cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali
ISSN : 28095189     EISSN : 28079426     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Abdimas ITEKES Bali adalah sebagai berikut : Keperawatan (Publikasi bidang keperawatan mencakup keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan dan juga keperawatan komplementer). Kebidanan (Dalam bidang kebidanan mencakup kesehatan ibu dan anak termasuk kehamilan, kelahiran, post-partum, bayi, keluarga berencana dan juga kesehatan reproduksi). Kesehatan masyarakat (Publikasi bidang kesehatan masyarakat mencakup area promosi kesehatan, pendidikan kesehatan, manajemen dan pelayanan kesehatan, epidemiologi dan area kesehatan masyarakat lainnya). Farmasi (Jurnal Bidang Ilmu Farmasi Klinik dan Komunitas mempublikasikan artikel riset dan review kefarmasian yang meliputi aspek farmakologi, biologi farmasi, kimia farmasi, kimia bahan alam, teknologi sediaan farmasi, farmasi klinik dan farmasi komunitas). Anestesi (Jurnal Bidang Ilmu Keperawatan Anestesiologi mempublikasikan artikel riset dan review mengenai keperawatan anestesiologi meliputi keperawatan anestesi pada praanestesi, keperawatan anestesi pada intraanestesi, keperawatan anestesi pada pascaanestesi, keperawatan anestesi pada gawat darurat dan kritis, keperawatan anestesi dalam manajemen nyeri). Makanan dan Teknologi (Jurnal Bidang Ilmu Teknologi Pangan mempublikasikan artikel riset dan review mengenai teknologi pangan yang terkait aspek kimia pangan, mikrobiologi pangan, rekayasa proses pangan, teknologi hasil pertanian, keamanan pangan, ketahanan pangan, biokimia pangan, pangan fungsional dan gizi pangan). Akupuntur (Jurnal Bidang Ilmu Akupuntur dan Pengobatan Herbal mempublikasikan artikel riset dan review mengenai akupuntur, moksibusi dan tuina: termasuk mekanisme efek akupuntur, moksibusi dan tuina, spesifisitas efek titik akupunktur, kompatibilitas titik akupuntur, evaluasi efikasi akupuntur, moksibusi dan tuina, serta evaluasi efikasi herbal Indonesia dan Cina).
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2025)" : 12 Documents clear
Edukasi Manfaat Minuman Probiotik Berbasis Kulit Buah Jeruk Siam Kintamani (Citrus Nobilis) Bagi Kesehatan Wulansari, Nadya Treesna; Padmiswari, A.A Istri Mas; Sintyadewi, Putu Rima; Damayanti, Ida Ayu Manik; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Harditya, Kadek Buja
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.666

Abstract

Minuman probiotik merupakan salah satu produk pangan fungsional yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Jus buah dinilai sebagai media alternatif yang potensial untuk penambahan kultur probiotik karena dianggap sehat dan sering dikonsumsi secara rutin. Namun, pemahaman masyarakat terkait minuman probiotik berbasis buah masih tergolong rendah. Bali sebagai salah satu provinsi dengan kekayaan buah lokal, seperti Salak Bali dan Jeruk Siam Kintamani, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk minuman probiotik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani dengan melibatkan siswa dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis kulit buah lokal, khususnya kulit jeruk siam Kintamani (Citrus nobilis), sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk fungsional yang bernilai. Proses pelaksanaan kegiatan meliputi pretest, edukasi, sesi diskusi interaktif, dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, di mana sebanyak 30 siswa (88,24%) menunjukkan pemahaman yang baik setelah mengikuti kegiatan edukasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis buah lokal dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa, serta membuka peluang pemanfaatan kulit jeruk siam Kintamani sebagai produk minuman fungsional yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: Edukasi, minuman probiotik, buah local, kulit jeruk siam, Kintamani
Edukasi Dan Terapi Akupuntur Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Melinggih Darmawati, I Dewa Ayu Agra; Harditya, Kadek Buja; Tri Anggaraeni, Komang Rosa; Wahyunadi, Ni Made Dewi; Strisanti, Ida Ayu Suptika
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.674

