cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai No. Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Walada: Journal of Primary Education
ISSN : 29622662     EISSN : 29630037     DOI : https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 245 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Pembelajaran Pratikum IPA Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa kelas 5 SD Swasta PAB 15 Klambir Lima Miftahul Jannah; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran praktikum IPA terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar menggunakan model PjBL dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran praktikum IPA berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Analisis Penanaman Nilai Karakter Kebangsaan Siswa Melalui Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa Kelas III SD Swasta Dawaktul Islam Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang Imel Lorenza; Tumiyem Tumiyem; Yusrizal Yusrizal
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman nilai karakter kebangsaan siswa melalui implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada siswa kelas III SD Swasta Dakwatul Islam Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas III, dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai karakter kebangsaan telah dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka. Nilai karakter yang ditanamkan meliputi cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, toleransi, kerja sama, dan sikap menghargai keberagaman. Guru berperan penting dalam memberikan keteladanan, pembiasaan, serta penguatan karakter melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang berpusat pada siswa. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti perbedaan latar belakang siswa dan kurang optimalnya dukungan lingkungan di luar sekolah. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka mampu mendukung penguatan karakter kebangsaan siswa melalui pembelajaran yang kontekstual, aktif, dan berorientasi pada pembentukan Profil Pelajar Pancasila.
Implementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Karakter di SD Swasta Dakwatul Islam Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang Cindi Utami; Yusrizal Yusrizal; Fira Astika Wanhar
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter di SD Swasta Dakwatul Islam Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa yang terlibat dalam pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, serta kegiatan keagamaan yang terintegrasi dalam kehidupan sekolah. Nilai-nilai Islam yang dikembangkan meliputi religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, dan sopan santun. Guru berperan sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui perilaku sehari-hari dan proses pembelajaran. Implementasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter memberikan dampak positif terhadap pembentukan sikap dan perilaku siswa, sehingga mereka mampu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Development of an Interactive Canva–Smart Board to Improve Indonesian Language Learning Outcomes in Elementary Schools Raini Febrianti; Yusrizal Yusrizal; Ilham Nazaruddin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.783

Abstract

This study aimed to develop an interactive learning media based on Canva and Smart Board that is valid, practical, and effective in improving elementary students’ Indonesian language learning outcomes. The research employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model, consisting of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The participants were 26 fifth-grade students of SD Negeri 050585 Tanjung Jati. Data were collected using material expert validation sheets, media expert validation sheets, student response questionnaires, and learning achievement tests in the form of pretests and posttests. The results indicated that the developed media achieved an average validation score of 3.85 from the material expert and 3.88 from the media expert, both categorized as highly valid. Student responses reached 100% in the “very good” category, indicating that the media was highly practical for classroom implementation. The effectiveness of the media was demonstrated by the improvement in students’ average scores from 38.46 on the pretest to 92.30 on the posttest. Furthermore, the N-Gain score of 0.87 was classified as high, indicating that the media was highly effective in enhancing students’ learning outcomes. Therefore, the Canva–Smart Board interactive media is considered valid, practical, and effective for improving Indonesian language learning outcomes in elementary schools
Pengaruh Model Pembelajaran ARIAS Berbantuan Media ClassPoint terhadap Hasil Belajar IPAS pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Siswa Kelas IV SD Made Yogi Pujana; IG Agung Jaya Suryawan; I Made Ariasa Giri
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction) berbantuan media ClassPoint terhadap hasil belajar IPAS pada materi Kekayaan Budaya Indonesia siswa kelas IV SD di Gugus IX Kecamatan Buleleng. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa SDN 1 Alasangker sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa SDN 2 Alasangker sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 82,875 lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 71,00. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,598 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,301 (kategori rendah-sedang). Hasil uji-t independent menunjukkan nilai thitung = 8,994 > ttabel = 1,668 dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, yang berarti H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARIAS berbantuan media ClassPoint berpengaruh signifikan dan positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD di Gugus IX Kecamatan Buleleng.
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Buleleng Ni Made Lisda Febry Alviani; Putu Yulia Angga Dewi; I Made Ari Winangun
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.787

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa yang menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media Mind Mapping terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Buleleng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa pretest-posttest nonequivalent control group design . Sampel penelitian terdiri atas 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 30 siswa sebagai kelompok kontrol yang dipilih melalui teknik random sampling setelah uji kesetaraan kelas. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPAS dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji independen sample t-test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Snowball Throwing berbantuan media Mind Mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dengan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi aktivitas kooperatif dan visualisasi konsep mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, model Snowball Throwing berbantuan media Mind Mapping dapat dijadikan alternatif pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas 6 SD Eny Ramadhani; Ahmad Calam; Syahrina Anisa Pulungan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.788

