cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai No. Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Walada: Journal of Primary Education
ISSN : 29622662     EISSN : 29630037     DOI : https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 245 Documents
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Wardatuzzahra; Asri Fauzi; Ilham Handika
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.618

Abstract

Hasil belajar matematika umumnya masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh pendekatan maupun model pembelajaran yang belum digunakan oleh guru dan masih bersifat konvensional atau masih menggunakan pembelajaran langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar matematika kelas V di SDN 1 Batujai Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Tipe Nonequivalent Control Grup Design. Pengambilan sampel menggunakan Teknik sampel sampling jenuh yaitu sebanyak 39 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes, instrumen penelitian yang digunakan adalah hasil belajar matematika dan lembar observasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas setelah dilakukan uji prasyarat selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test pada data hasil belajar dengan nilai t ℎ
IMPLEMENTASI STRATEGI TRUE OR FALSE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB: ANALISIS PROSES, KENDALA, DAN UPAYA ADAPTIF DI SEKOLAH DASAR Priska Julianti Putri; Aminudin Aminudin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi True or False dalam pembelajaran Bahasa Arab di tingkat sekolah dasar, dengan fokus pada proses pelaksanaan, kendala yang dihadapi, serta upaya adaptif yang dilakukan oleh pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada siswa kelas V di sekolah dasar berbasis Islam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi True or False mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta meningkatkan motivasi belajar melalui pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Namun demikian, implementasi strategi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan penguasaan kosakata, perbedaan kemampuan siswa, serta kondisi kelas yang kurang optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya adaptif, antara lain dengan menyederhanakan materi, memberikan bimbingan individual, serta mengelola pembelajaran secara fleksibel. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Arab yang lebih efektif, kontekstual, dan berpusat pada siswa
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT BERBANTUAN WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA SEKOLAH DASAR. Ketut Putri Widiari; I Komang Wahyu Wiguna; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.623

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan penting untuk mendidik sikap disiplin, berkarakter, serta kesadaran peserta didik terhadap aturan yang berlaku untuk bekal hidupnya. Artikel ini memiliki tujuan yaitu menganalisis kebutuhan media pembelajaran berupa Powerpoint  Wordwall untuk pembelajaran pendidikan pancasila pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hal yang dikaji yaitu  kondisi pembelajaran, penggunaan media, karakteristik siswa, serta kebutuhan guru dan sarana prasarana pendukung pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi secara langsung di dalam kelas dan melakukan wawancara terstruktur terhadap guru, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila masih menghadapi kendala dalam kemampuan siswa memahami serta memberikan contoh yang dipengaruhi oleh perkembangan kognitif siswa pada tahap operasional konkret, kurangnya variasi media pembelajaran, serta metode mengajar yang cenderung menggunakan metode ceramah yang bersifat satu arah. Guru memerlukan media digital interaktif berupa Powerpoint  dan Wordwall yang dapat meningkatkan perhatian, keaktifan, serta pemahaman siswa melalui penyajian visual, audio, animasi, dan permainan edukatif. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan media digital interaktif yang sesuai dengan kebutuhan guru dan karakteristik siswa sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila bernilai lokal, sekaligus menegaskan pentingnya inovasi media untuk mendukung pembelajaran yang lebih aktif. Implikasinya, pengembangan Powerpoint  interaktif dan Wordwall dapat meningkatkan mutu pembelajaran, menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang media yang kreatif dan selaras dengan Kurikulum Merdeka, serta membantu memperkuat nilai karakter melalui pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Selain itu, integrasi nilai lokal seperti Tri Kaya Parisudha juga diharapkan dapat dimunculkan dalam media pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran Powerpoint  Wordwall sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, mendukung pembelajaran aktif dan bermakna, serta menyesuaikan dengan tuntutan pembelajaran di sekolah dasar
PENGARUH MEDIA STRIP STORY TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS NARASI SISWA SEKOLAH DASAR Siti Mujahidah Mujahidah; Muammar; Raehanah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.624

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks narasi siswa kelas IV di MIN 3 Kota Mataram, terutama dalam mengembangkan ide secara runtut, menyusun alur cerita, menggunakan pilihan kata yang tepat, dan memperhatikan kaidah kebahasaan. Media strip story digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk membantu siswa menyusun cerita secara sistematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 37 siswa kelas eksperimen dan 37 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis Mann-Whitney U Test, dan perhitungan N-Gain untuk mengetahui efektivitas perlakuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,55 berkategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,33 berkategori rendah. Uji hipotesis Mann-Whitney U Test memperoleh nilai signifikansi < 0,001 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Penggunaan media strip story terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif pada pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.
PENGGUNAAN MEDIA POHON LITERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI ISI CERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Prihatul Iswari; Ridwan; Rosa Desmawanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.627

Abstract

Kemampuan memahami isi cerita pada siswa sekolah dasar masih perlu ditingkatkan melalui penggunaan media pembelajaran yang menarik dan konkret. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan memahami isi cerita siswa kelas II MIN 3 Kota Mataram melalui media pohon literasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 46,66% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II, sedangkan nilai rata-rata kelas meningkat dari 62,83 menjadi 76,83. Aktivitas guru meningkat dari 65,71% menjadi 91,66%, dan aktivitas siswa dari 67,74% menjadi 90,62%. Implikasi: Media pohon literasi efektif membantu siswa memahami unsur cerita, seperti tokoh, latar, alur, dan pesan moral, sehingga dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan memahami isi cerita di tingkat sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA PENDIDIKAN DASAR ISLAM DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Khafita Vianti Mala; Mukhibul Khoiri Khusen; Ayu Novia Sari; Bt. Nikmatul Lailiyah; Muawanah; Dewi Kamilatul Mukarromah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.628

