Articles
105 Documents
Analisis Faktor Yang Menumbuhkan Hubungan Interpersonal Yang Baik Pada Siswa SMA
Putri, Ayuni;
Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01017cic
AbstractMenumbuhkan hubungan interpersonal yang baik penting pada kehidupan siswa sehari-hari. Ada beberapa faktor yang menyebabkan tumbuhnya hubungan interpersonal yang baik antara lain rasa percaya, sikap sportif dan terbuka. Akan tetapi, ketiga faktor tersebut masih belum berkembang pada diri siswa, sehingga belum dapat menumbuhkan hubungan interpersonal yang baik dengan lingkungannya. Siswa yang belum memiliki hubungan interpersonal yang baik akan lebih mudah terisolir dan dikucilkan oleh teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menumbuhkan hubungan interpersonal yaitu faktor (1) percaya (trust), (2) sikap sportif, dan (3) sikap terbuka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 5 Pariaman dengan jumlah 512 orang dengan sampel sebanyak 225 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis persentase. Hasil penelitian mengungkap bahwa faktor yang menumbuhkan hubungan interpersonal yang baik pada siswa SMA Negeri 5 Pariaman ditinjau dari (1) faktor percaya (trust) tergolong cukup baik 53.78%, (2) faktor sikap sportif cukup baik 56.00%, dan (3) faktor sikap terbuka juga cukup baik 64.44%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor yang menumbuhkan hubungan interpersonal yang baik pada siswa SMA N 5 Pariaman tergolong cukup baik.
Hubungan Pengendalian Diri dengan Kecanduan Internet Pada Siswa Kelas XI di SMKN 9 Padang
Hidayah, Nur Ayni;
S, Neviyarni;
Zahri, Triave Nuzila
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0987cic
Perkembangan zaman yang semakin canggih, terutama di bidang teknologi komunikasi salah satunya internet, dapat menimbulkan dampak positif dan dampak negatif bagi penggunaanya. Salah satu dampak negatif adalah penggunaan internet yang berlebihan pada peserta didik. Hal ini bisa disebut dengan kecanduan internet. Pada peserta didik kecanduan internet dapat disebabkan karena rendahnya tingkat pengendalian diri pada peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara pengendalian diri (self control) dengan kecanduan internet pada siswa kelas XI di SMKN 9 Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 458 siswa kelas XI dan sampel pada penelitian ini terdiri dari 228 siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket berskala yang dianalisis dengan persentase. Kemudian untuk melihat hubungan antara kedua variabel digunakan analisis korelasi dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian mengungkapkan (1) pengendalian diri berada pada kategori sedang dan kecanduan internet berada pada kategori tinggi. (2) terdapat hubungan yang negatif signifikan antara pengendalian diri (self control) dengan kecanduan internet pada siswa kelas XI di SMKN 9 Padang dengan tingkat hubungan kedua variabel tersebut berada kategori sedang.
Hubungan antara Adversity Quotient dengan Motivasi Berprestasi Siswa SMP
Putri Ratnasari, Desi Sindi;
Sano, Afrizal
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0977cic
Menurunnya prestasi belajar siswa merupakan akibat dari rendahnya motivasi berprestasi yang dimiliki siswa. Siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah ditunjukkan dari ketidakstabilan nilai prestasi belajarnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi yaitu adversity quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran adversity quotient pada siswa SMP, mendeskripsikan gambaran motivasi berprestasi pada siswa SMP, dan menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adversity quotient siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 56,9%, motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 51,1%, dan terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP dengan koefisien korelasi sebesar 0,264 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 pada tingkat hubungan yang lemah. Artinya semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi, sebaliknya semakin rendah adversity quotient maka semakin rendah pula motivasi berprestasi. Adapun layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk meningkatkan adversity quotient dan motivasi berprestasi siswa yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling individual. Keywords: Adversity Quotient, Motivasi Berprestasi, Prestasi Belajar
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik yang Membolos Di SMP
Rati, Gustina Pelita;
Sukmawati, Indah
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01030cic
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik yang membolos di SMPN 8 Solok Selatan. Salah satu faktor yang menyebabkan peserta didik membolos adalah kurangnya motivasi belajar pada diri peserta didik. Layanan yang diberikan dalam penelitian ini yaitu dengan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran motivasi belajar peserta didik yang membolos sebelum dan sesudah serta untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment design (one group pretest-posttest design). Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar pada peserta didik serta layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang membolos. Hal ini diperkuat dari hasil uji wilcoxon signed rank test dimana taraf signifikansinya pada kelompok eksperimen lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang membolos. Keywords: Bimbingan Kelompok, Membolos, dan Motivasi Belajar.
