cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30264081     DOI : https://doi.org/10.47134/paud
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISSN 3026-4081 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PAUD publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini include different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education.
Articles 96 Documents
Pengaruh Media Sosial terhadap Perkembangan Anak Usia Dini dan Tinjauan dari Psikologi Perkembangan Pebriani, Mawar; Darmiyanti, Astuti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.556

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah mengubah situasi interaksi manusia secara global. Anak-anak masa kini tumbuh dalam lingkungan yang dibanjiri oleh berbagai platform media sosial, memunculkan pertanyaan penting tentang dampaknya terhadap perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara menyeluruh pengaruh media sosial terhadap perkembangan anak, khususnya dalam aspek kognitif, sosial, dan emosional. Selain itu, ini juga menyoroti dampak sosial dari penggunaan media sosial oleh anak-anak, seperti peningkatan risiko perilaku bullying, penurunan interaksi sosial langsung, dan perubahan dalam pola komunikasi interpersonal. Selain itu, aspek emosional anak-anak juga terpengaruh, dengan peningkatan tingkat kecemasan dan depresi yang terkait dengan eksposur yang berlebihan terhadap media sosial. Pendidikan dan kesadaran orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan menjadi kunci dalam mengembangkan strategi yang seimbang dan berkelanjutan untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kehidupan anak-anak tanpa mengorbankan perkembangan dan kesejahteraan mereka.
Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini Qotrunnada, Laila; Darmiyanti, Astuti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.565

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi efek pengasuhan penuh pemahaman terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak prasekolah. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah survei literatur yang merangkum informasi dari berbagai sumber yang relevan dengan subjek ini. Hasil penelitian menegaskan bahwa pendekatan pengasuhan penuh pemahaman, yang cenderung memberikan kehangatan, pengertian, dan dukungan kepada anak-anak tanpa menekankan batasan yang kaku, dapat memiliki implikasi yang signifikan terhadap perkembangan dan pertumbuhan optimal anak-anak pada tahap ini. Dalam konteks pertumbuhan fisik, pola asuh permisif dapat menyebabkan anak kurang disiplin dalam menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, yang pada gilirannya dapat memengaruhi pertumbuhan mereka. Sementara itu, dari segi perkembangan emosional dan sosial, anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan permisif mungkin mengalami kesulitan dalam menetapkan batasan, mengelola emosi, dan berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang sesuai. Namun demikian, penelitian juga menyoroti bahwa dampak pola asuh permisif dapat bervariasi tergantung pada konteks budaya, kondisi keluarga, dan karakteristik individu anak. Beberapa anak mungkin mampu mengatasi dampak negatifnya dengan dukungan yang cukup dari lingkungan lain seperti sekolah atau teman sebaya.
Integrasi Integrasi Ilmu Keislaman dengan Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini dalam Perspektif Muhammad Amin Abdullah Cici Sintia Dewi; Mayra Amanda Putri; Rizki Amrillah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.575

Abstract

Integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini merupakan topik yang penting dalam pengembangan pendidikan Islam. Muhammad Amin Abdullah, seorang pakar pendidikan Islam, menyoroti pentingnya integrasi ini dalam perspektifnya. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya minat terhadap pendidikan Islam dan perlunya pemahaman yang holistik terhadap anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali potensi integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini serta mendorong pengembangan metode pembelajaran yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis literatur, studi kasus, dan observasi lapangan. Hasil utama dari penelitian ini adalah pemahaman mendalam tentang bagaimana integrasi ilmu keislaman dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara holistik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini dapat memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter dan moral anak-anak sejak dini.
Pola Asuh Orang Tua Karo: Mempertahankan Identitas Budaya dan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Tambunan, Devi Kristina; Purba, Jesica Mariani; Tarigan, Yosh Eva Arina; Kartika, Jelni; Toruan, Gladys Lumban
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.618

