cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 148 Documents
Edukasi Keamanan Produk Pangan Kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Cintaratu, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Rega Permana; Aulia Andhikawati
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41050

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan penggiat industri pangan baik skala kecil maupun menengah agar mereka mendapat pembinaan dalam manajemen mutu produk yang baik dengan mengedepankan keamanan pangan sehingga produk yang dihasilkan lebih baik lagi. Selain itu dilakukan pembinaan mengenai pentingnya perizinan dalam produksi pangan dan kerjasama antar penggiat industri pangan. Tujuan jangka panjang dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah terciptanya iklmi penerapan manajemen mutu yang baik dan terstandarisasi di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran khususnya Desa Cintaratu sehingga produk yang dihasilkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan dapat menjadi komoditas unggulan dalam mendukung perkembangan ekonomi maupun sektor pariwisata. Metode yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut diawali dengan penyuluhan atau sosialisasi kepada kelompok penggiat industri pangan di sekitar Desa Cintaratu dalam bentu tanya jawab, curah pendapat, bermain peran, presentasi, menyusun rencana tindak lanjut untuk masing-masing usahanya, dan melakukan praktik lapangan diikuti dengan monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, yang diselenggarakan oleh Program Studi Perikanan Pangandaran, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran.
Manajemen Pemeliharaan Pada Pembesaran Pedet Betina Menuju Sapi Produktif Di KSU Tandangsari Bambang Kholiq Mutaqin; Ujang Hidayat Tanuwiria; iin Susilawati; Lia Budimulyati Salman; Didin Supriat Tasripin
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31197

Abstract

Serangkaian kegiatan pengabdian pada masyarakat telah dilakukan baik secara langsung dan secara online yaitu work from home (WFH), pada bulan Juli 2020 di Wilayah Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang dan Desember 2020 di Kelompok peternak Harapan Jaya Tanjungsari Sumedang. Tujuan dari PPM yang dilaksanakan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manajemen pemeliharaan dan pembesaran pedet betina sapi perah menuju sapi produktif. Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah peternak sapi perah anggota kelompok peternak yang tergabung di koperasi KSU Tandangsari Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah melalui zoom meeting dan melalui forum diskusi terbatas dengan kelompok peternak Harapan Jaya Tanjungsari. Peserta yang hadir pada kegiatan penyuluhan sebanyak 40 orang terdiri atas peternak, pengurus koperasi, dosen dan mahasiswa peserta KKN sedangkan pada forum diskusi dengan kelompok ternak Harapan jaya dihadiri 15 orang peternak pada pertemuan pertama dan 15 orang pada pertemuan kedua. Hasil kegiatan disimpulkan bahwa secara umum peternak dan partisipan sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan manajemen pemeliharaan pedet pada masa pandemic covid-19 dan penerapannya untuk mempercepat pertumbuhan pedet betina menjadi sapi produktif dan menyampaiakan berbagai permasalahan yang muncul di kalangan peternak seperti motivasi berternak yang kian luntur. Permasalahan tersebut akan menjadi konsen pengabdian berikutnya.
Pengujian Cepat Penentuan Cemaran Dedak Padi Dengan Sekam Padi Melalui Smartphone Di Koperasi Peternak Garut Selatan Iman Hernaman; Urip Rosani; Budi Ayuningsih; Tutyana .
Farmers: Journal of Community Services Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v4i2.45937