Abstract

Era Revolusi Industri 5.0 atau Society 5.0 membawa perubahan mendasar dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan dasar Islam di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada pendidikan dasar Islam dalam konteks transformasi digital era Society 5.0. Dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai literatur ilmiah, regulasi pendidikan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBS merupakan paradigma desentralisasi pengelolaan pendidikan yang memiliki empat pilar utama: kemandirian, keterbukaan, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas. Implementasinya pada pendidikan dasar Islam di era 5.0 menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur digital, dan penyesuaian budaya organisasi, sekaligus membuka peluang melalui pemanfaatan teknologi AI, IoT, dan big data untuk meningkatkan efisiensi manajemen. Integrasi nilai-nilai Islam seperti syura, amanah, adil, dan ikhlas terbukti menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan MBS yang humanis dan berkarakter. Artikel ini menyimpulkan bahwa MBS yang adaptif, inovatif, dan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islami sangat krusial untuk kemajuan pendidikan dasar Islam dalam era modern dan global
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas VII MTs Negeri 1 Kendal Dina Lailatul Munasiroh
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.632

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Kurikulum Merdeka (Merdeka Curriculum) in Arabic language learning at MTs Negeri 1 Kendal, along with its supporting and inhibiting factors. This research employs a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The results indicate that: 1) The implementation of the Merdeka Curriculum in Arabic language instruction has been carried out in accordance with regulations, with an orientation toward language mastery as a global communication tool. 2) Key supporting factors include adequate learning facilities and the habituation of morning dhikr and prayer memorization, which accelerate students' linguistic adaptation. Meanwhile, the inhibiting factors identified are the students' low initial familiarity with the Arabic script and the limited allocation of lesson time compared to the number of students per class.
Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Maharah Kalam Santriwati Kelas VII Pondok Pesantren Islam Putri Ar-Rohmah Ngawi Jawa Timur Diah Ayu Pitaloka
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.633

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in improving the maharah kalam (Arabic speaking skills) of seventh-grade female students at Pondok Pesantren Islam Putri Ar-Rohmah Ngawi, East Java. This research employed a descriptive qualitative approach. The subjects of this study consisted of one Arabic language teacher and 20 seventh-grade female students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The learning process utilized Al-‘Arabiyah Baina Yadaik Volume 1 as the primary instructional material integrated with project-based learning activities. The implementation of PjBL was conducted through several stages, including determining project themes, group discussions, dialogue preparation, project presentation, and evaluation. The findings revealed that the implementation of the PjBL model positively contributed to improving students’ Arabic speaking skills. Students became more active, confident, and enthusiastic in participating in Arabic learning activities. In addition, students demonstrated improvements in vocabulary mastery, pronunciation, fluency, and their ability to communicate using Arabic in daily contexts. The learning atmosphere also became more interactive, collaborative, and student-centered. Therefore, the Project Based Learning model can serve as an effective and innovative alternative in enhancing maharah kalam learning in Islamic boarding school environments.
Pendidikan Islam Berbasis Pesantren Abdul Muid; Nailatus Saadah Maziyah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.636

Abstract

This study Islamic education based on boarding school systems has played a strategic role in shaping students’ character, morality, and spirituality. Islamic boarding schools not only teach Islamic knowledge but also foster personal development by instilling moral values and character traits that reflect the core principles of Islam. In the contemporary era, Islamic boarding schools have maintained their Islamic identity while simultaneously developing practical skills and formal curricula to address global challenges. These institutions are highly regarded for their comprehensive educational approach, which encompasses not only academic achievement but also emotional development and physical training. Life in Islamic boarding schools cultivates discipline, independence, and responsibility, while traditional learning methods such as sorogan, bandongan, and halaqah provide students with a profound understanding of Islamic teachings. Furthermore, the significant role of the kiai (Islamic scholar or teacher) as a role model contributes greatly to character formation and strengthens the relationship between teachers and students. However, the evolution of Islamic education in boarding schools has also introduced new challenges, including the demands of globalization, digitalization, and modernization. Therefore, Islamic boarding schools need to modernize their educational systems by improving teacher quality, adopting new technologies, and enhancing administrative management. Through these efforts, Islamic boarding schools are expected to continue fulfilling their educational mission and producing students who possess broad perspectives and a deep understanding of both Islam and the wider world.
Pengembangan Video Pembelajaran Geometri Berbasis AI Generatif untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Siswa Yeni Welasari; Reni Astuti; Dewi Risalah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.629

Abstract

Kemampuan spasial penting dalam pembelajaran geometri karena siswa perlu menafsirkan posisi, hubungan, dan transformasi objek. Hasil pra-observasi di SMP Abdi Agape Pontianak menunjukkan bahwa siswa kelas VIII masih mengalami kesulitan mengidentifikasi hubungan spasial dan menjelaskan rotasi bangun geometri. Metode: Penelitian ini menggunakan Research and Development dengan model ADDIE. Produk berupa video pembelajaran berbasis Animaker yang didukung AI generatif untuk penyusunan naskah, pengembangan gagasan visual, perencanaan ilustrasi, dan desain narasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket, dokumentasi, dan tes kemampuan spasial, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui indikator kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas. Hasil: Produk mengintegrasikan visualisasi bertahap, animasi transformasi, contoh kontekstual, narasi audio-visual tersinkron, dan latihan reflektif yang selaras dengan visualisasi spasial, persepsi spasial, dan rotasi mental. Implikasi: Video yang dikembangkan menjadi model media berbantuan AI yang terkendali secara pedagogis untuk memperkuat penalaran spasial siswa pada pembelajaran geometri