Abstract

Pembentukan karakter anak usia dini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, terutama dalam melestarikan identitas budaya. Artikel ini mengeksplorasi pola asuh orang tua Karo di Sumatera Utara dalam mempertahankan identitas budaya dan pembentukan karakter anak usia dini. Dilakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif di Kabanjahe Kabupaten Karo, dengan subjek single parent, tokoh adat, dan orang tua. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pola asuh orang tua Karo sangat terkait dengan kebiasaan dan tradisi turun-temurun, mengajarkan nilai-nilai seperti gotong royong dan penghormatan kepada leluhur. Identitas budaya yang kuat ini memainkan peran signifikan dalam cara orang tua Karo membesarkan anak-anak mereka. Pola asuh dalam masyarakat Karo tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional anak, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai budaya dan tradisi. Strategi pola asuh ini melibatkan pembelajaran berbasis pengalaman, melalui aktivitas sehari-hari dan upacara adat. Nilai-nilai budaya Karo, seperti gotong royong dan penghormatan terhadap leluhur, ditanamkan sejak dini, membentuk karakter anak yang kuat dan berakar pada budaya Karo.
Mengenal Ras, Budaya dan Pola Pengasuhan Di Desa Susuk, Kec. Tiganderket, Kab. Karo Purba, Asmarani; Surbakti, Insenamira Br; Sari, Raudah Permata; Panjaitan, Yunintan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ras, budaya dan pola pengasuhan yang ada di suku Karo, metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara langsung. subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat suku Karo di desa Susuk, kec. Tiganderket, Kab. Karo, dengan beberapa narasumber diantara kepala desa, ketua adat dan masyarakat Karo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebudayaan di suku Karo tidak terlalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun dan tetap dengan peraturan yang dulu, pola asuh suku Karo cenderung keras dilihat dari permainan anak yang ada di suku ini yang melibatkan fisik anak ikut terluka dan tidak memandang temen bermain baik perempuan maupun laki - laki, ras pada suku ini memiliki hidung yang mancung dikarenakan memiliki nenek moyang dari suku India.
Pengaruh Budaya & Lingkungan: Pandangan Hindu Terhadap Perempuan & Cara Mendampingi Tumbuh Kembang Anak Khairunnisa, Khairunnisa; W, Wiwin Kristiani; Manullang, Selvia; T, Febria Niastuti; H, Rohmi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.636

Abstract

Agama hindu adalah salah satu dari 6 agama yang diakui oleh Indonesia. Indonesia memiliki populasi hindu terbesar ke empat setelah India, Nepal dan Bangladesh. Para penganut agama Hindu yang berasal dari Hindia di Indonesia Khususnya di Kota Medan sudah banyak terpengaruh terhadap budaya sekitar sehingga sedikit melunturkan budaya yang mereka bawa dahulu. Cara pandang penganut Hindu mengenai perempuan cukup menjadi sorotan sebab jika dilihat dari kisah para dewa dewi kedudukan perempuan dapat diartikan sebagai sumber kehidupan yang disimbolkan sri devi. Bahkan menurut kitab Weda, Tuhan membelah dirinya menjadi dua bagian yang sama yaitu satu bagian menjadi laki-laki dan satu bagian menjadi perempuan. Oleh karena itu, laki-laki dan perempuan punya kedudukan yang sama karena berasal dari bahan yang sama. Tuhan dalam manifestannya tidak akan mampu menjalankan tugas jika tanpa saktinya yaitu dewi sebagai sosok seorang wanita. Hal ini tergambar jelas saat memasuki kuil tempat para penganut Hindu beribadah. Saking istimewanya Hindu mempatkan sosok perempuan, perempuan yang sedang mengandung akan dianggap sebagai seorang manusia yang sedang membawa anugerah dari dewa karena dianggap membawa dan menjaga jiwa yang nantinya kan menjelma kedunia. Karena itu, selama seorang perempuan mengandung maka akan dijaga, dihormati dan penuh dengan ritual peribadatakan untuk mendoakan serta menjaga ibu dan bayi selalu aman. Selain itu, keistimewaan perempuan yang sedang mengandung bila ia adalah ia boleh memakan apapun walaupun ia seorang vegetarian selama ia mengandung asal itu demi kebaikan ibu dan bayi. Setelah seorang perempuan melahirkan maka pola asuh anak akan berbeda sesuai dengan asal keluarganya. Namun tentunya selama proses kehidupan manusia tidak luput dari proses ritual, doa dan pemujaan untuk menjaga keimanan seorang penganut Weda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi mendalam diperkuat dengan hasil wawancara oleh pendeta setempat serta dokumnetasi sebagai bukti pendukung penelitian.
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Memajukan Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini melalui Komunikasi Dhea Alfira; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.641