Abstract

This study aimed to develop a Problem-Based Learning (PBL)-based mathematics student worksheet (Lembar Kerja Peserta Didik/LKPD) that is valid, practical, and effective in improving the problem-solving skills of sixth-grade students at SDN 106155 Tandam Hilir on fraction topics. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model, consisting of the define, design, develop, and disseminate stages. The research subjects included sixth-grade students, material experts, media experts, and classroom teachers. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and problem-solving ability tests. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques through validity, practicality, and effectiveness assessments. The findings indicated that the developed PBL-based mathematics worksheet met the feasibility criteria based on evaluations from material and media experts. The worksheet also received positive responses from teachers and students, indicating its practicality in classroom implementation. Furthermore, the use of the PBL-based worksheet improved students’ mathematical problem-solving abilities, as reflected in the increase in learning outcomes after the instructional process. Therefore, the developed PBL-based mathematics worksheet can be utilized as an innovative instructional material to support active, contextual, and student-centered mathematics learning in elementary schools.
Pengembangan Modul Ajar Interaktif Berbasis Differentiated Instruction Untuk Mengakomodasi Keberagaman Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zahra Mahdiyyah; Yudi Darma; Rahman Haryadi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.790

Abstract

Mathematics learning in schools still faces obstacles in the form of diversity in students' mathematical problem-solving abilities that have not been optimally accommodated in the learning process. This study aims to develop an Interactive Teaching Module based on Differentiated Instruction for geometry material for seventh-grade students at MTs Mujahidin Pontianak and to determine its level of validity, practicality, and effectiveness. The study used the Research and Development method with a 4D development model modified into 3D, including the define, design, and develop stages. The research subjects consisted of four expert validators and 30 seventh-grade students as trial subjects. Data were collected through validation sheets, teacher and student response questionnaires, and mathematical problem-solving ability tests. The results showed that the module obtained a very valid category with an average of 94.7%; very practical, based on teacher responses of 93.33% and students of 85.58%; and effective, with an average posttest of 71.67 and learning completeness of 66.67%. The research findings show that the Interactive Teaching Module based on Differentiated Instruction is suitable for supporting adaptive, interactive mathematics learning and is oriented towards developing students' mathematical problem-solving abilities in line with diverse learning abilities.
Flipbook Berdiferensiasi Materi Aku dan Lingkungan Sekitarku Berlandaskan Tri Hita Karana untuk Siswa Sekolah Dasar Gede Aditya Wiguna; I G Agung Jaya Suryawan; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.797

Abstract

Conventional, monotonous, and uniform learning approaches in elementary schools often fail to accommodate diverse student learning styles and lead to a decline in ecological awareness regarding environmental topics. This study aims to develop an innovative media in the form of a differentiated digital flipbook on the topic "Me and My Surrounding Environment" based on the Tri Hita Karana philosophy for fifth-grade elementary school students. (2) Methods: This study applied the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model. Data were collected through closed-ended questionnaires from expert validators, classroom teachers, and students, which were then analyzed using descriptive quantitative techniques and the Aiken’s V Validity coefficient. (3) Results: The validity test conducted by nine experts indicated that the product met highly valid qualifications, achieving Aiken's V indexes of 0.96 (content), 0.91 (media), and 0.97 (language). Furthermore, the field practicality test yielded identical scores of 96% from both teacher and student responses, placing it in the highly practical category. (4) Implications: This interactive digital media serves as an effective, inclusive instructional solution to accommodate various student learning modalities (visual, auditory, kinesthetic) within a single platform while contextually internalizing character values of environmental care based on local wisdom
Hubungan Antara Stres Dan Biaya Internet Dengan Tingkat Kecanduan Internet Pada Remaja Aliffatullah Alyu RAJ; Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi; Ma’rifatul Jannah; Anita Prawardani; Ony Ditasari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.804

Abstract

Kecanduan internet adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri saat sedang asyik mengakses internet. Faktor yang memungkinkan seseorang mengalami kecanduan internet diantaranya karena adanya keadaan frustrasi di kalangan remaja. Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke masa dewasa, dimana pada masa ini remaja memiliki kondisi emosi yang labil. Selama masa transisi menuju dewasa remaja sering mengalami stress, sehingga remaja sering menggunakan internet untuk mengatasi stres. Akibat kecanduan internet remaja menjadi lebih banyak membutuhkan biaya untuk berinternet agar tetap online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress dan biaya internet dengan kecanduan internet.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jumlah subjek adalah sejumlah 200 subjek yang bersekolah di PKBM KA-ER Madiun dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu skala psikologi ialah Skala Internet Addiction Test (IAT) dan Skala Depression Anxiety and Stress Scale (DASS). Skala Internet Addiction Test (IAT) versi bahasa Indonesia memiliki validitas yang baik (χ2 p < 0.001; RMSEA = 0.076; CFI = 0.95; SRMR = 0.057, and AIC = 784.63) dan realibilitas skor alfacronbach sebesar 0,855. Skala Depression Anxiety and Stress Scale (DASS) memiliki validitas yang baik yaitu semua item DASS-21 valid (RMSEA = 0,076, CFI = 0,961, TLI = 0,955, SRMR = 0,065) dan hasil realibilitas skor alfacronbach sebesar 0,850-0,923. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda melalui alat bantu program SPSS version 32. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil: 1) terdapat hubungan positif antara stress dan biaya internet dengan kecanduan internet ditunjukan dengan nilai F hitung = 19.917 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001<0,05. 2) ada hubungan positif antara stress dengan kecanduan internet dilihat dari nilai Sign 0,001 < 0,05. 3) tidak adanya hubungan positif antara biaya internet dengan kecanduan internet pada remaja, yang artinya biaya internet tidak mempengaruhi kecenderungan kecanduan internet pada remaja dibuktikan dengan hasil nilai Sign= 0,259 > 0,05