cover
Contact Name
Budi Rizka
Contact Email
br@unida-aceh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prince@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unida, No. 15 Surien - Banda Aceh 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Planning and Research in Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 29623448     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Planning and Research in Civil Engineering is a peer review journal. The PRINCE is a forum for lecturers and researchers to publish scientific works, both in the form of research results and literature studies in the field of civil engineering. The scope of article can be in the form of research results, latest methods, criticism of certain research results or methods, or laboratory research as well as literature review.
Articles 75 Documents
Spatial Analysis Of Road Demage Levels On The Bayu - Geudong Road, Syamtalira District, North Aceh Regency Using GIS Based SDI Method Hafli, Teuku Mudi; Burhanuddin; Fasdarsyah; Syibral Malaysi; Nura Usrina; Muhammad Reza
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1010

Abstract

Jalan Bayu–Geudong yang terletak di Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, merupakan jalan nasional di wilayah utara Provinsi Aceh. Jalan ini berfungsi sebagai penghubung strategis antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara. Pemilihan ruas jalan ini sebagai objek penelitian didasarkan pada fungsinya sebagai jalan kolektor serta kerusakan yang terlihat jelas di permukaannya. Berbagai jenis kendaraan, mulai dari ringan, menengah, hingga berat, sering melintasi jalan ini, sehingga menyebabkan penurunan kualitas perkerasan. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk mengumpulkan data langsung dari lokasi jalan. Permukaan jalan dibagi menjadi segmen-segmen sepanjang 100 meter dengan lebar penuh jalan, di mana setiap segmen menjadi unit sampel penelitian. Kondisi permukaan jalan dinilai dengan berjalan menyusuri seluruh panjang jalan Bayu–Geudong sejauh 2,5 km. Untuk setiap segmen, jenis dan tingkat kerusakan diidentifikasi, diukur, dan dicatat, termasuk luas dan kedalaman kerusakan untuk setiap jenis kerusakan, menggunakan formulir standar. Berdasarkan perhitungan Surface Distress Index (SDI), nilai rata-rata SDI pada semua segmen adalah 34,9, yang menunjukkan bahwa jalan tersebut berada dalam kondisi baik dan termasuk dalam kategori pemeliharaan rutin. Data SDI kemudian diintegrasikan ke dalam ArcMap untuk menghasilkan peta analisis spasial yang mencakup atribut seperti nomor segmen, STA (stationing), koordinat, jenis kerusakan, dan tingkat kerusakan. Berdasarkan data kondisi dan analisis spasial, disusun rencana anggaran dan program kerja untuk mendukung upaya pemeliharaan dan perbaikan Jalan Syamtalira Bayu–Geudong, mencakup STA 0+000 hingga STA 2+500 di Aceh Utara.
Analysis Probability Of Public Transportation Mode Choice Between Bus And Hiace Minibus On The Lhokseumawe - Banda Aceh Route Said Jalalul Akbar; Hafli, Teuku Mudi; M. Fauzan; Muthmainnah; Nura Usrina; Ikhsan Maulana
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1011

Abstract

Transportasi memegang peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, berfungsi sebagai penggerak, fasilitator, dan penghubung antarwilayah. Dalam perencanaan transportasi, pemodelan pemilihan moda menjadi aspek krusial mengingat peran strategis angkutan umum dalam membentuk kebijakan transportasi. Pada rute Lhokseumawe–Banda Aceh, penumpang dihadapkan pada pilihan antara dua jenis transportasi umum berbasis jalan: bus antar kota Putra Pelangi dan minibus HiAce. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pengguna transportasi umum, faktor yang memengaruhi pemilihan moda, serta probabilitas pemilihan bus Putra Pelangi atau minibus HiAce pada rute tersebut. Metode stated preference digunakan, dengan analisis data mengacu pada model binary logit melalui perangkat lunak SPSS. Hasil survei menunjukkan kecenderungan responden: 38 orang memilih bus Putra Pelangi, sedangkan 62 orang memilih minibus HiAce. Mayoritas penumpang berusia 20–30 tahun. Responden laki-laki cenderung memilih bus, sementara perempuan lebih memilih minibus HiAce. Dari segi pendapatan, penumpang dengan penghasilan Rp500.000–Rp1.000.000 per bulan cenderung memilih bus, sedangkan yang berpenghasilan di atas Rp3.000.000 lebih memilih minibus HiAce. Faktor-faktor tersebut terbukti signifikan memengaruhi pemilihan moda, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,963 atau 96,3%, menunjukkan kekuatan penjelas model yang tinggi. Fungsi utilitas yang diperoleh dari model binary logit adalah: Ubus-UHiace = 0.569 + 0.022X₁ + 0.108X₂ + 0.019X₃ + 0.129X₄ + 0.018X₅ Analisis probabilitas menunjukkan bahwa jika kedua moda transportasi ditawarkan dengan tarif yang sama, kemungkinan pemilihan bus Putra Pelangi hanya 4%, sedangkan minibus HiAce dipilih oleh 96% responden. Namun, jika tarif bus Putra Pelangi diturunkan sekitar Rp90.000, probabilitas pemilihan kedua moda akan setara, masing-masing dipilih oleh 50% penumpang.
Pengaruh Penggunaan Abu Cangkang Kelapa Sawit Pada Batako Terhadap Nilai Kuat Tekan Dan Penyerapan Air David Sarana; Sofyan; Farhan Wini Sara; Syibral Malasyi; Hafli, Teuku Mudi; M Fauzan
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1012