Abstract

Dalam era globalisasi, kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam berbagai bahasa menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan dan karier. Masa prasekolah memainkan peran krusial dalam perkembangan bahasa anak, yang menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi dan pembelajaran di masa depan. Peran orang tua dalam mendukung dan meningkatkan kecerdasan bahasa anak memiliki signifikansi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran orang tua dalam membentuk kemampuan berkomunikasi dan meningkatkan kecerdasan bahasa anak usia dini. Metode penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap tiga partisipan anak usia dini berusia 4-6 tahun dan para orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi orang tua dengan anak memiliki dampak signifikan pada perkembangan karakter dan pandangan anak terhadap kehidupan sekolah mereka. Orang tua memainkan peran ganda sebagai sumber informasi dan teman bicara bagi anak-anak mereka, menciptakan suasana yang aman bagi mereka untuk berbicara tentang masalah dan perasaan mereka. Komunikasi yang mendalam antara orang tua dan anak sangat penting dalam membentuk keterampilan berbahasa anak. Selain itu, orang tua juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan bahasa anak melalui praktik mendengarkan, membaca bersama, bermain bersama, dan metode bercerita. Praktik mendengarkan membantu anak-anak melatih fokus dan kemampuan mendengar dengan cermat, sementara membaca bersama dan bermain bersama memberikan stimulus penting bagi perkembangan bahasa anak. Metode bercerita merupakan cara efektif untuk merangsang imajinasi, kreativitas, dan keterampilan berbicara anak. Kesimpulannya, peran orang tua sangatlah penting dalam membina keterampilan berkomunikasi dan meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak usia dini. Dengan memberikan dukungan aktif dan lingkungan yang mendukung, orang tua dapat menciptakan fondasi yang kuat bagi perkembangan anak-anak mereka di masa depan.
Pengaruh Media Pembelajaran Kartu Bergambar Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Aud di TK Kusuma Indonesia Kabupaten Temanggung Sahrul, Sahrul; Marfu’ah, Sri; Afiyah, Afiyah; Amaliyah, Siratun; Khotimah, Wulan Jari Husnul; Nabilah, Shinto Via; Kusbiantari, Dyah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.650

Abstract

Media kartu bergambar merupakan salah satu jenis media yang berisi gambar yang dibuat untuk menunjang dalam pembelajaran siswa, penggunaan permainan media bergambar pada pembelajaran akan merangsang minat siswa dan dapat memudahkan dalam memahami konsep dan memecahkan masalah. Selain itu, dengan menggunakan media kartu bergambar siswa dapat dengan mudah dan cepat memahami isi pelajaran yang diberikan oleh guru saat menerima materi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran kartu bergambar terhadap peningkatan kemampuan membaca pada anak usia dini, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemberian tes. Hasil uji validitas isi oleh ahli bahwa instrumen sudah valid karena memiliki nilai lebih dari 0,37 pada pada uji validitas sudah lebi dari (>) 0,6 maka instrumen dapat digunakan dan layak dibagikan di lapangan. hasil uji Paired Samples Statistics terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan dengan selisih sebesar 1.354. Uuji Paired Samples Test bahwa terdapat nilai sig (2-tailed) 0,000 < dari pada 0,05 maka terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran dengan media bergambar terhadap kemampuan membaca anak usia dini.
Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Melukis Menggunakan Kelereng di TK P Lampung Reiska Primanisa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.669

Abstract

Kemampuan motorik  halus anak terlihat masih  rendah, hal  ini terlihat pada saat kegiatan  pembelajaran  yang  monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melukis dengan berbagai media di TK P Lampung. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian adalah 18 anak di TK P Lampung. Objek penelitian yaitu keterampilan motorik halus anak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada Pra tindakan dilakukan untuk menentukan persentase kemampuan motorik halus sebesar 5,5%, kemudian meningkat menjadi 44% setelah siklus pertama, dan meningkat lagi menjadi 89% setelah siklus kedua. Peningkatan 89% pada siklus kedua membuktikan bahwa kegiatan melukis dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Kemampuan motorik halus dapat dikembangkan melalui kegiatan melukis dengan berbagai media dimana melalui melukis anak-anak dapat membuat anak belajar merasa sangat menyenangkan bagi anak-anak.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan 3M (Mewarnai, Menggunting, Menempel) Di TK DW Agung Batin Kamil, Badrul
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.670

Abstract

Kemampun motorik halus adalah kemampuan yang melibatkan penggunaan tangan dan jari secara tepat seperti dalam kegiatan menulis dan menggambar. Gerakan motorik halus  merupakan gerak yang hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil, seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergelangan tangan yang tepat. Gerakan ini tidak terlalu membutuhkan tenaga, namun gerakan ini membutuhkan koordinasi mata dan tangan yang cermat. Hal ini membantu perkembangan motorik, latihan keterampilan, sikap, dan apresiatifbagi anak. Jenis penelitian kualitatif,Subjek penelitian yang saya gunakan adalah anak didik sejumlah 15 anak di TK DW Agung Batin. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini Mengembangkan semua aspek-aspek perkembangan anak termasuk perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan yaitu mengetahui konsep perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun.

Page 3 of 10 | Total Record : 96