cover
Contact Name
Dona Setya
Contact Email
donasetya@polinela.ac.id
Phone
+6285725370543
Journal Mail Official
marshelajurnal@polinela.ac.id
Editorial Address
Gedung Kenanga (Q) Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35144
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal)
ISSN : -     EISSN : 29883822     DOI : https://doi.org/10.25181/marshela.v1i2
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) diasuh oleh Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung dengan jadwal penerbitan 2 (dua) kali dalam satu tahun dengan tujuan menyebarluaskan informasi ilmiah tentang perkembangan perikanan dan Kelautan, antara lain: teknologi perikanan tangkap, teknologi kelautan, inderaja kelautan, akustik dan instrumentasi, teknologi kapal perikanan, teknologi pengolahan hasil perikanan, teknologi budidaya perikanan, bioteknologi kelautan, teknik manajemen pesisir dan kelautan, teknik manajemen lingkungan perairan, kesehatan perikanan, nutrisi dan pakan ikan, lingkungan akuakultur, reproduksi akuakultur.
Articles 32 Documents
Karakteristik Desain Kapal Purse Seine Di Kabupaten Bulukumba Quraisyin, Muh
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i2.3662

Abstract

Salah satu kelayakan sebuah kapal penangkap ikan adalah dengan menganalisis karakteristik desain kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik desain kapal berdasarkan rasio dimensi utama, general arrangement dan bentuk lambung kapal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus dan deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik desain. Pengambilan data dilakukan di Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan tiga objek kapal purse seine. Analisis dilakukan secara numerik dengan menggunakan perhitungan arsitektur kapal dan simulasi menggunakan program Maxsurf V.8i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal sampel di lapangan tidak sesuai dengan kriteria dimensi utama dan parameter hidrostatik untuk jenis kapal purse seine. Susunan umum setiap jenis ukuran kapal memiliki kemiripan dalam mendukung operasi penangkapan ikan. Bentuk sarat kapal pada bagian depan berbentuk V-bottom, sedangkan pada bagian tengah kapal berbentuk U-V bottom, dan pada bagian buritan berbentuk round flat bottom. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan tinggi dan lebar dengan panjang yang tetap pada kapal sampel perlu dilakukan untuk memenuhi kriteria nilai standar dimensi utama dan parameter hidrostatik.
DINAMIKA POPULASI IKAN LAYANG YANG DI DARATKAN DI SIBOLGA Fuah, Ricky Winrison; Rahayu, Rosi; Muna, Zakyatul; Mardhatillah, Indah; Nurhayati, Nurhayati; Vicana Pandang, Ivonda
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i2.3670

Abstract

Perairan pantai barat Sumatera memiliki potensi perikanan yang besar dan berbagai jenis sumber daya termasuk sumber daya ikan pelagis, ikan damersal dan lain-lain. Ikan layang merupakan sumber daya ikan pelagis kecil yang paling dominan yang diibaratkan sebagai pelabuhan perikanan nusantara di Sibolga. Permintaan pasar yang besar menyebabkan kegiatan penangkapan ikan cenderung tidak terkendali dan rata-rata berfluktuasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis hasil tangkapan ikan laying untuk mengendalikan tingkat eksploitasi dan pengawasan alat tangkap yang tidak selektif agar pemanfaatan sumberdaya ikan layang dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek dinamika populasi ikan layang di PPN Sibolga. Berdasarkan informasi ekologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari - April 2023. Pengumpulan data meliputi data primer yaitu panjang dan berat ikan, serta data sekunder yaitu publikasi ilmiah dan data statistik perikanan tangkap dari PPN Sibolga. Terdapat 200 sampel ikan yang diperoleh selama penelitian dengan kisaran panjang 17,8-322 cm. Estimasi pertumbuhan menggunakan metode Von Bertalanffy. Berdasarkan analisis hubungan panjang-berat, ikan layang yang ditemukan di PPN Sibolga memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. Laju mortalitas M = 3.398E-152.
Pembesaran Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus var) dengan Penambahan Tepung Kulit Pisang pada Pakan Silalahi, Roni F F Anto; Rakhmawati; Fatimah, Nurul
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i2.3686

Abstract

Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus var) merupakan salah satu spesies ikan air tawar yang hidup diperairan tenang. Ikan ini merupakan jenis ikan konsumsi yang memiliki prospek menjanjikan dipasaran. Permintaan terhadap ikan lele sangkuriang yang semakin meningkat, maka dalam kegiatan Proyek Mandiri ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup ikan serta pertumbuhan ikan lele sangkuriang dengan penambahan tepung kulit pisang yang diberikan pada lele sangkuriang. Pemeliharaan dilakukan selama tujuh minggu atau lima puluh hari. Pemeliharaan tersebut mendapat hasil akhir bobot rata-rata pada kolam perlakuan sebesar 23,78 gram dan bobot rata-rata akhir pada kolam tanpa perlakuan sebesar 22,35 gram. Sedangkan untuk hasil akhir panjang rata-rata pada kolam perlakuan sebesar 16,32 cm dan panjang rata rata akhir pada kolam tanpa perlakuan sebesar 15,17 cm. Tingkat kelangsungan hidup (SR) pada kolam perlakuan sebesar 100% dan tingkat kelangsungan hidup (SR) pada kolam tanpa perlakuan sebesar 81,6%. Penambahan tepung kulit pisang pada pakan mampu meminimalisir tingkat kanibalisme pada ikan lele sangkuriang karena terdapat kandungan asam amino triptofan yang bisa mengurangi dan menekan kanibalisme yang terjadi.
ANALISIS FASE BULAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI PERAIRAN AMAHAI, PULAU SERAM Hehanussa, Kedswin
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i2.3690

Abstract

Intensitas cahaya yang diterima perairan berubah sesuai dengan fase bulan, yang berdampak pada perilaku ikan yang memiliki sifat fototaksis positif atau negatif terhadap cahaya. Hal ini secara langsung mempengaruhi volume hasil tangkapan nelayan. Pemahaman yang kurang mendalam mengenai pengaruh fase bulan ini membuat nelayan seringkali tidak dapat memaksimalkan hasil tangkapan mereka. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh fase bulan terhadap hasil tangkapan purse seine dan komposisi hasil tangkapan purse seine berdasarkan fase bulan di Perairan Amahai. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024 yang bertempat di Perairan Amahai, Pulau Seram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan. Hasil analisis menunjukan Fase bulan tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan purse seine dimana nilai Signifikasi sebesar 0.529 > 0,05. Hasil tangkapan purse seine sebanyak 25.570 Kg dengan komposisi hasil tangkapan pada fase bulan New Moon yakni ikan momar (Decapterus sp) 62 %, ikan selar (Selar sp) 38%. Komposisi hasil tangkapan pada fase bulan First Quarter yakni ikan layang (Decapterus sp) 63 %, ikan selar (Selar sp) 37%. Komposisi hasil tangkapan pada fase bulan Full Moon yakni ikan layang (Decapterus sp) 57%, ikan selar (Selar sp) 30 %, ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) 13%. Sedangkan pada fase bulan Last Quarter komposisi hasil tangkapan yakni ikan layang (Decapterus sp) 66%, ikan selar (Selar sp) 33%, dan ikan cakalang (Katsuwonus pelamins) 1%.
Eksplorasi Ikan Wild Betta burdigala (Kottelat & Ng, 1994) (Anabantiformes: Oshpronemidae) pada Musim Hujan dan Musim Kemarau Lia, Amelia; Fahrul Syarif, Ahmad; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i2.3786

Abstract

Betta burdigala tercatat sebagai ikan endemik Pulau Bangka, termasuk kelompok wild betta yang berstatus terancam punah (Critically endangered). Betta burdigala memiliki morfologi tubuh dan warna yang menarik, namun kajian mengenai ikan ini masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi habitat dan kualitas air B. burdigala pada musim hujan dan kemarau melalui eksplorasi. Metode yang digunakan yaitu survei dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif eksploratif. Hasil yang didapatkan bahwa B. burdigala dapat ditemukan pada musim hujan dan kemarau, namun saat musim kemarau B. burdigala cenderung bersembunyi di tanah basah yang berisikan gambut sehingga sulit ditemukan. Nilai kualitas air pada kedua musim memiliki perbedaan diantaranya perbedaan parameter suhu, pH, DO (oksigen terlarut) dan TDS, namun B. burdigala dapat beradaptasi di kondisi lingkungan tersebut. Adanya kajian ini memberikan informasi bahwa B. burdigala dapat ditemukan pada musim hujan dan kemarau dengan kondisi habitat, nilai kualitas air dan warna air yang berbeda.
Peran Suhu dan Klorofil-a dalam Menentukan Lokasi Penangkapan Ikan Pelagis yang Optimal di Maluku Utara pada Bulan November 2023 khotijah; Selvi, Alia; Dinovi Harsa, Zellydia; Armelita Rosalia, Ayang
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3924

Abstract

Ikan pelagis merupakan jenis ikan yang hidup di lapisan permukaan hingga kolom tengah perairan jauh dari dasar laut. Ikan pelagis umumnya memiliki peran penting dalam ekosistem laut serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena menjadi komoditas utama dalam perikanan tangkap, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Ikan tersebut tersebuar luas di perairan Indonesia, terutama di Maluku Utara karena memiliki kondisi suhu dan ketersediaan klorofil-a yang cukup signifikan. Pola migrasi ikan yang bervariasi di setiap bulan dan musimnya akan berakibat pada hasil tangkapan ikan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lokasi penangkapan ikan yang optimal pada musim angin barat, yaitu pada bulan November 2023 menggunakan pendekatan berbasis teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui perangkat lunak ArcGIS. Berdasarkan hasil dari pengolahan data pada ArcGIS dapat disimpulkan bahwa suhu rata-rata dari perairan Maluku Utara adalah 30°C dengan rata-rata klorofil-a yang tersebar, yaitu sebesar 0,32 mg/m³. Wilayah yang optimal untuk penangkapan ikan pelagis adalah bagian utara, barat dan timur Maluku Utara.
Efektivitas Penggunaan Jaring Insang Sebagai Alat Tangkap Ramah Lingkungan Di Perairan Karangantu, Serang, Banten Solechah, Shitie; Dyah Rahmawati, Ayu; Raharja, Aditya; Lestari, Ayu; Herdina Gunawan, Siti; Amira Nurfitri, Wafika
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3927

Abstract

Kegiatan perikanan memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir dan memenuhi kebutuhan pangan global. Namun, pemanfaatan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dapat merusak ekosistem laut, menurunkan produktivitas hasil tangkapan, dan mengancam keberlanjutan sumber daya ikan. Oleh karena itu, penggunaan alat tangkap ramah lingkungan seperti jaring kejer menjadi salah satu alternatif dalam mendukung perikanan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif jaring kejer sebagai alat tangkap ramah lingkungan di perairan Karangantu, Serang, Banten. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan, mencakup musim puncak dan rendah penangkapan ikan. Metode yang digunakan yaitu metode observasi yaitu dengan melakukan wawancara langsung ke lapangan. Sebanyak 12 sampel unit penangkapan jaring kejer diambil dengan teknik random sampling. Analisis jenis alat tangkap yang ramah lingkungan dilakukan dengan melakukan penjumlahan secara total dan hasil pembobotan nilai pada kuesioner yang didapat setelah melakukan wawancara dengan nelayan. Pembobotan dilakukan dengan pemberian skor yang tertinggi sampai yang terendah. Hasil penelitian menunjukkan alat tangkap jaring kejer yang digunakan nelayan di perairan Karangantu, Serang, Banten termasuk ke dalam kategori alat tangkap ramah lingkungan dengan skor 29,64 menurut penilaian Conduct for Responsible Fisheries (CCRF FAO). Jaring kejer memiliki selektivitas yang baik, hanya menangkap sedikit spesies sampingan (bycatch), dan memberikan dampak minimal terhadap habitat serta keanekaragaman hayati. Meskipun sebagian besar ikan yang tertangkap dalam kondisi segar, kualitas ikan masih dapat ditingkatkan, dan terdapat beberapa jenis ikan yang tidak laku dijual di pasar. Selain itu, alat tangkap ini aman bagi nelayan dan konsumen, serta diterima secara sosial oleh masyarakat nelayan setempat.
Antibacterial Effectiveness Test of Sargassum Sp Extract. Against Acne-Causing Bacteria: Uji Efektifitas Antibakteri Ekstrak Sargassum Sp. Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Susanti, Oktora; Ade Rinjani, Galuh; Servan, Vincen; Sinaga, Sonya; Farzana, Rina; Ilham Nur Fadhila, Muhammad; Br. Sinuraya, Florentina; Wahyu Febriani, Novita; Salben Sinaga, Haris; Juan Rahman Hakim, Alif; Hadi Saputra, Rizky
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3933

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim dengan 70% luas wilayahnya merupakan perairan, salah satunya adalah rumput laut. Selain memiliki fungsi ekologis dan rumput laut juga memiliki fungsi medis. Metabolit sekunder yang dihasilkan oleh rumput memiliki aktivitas biologis yang luas seperti sebagai antimikroba, antioksidan, antikanker, antivirus dan antijamur. sehingga dengan adanya kandungan senyawa senyawa ini memungkinkan untuk menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri. Salah satu bakteri yang akan di uji adalah Propianobacterium acnes. Propianobacterium acnes merupakan bakteri penyebab jerawat, yaitu kasus yang sering terjadi di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak Sargassum sp. terhadap bakteri Propianobacterium acnes, menggunakan metode sumur. Sampel makroalga diambil dari petani rumput laut di Lampung dan diekstraksi menggunakan dua metode evaporasi, yaitu waterbath dan rotary evaporator. Pengujian antibakteri dilakukan pada berbagai konsentrasi ekstrak, dengan pengukuran zona hambat menggunakan jangka sorong. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak Sargassum sp. memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propianobacterium acnes, dengan rata-rata diameter zona hambat per hari masing-masing 7,51 mm, 7,54 mm, dan 7,61 mm. Namun, aktivitas antibakteri tersebut termasuk dalam kategori lemah. Studi ini menunjukkan potensi Sargassum sp. sebagai bahan aktif antibakteri meskipun masih memerlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. Kata kunci: Sargassum sp., Propianobacterium acnes, antibakteri, metode sumur, zona hambat.
Prediksi Zona Potensial Penangkapan Ikan Selar Menggunakan Citra Satelit Modis dan VIIRS Boat Detection (VBD) di Perairan Maluku Utara pada Musim Barat Ahava Hidayat, Rakhshanda Shaina; Rosalia, Ayang Armelita; Wahyuni, Putri; Khairiyah, Nuril; Anggraini, Vera; Alvitriza Ratu Anak, Bonita Fransisca; Nurafni, Dinda; Waluya Budi, Riyadi Tri
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3940

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah, termasuk potensi perikanan yang besar. Perairan Maluku Utara merupakan area strategis untuk perikanan ikan pelagis kecil seperti ikan selar (Selar crumenophthalmus) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, dinamika lingkungan laut akibat perubahan musim, terutama selama Musim Barat, sering memengaruhi distribusi dan ketersediaan ikan, yang berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan setempat. Penelitian ini bertujuan memetakan zona potensial penangkapan ikan selar di wilayah tersebut dengan mengintegrasikan data suhu permukaan laut (SST) dan klorofil-a dari citra MODIS, serta pola aktivitas kapal dari VIIRS Boat Detection (VBD). Dengan metode deskriptif kuantitatif, data sekunder dari Desember 2023 diolah menggunakan perangkat lunak seperti ArcGIS Pro dan XLStat untuk menghasilkan peta distribusi ikan. Analisis dilakukan menggunakan model prediksi MaxEnt. Hasil penelitian mengidentifikasi area dengan konsentrasi klorofil-a tinggi dan suhu optimal sebagai lokasi utama penangkapan, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Studi ini memberikan manfaat signifikan bagi nelayan dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan efisiensi penangkapan serta mendukung pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan di tengah tantangan perubahan lingkungan.
IDENTIFIKASI DESAIN DAN KONSTRUKSI BUBU LIPAT IKAN 170 CM DI BALAI BESAR PENANGKAPAN IKAN (BBPI) SEMARANG, JAWA TENGAH. Wiraditama, Arif Prayoga; Syahputra, Fauzi; Syah Putri, Aprilia; Citra, Lalik Salistia
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3998

Abstract

Bubu merupakan alat penangkap ikan yang bersifat pasif dan memiliki satu atau lebih injab (pintu bubu) dan dioprasikan dengan jumlah bubu kurang dari 300 buah serta dirangkai satu bubu dengan bubu yang lainnya. Kegiatan pengambilan data untuk melengkapi Tugas Akhir (TA) ini dilakukan di Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang pada tanggal 04 Maret-21 Juni 2024. Adapun tujuan kegiatan ini Mengetahui Desain dan Kontruksi bubu lipat ikan 170 cm. Metode yang digunakan dalam memperoleh data pada kegiatan ini yaitu dengan cara Metode observasi lapangan kegiatan ini dilakukan dengan mengukur, perhitungan, dokumentasi. Secara keseluruhan, bubu memiliki komponen badan (body), mulut (funnel) atau injab, dan pintu. Desain dan konstruksi bubu lipat ikan 170 cm di Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang terdiri dari kerangka bubu, kerangka tali, badan jaring (webbing), mulut bubu/ injab. Kerangka bubu lipat ikan 170 cm terbuat dari besi eser SNI berukuran 12 mm dan 8 mm dengan panjang 170 cm, lebar 110 cm, tinggi 60 cm. Pada bagian tali menggunakan tali Polyethylene (PE) ø6mm untuk kerangka tali utama sedangkan untuk tali injab memiliki diameter ø2mm dan Pada bagian jaring berbahan dasar Polyethylene (PE) dengan ukuran mesh size 3 inci dengan ukuran benang D36. Pada mulut bubu/injab terbuat dari besi eser SNI dengan tiga buah rangka yaitu rangka tegak 92 cm, rangka miring 87 cm, dan ragka datar 90 cm.

Page 3 of 4 | Total Record : 32