Abstract

Concrete block is a building element made from a mixture of Portland cement or pozzolan, sand, water, and other additives. This study aims to evaluate the effect of adding palm shell ash as a partial cement substitution material on the compressive strength and water absorption of concrete block according to SNI 03-0349-1989. The variations of palm shell ash substitution used were 5%, 10%, 15%, and 20% of the cement weight. The test results showed that the average compressive strength values for the BN (normal), BA-5, BA-10, BA-15, and BA-20 variations were 8.88 MPa, 12.2 MPa, 7.9 MPa, 7.2 MPa, and 6.7 MPa, respectively. The optimum compressive strength value was achieved in the BA-5 variation with a value of 12.2 MPa and was included in the classification of quality I concrete block. A decrease in compressive strength occurred in variations above 5%, but still met quality standards I and II. The water absorption test showed consecutive values of 10%, 10.5%, 13.4%, 13.2%, and 15.3%, where all variations were still below the maximum limit of 25% according to SNI and categorized as quality I. Thus, palm shell ash has the potential to be a cement substitute in making bricks, especially at a content of 5%, which provides the best mechanical and physical performance.
Pemodelan Pemilihan Moda Transportasi Udara Dan Darat Rute Lhokseumawe-Medan Syibral Malasyi; Suci Desna; Herman Fithra; Hafli, Teuku Mudi; David Sarana; Mukhlis
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1013

Abstract

The choice of transportation mode is influenced by various travel characteristics and individuals’ socio-economic factors. This study employed an observational method followed by multiple linear regression analysis to identify the factors affecting mode choice, as well as a binary logit model to estimate the probability of selecting each mode. Data were collected through a questionnaire survey of 296 respondents. The results indicate that land transportation modes (public buses and minibuses) were more commonly chosen by female respondents, aged ≤30 years, with a high school education, who were students, had a monthly income of ≤Rp3,000,000, travel costs of ≤Rp300,000, and travel times of ≥3 hours. In contrast, air transportation tended to be chosen by male respondents, aged >30 years, holding a bachelor's degree, employed as civil servants, and earning more than Rp3,000,000, with the main reason being comfort despite the higher travel cost (>Rp300,000). The regression analysis showed that gender, education level, monthly income, travel cost, and travel time significantly influenced transportation mode choice. The binary logit model estimated a 60% probability for choosing air transportation and 40% for land transportation. These findings provide valuable input for transportation planners in formulating policies to improve accessibility and the quality of transportation services.
Pengaruh Pemadatan pada Campuran AC-WC dengan Bahan Filler Abu Kulit Kopi terhadap Nilai Volumetrik Marshall Alfi Salmannur; Sofyan M. Saleh; Nadila Ernita
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1032

Abstract

The quality of compaction of asphalt pavement layers, especially the wear layer (AC-WC) is very important to avoid damage. This study aims to analyze the effect of the number of compaction impacts on the Marshall characteristics of Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) mixtures using coffee husk ash as a filler. AC-WC serves as an impermeable cover layer to protect the asphalt structure from water damage. The use of coffee skin ash as a filler material is expected to increase cost efficiency and utilize waste optimally. The research process began with physical material testing, sieve analysis, mix design, and the manufacture of 51 test samples. The number of compaction tumbles used were 2x35, 2x50, and 2x75. The results of the tests showed that increasing the number of compaction tumbles had a positive impact on the stability of the mixture, with a percent increase in stability values of 11% and 18.24%, respectively. The results also showed that the addition of 25% coffee husk ash had a positive impact on mix stability, with a percent increase in stability value of 11%. The flow, VIM, MQ and durability values of the 25% coffee husk ash mixture were also affected by the number of impacts. However, at 2x35 and 2x50 impacts, the flow, VIM, MQ and durability values did not meet the specifications of Bina Marga 2018 revision 2 . Thus, the optimal number of compaction impacts is very important to improve the durability and performance of AC-WC layers using coffee husk ash filler.
Analisa Penambahan Waktu Kerja (Jam Lembur) Terhadap Biaya Pelaksanaan Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off (Study Kasus Gedung Badan Kepegawaian Aceh) Dayunita, Wilda; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Bunyamin, Bunyamin
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.841

Abstract

Waktu dan biaya adalah kunci keberhasilan proyek, ditunjukkan oleh penyelesaian cepat, biaya rendah, dan mutu terjaga. Sering terjadi ketidaksesuaian antara jadwal dan realisasi, yang menyebabkan keterlambatan. Keterlambatan proyek pembangunan gedung BKA Aceh perlu diantisipasi dengan percepatan dan mempertimbangkan biaya. Penelitian ini menganalisis dampak penambahan jam lembur terhadap biaya proyek. Fokusnya adalah mengoptimalkan waktu dan biaya konstruksi melalui metode time cost trade off. Analisa dimulai dengan menyusun jaringan kerja di Microsoft Office Project untuk mengidentifikasi lintasan kritis, lalu setiap kegiatan dianalisis menggunakan metode time cost trade off di Microsoft Excel. Penelitian ini memberikan panduan bagi pengelola proyek tentang penambahan waktu kerja dan hubungan waktu serta biaya dalam konstruksi. Hasilnya menunjukkan bahwa penambahan 2 jam lembur meningkatkan total biaya proyek menjadi Rp 15. Teks hanya berisi angka: "434.577". Biaya proyek menjadi Rp 883,32 dengan durasi 118 hari dan tambahan 4 jam lembur total biaya Rp 15. Teks tidak lengkap, hanya angka. Mohon berikan teks yang lebih jelas untuk saya bantu mempersingkat. Durasi proyek dipersingkat menjadi 83 hari. Percepatan dengan 4 jam lembur lebih efisien daripada 2 jam, meningkatkan efisiensi waktu 30,1% dengan biaya naik 2,86%. Rasio ini menunjukkan lembur 4 jam lebih efisien per unit biaya.
Study Analisis Faktor Transformasi Hunian Pada Perumahan Gani Residence Kab.Aceh Besar Dan Jeulingke Residence Tahap II Kota Banda Aceh Dewi, Erista; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Muhajjir, Muhajjir
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.843

Abstract

Transformasi perumahan di Indonesia sering kali illegal serta melibatkan modifikasi dan perluasan pada bagian luar maupun dalam unit huniannya. Pada dasarnya perumahan terencana sudah dibangun dengan bentuk yang sesuai dan teratur, namun pada perumahan Gani Residence dan Jeulingke Residence Sebagian besar penghuni telah melakukan perubahan pada rumahnya saat ditepati. Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keputusan desain rumah di Gani Residence dan Jeulingke Residence, dengan penekanan pada pergeseran tipe standar 36 dan 45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya transformasi rumah bervariasi; Gani Residence mencapai Rp 823.000.000, sedangkan di Jeulingke Residence mencapai Rp 833.000.000. Faktor-faktor seperti harga tanah, jenis bahan bangunan, dan preferensi pemilik rumah memengaruhi perbedaan biaya ini. Meskipun biaya di Jeulingke lebih tinggi, responden merasa bahwa manfaat yang diperoleh sebanding dengan biaya tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan yang matang untuk memastikan bahwa perubahan desain sesuai dengan kebutuhan dan luas tanah yang tersedia.
Analisis Pengaruh Pelebaran Jalan Terhadap Kapasitan Jalan ( Studi Kasus : Jalan Iskandar Muda, Desa Punge Jurong, Kec. Meuraxa Kota Banda Aceh) Norita, Rahmi; Ariansyah, Dedek; Kamalia, Kamalia; Hani, M Reza
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.871

