cover
Contact Name
Teresia Noiman Derung
Contact Email
teresiaderung@gmail.com
Phone
+6282143778367
Journal Mail Official
sapa@stp-ipi.ac.id
Editorial Address
Jln. Seruni No 6 MALANG 65141, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral
ISSN : 25035150     EISSN : 26543214     DOI : https://doi.org/10.53544/sapa
Core Subject : Religion, Education,
SAPA merupakan jurnal yang dikelola oleh STP-IPI Malang. Nama SAPA, bukan sebuah nama kebetulan dan juga bukan singkatan. Melainkan memiliki makna yang amat mendalam. Sapa tidak hanya sekedar menyapa para pembaca melainkan mengajak para pembaca untuk semakin mendalami karya pastoral dan katekese, sehingga juga menjadi terlibat dalam kegiatan pastoral dan katekese di manapun berada
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 172 Documents
DAMPAK PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP KEGIATAN ROHANI ORANG MUDA KATOLIK DI COR JESSU DAN SOLUSI BAGI PEMBINA Resi, Hironimus; Pius X , Intansakti
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i1.352

Abstract

Perkembangan zaman dari waktu ke waktu menunjukkan kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan termasuk salah satunya adalah kemajuan IT yang sangat pesat. Perkembangan yang pesat ini melahirkan berbagai alat komunikasi dan informasi, salah satunya adalah handphone. Adanya handphone dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Banyak orang “terperangkap” di dalam penggunaannya, terlebih Orang Muda Katolik saat ini. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti dengan cara observasi dan wawancara langsung menemukan dampak penggunaan handphone terhadap Orang Muda Katolik adalah ketidakterlibatan dalam kegiatan rohani di Paroki, lingkungan, dasa wisma, dan panca wisma. Peneliti juga menemukan dua aspek pribadi yang indvidualis dan egosentis. Orang Muda Katolik mulai mengabaikan kegiatan rohani yang mendukung tumbuh kembangnya iman Kristiani. Untuk mengatasi masalah ketidakterlibatan, egosentris dan individualistis, peneliti menganjurkan melakukan pendekatan komunikasi oleh orangtua, peran petugas Gereja untuk melibatkan mereka dalam kegiatan artinya memberi tugas dan tanggungjawab, serta penyegaran rohani melalui rekoleksi atau retret Orang Muda Katolik.
KETERLIBATAN REMAJA KATOLIK DALAM KEGIATAN PANCA TUGAS GEREJA DI PAROKI ST. VINCENTIUS A PAULO MALANG Yuliati, Yuliana Eni; Jumilah, Bernadeta Sri; Goa, Lorentius; Yulius, Martinus Irwan; Maeja , Jhon Daeng
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i1.353

Abstract

Para remaja katolik (rekat) di paroki santo Vincentius a Paulo adalah anggota Gereja yang sudah dibaptis. Sebagai anggota Gereja, mereka mempunyai kewajiban untuk melaksanakan panca tugas Gereja. Rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini adalah bagaimana keterlibatan remaja katolik dalam kegiatan panca tugas gereja di paroki santo Vincentius a Paulo Malang. Tujuan penelitian adalah mengetahui keterlibatan remaja katolik dalam kegiatan panca tugas Gereja di paroki santo Vincentius a Paulo Malang. Metode yang dipakai adalah metode kuantitatif deskriptif, dengan populasi Remaja Katolik yang berada di wilayah gereja St. Vinsensius a Paulo Malang yaitu Remaja Katolik kelas 5 Sekolah Dasar sampai kelas 10 Sekolah Menengah Atas. Indikator-indikator yang dipakai adalah kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam bidang Liturgia, Kerygma, Koinonia, Diakonia, dan Martyria. Metode pengambilan data menggunakan angket dengan skala Likert 4 dan penyebarannya menggunakan aplikasi google form. Tehnik analisa data menggunakan tehnik analisa data deskriptif dengan penghitungan persentase. Hasil yang diperoleh adalah keaktifan bidang Liturgia sebesar 54,82% masuk kategori sedang, bidang Kerygma sebesar 56,03% masuk kategori sedang, bidang Koinonia sebesar 50,63% masuk kategori sedang, bidang Diakonia sebesar 62,23% masuk kategori sedang dan bidang Martyria sebesar 73,08% termasuk kategori tinggi. Rata-rata keaktifan sebesar 59,36% yang termasuk dalam kategori sedang.
IMPLEMENTASI E-LEARNING UNTUK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI PEDALAMAN PAPUA SELATAN Gasper, Mario; Nurjanto, Francesco
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.354

