cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
PEMBIASAAN KEGIATAN KEAGAMAAN SEBAGAI HIDDEN CURICULLUM DI SDN SINGONEGARAN 1 KEDIRI Innayatus Salisiya; Navima Aulya Sava; Rizka Auliyah; Syunu Trihantoyo; Agustin Hanivia Cindy
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.578

Abstract

Artikel ini membahas penerapan Hidden Curriculum atau Kurikulum Tersembunyi di SDN Singonegaran 1 Kediri sebagai upaya untuk meningkatkan nilai moral siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan seberapa penting penerapan hidden curicullum di sekolah. Hidden Curriculum adalah nilai-nilai, norma, sikap, dan perilaku yang tidak diajarkan secara eksplisit dalam kurikulum formal, tetapi tetap berpengaruh dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode sutvey dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Hidden Curriculum di sekolah ini berfokus pada kegiatan keagamaan, seperti membaca doa Al-Fatihah, Asmaul Husna, dan sholawat, yang dilakukan setiap hari Kamis. Selain itu, siswa juga diajak untuk berinfaq secara rutin. Tujuan utama dari Hidden Curriculum ini adalah untuk meningkatkan nilai moral, keimanan, dan ketaqwaan siswa. Meskipun upaya ini memiliki dampak positif pada siswa, seperti pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai agama dan disiplin, masih ada beberapa siswa yang sulit dibentuk, dan ini menjadi tantangan bagi guru. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan tujuan dari Hidden Curriculum tercapai, dan pengembangan kegiatan juga dilakukan berdasarkan hasil evaluasi. Artikel ini menekankan pentingnya Hidden Curriculum dalam pendidikan untuk membentuk karakter siswa dan meningkatkan nilai moral mereka. Selain itu, artikel ini juga mencerminkan komitmen sekolah untuk menghadapi pengaruh negatif dari perkembangan teknologi dan perubahan sosial dengan memperkuat nilai-nilai moral dalam pendidikan.
ANALISIS PENERAPAN SAPTA TEKAD MULIA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SDI KYAI IBRAHIM SURABAYA Tri Lailatul Qodariswati; Rineke Tivonny; Kharima Nata Fambudi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.586

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian seseorang sejak dini. Di Indonesia, pendidikan karakter telah menjadi perhatian utama dalam konteks pendidikan nasional. Melalui Kurikulum Merdeka, pemerintah Indonesia menjadikan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam proses pendidikan di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas metode, strategi serta dampak pelaksanaan program “Sapta Tekad Mulia” terhadap pengembangan kepribadian siswa SD Kyai Ibrahim Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologis, dan subjek penelitiannya adalah Kepala Sekolah dan Waka Kurikulum. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter di SDI Kyai Ibrahim telah terlaksana dengan baik melalui kurikulum merdeka dengan sapta tekad mulia.
HAKIKAT PERKEMBANGAN Neysa Yolanda; Nur Zakiah Pulungan; Dian Nursanti; Linda Yarni
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.609

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan dalam psikologi menyoroti perubahan individu. Terlepas dari perbedaannya, keduanya berfokus pada jenis proses perubahan yang berbeda. Setiap periode perkembangan memiliki karakteristik yang berbeda, meskipun karakteristik dari periode sebelumnya masih terlihat jelas. Prinsip-prinsip yang mendasari termasuk konsep bahwa pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang berkesinambungan dan saling mempengaruhi, mengikuti suatu pola tetapi dengan kecepatan yang berubah-ubah. Ulasan ini mengeksplorasi hubungan antara keduanya dalam bidang psikologi.
ANALISIS TRANSFORMASI DARI KURIKULUM 2013 MENUJU KURIKULUM MERDEKA DI SDN LIDAH WETAN IV Anastasya Shafa Aulia; Nadhifa Ardiana Maharani; Novela Serly Aulia; Syunu Trihantoyo; Agustin Hanivia Cindy
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.611

