cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 148 Documents
Penerapan Kesehatan Pada Sapi Perah Melalui Upaya Pemberian Obat Cacing Di Wilayah Kecamatan Sukaresmi Anggota Koperasi Peternak Sapi Cianjur Utara Christi, Raden Febrianto; Salman, Lia Budimulyati; Suharwanto, Dwi; Edianingsih, Primiani; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52187

Abstract

Kesehatan merupakan aspek penting untuk peternakan sapi perah karena dapat mempengaruhi performa produksi susu. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk peternak sapi perah di Kecamatan Sukaresmi yang merupakan anggota Koperasi Peternak Sapi (KPS) Cianjur Utara. Metode dalam kegiatan ini adalah secara langsung dengan pemberian obat cacing kepada sapi induk laktasi, sapi pejantan dan pedet secara oral atau melalui mulut. Pemberian 40 mL untuk sapi dewasa dan anak sapi 20 mL setengah dari ternak sapi perah dewasa. Banyak kendala yang dihadapi oleh peternak rakyat berkaitan dengan masalah kesehatan khususnya kejadian cacingan yang berdampak kepada individu ternak. Permasalahan tersebut juga diakibatkan dengan kurangan pemahaman tentang pencegahan penyakit yang terjadi sebagai bentuk dari manajemen kesehatan. Penyelenggaraan diskusi serta aplikasi pemberian obat cacing mampu diterima oleh peternak sapi perah kecamatan sukaresmi anggota koperasi peternak sapi cianjur utara guna untuk menunjang kesehatan. Kajian pengetahuan yang diberikan melalui pemberian obat cacing mampu diterima dan diaplikasi dengan baik oleh peternak dibantu petugas kesehatan hewan
Diseminasi Pemetaan Sumber Potensi Limbah Pengolahan Perikanan di Kecamatan Pangandaran ANDHIKAWATI, AULIA; PERMANA, REGA
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53153

Abstract

Pengolahan perikanan merupakan salah satu sumber penghasilan Masyarakat Pangandaran. Pengolahan ikan yang ada di Pangandaran masih berskala kecil berupa kelompok pengolah ikan dan ikatan kegiatan masyarakat. Sisa hasil pengolahan menjadi sumber potensi limbah yang akan berdampak pada lingkungan. Poklaksar menghasilkan olahan ikan asin dan bakso ikan. Limbah yang dihasilkan berupa kepala, jeroan, dan tulang ikan. Sisa limbah hasil  pengolahan yang tidak termanfaatkan secara terus-menerus maka akan menghasilkan limbah yang semakin banyak sehingga perlu pemetaan dasar sebaran kegiatan pengolahan beserta limbah yang dihasilkannya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode survey dan diseminasi hasil pemetaan. Data yang telah dihimpun dari 8 Poklahsar dan 1 IKM yang ada di kecamatan Pangandaran dijadikan basis pembuatan peta sumber dan potensi limbah hasil perikanan Kabupaten Pangandaran. Pemetaan sumber potensi limbah ini memuat informasi letak Poklahsar, jenis olahannya, jenis limbah padat yang diproduksi dan juga volume produksinya setiap bulan. Poklahsar dan IKM memproduksi ikan asin jambal roti dan bakso ikan. Jenis ikan yang digunakan berupa ikan manyung, ikan gabus, ikan tiga waja, dan ikan teri. Limbah padat yang dihasilkan berupa jeroan dan kepala ikan. Rata-rata volume produksi limbah yang dihasilkan dari keseluruhan pokhlasar lebih dari 20 kg/bulan. Limbah yang dihasilkan masih tergolong cukup tinggi.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ternak Ruminansia Untuk Media Tanam Cabai Rawit di Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta Sudrajat, Ajat; Sari, Yuli Perwita; Sambodo, Reo; Christi, Raden Febrianto
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.51071

Abstract

Limbah peternakan atau kotoran ternak sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan bisa dijadikan media tanam untuk sayuran. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi atau pelatihan kepada warga Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023 bertempat di Patehan, Keraton, Yogyakarta dan diikuti oleh  20 orang peserta. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan praktik secara langsung. Tahapan pelaksanaan dimulai dari memberikan sosialisasi dan pemaparan materi pengenalan pengolahan limbah serta manfaat limbah dari ternak dan dilanjutkan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Kemudian dilakukan praktik pembuatan media tanam untuk tanaman cabai rawit dengan menggunakan pot dan melakukan penanaman bibit cabai rawit. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan warga mengalami peningkatan begitupun juga lebih termotivasi dalam memanfaatkan limbah ternak ruminansia dengan baik serta dapat memanfaatkan pekaragannya untuk ditanami sayuran. Disimpulkan bahwa hasil pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada warga Patehan, Kraton, Yogykarta.
Integrasi GIS untuk Analisis Kesesuaian Lahan dan Ketersediaan Air: Mendorong Potensi Peternakan Domba di Desa Bangunjaya, Pangandaran Ismiraj, Muhammad Rifqi; Millah, Riza Saepul; Fadlina, Siti; Witanto, Witanto; Kuswaryan, Sondi
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52367

