cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
PENGARUH KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI SD NEGERI KEBALEN 04 Tarisha Asya Adilla
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh keterlibatan orang tua terhadap pendidikan anak di SD Negeri Kebalen 04. Melalui pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 30 siswa menggunakan kuesioner berbasis Google Formulir dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tanggapan terhadap keterlibatan orang tua cenderung positif dengan rata-rata skor di atas 4 dan variasi tanggapan yang moderat hingga rendah. Korelasi Pearson sebesar 0,760 menunjukkan hubungan positif dimana terdapat hubungan yang kuat antara keterlibatan orang tua dengan prestasi Pendidikan anak, signifikan pada tingkat kepercayaan 0,01. Analisis regresi mengonfirmasi bahwa keterlibatan orang tua secara signifikan mempengaruhi prestasi pendidikan anak, dengan koefisien regresi 0,911. Interval kepercayaan 95% untuk koefisien ini (0,609 hingga 1,213) menunjukkan signifikansi pengaruh tersebut. Penelitian ini memperdalam pemahaman akan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak dan memberikan rekomendasi peningkatan mutu Pendidikan melalui sinergi antara sekolah dan orang tua.
THE ROLE OF PEERS IN IMPROVING SELF-EFFICACY OF STUDENTS' CONFIDENCE IN PRIMARY SCHOOL Khotimah, Sonia Puji Nur; Azizah, Wahyu Sukma Nur; Ulum, Siti Raudhatul; Nengsih, Luluk Wahyu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4296

Abstract

Elementary School (SD) is like a golden period for children. In this phase, they not only experience a rapid surge in cognitive and social abilities, but it is also a crucial moment for growing self-efficacy or self-confidence. Self-efficacy, which is defined as an individual's belief in their ability to complete tasks and achieve goals, is an important aspect that needs to be developed at this time. This self-confidence is like a solid foundation that will support the child's success in the future. Therefore, this study aims to analyze in depth how positive interactions with peers can increase elementary school students' self-efficacy. It is hoped that this research will provide new insight into the importance of the role of peers in children's development, especially in building self-efficacy. The results of this research can later be used to develop more effective and student-centered learning strategies, optimally involving the role of peers. Based on research results, peers are proven to have a crucial role in growing self-efficacy or self-confidence in elementary school students. Peers are like pillars of support who provide support, encouragement and motivation for students to develop. Based on the results of literature research, it was concluded that the role of peers needs to be optimized to increase elementary school students' self-efficacy. Teachers and parents need to create a conducive learning environment where students can interact positively with their peers.
PERAN PENTING BIMBINGAN KELOMPOK DI SEKOLAH DASAR Azzahra, Fauziah; Salo, Alimuddin; Ferdin; Nengsih, Luluk Wahyu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4330

Abstract

Group tutoring is one of the important guidance and counseling services in elementary schools. This service has an important role in helping students develop themselves optimally, both in terms of academic, social, emotional and moral. Group tutoring in elementary school can help students develop their potential, improve social skills, build character, and overcome problems. Group tutoring in elementary school can be implemented using various methods which must be adapted to the needs and characteristics of students. Group guidance in elementary school must be carried out in an ongoing and structured manner. The important role of guidance and counseling teachers and class teachers is very important in the successful implementation of group guidance in elementary schools.
PERAN BIMBINGAN KONSELING TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK Intan, Nur; Fajrianti, Dinda Taya; Syahrani, Diva Fatin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4331

Abstract

Bimbingan konseling memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan bahasa anak, yang merupakan komponen penting dalam pertumbuhan mereka. Artikel ini akan membahas berbagai cara bimbingan konseling dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui deteksi dini, dukungan emosional, pendidikan orang tua, kerja sama dengan tenaga profesional, dan peningkatan keterampilan sosial. Intervensi cepat dan deteksi dini adalah langkah pertama yang penting dalam pengobatan gangguan perkembangan bahasa pada anak. Untuk menemukan tanda-tanda keterlambatan atau gangguan bahasa, konselor harus melihat dan menganalisis perilaku komunikasi anak. Konselor dapat membantu orang tua mendapatkan intervensi yang tepat, seperti terapi wicara atau terapi perilaku, dengan menggunakan berbagai alat observasi dan asesmen. Anak dapat memperoleh perkembangan bahasa yang ideal dengan penanganan yang cepat ini. Dengan artian Peran bimbingan konseling dalam perkembangan bahasa anak sangat penting dan mencakup berbagai aspek mulai dari deteksi dini, dukungan emosional, pendidikan orang tua, kolaborasi dengan tenaga profesional, hingga peningkatan keterampilan sosial. Dengan dukungan yang tepat dari konselor, anak-anak dengan gangguan bahasa dapat mengatasi tantangan mereka dan mencapai perkembangan bahasa yang optimal, yang akan mendukung kesuksesan mereka di masa depan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DI SD NEGERI BABELAN KOTA 08 Nadia Rohimah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4332

