cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 2,239 Documents
Kepemimpinan Rendah Hati dan Organizational Citizenship Behavior dengan Dukungan Rekan Kerja sebagai Variabel Mediasi Yakarias Daniel Manalu; Nova Mardiana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan rendah hati terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) serta peran dukungan rekan kerja sebagai variabel mediasi. Kepemimpinan rendah hati dipahami sebagai gaya kepemimpinan yang menekankan kesadaran diri, keterbukaan terhadap kritik, dan penghargaan atas kontribusi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan sebagai responden. Data dianalisis menggunakan analisis jalur untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan rendah hati berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB, yang berarti semakin baik penerapan kepemimpinan rendah hati oleh pimpinan, semakin tinggi pula perilaku OCB karyawan. Selain itu, dukungan rekan kerja terbukti memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan rendah hati terhadap OCB. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan rendah hati tidak hanya berdampak langsung pada peningkatan OCB, tetapi juga secara tidak langsung melalui penguatan dukungan sosial antar rekan kerja, sehingga mampu mendorong perilaku kerja sukarela yang bermanfaat bagi organisasi.
Hubungan Antara Tekanan Sosial Dan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa di Kota Surabaya: Peran Kecemasan Karir Sebagai Variabel Mediator Nabila Octaviola Rosanti; Eben Ezer Nainggolan; Etik Darul Muslikah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4672

Abstract

Mahasiswa pada fase dewasa awal berada pada masa transisi yang ditandai oleh tuntutan pencapaian akademik, pemenuhan ekspektasi sosial, serta kesiapan memasuki dunia kerja. Kondisi ini berpotensi memunculkan quarter life crisis (QLC), yaitu krisis psikologis berupa kebingungan arah hidup, ketidakpastian masa depan, dan tekanan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini berlandaskan teori QLC dari Robbins dan Wilner serta kerangka konseptual Robinson dan Wright, dengan menempatkan tekanan sosial sebagai faktor eksternal dan kecemasan karier sebagai mekanisme psikologis yang diduga memediasi QLC. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental. Partisipan berjumlah 223 mahasiswa aktif di Kota Surabaya (usia 18–25 tahun) yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert secara daring (Google Form) menggunakan skala tekanan sosial, kecemasan karier, dan QLC. Analisis dilakukan dengan uji mediasi menggunakan PROCESS Macro Hayes berbasis bootstrapping. Hasil menunjukkan tekanan sosial tidak berhubungan signifikan dengan QLC (B=0,1640; p=0,4827), kecemasan karier juga tidak berhubungan signifikan dengan QLC (B=-0,2637; p=0,4176), serta tidak terdapat efek mediasi kecemasan karier (B=0,0032; p=0,4274). Kesimpulannya, QLC pada mahasiswa Surabaya dipengaruhi faktor lain di luar tekanan sosial dan kecemasan karier.
Peran Work Engagement Sebagai Mediator Dalam Hubungan Antara Psychological Capital Dan Turnover Intention Pada Guru Di Sidoarjo Sekar Ardhity Koesdhyanindra Antya Ramadhany; Eben Ezer Nainggolan; Etik Darul Muslikah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4673

