cover
Contact Name
Alfina Wildatul Fitriyah
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
stisnq.jember17@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Sukarto No.60, Krajan, Balet Baru, Kec. Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68194
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan
ISSN : 29646294     EISSN : 29646286     DOI : 10.59246
1. Ilmu Sosial 2. Ilmu Ekonomi 3. Akuntansi 4. Manajemen 5. Kebudayaan 6. Pendidikan 7. Sejarah 8. Pariwisata 9. Gender 10. Humaniora 11. Seni Budaya 12. Linguistik 13. Sastra 14. Filsafat 15. Studi Agama 16. Studi Media dan Komunikasi 17. Berbagai bidang penelitian yang relevan
Articles 227 Documents
Cabang – Cabang Kaligrafi Dalam Musabaqah Khattil Qur’an Dan Jenis Khat Yang Digunakan Nisa Azzah Zuhdiyah
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i1.140

Abstract

Tujuan ditulisnya artikel ini adalah sebagai referensi kaligrafer-kaligrafer pemula yang belum mengenal jenis-jenis khot yang sudah ditetapkan kepenulisannya. Sehingga bermanfaat untuk menambah khazanah keilmuan tentang kaligrafi. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa Musabaqah Khattil Qur’an adalah salah satu cabang lomba yang diadakan secara bertahap pada event perlombaan MTQ tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi ataupun nasional. Perlombaan MTQ dibagi berdasarkan jenis kelamin dan berdasarkan jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA). Dalam Musabaqah Khattil Qur’an dibagi menjadi tiga bidang perlombaan, yakni kaligrafi naskah, kaligrafi mushaf dan kaligrafi hiasan. Kaligrafi hiasan dibagi lagi menjadi dua, yakni kaligrafi dekorasi dan kaligrafi kontemporer. Jenis khot yang ditetapkan dalam penulisan ada tujuh jenis, yakni khot naskhi, khot tsuluts, khot diwani, khot jali diwani, khot farisi, khot riq’ah dan khot kufi. Kaligrafi termasuk ke dalam bakat yang harus diasah dengan kesabaran, ketelatenan dan keistiqomahan. tidak bisa didapatkan dengan waktu yang singkat. Semakin dia giat berlatih dan memahami aturan kaidah yang sudah ditentukan oleh maestro kaligrafi terdahulu, maka tulisannya akan menjadi lebih indah dan tingkat ketepatannya semakin mencapai pada tingkat yang mumtaz.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN MELOMPAT HURUF PADA ANAK KELAS B DI PAUD MAKEREK BADAEN Isidorus Yunus Mali
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.173

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui permainan melompat huruf pada anak kelas B di PAUD Makerek Badaen. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak II siklus 2 kali pertemuan setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak kelas B dengan jumlah 15 anak yang terdiri dari 7 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Pengumpulan data yang dilakukan dengan lembar observasi dalam proses pembelajaran, yakni untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan melompat huruf pada anak usia dini. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I Pertemuan ke 1 mencapai 10% terdapat anak yang Berkembang Sangat Baik (BSB) ada 1 anak, (10%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ada 3 anak (30%), Mulai Berkembang (MB) ada 3 anak (30%), Belum Berkembang (BB) 8 anak (80%) Sedangkan pada siklus I pertemuan ke-2 BSB 4 anak (40%) BSH 3,(30%), Mulai Berkembang (MB) 4 (40%),(Belum Berkembang (BB) 4 anak (40% ), kemudian pada Siklus II pertemuan ke- 1 dari 15 anak yang BSB 7 anak mencapai (70%), BSH 2 (20%), MB 4 (40%), BB 2 (20%). Selanjutnya pada Siklus II pertemuan ke- 2 Berkembang Sangat Baik (BSB) 12 anak, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 2 anak (20%) Mulai Berkembang (MB) 1 anak (10%) dan Belum Berkembang (BB ) tidak ada. Yang memperoleh BSB 12 anak mencapai 80 % yang sudah ditargetkan oleh peneliti. Maka kemampuan motorik anak melalui permainan melompat huruf pada anak kelas B di PAUD Makerek Badaen dapat meningkat.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU UPAYA MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA MADRASAH Hatijah, Hatijah
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.175

Abstract

Kompetensi guru merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam upaya meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa kemampuan guru dalam menyusun RPP masih kurang karena tidak dilengkapi dengan penilaian untuk menilai perkembangan kemampuan siswa. Selain itu juga, masih ada guru yang tidak menggunakan variasi metode atau guru tidak melakukan inovasi pembelajaran. Kemampuan guru dalam melakukan penilaian pembelajaran masih perlu ditingkatkan lagi karena penilaian yang dilakukan hanya aspek kognitif tanpa dilakukan penilaian afektif dan psikomotorik siswa. Permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik kepala madrasah dalam peningkatan kompetensi guru upaya meningkatkan proses dan hasil belajar siswa di MIS Maarif NU Silanggaya Kec. Tombolopao Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kompetensi guru pada siklus I, II, dan III sebesar 71,00%, 79,50%, dan 89,25%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 25%, 75%, 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik kepala madrasah memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan kompetensi guru upaya meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif Pembelajaran Matematika Kelas IV SDN 11 Alur Bandung dengan Menerapkan Metode Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) Susnari Susnari
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.187

Abstract

Hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika khususnya pada materi operasi hitung bilangan bulat positif dan negatif tahun pelajaran 2019/2020 sangat rendah. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan guru sekitar 70% mendapatkan nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimum yang ditetapkan sekolah untuk pembelajaran Matematika kelas IV yaitu 60. Untuk mengatasi masalah tersebut dilaksanakannya penelitian tindakan kelas sebagai upaya perbaikan pembelajaran dengan menerapkan metode kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi operasi hitung bilangan bulat positif dan negatif pada pembelajaran Matematika Kelas IV SDN 11 Alur Bandung semester genap tahun pelajaran Hasil yang didapat setelah pelaksanaan penelitikan tindakan kelas dengan menerapkan metode kooperatif tipe Team assisted Individualization (TAI) selama 2 siklus penelitian adalah Pada Siklus II jumlah siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM pada perbaikan pembelajaran siklus II meningkat dari jumlah yang sebelumnya 10 orang menjadi 14 orang mendapatkan nilai diatas KKM. Pada siklus II ini terjadi pula penurunan jumlah siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM setelah dievaluasi yaitu hanya tinggal 6 orang atau sekitar 30% dari 20 orang siswa.
Penerapan Metode Membaca Dan Menulis Al-Qur’an Di TPQ Al-Azhar Nagari Abai Siat Mariani Fitri; Iswantir M; Zulfani Sesmiarni; Muhiddinur Kamal
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh metode membaca dan menulis Al-Qur'an, di TPQ Al-Azhar banyak siswa yang menyukai belajar membaca dan menulis Al-Qur'an. -Alquran yang diterapkan di TPQ? Bagaimana menerapkan metode membaca dan menulis? Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan desain studi penelitian lapangan (Field research). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini adalah: (1) Penerapan metode membaca Al-Qur'an di TPQ Al-Azhar yaitu metode bandongan, sorogan, hafalan dan ceramah, dari dulu sampai sekarang. (2) Penerapan metode penulisan Al-Qur'an di TPQ Al-Azhar adalah Imla' manqul, Imla'mandhur, Imla' ghairu al-mandhur, Imla' ikhtibari. (3) Faktor pendukung dan penghambat di TPQ Al-Azhar adalah faktor yang mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an yaitu guru selalu memberikan pekerjaan rumah berupa menulis dan menghafal ayat-ayat tertentu kemudian keesokan harinya dititipkan dan dibimbing dengan tujuan agar lebih semangat dan giat dalam belajar Al-Qur'an. Dan faktor penghambatnya adalah rasa malas atau bosan pada saat proses pembelajaran, hal ini bisa terjadi karena guru yang monoton atau pelajaran yang kurang menarik.
MEMBENTUK KARAKTER BANGSA MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Annisa Arnun
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.210

Abstract

This research intends to shape the national character through Pancasila education, this is done because the current national character, especially millennials, is increasingly being eroded and eroded by technological developments and the times, so that the national character, especially millennials, is very far from what is contained in the 1945 Constitution, so the presence of civics education is needed in order to shape the character of the nation in accordance with the 1945 Constitution. This research uses literature studies or qualitative research methods with literature studies, in which this study intends to present research results with descriptions or descriptions to answer research problems, and the results of the research show that citizenship education is needed not only in the world of education but also in everyday life in order to form a national character that is in line with the 1945 Constitution.
Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pada Pembelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas VII Di MTSN 3 Agam Kenagarian Balingka Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam Widiy Wahyuni; Pendi Hasibuan; Arifmiboy Arifmiboy; Zulfani Sesmiarni
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.215

Abstract

Skripsi ini ditulis dari fenomena yang dialami oleh pendidik terutama pada peserta didik kelas VII di MTsN 3 Agam.Skripsi ini berkaitan dengan penggunaan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadist.Berkenaan dengan hal tersebut maka dalam uraian skripsi berangkat dari 2 permasalahan bagaimana penggunaan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadist? Apa saja kendala dalam penggunaan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)pada pembelajaran Al-Qur’an Hadist?. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Sumber data atau informan kunci yang ada dalam penelitian ini adalah guru Al-Qur’an Hadist sedangkan informan pendukung adalah siswa/siswi kelas VII di MTsN 3 Agam.Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan LKPD dapat mempemudah dan membantu guru dalam proses pembelajaran karena LKPD dijadikan sebagai alat bantu bagi pendidik dalam pemberian tugas dan juga latihan dirumah. Sedangkan bagi siswa LKPD bisa dijadikan sebagai alat bantu untuk siswa belajar dirumah, jika siswa tersebut bersungguh-sungguh ketika proses pembelajaran serta memperhatikan guru dalam menerangkan. Sesuai dengan perkataan guru Al-Qur’an Hadist tersebut jangan mengharapkan nilai tetapi berharaplah bisa mendapatkan ilmu.Jika memiliki ilmu maka juga bisa mendapatkan nilai terbaik. Adapun kendala yang dialami dalam penggunaan LKPD yaitu: 1) Siswa terkendala biaya pembelian LKPD karena kemampuan ekonomi orang tua yang berbeda-beda. 2) Tingkat motivasi belajar siswa yang berbeda-beda.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanggulangi Pelanggaran Kedisiplinan Sekolah Nella Agustina; Alimir Alimir; Jasmienti Jasmienti; Arifmiboy Arifmiboy
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.216

