Pangandaran adalah kewirausahaan sosial. Kewirausahaan sosial merupakan konsep yang memungkinkan pengusaha untuk memberdayakan masyarakat setempat dalam mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah untuk pemberdayaan masyarakat nelayan khususnya pada hasil tangkapan nelayan, terutama ikan manyung (juga dikenal sebagai ikan jambal). Produk makanan khas Kabupaten Pangandaran, seperti ikan asin jambal roti, memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Metode pemberdayaan dengan pelatihan dan pengalian literatur untuk peningkatan usaha dengan peningkatan branding produk. Salah satu contoh kesuksesan dengan brand image dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 adalah UMKM Jambal Roti Asli Bahari, yang telah berdiri sejak 2007. UMKM Jambal Roti Bahari berhasil meningkatkan penjualan produknya selama pandemi. Pengetahuan tentang penjualan secara digital dan pelatihan desain logo produk berkontribusi pada kesuksesan ini. Identitas merek, yang terdiri dari desain logo dan nama merek, memainkan peran penting dalam membentuk citra merek dan memperkenalkan produk kepada pelanggan. Pendekatan kewirausahaan sosial dan penguatan identitas merek dapat terus mengembangkan potensi wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Peningkatan Pemahaman Tatalaksana Pemeliharaan Induk Domba Bagi Peternak di Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran Yuniarti, Endah; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Natari, Sari Usih
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52927

Abstract

Desa Bangunkarya merupakan desa yang terletak di Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Desa ini memiliki potensi pertanian dan peternakan. Sebagian penduduk di Desa Bangunkarya berprofesi sebagai petani, buruh tani, dan peternak. Proses identifikasi masalah dilaksanakan bersama pihak desa dan peternak guna menemukan kendala terkait pemeliharaan induk domba bunting hingga melahirkan. Tatalaksana pemeliharaan induk domba berperan penting dalam kesuksesan budidaya domba. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan diskusi kelompok dimana target peserta adalah peternak. Sebanyak 30 orang peternak hadir pada penyuluhan terkait tatalaksana pemeliharaan ternak. Materi yang disampaikan pada penyuluhan ini meliputi perawatan induk bunting, bantuan saat induk melahirkan, perawatan anak domba baru lahir, pemberian kolostrum, dan penanganan saat anak menolak menyusu atau induk yang tidak mau menyusui. Hasil dari program pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta dibandingkan dengan sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan.
Pemanfaatan Wortel dan Kangkung pada Pembuatan Mie sebagai Diversifikasi Olahan Pangan Rumah Tangga di Lingkungan Perkotaan Yogyakarta Sari, Yuli Perwita; Sudrajat, Ajat; Sambodo, Reo
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.51066

Abstract

Noodles are much loved by the public and if product diversification is carried out, it can increase the nutritional content of the noodles. This service aims to provide knowledge about the processing of noodles given a mixture of carrots and kale in Patehan, Keraton, Yogyakarta City. This service has been carried out and attended by 20 participants. The method of implementation by providing education and practice directly. The implementation stage began with providing socialization and delivery of material on the use of carrots and kale in making noodles and ended with a question and answer session for participants and resource persons. Furthermore, the practice of making noodles by participants was carried out. The results of the service showed that participants' knowledge increased and could use carrots and kale for noodle making ingredients well and could produce healthy noodle products that are rich in nutrients. Noodle-making training using carrots and kale can improve the knowledge and skills of residents of Patehan, Keraton, Yogykarta. Keywords: Noodles, carrot, kale, diversification, Yogyakarta City

Page 8 of 15 | Total Record : 148