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg setelah dilakukan dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dengan keadaan tenang. Gejala dari penyait hipertensi adalah pengelihatan kabur karena kerusakan retina, nyeri pada kepala, mual muntah yang merupakan akibat meningkatnya tekanan intra kranial, edema dependent, adanya pembengkakan akibat adanya peningkatan kapiler. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi adalah umur, jenis kelamin laki-laki lebih beresiko menderita dibandingkan perempuan, keturunan, obesitas, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, konsumsi garam, dan penyakit peserta seperti diabetes militus. Pengobatan pada hipertensi dapat berupa farmakologi dan non farmakologi. Salah satu pengobatan non farmakologi adalah Akupuntur. Metode penusukan jarum pada akupunktur akan menstimulasi dikeluarkan dan diaktivasinya zat aktif seperti Nitric Oxide (NO) yang merupakan zat vasodilator yang dihasilkan oleh endotel pembuluh darah yang memicu vasodilatasi. Saat ini telah tersedia pelayanan kesehatan terintegrasi dengan pengobatan tradisional di RS Payangan yang terletak di Desa Melinggih. Terapi Akupuntur merupakan salah satu bagian dari layanan terintegrasi tersebut. Namun sepertinya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan ini. Oleh sebab itu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pelayanan terapi akupuntur dan kualitas hidup penderita tekanan darah tinggi dengan terapi akupunktur di Desa Melinggih. Berdasarkan hal tersebut, diadakan kegiatan bertahap yang diawali dengan sosialisasi kegiatan, pemberian edukasi tentang terapi akupuntur dan penanganan hipertensi dengan terapi akupuntur serta diakhiri dengan evaluasi hasil kegiatan. Indikator capaian adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang terapi akupuntur dan tekanan darah penderita dalam rentang normal atau terkendali Kata kunci : Hipertensi, akupuntur, komplementer
Pemberdayaan Remaja Dalam Membangun Usaha Kesehatan Jiwa Sekolah Melalui Edukasi Dan Screening Kesehatan Di SMK Bali Dewata Satya Laksmi, I Gusti Ayu Putu; Eka Sari, Niken Ayu Merna; Resiyanthi , Ni Komang Ayu; Saraswati, Ni Luh Gede Intan; Parwati, Putu Ayu
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.676

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek krusial dalam proses tumbuh kembang mereka, yang sangat dipengaruhi oleh tekanan akademik, sosial, serta pencarian jati diri. Hampir 50% gangguan kesehatan mental mulai muncul sebelum usia 14 tahun, dengan depresi dan kecemasan menjadi kondisi yang paling umum dialami oleh remaja. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Kesehatan Bali Dewata pada bulan Februari 2025 dengan tujuan memberikan edukasi seputar kesehatan mental serta mengenalkan metode skrining kesehatan mental kepada remaja. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media presentasi PowerPoint serta demonstrasi mengenai cara melakukan skrining kesehatan mental. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai gambaran umum, faktor risiko, dan langkah-langkah pencegahan masalah kesehatan mental pada remaja, yang terlihat dari peningkatan hasil post test. Sebelum edukasi diberikan, sebanyak 34,38% siswa memiliki pengetahuan yang baik, 50% berada pada kategori cukup, dan 15,62% tergolong kurang. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana 84,38% siswa menunjukkan pengetahuan yang baik dan 15,62% berada pada kategori cukup. Selain itu, siswa juga memperoleh pemahaman dan pengalaman praktis mengenai skrining kesehatan mental.   Kata kunci : Kesehatan jiwa, edukasi, skrining, remaja
Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Dini Sebagai Langkah Awal Mencegah Pelecehan Seksual Agustina, Komang Srititin; Agustini, Ni Rai Sintya; Utami Ds, Ni Kadek Ayu Dwi
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahap golden periode anak membutuhkan pemahaman yang baik tentang tubuh mereka, batasan pribadi, dan konsep dasar mengenai kesehatan reproduksi. Sayangnya, banyak anak yang tidak mendapatkan pendidikan yang memadai mengenai hal ini, yang dapat mengakibatkan ketidakpahaman mereka terhadap situasi berbahaya dan meningkatkan risiko pelecehan seksual. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang kesehatan reproduksi kepada anak usia dini sebagai langkah awal dalam mencegah pelecehan seksual. Kegiatan edukasi akan dilakukan dengan metode ceramah interaktif menggunakan alat bantu seperti video edukatif, laptop, dan LCD untuk meningkatkan pemahaman anak-anak. Teknik pengumpulan data dalam kegiatan ini menggunakan observasi dan evaluasi partisipatif, di mana respon dan pemahaman anak-anak akan diamati selama dan setelah sesi edukasi berlangsung. Hasil dari pengumpulan data observasi dan evaluasi partisipatif menunjukkan bahwa anak-anak menunjukkan tingkat pemahaman yang baik setelah edukasi diberikan. Observasi selama kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengenali bagian tubuh yang bersifat pribadi dan memahami bahwa mereka berhak menolak sentuhan yang tidak nyaman.   Kata kunci : Anak usia dini, kesehatan reproduksi, pencegahan pelecehan seksual, video edukasi
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Kombucha Berbasis Komoditas Lokal Untuk Siswa SMK Negeri 1 Kintamani Sintyadewi, Putu Rima; Rabani, I Gusti Agung Yogi; Wulansari, Nadya Treesna; Widnyani, Ida Ayu Ary
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.678

Abstract

Tingkat pengangguran lulusan SMK di Indonesia masih tinggi meskipun mereka memiliki keterampilan teknis, dengan salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya kemampuan kewirausahaan. Pengembangan keterampilan ini menjadi penting untuk membantu lulusan SMK menghadapi dunia kerja dan menciptakan peluang usaha. SMK Negeri 1 Kintamani merupakan sekolah kejuruan yang terletak di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Bangli, dengan salah satu jurusan unggulannya yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). SMK Negeri 1 Kintamani belum berhasil secara optimal dalam menghasilkan lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan karena banyak dari mereka bekerja di luar bidang yang mereka pelajari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan minuman probiotik kombucha. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas XI Jurusan yang berjumlah 34 orang siswa. Kegiatan PkM diawali dengan (1) analisis situasi dan masalah, (2) melakukan sosialisasi, (3) pemberian pelatihan, (4) melakukan pendampingan, dan (5) evalusi kegiatan. Hasil evaluasi melalui post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan 82,3% siswa berada pada kategori pengetahuan yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga menggugah ide kewirausahaan peserta untuk memanfaatkan produk kombucha khas Kintamani sebagai peluang bisnis. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil memberikan keterampilan baru dan meningkatkan kesadaran akan potensi produk lokal, sekaligus membuka peluang usaha berbasis minuman probiotik di kalangan siswa dan mitra.   Kata kunci : Pelatihan kombucha, kewirausahan, produk lokal
Pemeriksaan Kesehatan Dan Edukasi Tatalaksana Pemberian, Penyimpanan Dan Reaksi Obat Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jabiren Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Istiningsih, Titik; Meyasa, Lola; Mariyah, Herni Isna
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.679

Abstract

Kebutuhan zat besi selama  kehamilan penting untuk diperhatikan karena zat besi memiliki peran penting untuk kebutuhan janin. Kekurangan Fe dalam makanan sehari-hari dapat menimbulkan penyakit Anemia. Fe sebagai mineral penting bagi wanita hamil berguna untuk mencegah kecacatan pada perkembangan bayi baru lahir dan kematian ibu. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang tatalaksana pemberian, penyimpanan, reaksi obat tablet tambah darah dan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil, Lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Puskesmas Jabiren Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.  Peserta pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sejumlah 50 ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Jabiren Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC), pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar Haemoglobin darah (Hb), pembagian tablet tambah darah, pemberian Edukasi Tatalaksana Pemberian, Penyimpanan dan Reaksi Obat Tablet Tambah Darah (TTD)  dan juga pembagian leaflet yang berisi informasi tentang Anemia pada ibu hamil dan tablet tambah darah. Diharapkan ibu hamil menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan ANC rutin sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan untuk upaya screening terhadap penyulit persalinan dan komplikasi pasca salin yang disebabkan oleh Anemia seperti perdarahan dan BBLR.   Kata kunci : Pemeriksaan kesehatan, edukasi, ibu hamil, tablet tambah darah
Upaya Peningkatan Pengetahuan Stunting Dan Skrining Status Gizi Pada Remaja Putri Sebagai Upaya Penurunan Stunting Di SMKN 1 Klungkung Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Indriana, Ni Putu Riza Kurnia; Nurtini, Ni Made; Wardana, Ketut Eka Larasati
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.683

Abstract

Stunting merupakan kondisi kegagalan dalam pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, penyakit infeksi yang berulang dan pola asuh yang tidak optimal. Permasalahan gizi pada remaja putri dapat menyebabkan meningkatnya kejadian stunting. Untuk mencegah hal tersebut diperlukan deteksi dini yang tepat serta edukasi yang baik pada remaja putri untuk meningkatkan gizinya. Remaja putri di SMKN 1 Klungkung mengatakan kurang mengetahui mengenai tanda gejala gejala Stunting dan resiko dari Stunting. Berdasarkan Kendala yang dihadapi, maka dilakukan pemberian edukasi dan skrining pada remaja Putri.  Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pemberian kuesioner pre dan post test untuk mengukur pengetahuan serta melakukan skrining status gizi pada remaja Putri.  Hasil penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri pada kategori baik menjadi 77,8% dan tidak ada yang memiliki pengetahuan pada kategori kurang. Remaja putri yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) sebanyak 27,8% dan Indeks Masa Tubuh (IMT) kurus sebanyak 33,3%, remaja yang memiliki lila normal sebanyak 68,5% dan IMT Normal sebanyak 55,56% serta remaja putri yang memiliki Lingkar Lengan Atas (LILA) lebih dari normal atau obesitas sebanyak 3,7% dan IMT Obesitas sebanyak 11,11%. Sebanyak 9,26% remaja putri mengalami anemia, dan sebanyak 90,74% remaja putri tidak mengalami anemia.   Kata kunci: Penyuluhan, pengetahuan, skrining status gizi
Pelatihan Pembuatan Minuman Fungsional Jambu Biji Merah Di SMK Sanjiwani Kabupaten Gianyar Putra, Anak Agung Ngurah Dwi Ariesta Wijaya; Sintyadewi, Putu Rima; Yoga, Wahyu Krisna; Ginitri, A.A. Bulan
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.684

Abstract

Pelatihan pengolahan pangan fungsional berupa sari jambu biji merah dengan penambahan kayu manis dan gula merah telah dilaksanakan di SMK Sanjiwani, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan tujuan meningkatkan wawasan siswa mengenai pangan fungsional serta memberikan keterampilan praktis dalam mengolah bahan lokal menjadi produk bernilai jual. Pemanfaatan buah lokal seperti jambu biji merah masih tergolong rendah, sementara kesadaran masyarakat tentang pangan fungsional belum optimal, sehingga edukasi dan pelatihan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman siswa. Implementasi kegiatan meliputi edukasi konsep pangan fungsional, demonstrasi teknik pengolahan, serta praktik langsung, dengan tahapan produksi seperti sortasi buah, pencucian, pengupasan, penghancuran, hingga pasteurisasi, serta penambahan bahan alami untuk meningkatkan cita rasa dan manfaat produk. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, di mana 67% siswa mulai memahami konsep pangan fungsional dan teknik pengolahan, serta menilai bahwa proses produksi cukup mudah dan berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha berbasis bahan lokal. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran pihak sekolah sebagai fasilitator serta dukungan pemangku kepentingan dalam memastikan keber-lanjutan program, baik melalui integrasi konsep pangan fungsional ke dalam kurikulum maupun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri. Sebagai rekomendasi, sekolah diharapkan dapat mengembangkan pelatihan serupa secara berkala, sementara pemerintah dan industri dapat memperluas akses pasar bagi produk berbasis bahan lokal serta mendukung program edukasi bagi masyarakat, sehingga pemanfaatan buah lokal dapat semakin ditingkat-kan, mendukung inovasi di sektor pangan, serta memperkuat daya saing produk lokal di tingkat yang lebih luas.   Kata kunci: Gula merah, kayu manis, jambu biji, sari buah. pangan fungsional
Pendampingan Agen Perubahan Prilaku Anti Perundungan Pada Siswa Pelajar Sekolah Menengah Pertama Megaputri, Putu Sukma; Kusuma Dewi, Putu Dian Prima; Sumiari Tangkas, Ni Made Karlina; Widiarta, Made Bayu Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.687

Abstract

Perundungan merupakan satu bentuk tiga dosa dalam perguruan tinggi. Perundungan menjadi salah satu sumber penyebab kesehatan mental pada remaja. Sehingga perlu dibentuk agen perubahan pada setiap sekolah menengah pertama untuk dapat menjadi acuan dalam menurunkan kejadian perundungan di lingkungan sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk agen perubahan perilaku dalam membantu penurunan kejadian perundungan di sekolah. Metode pengabdian menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) meliputi tahap penjajagan, observasi, pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian melaporkan seluruh capaian kegiatan sudah mencapai 100%. Seluruh kegiatan berjalan dengan rencana. Penggunaan system informasi anti perundungan (SIAP) juga dapat digunakan secara maksimal dilihat dari pelaporan yang telah terdata pada sistem. Agen perubahan juga dapat memberikan pemahaman pencegahan perundungan di sekolah. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah seluruh rencana pengabdian telah dilaksanakan dengan baik dan agen perubahan telah terbentuk di 4 sekolah di Buleleng. Pengabdian yang dilaksanakan berupa pembentukan agen perubahan perilaku, pendampingan guru terkait penanganan kasus perundungan di sekolah, pendampingan agen perubahan serta public campaign menggunakan bondres Bali. Pembentukan agen perubahan memberikan dampak penurunan kejadian perundungan di sekolah.   Kata Kunci: Perundungan, pembentukan, pengabdian, remaja
Pemberdayaan Kader Kesehatan Masyarakat Dalam Perawatan Paliatif Di Desa Binaan Peguyangan Kangin Andini, Ni Komang Sukra; Candrawati, Sang Ayu Ketut; Citrawati, Ni Ketut; Subhaktiyasa, Putu Gede; Suniyadewi, Ni Wayan
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.688

Abstract

Perubahan angka kematian yang didominasi oleh penyakit non infeksi atau penyakit yang tidak menular menjadi sutu gambaran perubahan transisi epidemiologi pararel, untuk mengatasi fenomena tersebut, maka dibutuhkan perawatan paliatif. Menurut WHO ada lebih dari 40 juta orang di dunia yang membutuhkan perawatan paliatif tetapi hanya 14% yang baru menerima perawatan tersebut. Indonesia masuk ke dalam posisi terujung. Indonesia berada di peringkat 70 dengan tingkat asuhan paliatif terendah, atau hanya 0,1% dari pasien yang membutuhkan asuhan paliatif. Perawatan paliatif tidak hanya berfokus pada pelayanan paliatif di rumah sakit namun saat ini perlu untuk dikembangan perawatan paliatif berbasis komunitas. Perawatan paliatif di lingkungan komunitas tentunya membutuhkan dukungan kader Kesehatan Masyarakat dalam memberikan pengetahuan dan pendampingan terhadap anggota keluarga yang memiliki keluarga dengan kondisi penyakit paliatif. Kader kesehatan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan permasalahan perawatan paliatif baik  yang  dialami  oleh  pasien  maupun  keluarga  maka  perlu  ada  upaya  pemberdayaan  kader  dalam peningkatan   pengetahuan   keperawatan   paliatif   di   wilayah   kerja Puskemas   peguyangan kangin  sangat  diperlukan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Puskesmas III Denpasar Utara Wilayah Desa Binaan Peguyangan Kangin, Adapun kegiatan yang dilakukan adalah 1.         Melakukan pre test; 2.Penyuluhan kepada kader Kesehatan, Pendidikan  kesehatan yang    diberikan  kepada  kader  adalah  mengenai  konsep  perawatan  paliatif , tugas  dan  fungsi  keluarga  dalam  perawatan  paliatif,  gangguan  psikologis dan pemenuhan   kebutuhan   psikologis   pasien   dan   keluarga   serta   pemenuhan kebutuhan   spiritual   pasien   dan   keluarga   dalam   perawatan paliatif; 3. Melakukan post-test sebagai evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan kader Kesehatan terkait perawatan pasien paliatif yang ditunjukkan melalui nilai post test kader Kesehatan. Berdasarkan hasil pretest diketahui bahwa pengetahuan kader mengenai perawatan paliatif  bahwa pengetahuan baik 20 orang (74%). Post-test pelaksanaan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan kader terkait perawatan paliatf sebanyak 25 orang (89%) pengetahuan kader baik. Selain itu kader juga mendapatkan pengetahuan dan pengalaman terkait perawatan pasien paliatif. Pengetahuan kader Kesehatan terkait perawatan paliatif diharapkan mampu digunakan untuk mendampingi anggota posyandu yang memiliki keluarga dengan kondisi penyakit paliatif. Kata kunci : Pemberdayaan, kader kesehatan, perawatan paliatif

Page 1 of 2 | Total Record : 12