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan dan menganalisis kesesuaian lahan dan ketersediaan air untuk peternakan domba di Desa Bangunjaya, Distrik Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dengan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis (Geo-Information System/GIS). Penelitian ini menggunakan metode superimposisi untuk mengintegrasikan data tutupan lahan yang ada dengan rencana tata ruang wilayah Kabupaten Pangandaran untuk tahun 2018-2032, menilai kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk peternakan domba. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar Desa Bangunjaya memiliki kondisi topografi dan tanah yang mendukung untuk peternakan domba. Analisis juga mengungkapkan bahwa area-area ini didukung oleh jaringan badan air yang memadai, menjamin ketersediaan air untuk ternak sepanjang tahun. Selain itu, penelitian ini mengakui pentingnya kedekatan dengan jaringan jalan, yang dapat memfasilitasi akses ke pasar dan transportasi barang. Studi ini juga menyoroti kebutuhan kritis untuk praktik pertanian yang berkelanjutan dan perencanaan strategis untuk mengurangi dampak lingkungan yang potensial, terutama di area sensitif. Kesimpulan dari studi ini adalah Desa Bangunjaya memiliki potensi yang signifikan untuk mengembangkan peternakan domba, didukung oleh sumber daya lahan dan air yang menguntungkan. Namun, penekanannya adalah bahwa ekspansi harus berlanjut dengan komitmen kuat terhadap prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan konservasi lingkungan.
Pendampingan Kelompok Peternak Sadar Wisata terkait Pengembangan Daerah Wisata Curug Ciparakan sesuai Standar Keselamatan Nurhamsyah, Donny; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Yuniarti, Endah
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53224

Abstract

Pendampingan kelompok peternak sadar wisata di Curug Ciparakan merupakan upaya strategis untuk meningkatkan standar keselamatan pada kegiatan wisata yang dilakukan oleh wisatawan. Kelompok peternak berperan sebagai pengelola, mendapatkan pelatihan pertolongan pertama, dan membantu dalam pengembangan branding dan promosi wisata. Pendampingan ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan para pengelola wisata, menciptakan lingkungan yang aman, dan potensi menghasilkan peningkatan kunjungan wisatawan. Prosedur evakuasi darurat, pelatihan pertolongan pertama, pengembangan sistem peringatan, dan pengadaan peralatan keselamatan menjadi fokus pendampingan. Penerapan SOP keselamatan dan integrasi dengan instansi terkait membantu menciptakan lingkungan wisata yang terkelola dengan baik. Kolaborasi dengan institusi pendidikan, dinas terkait dan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi hal yang harus dilakukan untuk membuka peluang pengembangan pelayanan inovatif dan meningkatkan pengetahuan keselamatan wisatawan. Pada pendampingan ini dilakukan simulasi, penggunaan teknologi, dan pemanfaatan alat-alat di sekitar lokasi wisata yang dapat digunakan untuk memberikan pertolongan pertama jika terdapat wisatawan yang mengalami kecelakaan. Kesimpulannya bahwa pendampingan ini bukan hanya meningkatkan kewaspadaan kepada pengelola, tetapi juga menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat setempat.Kata Kunci: Pelatihan Pertolongan Pertama, Wisata, Kelompok Peternak Sadar Wisata, Curug Ciparakan, Pangandaran
Penanganan Stunting di Desa Candisari Dengan Peningkatan Produksi Telur Ayam Kampung Mendukung Program Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang “Gaspoldulur” Rasminati, Nur; Utomo, Setyo; Sudrajat, Ajat; Purwani, Tyastuti; Ismail, Fazhana
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.51821

Abstract

Stunting is a serious problem and needs to be solved properly, in order to improve the quality of health and good human resources. This service aims to help the government program of Candisari Village, Magelang in overcoming stunting. This service will be held in July-August 2023 in Candisari Village, Windusari, Magelang, Central Java and was attended by participants consisting of parents of toddlers affected by stunting. The method of implementing service is carried out by providing counseling on native chicken cultivation, distribution of hens and direct practice. The implementation stages start from coordinating activities, socialization and material presentation followed by a question and answer session. Then good native chicken maintenance management practices are carried out. The results of the service show that the knowledge of residents has increased as well as being more motivated in the production of family animal protein through the production of native chicken eggs, after this program runs residents who receive the help of the hen mother are now producing eggs every day and protein needs for toddlers independently can be met. It was concluded that the results of the service could increase knowledge and skills in residents and could help the Candisari Village government in handling stunting.
PENERAPAN PAKAN FUNGSIONAL UNTUK PAKAN KAMBING PERAH DI KELOMPOK PETERNAK TANI JAYA MAKMUR Santoso, Budi; Alifia, Arya; Bentang, Satria; Suci, Annisa; Hernaman, Iman
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52704

