cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Health & Medical Sciences
ISSN : -     EISSN : 30263867     DOI : https://doi.org.10.47134/phms
Core Subject : Health,
Pubmedia Health & Medical Sciences uses an online submission and peer review platform, which allows authors to track the progress of their manuscript and enables shorter processing times. Amidst the trend in attempting to constantly provide answers in problems or phenomena in our reality for a better health condition, Pubmedia Digital Series strive to publish a factual and applicable research result through the publication of journals from a wide arrange of field of studies such as in medicine, pharmacy, biology and the like. Focus and Scope Physiology Pharmacology Toxicology Genetics Neuroscience Tissue Engineering Regenerative Medicine Hematology Immunology Oncology Dentistry
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): February" : 12 Documents clear
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan IUD Pasca Plasenta di RSUD dr.H.Moch Ansari Saleh Atikah, Riski Noor
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.309

Abstract

Berdasarkan jenis alat kontrasepsi tahun 2021 di Banjarmasin sebagian besar peserta KB aktif memilih suntikan (74%) dan pil (23,2%), sedangkan IUD hanya 0,9%. Salah satu faktor pendidikan juga berhubungan dengan kontrasepsi IUD pasca plasenta Dari data yang dapatkan bahwa masih sangat rendah penggunaan kontrasepsi IUD. Oleh karena itu sebagai tenaga kesehatan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang IUD, dari segi ektifitasnya. Hasil studi pendahuluan di RSUD dr.H.Moch. Ansari Saleh, didapatkan data jumlah akseptor IUD pasca plasenta terhitung dari bulan Januari- Desember 2023, yaitu 153 orang.
Adrenal Infarction - An Early and Late Complication of COVID-19: A Case Report Gigiabdze, Mariam; Kebadze, Keti; Beriashvili, Mariam; Dvaladze, Mariam; Vardosanidze, Elene; Abuladze, Ana; Gigolashvili, Tamar; Modebadze, Melita
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.310

Abstract

Progressive respiratory failure and the hyperinflammatory response are among the primary causes of death in COVID-19. Although various organ system complications have been identified post-COVID, among which one of the most important endocrine disorders is hypothalamus-pituitary-adrenal gland connection disruption, there is still little information about virus-induced adrenal gland tropism. Among the multisystemic effects of the COVID-19 pandemic, researchers are focusing on adrenal hemorrhages and infarcts. The aim of the article is to present and discuss clinical case of autoimmune adrenal gland failure developed post-COVID. The impact of COVID-19 was studied in 3 phases: The phase of acute active infection, Immediate post-infection phase and Long-term recovery phase. Adrenal insufficiency associated with COVID-19 has been reported in the literature in the context of hemorrhage and infarction. As a result of the studies, it was determined that the administration of large amounts of hydrocortisone to patients during the acute active phase of COVID-19 makes it impossible to fully evaluate the function of the gland. After stopping treatment with hydrocortisone, adrenal insufficiency was detected 1 month following the infarction. It has been established that during the long-term recovery phase, the possibility of insufficient cortisol is observed in most patients. In this case, the cause is central adrenal insufficiency. Considering all this, we can say that adrenal gland failure is a late phase complication of COVID-19. After transmission of COVID-19, complications are associated with insufficient production of cortisol by the adrenal gland. It is important to evaluate issues in post-COVID patients to avoid life-threatening adrenal crises.
Hubungan antara Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Status Gizi Anak di Sekolah Dasar Negeri 72 Manado Nuralisa; Bolang, Alexander Sam Leonard; Kapantow, Nova Hellen
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.341

Abstract

Anak usia sekolah berada pada masa pertumbuhan paling pesat kedua setelah balita. Pada masa ini anak memerlukan asupan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi guna mencapai pertumbuhan yang optimal. Menurut The American Dietetic Association, asupan gizi yang didapatkan dari sarapan pagi dianggap yang paling penting dari ketiga waktu makan karena sarapan pagi sangat penting untuk mempersiapkan energi anak untuk memulai hari. Anak yang melewatkan sarapan pagi cenderung dikaitkan dengan konsumsi yang berlebihan di siang dan malam hari sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan gizi. Sayangnya, sarapan pagi masih menjadi suatu permasalahan pada anak-anak di Indonesia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi anak di SD Negeri 72 Manado. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan sebagian besar anak dengan kebiasaan sarapan pagi yang baik dan cukup memiliki status gizi yang baik pula sebesar 82,3% dan 72,7% dan anak dengan kebiasaan sarapan pagi yang kurang memiliki status gizi yang tidak baik sebesar 100%. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi-square untuk hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi menunjukkan hubungan yang bermakna (p < 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi anak di SD Negeri 72 Manado.
Pengaruh Tingkat Stres terhadap Siklus Menstruasi pada Siswa di SMA Kristen 2 BINSUS Tomohon Boba, Gabriela Ivana; Pangkahila, Erwin Adams; Pangemanan, Damajanty Hellen Carol
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.342

