cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PSNPKM/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat
ISSN : 28083288     EISSN : 2808327X     DOI : https://doi.org/10.37287/psnpkm
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat merupakan dokumentasi dari kegiatan orl presentasi pada seminar nasional pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan setiap semester, Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal bekerjasama dengan Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 Oktober 2021 dengan p-ISSN 2808-3288 dan e-ISSN 2808-327X . Artikel yang terbit di JProsiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 155 Documents
Peningkatan Kesehatan Remaja melalui Edukasi Pentingnya Kesehatan Reproduksi dan Bahaya Pergaulan Bebas Margaretha, Sumarti Endah Purnamaningsih Maria; Marwanta, Yohakim; Urrahman, Dhiya; Rachmawati, Nur Cahya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4806

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan salah satu indikator penting dalam suksesnya pembangunan kesehatan masyarakat Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Masa remaja merupakan masa yang dianggap rawan dalam kehidupan karena merupakan masa peralihan dari kehidupan anak menjadi kehidupan dewasa. Masa peralihan pada remaja menyebabkan berbagai permasalahan diantaranya adalah permasalahan pergaulan bebas. Remaja yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas disebabkan karena kurangnya pengetahuan mereka tentang bahaya dan dampak dari pergaulan bebas baik bagi kesehatan maupun masa depannya, salah satunya fenomena seks bebas. Edukasi kesehatan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan wawasan kepada remaja khususnya tentang bahaya pergaulan bebas yang bertujuan untuk mengubah perilaku remaja agar lebih mawas diri dan terhindar dari perilaku seks bebas. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesehatan remaja dengan memberikan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja sehingga mampu untuk menjaga diri agar terhindar dari problema-problema pada remaja dan terhndar dari pergaulan bebas sehingga dapat tumbuh dan berkembang menjadi remaja yang bertanggung jawab.
Penguatan Kemampuan Kader Posbindu dalam Memantau Status Kesehatan dan Senam Lansia Istiqomah, Istiqomah; Iswantingsih, Elisabeth; Yunitasari, Pritta
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4863

Abstract

Kegiatan Posbindu Lansia merupakan upaya promotif dan preventif yang menyediakan layanan kesehatan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup bagi para lansia, yang rentan terhadap penyakit, yang pelaksanaannya melibatkan peran serta masyarakat melalui kader posbindu lanjut usia Masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan posbindu lansia antara lain keterbatasan jumlah kader,rendahnya pengetahuan dan keterampilan kader tentang pelayanan yang diberikan, serta terbatasnya fasilitas di posbindu lansia. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan peran kader posbindu dalam memantau status kesehatan lansia di dusun Kalakijo, Guwosari, Pajangan Bantul. Metode pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan dan pendampingan kader posbindu dalam memantau status kesehatan dan melakukan senam lansia. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Kalakijo Guwosari Pajangan Bantul, dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan kader posbindu dalam melakukan pemantauan status kesehatan pada lansia. Kader posbindu lansia berjumlah 8 orang semua sudah mampu melakukan pemantauan status kesehatan, meliputi mengukur TB, BB, IMT, tekanan darah, memeriksa gula darah, asam urat, kolesterol dan senam lansia. Berdasarkan ungkapan para kader bahwa setelah kegiatan pengabdian ini kader lebih percaya diri, tambah trampil dalam melakukan kegiatan, Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendapatkan dukungan dari puskesmas, perangkat dusun, dan masyarakat sehingga kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar.
Pendikan Anti Bulying Yunitasari, Pritta; Sulistyowati, Endang Tri; Istiqomah, Istiqomah; Iswantingsih, Elisabeth; Nugroho, Hernawan is
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4864

Abstract

Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Bullying yang terjadi biasanya dilakukan dengan 4 cara, yaitu bullying yang dilakukan secara fisik, bullying secara verbal, bullying relasional dan bullying yang dilakukan pada media sosial atau biasa disebut dengan cyberbullying Bullying dapat terjadi di lingkungan sekolah, rumah atau keluarga dan lingkungan sosial masyarakat.Tujuan penelitian: Memberikan edukasi dan pembekalan dalam kesehatan khususnya bagi remaja guna meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya perilaku bullying, Untuk memberdayakan remaja dalam aspek kesehatan pada umumnya dan dapat menjauhi perilaku bullying agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi remaja yang bertanggung jawab dalam berperilaku sosial di lingkungan masyarakat,Metode: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2024, di Pelem, Sleman dengan melibatkan tim pengabdian Masyarakat terdiri dari 2 dosen Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta yang berkoordinasi dengan Kepala dukuh dan Ketua RT setempat. Total sasaran sebanyak 49 orang pada kelompok Remaja. Implementasi dari program pengabdian Masyarakat ini antara lain pemberian edukasi Pendidikan Anti Bullying menggunakan powerpoint dilanjutkan dengan diskusi dan permainan tebak kata bersama lansia.Hasil: Pentingnya edukasi gizi bagi lansia tidak hanya terletak pada peningkatan pengetahuan tetapi juga pada perubahan perilaku yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis.Kesimpulan: Adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah bullying yang bisa terjadi di lingkungan masyarakat, sekolah. Adanya respon yang positif dari peserta mengingat kegiatan pengabdian merupakan kebutuhan remaja, masyarakat dalam rangka mencegah terjadi bullying, Sebagian besar (93%) peserta telah memahami konsep bullying yang mencakup (definisi bullying, jenis bullying, dampak bullying, cara mencegah bullying dan tata cara melaporkan jika melihat atau mengalami kejadian bullying.
Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien dengan Pengurangan Resiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan Aeni, Qurrotul; Nurwijayanti, Andriyani Mustika; Anggraeni, Rina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4865