Abstract

Pemalsuan dedak padi dengan sekam padi telah banyak dilakukan oleh suplayer kepada industry pengolahan pakan secara masif. Pemalsuan ini tidak hanya merugikan secara ekonomi karena harga menjadi mahal dan juga berdampak degatif terhadap ternak dengan menurunya produksi dan reproduksi ternak bahkan menimbulkan kematian. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan penerapan teknologi yang cepat, murah, tepat dan mudah dioperasikan. Teknologi metode pengujian pemalsuan dedak padi oleh sekam padi telah disampaikan di KPGS Cikajang Garut melalui metode kursus singkat dengan teknik penyuluhan dan demonstrasi plot.   Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan observasi terhadap Pengurus KPGS Cikajang Garut pata tanggal 14 Desember 2022. Kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan dan demonstrasi Plot yang dilaksanakan pada tanggal  18 Januari 2023. Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan masyarakat Desa Cibodas dan pengurus KPGS Cikajang Garut terutama tim dari Divisi Pengolahan Pakan. Adapun hasil kegiatan tersebut  adalah telah tersampaikannya teknik pengujian pemalsuan dedak padi dengan sekam padi secara cepat, mudah dan praktis dan khalayak sasaran terutama pihak KPGS Cikajang Garut telah mengetahui adanya teknik baru dalam mendeteksi pemalsuan dedak padi.
Penyuluhan Pengembangan Integrated Farming dan Teknologi Pakan Kepada Kelompok Pembudidaya di Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Iskandar Iskandar; Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi; July A. Sinaga
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i1.37680

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Pengembangan Integrated Farming dan Teknologi Pakan Kepada Kelompok Pembudidaya di Kecamatan Cisayong Tasikmalaya” memiliki sasaran masyarakat kelompok pembudiaya di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Pakan merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan budidaya karena sebagai sumber energi utama yang menjaga pertumbuhan dan perkembangbiakan. Pakan yang berkualitas adalah pakan yang memenuhi kandungan protein, lemak, karbohidarat, mineral, dan vitamin yang seimbang. Pakan alternatif adalah pakan buatan yang dibuat dengan berbagai bahan-bahan alternatif yang ada disekitar wilayah kegiatan budidaya ikan yang cara pembuatan pakan dengan menggunakan peralatan serta teknik yang sederhana. Pembuatan pakan alternatif memanfaatkan bahan limbah yang sudah diperhitungkann nilai gizi yang dikandung serta bahan penyusun pakan memenuhi kebutuhan kandungan nutrisi pakan. Pelatihan ini bertujuan mengembangkan dan meningkatkan produksi pakan bagi pembudidaya ikan air tawar di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.   Pengabdian masyarakat ini  mengenalkan kepada pembudidaya ikan air tawar pemanfaatan limbah di sekitar wilayah menjadi bahan pembuatan pakan dengan menggunakan Teknologi Pakan sehingga produksi pakan sederhana semakin berkembang dan berkurangnya ketergantungan pembudidaya terhadap pakan komersil. Penyuluhan secara langsung diikuti oleh 11 peserta. Setelah penyuluhan, sebesar 80% memahami teknik Pembuatan pakan alternative dengan memanfaatkan  kepala udang dijadikan tepung sebagai bahan pembuatan pakan dan pembudidaya mendapatkan materi tentang Integreted Farming. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian mengenai pengembangan Integreted Farming dan Teknologi Pakan kepada pembudidaya berhasil digunakan dan bermanfaat bagi warga serta sesuai tujuan.
SEMINAR SOSIALISASI PEMANFAATAN LEMNA DALAM INTEGRATED FARMING DAN POTENSINYA SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF IKAN MELALUI MEDIA DARING Iskandar Iskandar; Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28861

Abstract

Budidaya ikan, terutama ikan herbivora dengan menggunakan tanaman air sebagai pakan dapat mengurangi biaya operasional dan juga meningkatkan pendapatan bagi pembudidaya ikan. Salah satu tanaman air yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya ikan adalah Lemna sp. Pemanfaatan Lemna sp. sebagai pakan dapat diterapkan pada ikan herbivora seperti ikan nilem (Osteochilus vittatus) dan ikan tawes (Barbonymus gonionotus).               Penggunaan pakan buatan sering menimbulkan permasalahan, baik masalah teknis, kesehatan, maupun ekonomis. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan pakan buatan cukup besar. Lemna sp. dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif yang berbasis bahan nabati. Penggunaan Lemna sp. sebagai bahan pakan ikan dapat diberikan dalam bentuk segar, bentuk kering, ataupun melalui proses fermentasi. Selain itu, pemanfaatan Lemna sp. dapat diaplikasikan dalam kegiatan integrated farming antara pertanian, perikanan dan peternakan. Hal ini akan menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap kesinambungan produksi dan keuntungan yang diperoleh oleh petani/peternak dan pembudidaya ikan. Dalam penyuluhan kali ini, materi akan diberikan dalam bentuk Seminar daring mengenai pemanfaatan Lemna dalam integrated farming dan potensinya sebagai bahan pakan alternatif budidaya ikan.
Penyuluhan Budikdamber sebagai Penyedia Protein Hewani Keluarga di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Bandung. Aulia Andhikawati
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i2.34502