Abstract

Tingkat stres yang dialami merupakan salah satu penyebab gangguan siklus menstruasi, yang menjadi fenomena universal di mana setiap wanita bisa mengalaminya, yang berdampak pada fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat stres terhadap siklus menstruasi pada siswa di SMA Kristen 2 BINSUS Tomohon. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan menggunakan jenis rancangan cross-sectional study. Sampel berjumlah 148 siswa yang didapat dengan teknik total sampling serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dengan batas kemaknaan 0,05. Dari 148 responden, diperoleh sebagian besar responden termasuk dalam kategori stres sedang, yaitu sebanyak 80 responden (54,1%), dan sebagian besar responden mengalami siklus menstruasi teratur yaitu sebanyak 94 responden (63,5%). Pada uji statistik chi-square didapatkan nilai P = 0,605 (p > 0,05). Simpulan penelitian ini ialah tidak ada pengaruh tingkat stres terhadap siklus menstruasi pada siswa di SMA Kristen 2 BINSUS Tomohon.
Hubungan antara Stres Kerja dengan Disfungsi Ereksi pada Sopir Angkutan Umum di Terminal Malalayang Manado Tahun 2024 Arifin, Mulyani; Tendean, Lydia E. N.; Tallei, Trina Ekawati
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.343

Abstract

Stres kerja menjadi salah satu penyebab utama terjadinya penyakit mental. Secara global, sekitar 3 juta pekerja mengeluhkan masalah stres kerja, dan prevalensi stres kerja bervariasi antara 30 % - 52,5 %. Salah satu akibat dari stres kerja adalah memicu terjadinya disfungsi ereksi. Tujuan: Menganalisis hubungan antara stres kerja dengan disfungsi ereksi pada sopir angkutan umum di Terminal Malalayang Manado tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk menilai tingkat stres dan kuesioner International Index of Erectile Function (IIEF – 5) untuk menilai derajat disfungsi ereksi. Hasil: Dari 86 sampel yang diteliti, terdapat 64 responden (74,4 %) yang mengalami disfungsi ereksi. Responden dengan disfungsi ereksi terbanyak berada pada kelompok stres kerja derajat sedang (46,5 %). Kelompok dengan derajat disfungsi ereksi ringan memiliki persentase tertinggi (29,0 %). Analisis data menggunakan uji Chi-square didapatkan p-value = 0,013 (p ≤ 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan disfungsi ereksi pada sopir angkutan umum di Terminal Malalayang Manado Tahun 2024.
Hubungan Kadar Gula Darah Puasa dengan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara Pali, Charissa M.; Tiho, Murniati; Purwanto, Diana S.
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.349

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menduduki peringkat ketiga sebagai kontributor utama kematian akibat penyakit tidak menular, setelah stroke dan penyakit jantung koroner (PJK). Diabetes Melitus tipe 2, yang menyumbang 90% dari seluruh kasus diabetes, berkaitan dengan dislipidemia dan risiko PJK. Pada penderita DM, high density lipoprotein (HDL) kerap mengalami disfungsi, yang berkontribusi pada aterosklerosis sebagai faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Oleh sebab itu, pengukuran kadar kolesterol HDL dalam profil lipid memiliki peran penting dalam menilai risiko aterosklerosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar gula darah puasa dengan kadar HDL pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan rancangan penelitian potong lintang. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan menggunakan data sekunder berupa data rekam medis periode April 2022-Juli 2024. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson, didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,476 (p-value >0,05). Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan signifikan antara kadar gula darah puasa dengan kadar high density lipoprotein pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara.
Hubungan Kadar Kolesterol Total dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara Langitan, Einelin J.F.; Tiho, Murniati; Purwanto, Diana S.
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.350

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Penyakit ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi, termasuk gangguan kardiovaskular. Gangguan metabolisme lipid dapat menyebabkan peningkatan kolesterol total diikuti dengan disfungsi metabolisme glukosa. Pengukuran kadar kolesterol total dan gula darah puasa diperlukan untuk evaluasi risiko diabetes melitus tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol total dengan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat analitik observasional dengan menggunakan desain penelitian potong lintang (cross-sectional). Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan menggunakan data sekunder (rekam medis) dari pasien rawat jalan dan rawat inap yang menderita penyakit diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara pada periode April 2022 – Juni 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dan diperoleh 65 pasien yang memenuhi kriteria inklusi sebagai sampel. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi Spearman-Rank, didapatkan nilai signifikan 0,307 (ρ-value > 0,05).  Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol total dengan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Ar-Rakhimi, Lintang; Wantania, John J. E.; Suparman, Erna
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.351