ANALISIS KONTROL DIRI PADA REMAJA YANG MELAKUKAN PERILAKU SEKS PRANIKAH
Rahman, Rafli Fathur;
Afdal, Afdal
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01008cic
Kontrol diri merupakan psikologis yang mencangkup kemampuan individu untuk memodifikasi perilaku, kemampuan individu dalam mengelola informasi. Kontrol diri yang rendah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seks pranikah. Dengan adanya kontrol diri yang tinggi dalam berperilaku pada remaja maka perilaku seks pranikah mampu dikendalikan secara teratur. Salah satunya adanya remaja yang melakukan perilaku seks pranikah. Oleh karena itu permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah, “Analisis Kontrol Diri Pada Remaja Yang Melakukan Seks Pranikah”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Subjek dalam penilitian ini adalah remaja yang berumur 19- 21 tahun ataupun mahasiswa semester 1-5. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert dengan menggunakan kusioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa , kontrol diri pada mahasiswa atuapin remaja berada pada kategori yang tinggi. Kesimpulannya adalah mahasiswa ataupun remaja memiliki tingkat kontrol diri yang tinggi yang mana artinya remaja ataupun mahasiswa mampu mengendalikan dirinya dengan baik.
Peran Konselor dalam Membantu Siswa Mengatasi Hambatan dalam Pemilihan Karier
Murti, Atika Ananda;
Zahri, Triave Nuzila;
Afdal, Afdal;
Nurfarhanah, Nurfarhanah
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0981cic
Kesulitan yang dialami oleh siswa dalam merencanakan pilihan karir terjadi karena adanya hambatan yang dirasakan oleh siswa. Hambatan tersebut dapat berasal dari faktor internal antara lain minat, bakat dan arah kecenderungan kemampuan yang dimiliki dengan kesesuaian pilihan karier, kemudia dari faktor eksternal berupa pengaruh dari lingkungan keluarga, perubahan kurikulum, informasi terkait bimbingan karier yang kurang, keadaan ekonomi, pengaruh dari teman sebaya dalam pilihan karier. Pelayanan bimbingan dan konseling diharapkan dapat membantu siswa menghadapi hambatan yang dirasakannya melalui program atau bimbingan karier yang dilakukan oleh Guru BK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait peran Guru BK dalam melaksanakan bimbingan karier untuk membantu siswa mengatasi hambatan yang dirasakan oleh siswa dalam pemilihan karier. Metode penelitian yang digunakan berupa tinjauan pustaka (study literature) terkait hasil-hasil penelitian yang relevan dan sesuai. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Guru BK dapat melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling, berupa melaksanakan bimbingan karier yang sesuai dengan hambatan-hambatan yang dirasakan oleh siswa, dengan merencanakan program-program yang sesuai untuk memudahkan siswa dalam mengatasi hambatan yang dirasakan siswa dalam pemilihan karier.
Hubungan antara Harga Diri dengan Kepercayaan Diri Siswa SMP yang Dibesarkan Orangtua Tunggal
Oktavia, Siti;
Zikra, Zikra;
Nurfarhanah, Nurfarhanah;
Sukma, Dina
Current Issues in Counseling in Press
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01109cic
Penelitian ini dilatarbelakangi karena banyaknya siswa yang dibesarkan orangtua tunggal memiliki kepercayaan diri yang rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri adalah harga diri. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) mendeskripsikan harga diri siswa SMP yang dibesarkan orangtua tunggal; (2) mendeskripsikan kepercayaan diri siswa SMP yang dibesarkan orangtua tunggal; (3) menguji hubungan harga diri dengan kepercayaan diri siswa SMP yang dibesarkan orangtua tunggal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang siswa SMPN 1 Lembah Gumanti yang dibesarkan orangtua tunggal, teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik total sampling. Temuan dalam penelitian ini adalah: (1) harga diri siswa SMP yang dibesarkan orangtua tunggal pada umumnya berada pada kategori sedang; (2) kepercayaan diri siswa SMP yang dibesarkan orangtua tunggal pada umumnya berada pada kategori sedang; (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kepercayaan diri siswa SMP yang dibesarkan orangtua tunggal.
Hubungan Persepsi Siswa tentang Peran Guru BK dengan Minat Siswa Mengikuti Layanan
Maifitri, Dea Gustiana;
Daharnis, Daharnis
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/01019cic
Penelitian ini mendeskripsikan hubungan persepsi siswa tentang peran Guru BK dalam implementasi fungsi BK dengan minat siswa mengikuti layanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP N 25 Padang tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 773 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 289 yang dipilih dengan teknik stratified random sampling . Pengumpulan data menggunakan angket persepsi siswa tentang peran Guru BK dalam implementasi fungsi BK dan angket minat mengikuti layanan berdasarkan model skala Likert . Data diolah menggunakan analisis deskriptif, uji korelasi, dan uji regresi dengan bantuan program SPSS versi 29.0. Hasil penelitian menunjukkan: 1) persepsi siswa tentang peran Guru BK dalam implementasi fungsi BK berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 137,82 dan persentase 72,53% dari skor ideal, 2) minat siswa mengikuti layanan berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 97,53 dan persentase 69,74% dari skor ideal, 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang peran Guru BK dalam implementasi fungsi BK dengan minat siswa mengikuti layanan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,566 dan signifikansi 0,000.
Kecenderungan Perilaku Agresif Siswa Ditinjau dari Jenis Kelamin
Azizah, Nurul;
zikra, zikra
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0994cic
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh individu yang memiliki perilaku agresif yang berbeda-beda, begitu juga dengan perilaku agresif laki-laki dan perempuan. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku agresif adalah jenis kelamin, dimana diketahui bahwa laki-laki dan perempuan berbeda secara psikologisnya, sehingga hal ini akan berdampak kepada pengungkapan perilaku yang baik pada laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai perilaku agresif siswa yang terkait dengan jenis perilaku agresif siswa, faktor penyebab perilaku agresif siswa dan upaya yang dilakukan guru BK/Konselor untuk mengatasi perilaku agresif siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif yang menggambarkan perbedaan perilaku agresif siswa laki-laki dan siswa perempuan. Populasi penelitian ini berjumlah 809 orang, dengan total sampel 104 orang, penarikan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala Likert perilaku agresif yang diolah dengan menggunakan teknik persentase.Untuk menggambarkan perbedaan perilaku agresif siswa laki-laki dan perempuan digunakan teknik t-test.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perilaku agresif siswa laki-laki dan perempuan berada pada kategori rendah, (2) terdapat perbedaan perilaku agresif siswa laki-laki dan perempuan dengan taraf signifikan 0,029, besaran t-hitung sebesar 2,388 dengan derajat kebebasan (db) sebesar 102 dan nilai t-tabel dengan taraf signifikan 0,05 adalah 1,983 dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku agresif siswa laki-laki dan siswa perempuan yang berarti Ha diterima.
Kepuasan Pernikahan Pada Istri yang Tidak Bekerja
Nurzam, Sri Wahyuni;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 2, No 1 (2022): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0963cic
Kepuasan pernikahan merupakan hal yang sangat penting dalam proses perjalanan hidup berumah tangga, apabila semakin besar pengaruh positif yang di dapatkan dalam sebuah pernikahan maka akan semakin besar tingkat kepuasan pernikahan pada pasangan suami dan istri Kepuasan Pernikahan dianggap sebuah hal yang penting dalam kehidupan. Kepuasan dalam sebuah pernikahan dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang yang dapat mempengaruhi banyak aspek dalam hidupnya. Setelah menikah istri harus tunduk dan patuh pada perintah suami, demikian halnya apabila melarang istrinya untuk tidak bekerja atau bahkan kesadaran pada istri itu sendiri yang menyadari perannya sebagai istri tidak mencari nafkah apabila suami mampu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan demikian tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat kepuasan istri yang tidak bekerja dalam pernikahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penarikan sampel menggunakan teknik total sampling dengan total sampel sebanyak 78 orang istri yang tidak bekerja di kecamatan koto tangah kelurahan lubuk buaya. Instrumen yang digunakan angket kepuasan pernikahan yang sudah diuji reliabilitas dengan cronbach’s alfa sebesar 0,949. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini kepuasan pernikahan istri yang tidak bekerja berada pada kategori tinggi dengan persentase 51.28%. Selanjutnya jika ditinjau dari masing-masing aspek yaitu: 1) Aspek isu kepribadian berada pada kategori sedang dengan persentase 35.90% . 2) Aspek kesetaraan peran berada pada kategori sedang dengan persentase 37.18%. 3) Aspek komunikasi berada pada kategori tinggi dengan persentase 41.03%. 4) Aspek pemecahan masalah berada pada kategori tinggi dengan persentase 35.90%. 5) Aspek pengaturan keuangan berada pada kategori tinggi dengan persentase 38.46%. 6) Aspek aktivitas waktu luang berada pada kategori tinggi dengan 41.03%. 7) Aspek hubungan seksual berada pada kategori sedang dengan persentase 39.74%. 8) Aspek anak-anak dan pengasuhan berada pada kategori sedang dengan persentase 57.69%. 9) Aspek keluarga dan teman berada pada kategori sedang dengan persentase 28.21%. 10) Aspek orientasi keagamaan berada pada kategori tinggi dengan persentase 37.18%.. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk memelihara dan mempertahankan kepuasan pernikahan pada istri yang tidak bekerja yaitu layanan informasi, dan layanan konseling individual.Keywords: Kepuasan Pernikahan, Istri yang tidak bekerja.