Abstract

Tingginya turnover intention di kalangan guru menimbulkan tantangan substansial yang berdampak pada keberlanjutan organisasi sekolah serta mutu pendidikan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keterkaitan antara psychological capital dan turnover intention, serta mengevaluasi fungsi work engagement sebagai mediator pada guru. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei diterapkan dalam penelitian ini. Partisipan melibatkan 380 guru yang bertugas di Kabupaten Sidoarjo, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner yang mengukur psychological capital, work engagement, dan turnover intention, diikuti analisis mediasi dengan bantuan PROCESS Macro Hayes. Temuan empiris mengungkapkan bahwa psychological capital berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention. Lebih lanjut, psychological capital berkontribusi positif terhadap work engagement, sementara keterlibatan kerja menunjukkan pengaruh negatif terhadap turnover intention. Analisis mediasi menunjukkan bahwa work engagement secara parsial memediasi hubungan antara psychological capital dan turnover intention. Implikasi temuan ini menekankan bahwa penguatan psychological capital pada guru dapat mengurangi turnover baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan work engagement. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kajian psikologi kerja dan organisasi dalam konteks pendidikan, serta implikasi praktis bagi pemangku kepentingan pendidikan dalam merancang intervensi yang berfokus pada penguatan sumber daya psikologis guru, meskipun perlu dipertimbangkan keterbatasan generalisasi ke konteks regional lainnya.
Analisis Yuridis Praktik Perkawinan Sapih Pemisanan Menurut UU No. 16 Tahun 2019 dan Awig-Awig Adat Bali : Studi Kasus Di Desa Adat Kloncing, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng Ni Ketut Sugi Harta Nadi Agustina Putri; Komang Febrinayanti Dantes; Ni Ketut Sari Adnyani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui dan menganalisis terkait mekanisme dan proses penerapan perkawinan sedarah pemisanan Di Desa Adat Kloncing, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng (2) Untuk mengetahui dan menganalisis terkait tanggapan respon masyarakat dan akibat yang ditimbulkan Desa Adat Kloncing, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng (3) Untuk mengkaji dan menganalisis Desa Adat Kloncing, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng dalam menyikapi perkawinan sedarah pemisanan yang belum diatur dalam awig-awig. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Adat Kloncing, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik studi dokumen, observasi dan wawancara. Teknik pengolahan dan analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa (1)  Beberapa  Masyarakat di Desa Adat Kloncing masih melaksnakan perkawinan sedarah pemisanan. (2) Akibat Hukum Dari Perkawinan Sedarah Pemisanan menurut hukum yang terdapat di Desa Kloncing. Pasangan yang sudah melangsungkan perkawinan dan sudah mengikatkan diri maka akan menerima konsekuensi diantara kedua belah pihak (Suami istri) kemudian akan menimbulkan hak dan kewajiban sesuai dengan hukum yang berlaku. (3) Upaya agar masyarakat desa yang melaksanakan perkawinan sedarah/ nganten pemisanan adalah  Rencana yang dicanangkan mengenai upaya tersebut dengan sosialisasi mengenai larangan perkawinan dan dampak yang ditimbulkan dengan melaksanakan perkawinan sedarah/ nganten pemisanan dalam rencana ini kelian adat tidak sendiri dalam pencegahan tersebut, akan dibantu juga Seka Truna Truni (STT) dan Dokter.
Pengaruh Pembangunan Infrastruktur dan Program Keluarga Harapan (PKH) Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Desa Taekas Leyn, Archangela; Retno Hernawati; Data, Ari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4680

Abstract

Desa Taekas menjadi salah satu desa yang memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih tergolong rendah, dimana data awal menunjukkan bahwa tingkat pendidikan di desa ini masih rendah. Hal ini diduga dipengaruhi oleh pembangunan infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai dan Program Keluarga Harapan (PKH) belum memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembangunan infrastruktur dan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Taekas baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) di masyarakat Desa Taekas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling purposive, dengan jumlah responden sebanyak 64 Kepala Keluarga (KK). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukan bahwa pembangunan infrastruktur berpengaruh secara parsial terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Taekas. Program Keluarga Harapan (PKH) secara parsial tidak berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Taekas. Selain itu pembangunan infrastruktur dan Program Keluarga Harapan (PKH) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Taekas. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi masyarakat agar pembangunan infrastruktur yang sudah tersedia dijaga dengan baik dan memanfaatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan baik dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan Green Economy Sebagai Perwujudan Nilai Pancasila Dalam Pembangunan Investasi Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Rodhi Agung Saputra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4681

Abstract

Pembangunan ekonomi Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam menyeimbangkan pertumbuhan investasi dengan kelestarian lingkungan hidup. Green economy hadir sebagai paradigma alternatif yang menawarkan solusi integratif antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Penelitian ini menganalisis bagaimana kebijakan green economy di Indonesia mencerminkan implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks pembangunan investasi dan pengelolaan lingkungan hidup. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan teoritis (theoretical approach), penelitian ini mengkaji kerangka hukum yang mengatur green economy di Indonesia serta relevansinya dengan nilai-nilai Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan green economy di Indonesia telah mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, terutama sila kelima tentang keadilan sosial. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi berbagai kendala, termasuk konflik kepentingan antara pertumbuhan ekonomi jangka pendek dengan keberlanjutan lingkungan jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan green economy merupakan manifestasi konkret dari nilai-nilai Pancasila dalam konteks pembangunan modern, namun memerlukan penguatan regulasi, peningkatan koordinasi antar lembaga, dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan untuk dapat diimplementasikan secara efektif.
Implementasi Kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Untuk Penurunan Stunting Nur Sukmawati; Laras Arnelia Pradina; Yunita Sari; Adittya Perdana; Rahmatul Sa'diah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4682

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah karena berimplikasi langsung pada pembangunan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam upaya penurunan stunting di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan, kader posyandu, dan orang tua balita, observasi terhadap pelaksanaan kegiatan posyandu, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan laporan pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan telah diimplementasikan secara relatif efektif. Hal ini ditunjukkan oleh keterlibatan aktif tenaga kesehatan dan kader posyandu, adanya dukungan pendanaan dari puskesmas dan pemerintah desa, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan balita. Program ini juga berkontribusi pada perbaikan status gizi balita yang tercermin dari meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak. Meskipun demikian, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan variasi menu makanan tambahan, rendahnya pemahaman gizi sebagian orang tua, serta perbedaan kapasitas dan kompetensi kader posyandu. Secara keseluruhan, kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan memiliki peran strategis dalam pencegahan dan penurunan stunting, namun memerlukan penguatan edukasi gizi, peningkatan kualitas pelaksanaan program, dan koordinasi yang lebih intensif antar pemangku kepentingan.
Analisis Yuridis Kekuatan Pembuktian Sertifikat Hak Milik Sebagai Alat Bukti Dalam Sengketa Kepemilikan Hak Atas Tanah: Studi Putusan Nomor 82/Pdt.G/2024/PN.Sgr Agustama, Kadek Yogi Arya; Dantes, Komang Febrinayanti; Yasmiati, Ni Luh Wayan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4683