Abstract

Kota Banda Aceh adalah ibu kota provinsi Aceh yang menjadi pusat kegiatan ekonomi, politik, sosial dan budaya yang mengakibatkan banyaknya aktivitas kegiatan yang dilakukan sedangkan kapasitas dan kinerja jalan yang menampung arus kendaraan semakin terbatas khususnya di Jalan Iskandar Muda, desa Punge Jurong yang memiliki peran penting sebagai akses utama jalan raya yang menyebabkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan kapasitas ruas jalan di Jalan Iskandar Muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelebaran jalan terhadap peningkatan kapasitas diarea tersebut. Metode yang digunakan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Untuk mendapatkan gambaran tentang kecepatan arus bebas, kapasitas dan hambatan samping dilakukan pengambilan data primer dan sekunder. Hasil pengamatan geometrik Jalan Iskandar Muda desa Punge Jurong kecamatan Meuraxa kota Banda Aceh diketahui bertipe jalan empat lajur dua arah dengan lebar penampang melintang jalan adalah 15,00 m. Dengan lebar masing-masing jalur 7,50 m. Untuk ukuran bahu jalan yaitu sebesar 2,50 m. Volume lalu lintas puncak dari tiga hari pengamatan pada ruas jalan Iskandar Muda yaitu pada hari Minggu 12 Mei 2024 sebesar 1174 smp/jam dan hari Sabtu 11 Mei sebesar 1033 smp/jam serta hari Senin 06 Mei 2024 sebesar 1060 smp/jam. Hasil tersebut membuktikan bahwa untuk tingkat pelayanan tertinggi berdasarkan indicator derajat kejenuhan dapat digolongkan pada kelas B dengan derajat kejenuhan untuk jam puncak dari tiga hari pengamatan yaitu DS = 0,37. Pelebaran jalan tersebut memberikan pengaruh positif, yaitu meningkatkan kapasitas ruas jalan yang berarti melancarkan gerakan arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut.
Analisis Hubungan Volume, Kecepatan Dan Kepadatan Jalan Dengan Model Greenshields, Greenberg Dan Underwood Ridha, Muhammad; Silviana, Mery; Amalia, Amalia; Zardi, Muhammad; Sriana, Tety; Khalis, Muhammad
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.877

Abstract

Salah satu jalan yang memliki volume lalulintas yang besar di Banda Aceh adalah jalan T.Nyak Makam yang berada pada posisi 5°33'52.80"N dan  95°20'36.19"E, setiap harinya digunakan oleh masyarakat untuk menunjang berbagai aktifitas kegiatan untuk menuju ketempat bekerja, Usaha maupun kesekolah bagi pelajar. Untuk kebutuhan data pada penelitian ini maka dilakukan survey pengamatan lalu lintas dilapangan selama 12 jam yaitu jam 07.00-18.00 WIB yang dilaksanakan pada hari, senin tanggal 7 Oktober 2024. Selain data volume lalulintas di jalan T. nyak makam, diambil juga data kecepatan lalulintas kendaraan, data ini diambil pada jarak 50 meter. Untuk menganalisa volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas ini digunakan model liner Greenshields, Greenberg dan Underwood. Untuk model Greenshields kecepatan-kepadatan (S-D) S = 30,74 – 0,15D, volume-kecepatan V = 205,15S – 6,67S2, volume-kepadatan V = 30,74D – 0,15D2. Model Greenberg, kecepatan-kepadatan (S-D) S = 4,92Ln(5972,09/D), volume-kecepatan V = 5972,091Se-s/4,92, volume-kepadatan V = 4,92DLn5972,09/D. Model Underwood kecepatan-kepadatan (S-D) S = 31,30e-D/166,6, volume-kecepatan V = 166,6SLn31,3/S, volume-kepadatan V = 31,3De-D/166,6. Untuk jalan T. Nyak Makam model yang dapat dikatakan paling sesuai adalah Greenshield dengan nilai volume lalu lintas paling rendah yaitu Vm = 1.576,86 Smp/Jam.
P Pengaruh Gerak U-Turn Pada Bukaan Median Terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas (Studi Kasus Jalan Jenderal Ahmad Yani (STA 3+500) Kota Langsa ) Syah Putra, Rizki Nanda; Masthura, Lely; Basrin, Defry
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.887

Abstract

Pengaruh ketika melakukan putar balik yaitu terhadap kecepatan kendaraan dimana kendaraan akan melambat dan berhenti. Perlambatan ini akan mempengaruhi arus lalu lintas pada arah yang sama, pergerakan memutar arah ini akan menyebabkan tingginya volume lalu lintas, kecepatan kendaraan semakin rendah, dan kepadatan semakin tinggi. Tujuan penelitian mendapatkan karakteristik, kapasitas, tingkat pelayan jalan, serta waktu dan antrian saat adanya putar balik. Penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997. Hasil penelitian didapatkan volume lalu lintas tertinggi sebesar 1528,2 smp/jam (arah timur), 1496,9 smp/jam (arah barat). Kecepatan rata-rata kendaraan tertinggi 10,56 km/jam (arah timur), 08,77 km/jam (arah barat). Derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0,57 smp/jam (arah timur), 0,56 smp/jam (arah barat). Kapasitas jalan diperoleh 2677,8 km/jam. Tingkat pelayanan jalan diperoleh nilai 0,57 (arah timur), 0,56 (arah barat), termasuk kategori C. Rata-rata waktu tempuh saat putar balik tertinggi (arah timur) adalah 17,04 detik, terendah 07,18 detik. Dan (arah Barat) tertinggi 20,53 detik, terendah 06,46 detik. Rata-rata panjang antrian saat putar balik diperoleh (MC) 9,07 meter, (LV) 10,23 meter (arah timur). Dan (MC) 9,40 meter, (LV) 11,69 meter (arah barat).