cover
Contact Name
Ira Mahartika
Contact Email
jceipka@uin-suska.ac.id
Phone
+6281268448086
Journal Mail Official
jceipka@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. H.R. Soebrantas No. 155 Km 15, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Kode Pos 28293, Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Chemistry Education and Integration
ISSN : -     EISSN : 28291921     DOI : DOI: https://doi.org/10.24014/jcei.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, islamic integration in science and educational development at Chemistry Education.
Articles 63 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI ASAM BASA Refelita, Fitri; haliza, Nur; yusbarina, Yusbarina; Afrianis, Neti
Journal of Chemistry Education and Integration Vol 5, No 1 (2026): Journal of Chemistry Education and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jcei.v5i1.38816

Abstract

AbstractScience process skills are student abilities in applying scientific methods in understanding, developing science, and discovering knowledge.  Student science process skills were currently still relatively low so that an appropriate learning model was needed to overcome this.  This research aimed at finding out the effect of Problem Based Learning (PBL) model toward student science process skills on Acid Base lesson. This research was conducted at the second semester in the Academic Year of 2024/2025 to the eleventh-grade students of Chemistry at State Senior High School 12 Pekanbaru.  Quantitative method was used in this research with pretest-posttest non-equivalent control group design.  The samples of this research consisted of two classes, and they were selected with cluster random sampling technique.  The techniques of analyzing data were t-test to find out the effect of Problem Based Learning model toward student science process skills and determination coefficient test to find out the extent of the influence.  The research findings showed that (1) t-test produced the score of significance 0.000 lower than 0.05, and it meant that there was a significant difference between the experimental class and the control groups with the posttest mean score of science process skills in the experimental group 43.07, and the control group was 34.80, so H0 was rejected, and Ha was accepted; and (2) the determination coefficient test showed that the score of (r2) was 0.354, so it could be concluded that there was an effect of PBL learning model toward student science process skills on Acid Base lesson 35.4%. Keywords : Problem Based Learning, Science Process Skills, Acid-Base         
EFEKTIVITAS AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MATERI HIDROKARBON Ningsih, Nindi Satria; Rudi, La; Saefuddin, Saefuddin
Journal of Chemistry Education and Integration Vol 5, No 1 (2026): Journal of Chemistry Education and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jcei.v5i1.39016

Abstract

AbstrakPenelitian ini meneliti penggunaan media pembelajaran interaktif Augmented Reality (AR) berbasis Android dalam pembelajaran kimia, khususnya pada materi hidrokarbon kelas XI. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap materi hidrokarbon yang bersifat abstrak, terutama pada visualisasi struktur molekul, ketika pembelajaran masih didominasi oleh media visual statis dan penjelasan konvensional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran AR berbasis Android dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi hidrokarbon. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI pada tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan media AR berbasis Android, sedangkan kelas kontrol menggunakan media pembelajaran konvensional berupa tampilan visual statis melalui LCD. Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep dalam bentuk two-tier test untuk mengukur tingkat pemahaman konseptual siswa serta angket respon siswa untuk mengetahui tanggapan terhadap penggunaan media AR. Data penelitian dianalisis menggunakan perhitungan nilai N-gain untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa dan uji Independent Sample T-Test untuk menguji perbedaan peningkatan pemahaman konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yaitu masing-masing sebesar 78,74 dan 67,57. Nilai N-gain kelas eksperimen berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah hingga sedang. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,005 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep yang signifikan antara kedua kelas. Selain itu, hasil angket respon siswa menunjukkan respon positif terhadap penggunaan media AR dengan persentase sebesar 72,81% yang termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif AR berbasis Android efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi hidrokarbon.Keywords :  augmented reality, media pembelajaran, pemahaman konsep, hidrokarbon.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES LITERASI KIMIA PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR SMA/MA Ariani, Siti Nurfaizah; Yerimadesi, Yerimadesi; Gazali, Fauzana; Aini, Faizah Qurrata
Journal of Chemistry Education and Integration Vol 5, No 1 (2026): Journal of Chemistry Education and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jcei.v5i1.39011

Abstract

Literasi kimia merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran kimia yang memungkinkan peserta didik memahami konsep, menafsirkan fenomena ilmiah, serta mengambil keputusan berbasis sains. Materi Sistem Periodik Unsur (SPU) bersifat abstrak sehingga memerlukan instrumen evaluasi yang mampu mengukur literasi kimia secara tepat. Penelitian ini fokus pada pengembangan instrumen tes literasi kimia pada materi Sistem Periodik Tidak Pasti untuk tingkat SMA/MA serta pada penilaian kelayakan instrumen yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan penerapan model Rasch. Instrumen dikembangkan melalui penyusunan kisi-kisi, penulisan butir soal, validasi ahli, uji coba, dan analisis data. Validitas diuji menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan menunjukkan nilai CVR berada pada rentang 0,85–0,90, sehingga seluruh butir dinyatakan valid secara isi. Validitas empiris (konstruk) dijelaskan menggunakan pemodelan Rasch dengan bantuan perangkat lunak Ministep dan menunjukkan bahwa seluruh butir soal diterima berdasarkan kesesuaian data dengan model Rasch. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan nilai reliabilitas person sebesar 0,61, reliabilitas item sebesar 0,94, serta nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,61. Indeks kesukaran butir berada pada rentang 1,74 hingga –2,01 logit, dengan mayoritas butir berada pada kategori sedang. Daya beda butir termasuk kategori tinggi, ditunjukkan oleh instrumen kemampuan yang membedakan peserta didik dengan kemampuan tinggi dan rendah. Berdasarkan hasil tersebut, instrumen tes literasi kimia pada materi Sistem Periodik Tidak Dinyatakan valid, reliabel, dan layak digunakan sebagai alat evaluasi pembelajaran kimia di SMA/MA