Abstract

Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) mengatur pendaftaran tanah sebagai sarana untuk mewujudkan kepastian dan perlindungan hukum atas hak atas tanah melalui penerbitan sertifikat sebagai alat bukti hak. Namun, dalam praktik peradilan perdata, kekuatan sertifikat tanah kerap dihadapkan dengan fakta penguasaan fisik tanah oleh pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan pembuktian sertifikat hak atas tanah serta penerapan asas penguasaan fisik (bezit) dalam penyelesaian sengketa tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi putusan pengadilan, khususnya Putusan Pengadilan Negeri Singaraja Nomor 82/Pdt.G/2024/PN.Sgr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sertifikat tanah merupakan akta otentik yang memiliki kekuatan pembuktian sempurna dan mengikat, kekuatan tersebut tidak bersifat mutlak dan dapat dipatahkan dengan bukti tandingan. Majelis hakim dalam perkara a quo lebih menekankan pada fakta penguasaan fisik tanah secara nyata, terus-menerus, terbuka, dan beritikad baik oleh tergugat selama puluhan tahun. Penguasaan tersebut memenuhi unsur asas bezit serta ketentuan penguasaan berturut-turut sebagaimana diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 1997 dan didukung yurisprudensi Mahkamah Agung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepastian hukum hak atas tanah tidak hanya ditentukan oleh sertifikat, tetapi juga oleh pembuktian materiil dan fakta penguasaan nyata di persidangan.
Kodifikasi Mushaf Utsmani dan Dinamika Kontroversinya dalam Sejarah Islam Mashfiyatus Shidqiyyah; Muhammad Shohib
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4684

Abstract

Kodifikasi Al-Qur’an pada masa Khalifah Utsman ibn ‘Affan merupakan salah satu momen paling penting dalam sejarah Islam, namun sepanjang sejarahnya hal ini juga menjadi objek berbagai kontroversi. Penelitian ini mengkaji konteks historis mushaf Utsmani, perdebatan yang melibatkan sahabat-sahabat terkemuka seperti Abdullah ibn Mas‘ud, serta respons intelektual dari kalangan ulama klasik dan sarjana kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-historis dengan menganalisis sumber-sumber primer, literatur klasik Islam, serta kajian akademik modern guna memahami motivasi, proses, dan implikasi kodifikasi Al-Qur’an tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroversi yang muncul terutama disebabkan oleh kesalahpahaman terhadap mushaf pribadi, perbedaan qirā’āt, serta perbedaan penafsiran historiografis, bukan karena adanya perubahan atau manipulasi terhadap teks Al-Qur’an. Para ulama klasik menegaskan bahwa kebijakan Utsman bertujuan untuk menjaga keutuhan teks dan persatuan umat Islam, sementara para sejarawan kontemporer menyoroti aspek kebutuhan administratif dan sosial yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mushaf Utsmani merupakan pencapaian fundamental dalam menjaga keotentikan Al-Qur’an, serta bahwa diskursus intelektual seputar kodifikasi tersebut memperkaya pemahaman kita tentang sejarah Islam awal, transmisi teks, dan dinamika penafsiran keilmuan.
Strategi Pemasaran Market Challenger Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Keripik Manohara Di Jombang Revalina, Vindi Aulia; Bekti widyaningsih; Amarudin, Amin Awal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4685

Abstract

Penelitian dari dilatarbelakang oleh fenomena ketatnya persaingan industri makanan ringan di Kabupaten Jombang, di mana UMKM lokal harus berhadapan langsung dengan dominasi merek-merek besar. UD. Putri, melalui produk Keripik Manohara, mengambil langkah berani dengan memposisikan diri sebagai Market Challenger (penantang pasar) untuk memperluas jangkauan pasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk membedah bagaimana strategi penantang pasar tersebut diterapkan serta dampaknya terhadap performa penjualan produk. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Keripik Manohara berhasil memenangkan perhatian pasar melalui taktik serangan menyamping (flank attack), yaitu dengan menghadirkan kemasan premium yang estetis namun tetap menjaga harga agar tetap kompetitif. Keberhasilan strategi ini didukung kuat oleh dua faktor utama: loyalitas tenaga kerja berbasis keluarga dan penguatan aspek legalitas melalui sertifikasi Halal serta izin P-IRT. Legalitas ini terbukti menjadi "tiket emas" yang memudahkan produk menembus jaringan ritel modern dan swalayan.