Abstract

Prevalensi kejadian dismenore di Indonesia cenderung tinggi yaitu mencapai 64,25%. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi dismenorea di antaranya adalah usia menarche, lama menstruasi, status gizi, dan kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara usia menarche, lama menstruasi, status gizi, dan kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji terhadap kejadian dismenore pada mahasiswa kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Metode: Penelitian kuantitatif, metode survei analitik, pendekatan cross sectional dengan menggunakan instrumen kuesioner dalam bentuk link Google form. Jumlah sampel menggunakan metode simple random sampling sebesar 319 orang Hasil: dari 319 orang responden terdapat 294 mahasiswi yang mengalami kejadian dismenore. Usia menarche, lama menstruasi, status gizi (IMT), dan konsumsi makanan cepat saji tidak berhubungan dengan kejadian dismenore pada mahasiswa kedokteran Universitas Sam Ratulangi (P-value>0.05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara usia menarche, lama menstruasi, status gizi (IMT), dan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian dismenore pada mahasiswa kedokteran Universitas Sam Ratulangi.
Increasing Flexibility sebagai Pencegahan Risiko Jatuh pada Lansia: Studi Kasus Elmaghfuroh, Dian Ratna
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.352

Abstract

Proses penuaan yang dikaitkan dengan terjadinya penurunan fungsi fisiologis pada lansia merupakan indikator awal munculnya gejala penyakit terkait usia. Perubahan fiologis yang sering dijumpai pada lansia yaitu pada sistem muskuloskeletal, seperti adanya keterbatasan sendi, perubahan postur, penurunan kekuatan otot dan ketahanan otot serta penururnan fleksibiltas yang menyebabkan lansia berisiko untuk jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan intervensi pada lansia dalam meningkatkan fleksibilitas pada lansia untuk mencegah risiko jatuh pada lansia. Instrumen yang digunakan untuk mengukur perkembangan pada lansia adalah Timed Up and Go Test (TUG) untuk mengukur risiko jatuh yang terjadi pada lansia. Hasil implementasi yang dilakukan selama 7 hari menunjukkan hasil terdapat penurunan skor TUG dari hari pertama yaitu 18 sampai evaluasi yang dilakukan pada hari ketujuh menunjukkan skor TUG 14, walaupun kategori tersebut lansia masih berisiko untuk jatuh, namun sudah terdapat perkembangan penurunan skor TUG di hari ketujuh. Sehingga hasil tersebut menunjukkan bahwa masih perlunya intervensi lanjutan yang diberikan kepada lansia secara berkala dalam peningkatan keseimbangan lansia melalui peningkatan fleksibilitas untuk mencegah lansia berisiko untuk jatuh.
Hubungan Pola Siklus Menstruasi dengan Aktivitas Fisik pada Atlet Basket Wanita Usia Remaja di Kota Manado Sangi, Shekinah Kabowd Puteri; Tendean, Hermie M. M.; Wagey, Frank M. M.
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.354

Abstract

Popularitas olahraga kompetitif di kalangan remaja wanita meningkat. Banyak wanita yang terlibat dalam dunia olahraga menjadi atlet dengan aktivitas fisik yang tinggi, yang dapat mengindikasikan gangguan siklus menstruasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pola siklus menstruasi dengan aktivitas fisik pada atlet basket wanita usia remaja di Kota Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik observasional dan pendekatan potong lintang (cross sectional). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan dalam bentuk Google Form. Total sampel yang digunakan adalah 32 orang atlet basket wanita usia remaja yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil: Mayoritas responden yang melakukan aktivitas fisik berat memiliki siklus menstruasi teratur (22 dari 31 atlet, 68,75%), sementara 9 responden lainnya mengalami siklus menstruasi tidak teratur (28,13%). Pada kelompok dengan aktivitas fisik sedang, hanya 1 responden yang memiliki siklus menstruasi teratur, sementara tidak ada responden yang melaporkan siklus menstruasi tidak teratur. Uji Fisher's Exact Test menunjukkan p-value sebesar 1.000, yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan pola siklus menstruasi pada atlet basket wanita usia remaja di Kota Manado. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola siklus menstruasi dengan aktivitas fisik pada atlet basket wanita usia remaja di Kota Manado.

Page 1 of 2 | Total Record : 12