Abstract

Populasi kambing perah di Kabupaten Pangandaran terus menurun setiap tahunnya dikarenakan produktivitas ternak dan produksi susu rendah. Hal ini karena sulitnya akses teknologi terutama untuk pakan ternak. Kondisi ini juga dialami oleh mitra kami, Kelompok Peternak Tani Jaya Makmur yang berlokasi di Dusun Cibeureum RT.02 RW.09, Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Saat ini produksi susu kambing perahnya hanya menghasilkan kurang dari 1 liter per hari, tidak sesuai dengan potensi genetiknya sebesar 2 liter per hari, sehingga berpotensi kerugian sebesar Rp. 25.000,- per ekor. Untuk meningkatkan produksi susu, yaitu menggunakan pakan fungsional berbahan baku lokal berupa dedak padi, nira aren dan kotoran kerbau. Kegiatan PKM PI terbagi 4 tahapan, yaitu 1) pembuatan SOC, 2) dedak aromatik, 3) konsentrat dan 4) penerapan pada ternak. Capaian kegiatan dapat diukur melalui beberapa kriteria, yaitu: 1) mitra dapat membuat secara mandiri pakan fungsional (dedak aromatik), 2) peningkatan produksi susu harian, 3) keberlanjutan program. Hasil yang dicapai adalah peternak dapat membuat pakan fungsional dan konsentrat sesuai SNI : 3148-1:2017 secara mandiri dan meningkatkan produksi susu dari 0,55 liter menjadi 1,67 dan 1,275 liter per ekor per hari dengan kualitas standar SNI 3141.1:2011. Potensi hasil setelah penerapan teknologi pakan fungsional bahan lokal dapat meraih keuntungan dari Rp. 5.750 menjadi Rp. 34.348,25 pada kelompok 1 dan Rp. 24.473,8 pada kelompok 2. Kegiatan PKM-PI dapat disimpulkan bahwa penerapan pakan fungsional di kelompok mitra menghasilkan produk berupa SOC, pakan fungsional (dedak aromatik), dan formulasi konsentrat berbahan baku lokal yang dapat meningkatkan produksi susu tanpa mengurangi kualitasnya sehingga meningkatkan pendapatan mitra. 
Pelatihan Manajemen Kualitas Air pada Budidaya Ikan di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang Herawati, Heti; Subhan, Ujang; Wirawan Arief, Mochamad Candra
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53018

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan oleh Tim Dosen Departemen Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan kelompok pembudidaya ikan di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota pembudidaya ikan dalam rangka penguatan dan peningkatan kemampuan kelompok pembudidaya ikan. Informasi mengenai manajemen kualitas air untuk kegiatan budidaya ikan menjadi salah satu kebutuhan sehingga akan mempengaruhi hasil dari budidaya yang dilakukan oleh kelompok karena permintaan terhadap hasil budidaya cukup tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan yang melibatkan anggota kelompok yang terdapat di Desa Sukasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan untuk memberikan pengetahuan secara empiris untuk anggota kelompok. Hasil dari kegiatan PKM ini memberikan dampak positif bagi kelompok pembudidaya karena mereka mendapatkan tambahan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana manajemen kualitas air yang baik dalam kegiatan budidaya ikan.
Penyuluhan Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Hasil Sampingan Ikan untuk Penanganan Stunting di Desa Batukaras Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Andhikawati, Aulia; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Nurhamsyah, Donny; Wulansari, Asri
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.60351

Abstract

Diversifikasi pangan lokal memiliki peran penting dalam upaya penanganan stunting di Indonesia. Beberapa masalah yang ditemukan adalah rendahnya variasi makanan yang tersedia dalam penanganan stunting. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader posyandu tentang pemanfaatan hasil sampingan produk perikanan sebagai bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode partisipatif diterapkan melalui diskusi interaktif dalam penyampaian materi. Materi yang diberikan mencakup pengertian dari stunting, manfaat diversifikasi pangan lokal terhadap penanganan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memberikan partisipasi yang aktif dan diiringi dengan peningkatan pemahaman yang signifikan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara nilai pre-test dan post-test dengan p-value sebesar 0.00071 (p < 0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman kader posyandu untuk memanfaatkan potensi pangan lokal dalam meningkatkan varian menu Pemberian PMT.
Preferential Analysis of Sheep Breeds Among Consumers and Cattle Traders Prior to the 2024 Qurban Celebration Alhuur, Ken Ratu gharizah; Heriyadi, Denie
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.60264

Abstract

 Eid al-Adha celebrations significantly boost sheep sales in Indonesia, which are driven by high demand from Muslim consumers. Direct transactions occur between buyers and sellers at farms or roadside stalls. Consumer preferences are influenced by factors like breed, price, and physical appearance. In ideal conditions, the trader and consumer should have knowledge of identifying sheep breeds and their quality to determine fair prices. Interviews and socialization programs were conducted among 10 traders and 12 consumers in Soekarno Hatta-Buah Batu street, Bandung. Results show that most consumers cannot distinguish between Garut, Priangan, and Local sheep breeds. While traders recognize differences between Garut and Local breeds, they struggle to identify distinctions between Garut and Priangan breeds. Regular socialization programs are necessary to enhance trader and consumer understanding

Page 9 of 15 | Total Record : 148