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar untuk memanusiakan manusia. Guru pendidikan agama Islam khususnya adalah orang yang bertanggung jawab langsung terhadap pembinaan akhlak dan menanamkan norma-norma hukum tentang baik dan buruk atas segala perbuatan yang dilakukan baik di dunia maupun di dunia. Permasalahan yang diangkat adalah, ada siswa yang sering membolos sekolah, ada siswa yang merokok di kantin sekolah, ada siswa yang tawuran, ada siswa yang suka mencoret-coret meja dan dinding serta ada siswa yang membawa handphone ke sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggambarkan kejadian yang terjadi di lapangan. Lokasi penelitian ini adalah SMPN 2 Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Dengan informan kunci 3 Guru PAI, dan informan pendukung adalah wakil kepala sekolah, 1 guru BK, dan 4 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, dilakukan pengolahan dan analisis data. Selanjutnya dilakukan pengujian keabsahan data dengan cara triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, bahwa secara umum terdapat beberapa pelanggaran tata tertib sekolah yang sering terjadi di SMPN 2 Ujung Batu seperti membolos, mencorat-coret dinding sekolah, membawa handphone ke sekolah, merokok dan tawuran antar sesama siswa. Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanggulangi pelanggaran tata tertib sekolah adalah: Strategi preventif (pencegahan), strategi represif yaitu upaya yang dilakukan setelah terjadinya pelanggaran, dan strategi kuratif yaitu pemberian sanksi.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sungai Puar Laila Rahima; Zulfani Sesmiarni; Charles Charles; Salmi Wati
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.217

Abstract

This research is a quantitative research with experimental type and quasi-experimental research design in the form of nonequivalent control group design. Sampling using the Nonprobability Sampling technique with purposive sampling type, the research sample amounted to 42 people, with a population of 131 people. The instrument is an objective test in the form of multiple choice. Data analysis with descriptive statistics, then the analysis requirements test consists of normality test and homogeneity test. And for hypothesis testing using t-test (t-test). Based on the initial test or pretest conducted in the experimental class, an average of 55.5 was obtained. While in the control class, obtained an average of 63.18. After being given a pretest to both classes, then the make a match learning model was carried out in the experimental class and conventional learning in the control class. After that, both classes were given a final test or posttest, the experimental class obtained an average of 86.25 with the highest score of 100 and the lowest score of 65, while the control class obtained an average of 82.5 with the highest score of 100 and the lowest score of 50. Furthermore, The analysis prerequisite test was carried out, namely the normality and homogeneity test of posttest scores with the results of the data being normal and homogeneous. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of the application of the make a match learning model on the learning outcomes of class X students in PAI subjects at SMAN 1 Sungai Puar
Problematika Siswa Muslim Dalam Mengikuti Pembelajaran PAI Di SD Keluarga Kudus Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Dini Sri Wahyuni; Wedra Aprison; Charles Charles; Junaidi Junaidi
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.218

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah sedikitnya jumlah siswa minoritas muslim sehingga siswa kurang bersosialisasi saat jam pembelajaran pendidikan agaman Islam, lingkungan mayoritas Kristen sehingga berbeda dengan budaya Islami. Oleh karena itu guru harus memiliki upaya-upaya dalam mengatasi problematika pembelajaran tersebut agar terciptanya proses pembelajaran pendidikan agama Islam yang efektif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui problematika yang terjadi pada pembelajaran pendidikan agama Islam, dan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif jenis deksriptif, dengan menggunakan informan kunci guru pendidikan agama Islam, dan siswa minoritas Islam, serta informan pendukung adalah kepala sekolah. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode observasi dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan veribikasi data. Untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber yaitu membandingkan hasil wawancara yang dilakukan pada informan kunci dan pendukung dengan hasil pengamatan secara langsung oleh penulis. Hasil penelitian ini adalah beberapa problematika yang terjadi saat pembelajaran agama Islam sedikitnya jumlah siswa muslim minoritas, lingkungan mayoritas Kristen sehingga berbeda dengan budaya Islami serta sarana dan prasarana kurang memadai. Adapun upaya untuk mengatasi problematika tersebut adalah guru harus memberi motivasi agar siswa semangat dalam belajar agama Islam terkait dengan kondisi sekitar, bagi guru harus adanya kegiatan ice breaking atau pencair suasana agar siswa tidak bosan, dan untuk problematika sarana dan prasarana diharapkan pihak sekolah untuk memberi perhatian terkait sarana dan dalam proses pembelajaran agama Islam

Page 3 of 23 | Total Record : 227