Abstract

Pelaksanaan Program Kampus Mengajar di SD Negeri Babelan Kota 08 merupakan sebuah inisiatif strategis dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidikan dasar melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Program ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa sebagai agen perubahan yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar, terutama di sekolah-sekolah yang menghadapi berbagai tantangan. SD Negeri Babelan Kota 08, yang terletak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, adalah salah satu sekolah yang berpartisipasi dalam program ini untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia, akses materi ajar yang berkualitas, serta kompetensi pedagogis para guru. Mahasiswa yang terlibat dalam Program Kampus Mengajar berperan aktif dalam mendukung proses belajar mengajar, memberikan bimbingan tambahan, menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler, dan membantu pengembangan materi ajar yang interaktif. Program ini juga fokus pada peningkatan kompetensi literasi dan numerasi siswa, serta pengembangan karakter dan soft skills mereka. Kerjasama yang baik antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar turut mendukung keberhasilan program ini. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan minat dan motivasi belajar siswa, peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik. Program Kampus Mengajar di SD Negeri Babelan Kota 08 diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
PENERAPAN WAHDATUL ULUM DALAM MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK NEGATIVE INTERAKSI SOSIAL MELALUI SOSIAL MEDIA YANG BERUJUNG KEJAHATAN Nur Salum, Raisa; Dahlan, Zaini; Ahmad Rifai, Ahmad; Hendra Alsa Fahmi, Hendra; Ira wahyuni, Ira; Yuri Ansari Panjaitan, Yuri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4387

Abstract

Interaksi sosial merupakan suatu intensitas sosial yang mengatur bagaimana masyarakat berperilaku dan berinteraksi satu dengan yang lainnya. Interaksi sosial merupakan basis untuk menciptakan hubungan sosial yang terpola yang disebut struktur sosial. Akan tetapi dalam berinteraksi sosial ini diperlukan kewaspadaann, khususnya di sosial media, harus lebih teliti, dalam penelitian ini ingin mengkaji bagaimana jika salah dalam berinteraksi apa yang sebabkan dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mencegah terjadinya kasus kejahatan dimedia sosial khususnya bagi Perempuan. Dalam penelitian ini, menggunakan Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif secara analitik memungkinkan peneliti untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang diteliti. Wahdatul ulum mencakup semua aspek ilmu pengetahuan dari kasus yang akan dibahas adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap dunia luar khususnya dunia sosial media khususnya kepada Perempuan. Interaksi sosial itu sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari karena manusia tidak bisa hidup tanpa manusia lain. Setiap manusia memerlukan manusia lainnya. Karena manusia itu adalah makhluk sosial, dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak bisa hidup tanda adanya sosial dengan manusia lainnya.
PENGGUNAAN METODE KISAH PADA MATERI USTMAN BIN AFFAN Nur Areefa; Dewi Nopasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4392