Abstract

Di masa pandemi wabah Covid-19 ini kesehatan menjadi hal utama dalam mencegah terjangkitnya dari virus ini. Salah satu upaya menerapkan pola hidup sehat yaitu dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Salah satu bahan pangan yang berkontribusi dalam peningkatan gizi masyarakat yaitu melalui produk perikanan yang kaya akan zat gizi yang lengkap dan essensial. Hasil perikanan banyak diunggulkan karena kelebihannya sehingga menjadi target dalam pemebuhan kebutuhan gizi masyarakat. Kegiatan penyuluhan mengenai budikdamber sebagai penyediaan protein hewani keluarga menjadi salah satu cara untuk memberikan pengetahuan dan mengedukasi masyarakat sekitar Desa Sukapura Kabupaten Bandung untuk  menyediakan dan menjaga ketahanan pangan mandiri dengan teknik budidaya ikan yang murah dan mudah, serta dikombinasikan bersamaan dengan teknik akuaponik serta mengetahu manfaat dari protein ikan. Program PPM ini dilakukan selama kurang lebih satu bulan dan berhasil menghasilkan output berupa kegiatan penyuluhan Pascapanen budikdamber sebagai penyedia protein hewani keluarga yang mandiri. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta dari warga Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot, Kab. Bandung, yang hadir secara virtual dalam penyuluhan daring mengenai manfaat protein hewani terutama ikan air tawar. Output dari program ini adalah masyarakat Desa Sukapura yang menjadi lebih teredukasi mengenai praktik budidaya ikan yang mudah dan murah demi menjaga ketahanan pangan mandiri di tengah wabah pandemi Covid-19.Berdasarkan kandungan gizi yang terdapat pada ikan, maka hasil perikanan melalui Budikdamber ikan lele dengan metode aquaponik memiliki peran terhadap peningkatan gizi masyarakat sehingga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Melalui kegiatan PPM ini berupaya untuk mengedukasi masyarakat untuk lebih mengenal manfaat hasil perikanan agar Masyarakat secara sadar akan meningkatkan konsumsi hasil perikanan terutama ikan.
Penyuluhan Mengenai Karakteristik Ikan Segar dan Ikan Mundur Mutu Di Desa Cintaratu, Kabupaten Pangandaran AULIA ANDHIKAWATI; Nora Akbarsyah; Rega Permana; Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra
Farmers: Journal of Community Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v4i1.45215

Abstract

Ikan dan hasil perikanan lainnya merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak sehingga mutu ikan harus dijaga dan dipertahankan dari saat ditangkap hingga ke konsumen. Kesegaran ikan secara umum tidak bisa ditingkatkan namun dapat dipertahankan dengan menggunakan penerapan prinsip yang benar dan tepat. Oleh karena itu, kesegaran ikan akan terus menurun seiring berjalannya waktu apabila tidak menerima cara penanganan yang tepat. Permasalahan yang terjadi di masyarakat yaitu kurangnya pengetahuan mengenai penanganan hasil perikanan, pengetahuan mengenai mutu ikan segar, dan kurangnya kepedulian akan pentingnya menjaga mutu ikan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kader ibu-ibu PKK yang memiliki peran penting dalam kegiatan sosialisasi ke masyarakat umum. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian materi dan praktek kepada peserta agar peserta memiliki pengetahuan tentang karakteristik ikan segar dan ikan mundur mutu serta dapat memilih dan menentukan perbedaan kesegaran ikan. Peserta kegiatan sangat berminat dalam mengikuti penyuluhan karakteristik mutu ikan segar dan ikan mundur mutu. Peserta aktif dalam proses diskusi materi mengenai karakteristik ikan segar dan ikan mundur mutu serta penanganan hasil perikanan. Selain itu peserta juga aktif pada tahap praktek dan simulasi dalam menentukan dan memilih ikan dengan mutu yang berbeda.
PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI PULAU KOMODO KAB. MANGGARAI BARAT ryan sudrajat permana
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41487