Abstract

Kurikulum memegang peranan penting dalam dunia pendidikan, dan perubahan kurikulum berlangsung secara terus-menerus dalam sejarah pendidikan Indonesia. Faktor-faktor penyebab perubahan kurikulum meliputi perkembangan dinamis antara bangsa, perkembangan industri, orientasi politik, dan pandangan intelektual. Kurikulum Merdeka adalah salah satu perubahan kurikulum terbaru yang sedang diimplementasikan di sekolahsekolah, termasuk SDN Lidah Wetan IV. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu observasi lapangan dengan melakukan wawancara bersama ibu Ninik Prasetyani, S.Pd.selaku kepala sekolah ibu SDN Lidah Wetan IV dan pemegang kekuasaan dan kebijakan tertinggi di SDN Lidah Wetan IV untuk lebih memahami persiapan sekolah, respons terhadap perubahan kurikulum, dan tantangan yang dihadapi guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Lidah Wetan IV masih dalam tahap awal, dengan fokus pada kelas 1 dan 4. Sehingga, sekolah masih perlu beradaptasi dengan perubahan ini, dan guru memainkan peran sentral dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum merdeka. Sekolah juga telah melakukan persiapan dengan pelatihan guru, penyediaan materi ajar, dan integrasi kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu sekolah menyadari bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun sekolah telah mengupayakan sosialisasi,tetapi masih terdapat kesenjangan pemahaman akan pentingnya kurikulum ini di antara orang tua. Dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam keberhasilan perubahan ini.
IMPLEMENTASI MODEL MERDU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V Risna Heriyanti; Asniwati
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.626

Abstract

Permasalahan penelitian adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa yang disebabkan karena proses pembelajaran berpusat pada guru, pembelajaran satu arah, pembelajaran tak bermakna oleh karna itu terpengaruh terhadap hasil belajar. Salah satu upayanya dilakukan yakni melalui penggunaan model pembelajaran MERDU. Tujuan atas penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan keterampilan untuk berpikir kritis, dan hasil belajar siswa/siswi. Kajian memakai jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu siswa kelas V UPTD SDN 1 Benua Lawas tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 17 siswa dan siswi. Jenis data dipenelitian yakni data kualitatif dan juga kuantitatif. Data kualitatif didapat melalui observasi keterampilan untuk berpikir kritis. Data kuanti didapat dengan tes tertulis secara individual berupa LKPD dan evaluasi. Berikutnya ditafsirkan dengan memakai kriteria pada masing-masing indikator keterampilan berpikir kritis, serta ketercapaiannya ketuntasan belajar siswa/siswi secara individu dan klasikal. Berdasarkan penelitian bisa disimpulkan bahwasanya model MERDU bisa menggembangkan keterampilan untuk berpikir kritis juga hasil belajar siswa
THE EFFECT OF LISTEN-READ-DISCUSS (LRD) TEACHING STRATEGY TO THE READING COMPREHENSION OF GRADE EIGHTH STUDENTS OF SMP NEGERI 2 SIANTAR ON NARRATIVE TEXT Roza Rapita Soni; Yanti Kristina Sinaga; Asima Rohana Sinaga
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.627

Abstract

The objective of this research was to find out the effect of Listen-Read-Discuss (LRD) teaching strategy to the reading comprehension of grade eighth students at SMP Negeri 2 Siantar on narrative text. The research design was quantitative research with quasi-experimental design. The sample of this research is 60 eighth grade students of SMP Negeri 2 Siantar selected by purposive sampling. The experimental group was given material using LRD teaching strategy, while the control group was given material with conventional teaching strategy. The data were analyzed using T-test. The research found that the mean of pre-test and post-test in experimental group were 45,33 and 80,33, while the mean of pre-test and post-test in control group were 52,53 and 69,86. The result showed that the students who learned by using LRD teaching strategy had better reading comprehension. After that the researcher found that T-test is higher that T-table (2,247> 1.672) at the level of significance is 5%. It shows that t-test is higher than t-table (2,247 >1.672), Ha is accepted and H0 is rejected. From the analysis of the data, it can be concluded that there is an effect of LRD teaching strategy to the reading comprehension of grade eight students at SMP Negeri 2 Siantar on narrative text.
IMPLEMENTASI PENERAPAN DUA KURIKULUM DI SDN SIDOTOPO WETAN I SURABAYA Rengga Aprilia; Tiara Nafa Dela Puspita; Nabilla Dwi Angelina
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.660

Abstract

Jurnal ini membahas penerapan dua kurikulum di dalam satu sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi dua kurikulum di Sekolah Dasar Sidotopo Wetan 1. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kulitatif melalui wawancara. Berdasarkan hasil wawancara yang sudah dilakukan, penerapan kurikulum pada sekolah tersebut menggunakan dua kurikulum, yakni kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Didalam penggunaan dua kurikulum tersebut, guru mengalami sedikit kesulitan untuk mencari bahan ajar pembelajaran dikarenakan pada kurikulum merdeka ini, guru membuat dan mencari media dan bahan pengajaran sendiri. Namun masalah tersebut dapat diatasi dengan cara guru bekerja sama untuk mencari dan membuat bahan ajar dan digunakan secara bersama sama.
THE EFFECT OF SMALL GROUP DISCUSSION TEACHING METHOD TO THE READING COMPREHENSION OF NARRATIVE TEXT OF GRADE NINE STUDENTS OF SMP NEGERI 2 TAPIAN DOLOK Veronika Febriyanti Siahaan; Sanggam Siahaan; Irene Adryani Nababan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.669