Abstract

Metode kisah merupakan metode pengajaran yang efektif dalam konteks pendidikan khususnya pendidikan Islam, untuk menyampaikan sejarah dan nilai-nilai moral yang terkandung dalam kehidupan tokoh-tokoh penting seperti Utsman bin Affan. Artikel ini menguraikan tentang penerapan metode kisah dalam pembelajaran materi Utsman bin Affan, meliputi teknik bercerita, penggunaan media dan sumber belajar, serta kontekstualisasi dan adaptasi cerita sesuai tingkat pemahaman siswa. Metode ini didukung oleh berbagai teori belajar dan psikologi pendidikan yang menekankan pentingnya pengalaman dan refleksi dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode kisah dapat memperdalam pemahaman siswa tentang sejarah Islam dan membantu mereka menginternalisasikan nilai-nilai moral seperti keberanian, kejujuran, dan kemurahan hati. Teknik penyampaian yang efektif seperti bercerita yang ekspresif dan interaktif serta penggunaan media seperti buku bergambar, video, dan teknologi interaktif dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Menyesuaikan dan mengadaptasi konteks cerita penting dilakukan untuk memastikan materi dapat diterima oleh siswa dengan tingkat pemahaman berbeda. Mengukur efektivitas metode kisah memerlukan penilaian dan evaluasi yang komprehensif, termasuk ujian tertulis, proyek kreatif, observasi, dan pembelajaran jangka panjang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode kisah tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga menciptakan sikap dan perilaku positif serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan jati diri keislaman siswa. Kesimpulannya, metode kisah mempunyai potensi yang besar untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang mendalam dan bermakna dalam pendidikan Islam, khususnya dalam pengajaran sejarah dan nilai-nilai moral melalui kisah-kisah yang mengharukan seperti kehidupan Utsman bin Affan.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DITINJAU DARI PERSPEKTIF GURU DAN SISWA PADA PELAJARAN FISIKA Nurul Esa Rahmah; Syifa Fauziah; Afiyah Salsabila; Almaira Tsabitha Yulfi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4434

Abstract

Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam penerapan kurikulum merdeka karena keterbatasan pelajaran, keterbatasan materi dan kurangnya waktu untuk memahami konsep fisika. Implementasi kurikulum merdeka memerlukan dukungan yang memadai untuk mencapai tujuannya. Tujuan penulisan artikel ini untuk memberikan pemahaman mengenai kurikulum merdeka diterapkan dalam pembelajaran fisika, baik dari sudut pandang guru maupun siswa. Penelitian ini, menggunakan metode deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara guru dan pengisian kuesioner oleh siswa. Hasil penelitian didapatkan bahwa guru merasa tidak keberatan dengan adanya penerapan kurikulum merdeka karena guru tidak perlu mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) cukup membuat modul pengajaran. Selain itu, kurikulum merdeka dapat membentuk pribadi siswa yang mandiri. Ditinjau dari prespektif siswa, penerapan kurikulum merdeka khususnya dalam pelajaran fisika masih belum maksimal diterima oleh murid, hal ini terjadi karena beberapa faktor yaitu kurangnya kefektifitasan waktu belajar dikelas membuat murid kurang mencerna pelajaran dengan baik, selain itu keterbatasan materi pelajaran yang disediakan dalam buku pembelajaran. Sehingga, penerapan Kurikulum Merdeka pada pelajaran fisika kurang efisien.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH PADA JENJANG SEKOLAH DASAR Siti Al Hidayah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN Sidorejo III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode yang bertumpu atau berfokus pada proses pengamatan yang terstruktur. Sedangkan studi kasus merupakan desain dari penelitian ini. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah seluruh warga sekolah yang terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, petugas perpustakaan, dan tenaga kependidikan. Sumber data berasal dari hasil wawancara, pengamatan, dan jurnal-jurnal ilmiah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Faktor penghambat implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah minat baca siswa dan fasilitas baca yang kurang memadai. Ketersediaan buku bacaan yang sangat sedikit dan juga alokasi dana yang tidak mudah diperoleh.
PENGEMBANGAN MEDIA PAJUSUN (PAPAN PENJUMLAHAN BERSUSUN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SDN 2 BAJINGJOWO Nurul Azizatin Nafi’ah; Saeful Mizan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i8.4469

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media PAJUSUN (Papan Penjumlahan Bersusun) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN 2 Bajingjowo serta untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media PAJUSUN (Papan Penjumlahan Bersusun). Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan), develop(pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli, lembar angket respon guru dan siswa, dan lembar tes siswa. Hasil dari penelitian pengembangan media PAJUSUN (Papan Penjumlahan Bersusun) adalah sebagai berikut: (1) dinyatakan sangat valid dengan perolehan hasil validitas dari ahli materi sebesar 88%, ahli media 86,67%, dan ahli bahasa 96%. (2) dinyatakan sangat praktis dengan perolehan hasil validitas respon guru sebesar 96% dan respon siswa sebesar 94%. (3) dinyatakan efektif melalui hasil tes siswa yang mencapai ketuntasan klasikal 90%. Berdasarkan presentase tersebut media pembelajaran PAJUSUN (Papan Penjumlahan Bersusun) dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif untuk digunakan pada materi penjumlahan bersusun kelas II SDN 2 Bajingjowo.

Page 56 of 160 | Total Record : 1595


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue