cover
Contact Name
Ali Rakhman Hakim
Contact Email
alirakhmanhakim@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
syifajournal@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Farmasi SYIFA
ISSN : -     EISSN : 29874122     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi SYIFA publishes Original Research Articles and Review Articles in all areas of pharmacy and pharmaceutical sciences from the discovery of a drug up to clinical evaluation.
Articles 46 Documents
Studi Rasionalitas Penggunaan Obat Rheumatoid Arthritis Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Wilayah Banjarmasin Surya Nata, Angelyna; Kurniawati, Darini; Herawati, Anita; Melviani, Melviani
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.200

Abstract

Rheumatoid Arthritis merupakan penyakit reumatik autoimun dengan inflamasi kronik yang progresif menimbulkan kerusakan sendi yang permanen. Pengobatan rasional pada rheumatoid arthritis bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan nyeri, mengurangi inflamasi, menghambat atau menghentikan kerusakan sendi dan mencegah komplikasi sistemik. Pengobatan yang tidak rasional dapat berdampak meningkatan biaya pengobatan dan peningkatan morbiditas dan mortalitas lebih lanjut sehingga perlu adanya pemilihan terapi yang tepat dan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya pada pasien reumatoid arthritis. Tujuan penelitian untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat rheumatoid arthritis pada pasien rawat jalan di RSUD Ulin Wilayah Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, menggambarkan ketepatan indikasi, obat, dosis, pasien serta kemungkinan kejadian efek samping. Waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 sampai Juni 2023 dimana pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan didapat 66 pasien rheumatoid arthritis dan instrumen yang digunakan berupa rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan Persentase indikator penggunaan obat secara rasional (tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien, tepat dosis dan tidak terjadi efek samping) mendapatkan hasil 100% tepat sehingga acuan penggunaan obat rheumatoid arthritis rasional sebesar 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran rasionalitas terapi Rheumatoid Arthritis di poli sub spesialis penyakit dalam reumatologi RSUD Ulin Banjarmasin.
Uji Aktivitas Antimikroba Sarang Burung Walet Putih (Aerodramus fuciphaga) Terhadap Bakteri Escherichia coli Lisnawati, Lisnawati; Hakim, Ali Rakhman; Darsono, Putri Vidiasari
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.201

Abstract

Diare merupakan penyakit yang tersebar luas dengan morbiditas dan mortalitas yang relatif tinggi. Salah satu penyebab diare adalah dari segi makanan, dapat berupa makanan basi, makanan beracun, alergi makanan, makanan yang terkontaminasi bakteri rotavirus atau Escherichia coli, yang memerlukan personal hygiene terkait dengan penanganan makanan, yang harus diikuti untuk memastikan makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi uji aktivitas  antimikroba sarang burung walet putih (Aerodramus fuciphaga) terhadap bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan variasi konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%. Metode yang digunakan yaitu difusi cakram untuk menentukan zona hambat dan dilusi untuk menentukan KHM (Konsentrasi Hambat Minimum). Hasil uji aktivitas antibakteri sarang burung walet (Aerodramus fuciphaga) terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25% tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri Escherichia coli. Sarang Burung Walet Putih (Aerodramus fuciphaga) tidak miliki aktivitas antibakteri terhadap E.coli KHM (Konsentrasi Hambat Minimum).
Studi Kejadian Efek Samping Pengobatan Rheumatoid Arthitis Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Ulin Wahyu Pangi Astuti, Ni Nyoman; Kurniawati, Darini; Mustaqimah, Mustaqimah
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.229

Abstract

Background: Rheumatoid Arthritis (RA) is an autoimmune disease in the form of chronic inflammation and can cause permanent joint damage. Currently it is estimated that no less than 1.3 million people suffer from Rheumatoid Arthritis (RA) in Indonesia at the calculation. RA in Indonesia, can increase the use of RA drugs which affect the incidence of drug side effects. So it is necessary to study the use of drugs in terms of side effects of RA drugs using the Naranjo Algorithm Objective: This study aims to determine the incidence of side effects that occur in RA patients and identify the occurrence of drug side effects by analyzing the Naranjo scale Methods: This research uses a descriptive observational method with a prospective cross sectional approach using the Naranjo Algorithm questionnaire as an instrument. Results: The results showed that of the 58 respondents who were interviewed, 21 respondents felt side effects in the form of 18 respondents including nausea, vomiting, dizziness and 3 respondents Alopecia, 20 respondents included in the Definite category and 1 respondent included in the Probable category Conclusion: Side effects that occur may be caused by suspected Rheumatoid Arthritis (RA) drugs, namely DMARDs and NSAIDs. Keywords: Naranjo Algorithm, Side Effects, Rheumatoid Arthritis
Formulasi Dan Uji Stabilitas Sediaan Toner Anti Jerawat Ekstrak Bunga Melati (Jasminum sambac L.) Karami, Muhammad Rian Al Nafis; Malahayati, Siti; Hidayah, Nurul; Budi, Setia
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.235

Abstract

Toners can prevent residue and sebum from absorbing into facial pores which can cause various kinds of skin problems such as acne. Jasmine flowers contain ingredients that can inhibit Staphylococcus epidermidis bacteria and Shigella flexneri bacteria at a concentration of 10%, which are bacteria that cause acne. Objective to analyzing the effect of varying concentrations of surfactants on the stability of anti-acne toner preparations of jasmine flower extract and identifying the optimal formulation based on the evaluation results of anti-acne toner preparations of jasmine flower extract. Methods the laboratory experiment used a quasy-experimental method without a control group with a one-group posttest only design. Jasmine flower extract was formulated in 2 formulas with variations in polysorbate 20 concentration of 5% and 5.65%, then a stability test was carried out using the cycling test method for 12 days for 6 cycles by evaluating before and after stability testing, including organoleptic, homogeneity, viscosity, and pH. The results showed that toner preparations of jasmine flower extract (Jasminum sambac L) with various surfactant concentrations showed differences in organoleptic, homogeneity, pH, and viscosity. The pH test is not stable (p 0,000). Test viscosity formula I (p 0.081) stable, formula II (p 0.400). Conclusion from the two formulas in the manufacture of toner preparations of jasmine flower extract with variations in surfactant concentration from the results of all cycles in the cycling test, the evaluation results were physically stable but chemically unstable so that there was no optimal formula.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Penyakit Demam Tifoid Di Puskesmas Kelua Pawestri, Hasna; Kurniawati, Darini; Dona, Sismeri; Melviani, Melviani
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.237

Abstract

Background: Typhoid (typhoid fever) is an infectious disease caused by the bacterium Salmonella typhi. Evaluation of the use of antibiotics is carried out to find out the value of the accuracy of antibiotic therapy in terms of analysis of the right indication, the right drug, the right patient, the right dose, and alert drug side effects. Objective: Evaluate the use of antibiotics in typhoid fever at the Kelua Health Center and find out the description of the use of antibiotics in typhoid fever patients at the Kelua Health Center Methods:This type of research is descriptive observational (non-experimental) using a survey design by collecting data retrospectively. The sample in this study is 60 inpatients in October 2022 at the Kelua Health Center where sampling was using a purposive sampling method. The time for conducting the research is November 2022 to July 2023. Results: The accuracy of the use of antibiotics, namely 100% right indication, 100% right drug, 100% right patient and 100% and 100% no side effects and the type of antibiotic used in typhoid fever in the Kelua Health Center inpatient, namely cefotaxime inj. Conclusion: The results of evaluating the use of antibiotic drugs in October 2022 obtained 100% right indication, 100% right drug, 100% right patient and 100% and 100% no side effects. The type of antibiotic used for typhoid fever in the Kelua Public Health Center is inj, namely cefotaxime inj. Keywords: Evaluation, Antibiotics, Tyfoid Fever
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Pasien Di Puskesmas Bangkuang Kalimantan Tengah Kamelia citra, Mia; Kurniawati, Darini; Fajriannor TM, M.
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.238

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis sillent killer yang menyebabkan kematian hingga 427.218 jiwa di Indonesia. Ketidakpatuhan terhadap terapi merupakan salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan prevalensi penderita hipertensi. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan terhadap obat antihipertensi menjadi faktor utama yang mempengaruhi perilaku kepatuhan penderita hipertensi, sehingga tingkat pengetahuan akan menunjang keberhasil terapi dengan antihipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan obat antihipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Bangkuang. Penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah acidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner kepatuhan hill-bone. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bangkuang, Kalimantan Tengah dalam waktu satu bulan yaitu mulai dari 22 Mei– 22 Juni 2023. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik 69,52% dan kurang baik 30,48%. Berdasarkan kepatuhan, rseponden dengan kategori patuh 54,29% dan tidak patuh 45,71%. Hasil uji spearman rho menunjukkan nilai signifkansi 0,000 (p value 0,000 < 0,05) yang dimaknai bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien. Disimpulkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan obat antihipertensi dan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Bangkuang
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Penggunaan Obat Penyakit Jamur Kulit Di Desa Paku Alam Putri, Ni Luh Nadia Santika; Syamsu, Erlina; Kurniawati, Darini
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v1i2.202

Abstract

Background: The development of knowledge and attitudes towards skin fungal infections has led to high public awareness to carry out self-medication for this disease, but it is necessary to pay attention to the accuracy in using drugs when carrying out self-medication. Lack of information and knowledge as well as attitudes in carrying out self-medication can have a negative impact on drug users such as ineffective treatment, doses that are too low or too high, emergence of resistance and unwanted effects of drugs. Objective: Knowing the relationship between the level of knowledge and attitudes towards the use of skin fungus disease drugs in Paku Alam Village. Methods: This research includes analytic observational with a cross sectional approach. The independent variable is the level of knowledge and attitude, while the dependent variable is the use of skin fungus medicine. Results: Analysis of the results using the Spearman rank correlation coefficient test on the relationship variable between attitudes and the use of skin fungus medicine obtained a p-value of 0.000 which means there is a significant relationship. Meanwhile, the relationship between knowledge and the use of skin fungus medicine resulted in a p-value of 0.000, which means that there is a significant relationship between the level of knowledge and the use of fungal disease drugs. Conclusion: There is a relationship between knowledge and attitude towards the use of skin fungal disease drugs with a significance value of 0.000. Keywords: attitude, knowledge, skin fungus, use
Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Pasien Gastritis Di Apotek Rahmat, Syamsul; Tusshaleha, Lelie Amalia; Prisca, Sindi
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v2i1.332

Abstract

Swamedikasi merupakan bagian dari upaya masyarakat menjaga kesehatannya sendiri. Salah satu masalah kesehatan yang  memerlukan swamedikasi adalah gaastritis. Gastritis   adalah penyakit saluran pencernaan secara umum masyarakat mengenal gastritis dengan sebutan penyakit mag. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi pada masyarakat disekitaran wilayah 4 apotek di Kecamatan Pujut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10% responden memiliki tingkat pengetahuan yang tergolong sangat rendah, 24% tergolong rendah, 34% tergolong cukup dan 32% tergolong tinggi. Sedangkan untuk perilaku swamedikasi menunjukkan bahwa 30% memiliki perilaku swamedikasi maag yang tergolong kurang, 36% tergolong cukup dan 34% tergolong baik.
Literatur Review Artikel : Identifikasi Rhodamin B Pada Saus Tomat Dan Cabai Hidayah, Andi Himyatul; Haryadi, Rendi; Setiawan, Sahrul; Pramasari, Shantya
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v2i1.339

Abstract

Dengan memahami identifikasi pada rhodamin terhadap pewarna sintesis yang dilarang dalam pangan, literatur review artikel ini akan menjelaskan mengenai Identifikasi Rhodamin B Pada Saus Tomat dan Cabai. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif (studi pustaka), yang dimana data didapatkan dari hasil penelitian dari berbagai macam pustaka seperti, jurnal, buku, dan artikel lainnya yang dianalisis dan dirangkum kedalam paparan hasil.  Hasil menunjukkan bahwa Rhodamin B merupakan suatu pewarna sintetik berbentuk serbuk berwarna hijau yang digunakan sebagai pewarna tekstil dan sering digunakan untuk mewarnai suatu produk makanan, khususnya saus tomat dan cabai. Salah satu pewarna sintetik Rhodamin B biasanya ditambahkan ke makanan. Rhodamin B merupakan pewarna tambahan yang  penggunaannya dalam produksi makanan dan minuman dilarang berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 772/MENKES/PER. /IX/1998.Penyalahgunaan Rhodamin B dapat menyebabkan kanker hati dan bahkan kematian.  
Manajemen Penyakit Hipertensi Dengan Pengobatan Tradisional Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v2i1.359

Abstract

Penggunaan pengobatan antihipertensi telah mengubah riwayat alami hipertensi. Meskipun gagal jantung kongestif, pendarahan otak, dan gagal ginjal merupakan komplikasi utama dari hipertensi berat yang tidak diobati, infark miokard dan stroke trombotik juga muncul sebagai masalah utama pada pasien hipertensi. Penggunaan terapi untuk hipertensi dari bahan alam dapat menjadi solusi mengendalikan tekanan darah penderita hipertensi. Mentimun dan semangka merupakan buah yang mudah didapatkan masyarakat.   Mentimun yang memiliki kandungan mineral yang tinggi terbukti mampu mengendalikan tekanan darah. Suplementasi L-sitrulin yang terkandung pada semangka meningkatkan sintesis oksida nitrat, menurunkan tekanan darah, dan dapat meningkatkan aliran darah perifer. Efek antihipertensi dari suplementasi L-citrulline semangka terlihat jelas pada orang dewasa dengan prahipertensi atau hipertensi.