Abstract

Sasaran keselamatan pasien merupakan syarat untuk diterapkan disemua Rumah Sakit yang diakreditasikan KARS (2017) yang mengacu pada Nine Life-Safing Patient Safety WHO dan Joint Commision International (JCI). Dalam rangka penerapan sasaran keselamatan pasien, salah satunya dilakukan pencegahan dan pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Dalam rangka pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi tersebut, pengabdian terhadap masyarakat dilakukan oleh dosen. Sesuai kapasitas sebagai dosen keperawatan, maka bentuk pengabdian yang dapat dilakukan bagi masyarakat yaitu dalam bentuk edukasi pencegahan pencegahan dan pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien. Hal ini merupakan wadah pembekalan dan pembelajaran dosen untuk menyalurkan pengetahuan keperawatan dalam mengamalkan profesionalisme ke tengah masyarakat. Metode pemberian ceramah dan diskusi baik secara langsung dengan sample accidental sampling seluruh orangtua yang anaknya dirawat di ruang Boegenvile RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Hasil pengabdian pada masyarakat ini keluarga mampu memahami dan melakukan tindakan pencegahan dan pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat disarankan dapat dilakukan secara rutin pada setiap semester, supaya ilmu yang dimiliki bermanfaat bagi sesama. Dukungan moral dan materi akan sangat membantu kegiatan edukasi dan pengabdian masyarakat ini, yang dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian masyarakat mampu memberikan pengetahuan mencegah resiko infeksi dan peningkatan keselamatan pasien.
Peningkatan Adaptasi Fisiologis dan Psikologis Ibu Hamil melalui Edukasi Manajemen Nyeri Persalinan Non-Farmakologis Taqiyah, Yusrah; Jama, Fatma; Emin, Wan Sulastri; Suhermi, Suhermi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7071

Abstract

Nyeri persalinan merupakan tantangan besar bagi ibu melahirkan, yang berdampak pada kondisi fisiologis seperti peningkatan nadi dan tekanan darah serta psikologis seperti kecemasan dan ketakutan. Banyak ibu hamil belum mendapatkan edukasi yang cukup mengenai metode non-farmakologis untuk mengelola nyeri secara mandiri dan efektif. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, dilakukan edukasi dan pelatihan kepada ibu hamil trimester III, mengenai berbagai teknik manajemen nyeri non-farmakologis seperti breathing exercise dan counterpressure. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, simulasi praktik, pembuatan media edukasi, dan evaluasi pre-post test. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan ibu hamil secara fisiologis dan psikologis menghadapi proses persalinan. PKM ini mendorong kemandirian ibu dalam mengelola nyeri dan memperkuat dukungan dari lingkungan terdekat, sehingga berpotensi menurunkan risiko intervensi medis dan meningkatkan pengalaman melahirkan yang positif.
Fungsi Tablet Tambah Darah dalam Menurunkan Angka Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Irianto, Sugeng Eko; Putri, Dian Utama Pratiwi; Amelia, Evi; Oktamevia, Miranda; Eviana, Eviana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7072

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh remaja putri di Indonesia, terutama disebabkan oleh kekurangan zat besi akibat menstruasi, pola makan tidak seimbang, dan minimnya pengetahuan gizi. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswi tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah guna mencegah anemia. Kegiatan dilakukan di SMA Negeri 14 Bandar Lampung pada tanggal 18 November 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 30 siswi. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test, dengan media pendukung berupa PowerPoint dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test sebesar 9,58 (SD 0,64) dan post-test 8,97 (SD 0,56) dengan rentang nilai 8–10. Seluruh peserta menunjukkan keaktifan dan antusiasme selama sesi penyuluhan. Meskipun secara angka terjadi penurunan rata-rata skor, secara kegiatan berhasil meningkatkan kesadaran peserta tentang anemia dan pentingnya tablet tambah darah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa promosi kesehatan melalui pendekatan edukatif efektif sebagai upaya preventif dalam menurunkan angka anemia pada remaja putri.
Pengembangan Strategi Promosi Kesehatan Gigi Sehat, Senyum Percaya Diri: Cara Mudah Merawat Kesehatan Gigi Sejak Dini Putri, Dian Utama Pratiwi; Arisandi, William; Prasetya, Bilkis; Gozi, Andre Laksamana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7073

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut, khususnya karies gigi, masih menjadi salah satu isu utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), mayoritas anak-anak mengalami karies akibat rendahnya tingkat pengetahuan serta kurangnya praktik merawat gigi yang benar sejak usia dini. Anak-anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap gangguan kesehatan gigi karena masih memerlukan pendampingan dan pembiasaan dari orang dewasa, baik guru maupun orang tua.Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di SDN 01 Kebon Jeruk, Bandar Lampung, dengan melibatkan 30 siswa kelas IV sebagai peserta. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang cara mudah merawat kesehatan gigi sejak dini, melalui pendekatan edukatif berupa ceramah interaktif, tanya jawab, serta pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman siswa. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menyikat gigi dengan teknik yang benar, waktu menyikat gigi yang ideal, serta pemilihan sikat dan pasta gigi yang sesuai.Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan siswa yang signifikan setelah kegiatan dilakukan. Selain itu, siswa juga menunjukkan respons aktif dan minat yang tinggi dalam mengikuti kegiatan edukatif ini. Edukasi kesehatan gigi yang diberikan melalui pendekatan sederhana dan menyenangkan terbukti efektif dan penting sebagai fondasi pembentukan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini
Pengembangan Strategi Promosi Kesehatan Bahaya Diare bagi Kesehatan Anak di MIN 3 Bandar Lampung Putri, Dian Utama Pratiwi; Karyus, Aila; Rahayu, Dewi; Arisandi, William; Pratama, Dita Setya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7074

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak-anak di Indonesia. Pengetahuan yang rendah tentang pencegahan dan dampak diare menjadi tantangan dalam upaya promotif dan preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya diare melalui strategi promosi kesehatan berbasis media edukatif. Intervensi dilakukan dalam bentuk penyuluhan interaktif kepada 30 siswa kelas V di MIN 3 Bandar Lampung, dengan metode ceramah, diskusi, serta penggunaan media leaflet dan banner. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 61,93 (pre-test) menjadi 91,44 (post-test), yang mengindikasikan efektivitas metode edukatif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Penyuluhan ini juga meningkatkan partisipasi aktif dan kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Strategi promosi kesehatan melalui pendekatan visual dan interaktif terbukti mampu memberikan dampak positif dalam pencegahan diare sejak usia sekolah dasar.
Pemanfaatan Tanaman Serai Wangi untuk Mencegah Nyamuk Malaria di Desa Lempasing Kabupaten Pesawaran Aziza, Nurul; Ramadhanty, Tiara Kharisma; Yazid, Syifa Alghaniya; Cahyani, Luthfiah Agustina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7075

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Lempasing, Kabupaten Pesawaran, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman serai wangi sebagai upaya alami dalam mencegah gigitan nyamuk malaria. Manfaat dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi berbasis potensi lokal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk pencegahan penyakit menular, khususnya malaria, yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. Metode kegiatan berupa penyuluhan interaktif yang dilaksanakan kepada ibu-ibu rumah tangga sebagai sasaran utama. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test terhadap 20 responden. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata skor dari 4,05 pada pre-test menjadi 5,90 pada post-test. Selain itu, peserta dengan skor rendah (0–2) menurun drastis, sementara peserta dengan skor sedang hingga tinggi meningkat signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan serai wangi sebagai repelen alami. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat serta mendorong penggunaan tanaman lokal sebagai solusi kesehatan lingkungan.
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Mental melalui Ceramah Interaktif pada Siswa Kelas XII SMA Xaverius Pringsewu Putri, Dian Utama Pratiwi; Budiati, Endang; Yoesuf, Indrawan; Arwadi, Muhammad Al Farouq; Amelia, Kristi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7076

Abstract

Tekanan akademik, sosial, dan perubahan emosional yang terjadi pada remaja meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Di SMA Xaverius Pringsewu, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas XII tentang kesehatan mental. Ceramah interaktif selama sembilan puluh menit dan diskusi kelompok selama tiga puluh menit digunakan. Sebelum kegiatan dimulai, siswa menjalani tes pra-latihan untuk mengukur pemahaman awal mereka. Kemudian, setelah penyuluhan, siswa menjalani tes setelah penyuluhan untuk mengukur peningkatan pengetahuan mereka. 40 siswa mengikuti kegiatan ini, yang dilakukan dalam satu hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 59,5 menjadi 74,3. Siswa juga terlihat aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pendidikan yang melibatkan diskusi dan ceramah dapat secara efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang kesehatan mental. Agar siswa lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini, program serupa harus diberikan secara teratur.