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana implementasi e-learning untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) di SMP Negeri Muting, salah satu sekolah di kawasan pedalaman Papua selatan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 30 informan (para siswa, guru PAK, Kepala Sekolah dan orangtua). Apa yang dirumuskan sebagai pokok permasalahan dijawab dan dikaji melalui pendekatan kualitatif, dengan analisis data secara deskriptif dan induktif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa e-learning untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik tidak dapat diimplementasikan secara efektif di SMP Negeri Muting. Faktor penghambat yang paling dominan dan utama adalah ketidakstabilan jaringan baik jaringan listrik maupun internet. Faktor penghambat yang ada juga dialami dalam penerapan e-learning untuk mata pelajaran lainnya. Faktor lainnya adalah SDM guru PAK, kepemilikan gadget oleh para siswa, ekonomi orangtua dan kesulitan teknis lainnya. Realitas ini memberi ruang sekaligus mendesak guru PAK untuk menemukan metode pembelajaran yang lebih cocok di masa pandemi covid-19, sehingga hak para siswa tidak terabaikan.
TIKTOK SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DAN RELEVAN DALAM KATEKESE SEKOLAH DI SMP SANTO MIKHAEL MERAUKE Wulandari Ikanubun, Natalia Tri; Wea, Donatus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.355

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menguji aplikasi Tik Tok sebagai media alternatif dan relevan untuk katekese sekolah di SMP Santo Mikhael Merauke. Data primer diperoleh melalui wawancara yang dibagikan kepada 50 siswa. Hasil pengolahan data, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, menunjukkan bahwa bagi para siswa SMP Santo Mikhael Merauke aplikasi Tik Tok dapat digunakan sebagai salah satu media alternatif dan relevan untuk katekese sekolah. Temuan ini mau menjelaskan bahwa para siswa, sebagai generasi milenial, cukup terbuka terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, memanfaatkannya serta mengikuti perkembangan dari waktu ke waktu. Bagi para guru, khususnya guru Pendidikan Agama Katolik, temuan ini menjadi masukan yang sangat berguna sekaligus kemendesakan agar terampil dan kreatif menggunakan berbagai aplikasi sebagai media pembelajaran agama, secara khusus pewartaan iman (katekese), dengan Tik Tok sebagai salah satunya. Temuan ini juga menegaskan sikap Gereja katolik terhadap media digital dengan kemajuannya sebagai salah satu sarana pewartaan yang kontekstual.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SWASTA RK DELI MURNI BANDAR BARU Gultom, Jonatan; Situngkir, Erika T; Simbolon, Erikson; Waruru, Ermina
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru pendidikan agama katolik dalam mengatasi kenakalan remaja di Sekolah Menengah Pertama Swasta RK Deli Murni Bandar Baru Kabupaten Deli Serdang. Penelitian tersebut dilaksanakan di kelas XI- C Sekolah Menengah Pertama Swasta RK Deli Murni Bandar Baru pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan dengan Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menemukan bahwa guru PAK mengatasi kenakalan remaja dengan tiga upaya yang ditawarkan yaitu 1) upaya preventif yaitu mendesain pembelajaran yang menarik, 2) upaya kuratif dengan melakukan konsultasi terhadap orangtua, remaja, dan wali kelas, serta 3) upaya represif dengan memberikan hukuman/sanksi
PERAN ORANG TUA SEBAGAI PENDIDIK IMAN KAUM MUDA KATOLIK Mandasari, Regina Ayu; Mandonza, Maria; Goa, Lorentius
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.357

Abstract

Keluarga kristiani sebagai Gereja kecil dibina dengan serius agar tercapai kebahagiaan. Orang tua memiliki peranan penting dalam tugas maupun tanggung jawab terhadap keluarga yaitu dalam pembentukan pola pikir dan budi pekerti serta pendidikan iman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara faktual peran orang tua sebagai pendidik iman bagi kaum muda katolik di Stasi St. Yohanes Paroki Maria Annunciata Lodalem dengan menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data angket tertutup dengan instrumen pedoman angket terstruktur. Subjek penelitian populasi sebanyak 41 responden yaitu orang tua ayah atau ibu yang sudah menikah dan memiliki kaum muda Katolik usia 15-24 tahun. Hasil penelitian menggunakan teknik skala Likert sehingga diperoleh hasil 3,01 yang artinya orang tua berperan dengan baik sebagai pendidik iman. Maka Hipotesis Nol (Ho) ditolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan, Orang tua adalah pendidik pertama dan utama sehingga orang tua semakin bertanggung jawab melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dalam keluarga.
MAKNA AIR DALAM MARGA RUNESI DALAM TERANG YESUS SUMBER AIR HIDUP MENURUT INJIL YOHANES 4:10-15. TINJAUAN ANTROPOLOGI BIBLIS-TEOLOGIS Runesi , Tomas Morus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.358

Abstract

Tulisan ini membahas makna air dalam Marga Runesi dan relevansinya dengan Yesus sumber air hidup. Bagi Marga Runesi, air adalah simbol kehidupan, penyatu insan laki-laki dan perempuan, pembersih dalam ritus tasaéba nono, pemisah dalam ritus tasanu nono. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna air dalam Marga Runesi dan relevansinya dengan ajaran Kristen tentang Yesus sebagai Sumber Air Hidup yang tertulis dalam Kitab Suci Kristiani. Dimensi-dimensi air dalam Marga Runesi dapat dilihat dalam terang Yesus sebagai Sumber Air Hidup dalam Injil Yohanes 4:10-15 antara lain: (1) air sebagai sumber hidup, (2) air sebagai sarana perjumpaan, (3) air sebagai sarana komunikasi, (4) air yang membutuhkan alat timba. (5) Sumur Yakub sebagai identitas, (6) air sebagai sarana ucapan syukur dan permohonan, (7) air sebagai karunia Allah menjadi puncak dan merangkum dimensi yang lainnya. (8) Air yang memiliki nilai sakral, (9) air yang memiliki nilai personalitas, dan (10) air yang memiliki nilai kesederhanaan. Pemahaman tentang relevansi tersebut berguna bagi masyarakat dalam menghidupi kembali ritus-ritus adat yang telah punah dan mendorong umat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga lingkungan hidup dan memelihara sumber air sehingga tetap terjaga kebersihan dan kemurniannya.
MENJADI SAKSI KERAJAAN ALLAH DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DAN ARUS DIGITALISASI Daiman, Sarina; Atas, Narsisius
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.359

Abstract

Artikel ini berfokus pada tema tentang menjadi saksi di tengah pandemi covid-19 dan arus digitalisasi. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana menjadi saksi di tengah situasi pandemi Covid-19 dan arus digitalisasi. Dengan menggunakan metode kepustakaan dan studi dokumen, penulis menemukan bahwa menjadi saksi kerajaan Allah berarti berpusat pada Yesus Kristus Putra Allah yang menjadi manusia dan menegakkan kebenaran dan keselamatan di dunia. Menjadi saksi berarti menjadi pengikut Kristus yang penuh iman, pengharapan dan cinta kasih. Di tengah tantangan menjadi saksi kerajaan Allah, umat kristiani perlu memahami bahwa semua derita dan tantangan yang dihadapi bukanlah berasal dari Allah tetapi dari manusia yang mengesampingkan penciptanya yaitu Allah; bahwa Allah tidak akan meninggalkan manusia, juga di tengah situasi penderitaan, seperti pandemi covid-19 saat ini. Penulis berkesimpulan bahwa hal yang dituntut dari saksi kerajaan Allah di tengah tantangan yang melanda semua segi kehidupan manusia adalah memiliki loyalitas, ketaatan dan konsistensi terhadap tugasnya sebagai saksi kerajaan Allah di dunia, dengan terus menegakkan dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran dan kerajaan Allah.
OPTIMALISASI KOMPETENSI PEDAGOGIS CALON GURU AGAMA KATOLIK MELALUI MICRO TEACHING Tarihoran, Emmeria; Darianto; Kurniantono, M.E Kakok
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.360

Abstract

Optimalisasi kompetensi pedagogis melalui Micro Teaching merupakan salah satu strategi dari Sekolah Tinggi Pastoral-Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang untuk mencapai profesionalitas calon guru agama Katolik. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana optimalisasi kompetensi pedagogis calon guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) yang dilakukan melalui micro teaching. Ini merupakan hasil penelitian dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik Semester 5 Tahun Akademik 2020-2021 di Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang. Data diperoleh melalui observasi dalam 3 siklus. Hasilnya menunjukkan ada peningkatan kompetensi pedagogis mahasiswa calon guru PAK. Observasi ini dilakukan dengan menggunakan skala Likert: 1= Tidak Baik, 2= Kurang Baik, 3= Cukup Baik, 4=Baik, 5=Sangat Baik. Pada siklus pertama, rata-rata skor masing-masing komponen adalah Cukup Baik. Pada siklus ke-2, rata-rata skor masing-masing komponen adalah Baik, dan siklus ke-3 menunjukkan hasil Sangat Baik. Dari observasi ini, ditemukan adanya peningkatan kompetensi pedagogis mahasiswa calon guru PAK.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SABDA BAHAGIA MELALUI PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MENERAPKAN METODE LECTIO DIVINADI SMP NEGERI 1 PARINDU KABUPATEN SANGGAU Suseno, R.P. Trisetyo
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v7i2.361

Abstract

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti merupakan mata pelajaran pertama dan utama dalam sistem pelaporan hasil pencapaian kompetensi peserta didik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya pengaruh metode lectio divina terhadap keterlibatan aktif peserta didik dalam meningkatkan kemampuan memahami, menalar, dan mengaplikasikan pemahaman alkitabiahnya dengan baik; (2) ada tidaknya peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi Sabda Bahagia menggunakan metode lectio divina pada peserta didik; dan (3) mengetahui apakah penggunakan metode lectio divina dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Parindu. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-3 SMP Negeri 1 Parindu Tahun Pelajaran 2019/2020. Teknis analisis data menggunakan teknis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) ada pengaruh antara penerapan metode lectio divina terhadap keterlibatan aktif peserta didik dan meningkatkan kemampuan memahami, menalar, dan mengaplikasikan pemahaman alkitabiahnya dengan baik; (2) ada perubahan yang signifikan pada hasil belajar; dan (3) langkah-langkah pembelajaran dengan menerapkan metode Lectio Divina dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Parindu.