Abstract

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau Komodo ini memiliki daya tarik untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata baik untuk pasar wisata nusantara maupun mancanegara. Objek wisata ini mempunyai potensi yang sangat besar untuk di kembangkan yaitu seperti pesona alam pantai yang sangat indah dengan pasir putih dan tekstur alam yang berbukit-bukit. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan pandangan masyarakat lokal tentang partispasi mereka dalam pengembangan pariwisata berkelajutan dan untuk merancang model partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat .Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu meotde kuisioner, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik masyarakat mempengaruhi bentuk dan tingkatan partisipasi yang dilakukan masyarakat. Hal tersebut juga berkaitan dengan mata pencaharian dan tingkat pendidikan masyarakat, rendah tingginya pendidikan masyarakat akan mempengaruhi mata pencaharian masyarakat.Dan untuk tanggapan masyarakat dilihat dari skala peran serta masyarakat yang didukung oleh peran pemerintah desa dan wisatawan, masyarakat menanggapi secara positif tentang adanya pengembangan kawasan objek wisata Di Pulau Komodo dan juga dapat meningkatkan perekonomian warga di sekitar lokasi wisata tersebut. Sedangkan bentuk-bentuk dan tingkatan partisipasi yang diberikan masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Pulau Komodo Kecamatan Komodo meliputi : Partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, buah pikiran, serta keterampilan dan kemahiran. Tingkatan partisipasi tersebut dapat dikategorikan dalam tingkat partisipasi insentif, inisiatif, dan interaktif. Kata Kunci :Partisipasi Masyarakat, Pariwisata, Pengembangan, Pariwisata Berkelanjutan, Pulau Komodo. 
Adaptasi Masyarakat Pulau Pramuka dalam Mereduksi Sampah Laut Noir Primadona Purba; Zuzy Anna; Ibnu Faizal; Fanny Kristiadhi
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i2.32530

Abstract

Pulau Pramuka sebagai salah satu destinasi wisata di Pulau Seribu mempunyai tantangan dalam pengelolaan sampah. Artikel ini bertujuan untuk melihat adaptasi masyarakat dalam memanajemen sampah. Metode yang digunakan adalah dengan melaksanakan mini seminar, diskusi tertutup, dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Pulau Pramuka sudah memahami dampak sampah laut bagi ekosistem dan biota. Kemudian ditemukan bahwa penduduk juga sudah melakukan nilai tambah sampah. Dari hasil observasi langsung, ditemukan bahwa sudah terdapat infrastruktur untuk menangani sampah di daratan. Rekomendasi penting untuk pengelolaan sampah di pulau ini adalah pelatihan untuk meningkatkan nilai tambah sampah ke bentuk yang bervariasi. Selain itu, diperlukan kolaborasi antara pemangku kebijakan dan masyarakat kepulauan.
Pemanfaatan Alga (Seaweed) dalam Pakan Budidaya Ikan di Kabupaten Pangandaran Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Rosidah Rosidah; Dian Yuni Pratiwi; Waheedatul Husna; Juli A Sinaga
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.38597

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) di Indonesia merupakan jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan telah menjadi salah satu komoditas yang disukai, dan harga relatif terjangkau serta budidayanya yang cukup mudah. Ikan yang dibudidayakan sering mengalami penyakit yang menyebabkan kematian dan tentunya merugikan para petani ikan. Potensi yang ada di daerah Pangandaran tidak lepas dari darah lautnya yang yang sangat beragam, salah satunya adalah alga cokelat. Alga coklat (Sargassum cristaefolium) merupakan salah satu jenis rumput laut yang dapat dimanfaatkan sebagai feed suplement dalam pakan ikan dan memiliki zat imunostimulan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ikan dan meningkatkan nafsu makan ikan sehingga berpengaruh pada pertumbuhan ikan. 

Page 6 of 15 | Total Record : 148