Abstract

The purpose of this study was to compare the reading comprehension studies of students in class IX at SMP Negeri 2 Tapian Dolok during the academic year 2022–2023 by using the small group discussion method. With a pretest and posttest study design, quantitative research employs a quasi-experimental research methodology. Purposive sampling was used in this study to select a sample of 60 students from class IX at SMP Negeri 2 Tapian Dolok during the 2022–2023 academic year, or from two experimental classes of 30 students each. procedures for gathering data that involve testing, observations, and documentation. the information gathered on students' proficiency in reading comprehension. A reading proficiency exam was the tool utilized. The formula sample t-test was the hypothesis test that was employed. The value of t-test (3,8) > t-table (1672) in the results revealed that there were differences in the students' reading comprehension skills when using the small group discussion approach compared to the lacture-based learning traditional teaching method. When it came to reading comprehension, the small group discussion approach outperformed the standard lecture-based learning approach. With an average score of 79,5, the experimental group that underwent learning treatment through the small group discussion approach could be considered to be in the good category. The control group, on the other hand, received instruction utilizing the lecture-based learning approach and achieved an average score of 64,84.
THE EFFECT OF USING YOUTUBE ON STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY GRADE NINE AT SMP NEGERI 4 PEMATANG SIANTAR Rahel Manik; David Berthony Manalu; Leonita Efipanias Manihuruk
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.670

Abstract

The Effect of Using YouTube On Students’ Vocabulary Mastery Grade Nine at SMP Negeri 4 Pematang Siantar in 2023/2024 Academic Year. The aim of this research is to find out the effect of using YouTube on Students' Vocabulary Mastery Grade Nine at SMP Negeri 4 Pematangsiantar. This research used quantitative research method with quasi-experimental design. The population were grade nine students at SMP Negeri 4 Pematangsiantar. The researcher used two classes were 31 students both of class as sample, where one class was as the experimental class and the other one was the control class. Class IX-9 was the experimental class and class IX-10 was the control class. The instrument for collecting the data was 20 multiple choice tests. The data were analyzed by applying the T-test. It is found that the T-test 1,8 is higher than the T-table 1,671 at the level of significance 5% for two tailed test, so the null hypothesis (HO) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. This means that using YouTube develops students' vocabulary mastery.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS 1 PADA MASA PANDEMI DI SEKOLAH DASAR Efrini M Nainggolan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i3.684

Abstract

Selama masa pandemi, berbagai tantangan dalam proses pembelajaran dihadapi oleh siswa. Maka dari itu, peneliti akan menginvestigasi kesulitan yang dihadapi oleh siswa, terutama di kelas 1 SD. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesulitan dalam belajar serta faktor-faktor yang berperan dalam mengakibatkan kesulitan belajar pada siswa kelas 1 selama pandemi. Penelitian ini berfokus pada pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana penelitian ini dilakukan untuk mendalaminya, menjelaskannya, dan mendeskripsikan tantangan-tantangan belajar yang dihadapi serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada siswa selama pandemi. Dari hasil analisis dan pembahasan, tergambar bahwa memang terdapat kesulitan belajar yang dihadapi oleh siswa kelas 1 selama pandemi, sesuai dengan teori kesulitan belajar yang diusung dalam skripsi ini. Beberapa jenis kesulitan belajar yang muncul meliputi ketidakmampuan mengumpulkan tugas, enggan mengerjakan tugas, kurangnya minat dalam pembelajaran, rasa enggan untuk berpartisipasi dalam diskusi pembelajaran, kurangnya rasa percaya diri dalam belajar, kesulitan dalam menyelesaikan tugas secara mandiri, kesulitan dalam memahami materi baru, dan tantangan dalam mengingat informasi yang diajarkan oleh guru. Selain itu, faktor-faktor internal dan eksternal turut berperan dalam menghadirkan kesulitan belajar ini.

Page 3 of 160 | Total Record : 1595


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue