cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KELUHAN BELL’S PALSY DI RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN Putu Meiyana Trisaputra; Nurul Fitriati; Ali Multazam
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.2969

Abstract

Bell’s Palsy adalah sebuah kelainan dan gangguan neurogi pada nervus cranialis VII (saraf facialis) didaerah tulang temporal yang menyebabkan kelemahan atau paralisis otot wajah disekitar foramen stylomastoideus. Untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dalam peningkatan kemampuan fungsional dan kekuatan otot-otot wajah pada kondisi Bell’s Palsy Sinistra dengan menggunakan modalitas Infra Red, Elektrikal Stimulation, Massage dan Mirror Exercise. Setelah dilakukan terapi sebanyak 5 kali tindakan dan edukasi di dapat hasil peningkatan aktifitas fungsional dan kekuatan otot menggunakan metode pengukuran menggunakan skala ugo Fisch mendapatkan hasil (T1) 38 dan setelah menjalani 5 kali terapi didapatkan hasil 86 yang menunjukkan adanya peningkatan pasien. Sedangkan kekuatan otot wajah diukur menggunakan MMT T1 : (mengerutkan dahi = 1, mengangkat alis = 1, menutup mata = 3, kembang kempis hidung = 1, mengembungkan pipi = 1, tersenyum = 1, meniup/mencucu = 2) menjadi T5 : (mengerutkan dahi = 5, mengangkat alis = 5, menutup mata = 5, kembang kempis hidung = 5, mengembungkan pipi = 5, tersenyum = 5, meniup/mencucu = 5
PENGARUH INTERVENSI BERBASIS INTERNET TERHADAP PEMBERIAN ASI Dian Rahayu; Maya Alfiana; Nurul Ananda
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.2975

Abstract

Menyusui memberikan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan manfaat kesehatan bagi bayi dan meningkatkan hasil kesehatan ibu yang positif. Namun, hanya 38% bayi berusia di bawah 6 bulan yang disusui secara eksklusif di seluruh dunia, lebih rendah dari target tahun 2025 sebesar 50%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi intervensi berbasis internet efektif dalam pemberian ASI. Pencarian dari  database untuk literatur yang diterbitkan antara tahun 1985 sampai tahun 2023 menemukan 7 studi yang relevan. Untuk setiap studi, informasi tentang karakteristik dasar, intervensi, dan hasil diekstraksi, dan kualitas metodologis dinilai. Intervensi yang digunakan dalam studi ini adalah breastfeeding, dan internet-based intervention. Studi ini menunjukkan bahwa literatur tentang intervensi yang bertujuan untuk memberikan ASI secara ekslusif hingga usia 6 bulan masih sangat rendah. Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis internet berpengaruh positif terhadap tingkat pemberian ASI ekslusif
GAMBARAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEGAWAI TERHADAP POSISI KERJA DI KANTOR DESA BURUAN I Gusti Putu Agung Dewangga Dharma Sastra; Nungki Marlin Y
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.2991

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan suatu permasalahan yang terjadi akibat terganggunya fungsi normal sistem muskuloskeletal, karena paparan yang terjadi secara berulang dan disebabkan oleh banyak faktor risiko kerja, salah satunya adalah postur kerja. Pada pegawai kantor desa buruan postur duduk merupakan posisi yang selalu dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan muskuloskeletal dan risiko kerja pada pegawai kantor desa buruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Subjek penelitian yang digunakan sebanyak 14 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner Nordic body map dan mengevaluasi risiko kerja dengan menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Hasil dari penelitian ini menunjukan keluhan musculoskeletal terbanyak akibat kerja oleh pegawai kantor desa didapati pada bagian punggung yaitu sebanyak 10 orang dan keluhan leher atas sebanyak 4 orang. Hasil penilaian resiko kerja pada pegawai kantor desa buruan yaitu resiko kecil sebanyak 3 orang sedangkan resiko sedang sebanyak 11 orang. Kesimpulan dalam penelitian ini Prevalensi keluhan muskuloskeletal yang sering dialami pada pegawai kantor desa buruan adalah keluhan pada ekstremitas atas dan paling banyak memiliki risiko kerja sedang.
Asuhan Kebidanan Komunitas pada Ny. E G4P3A0 Usia Kehamilan 37 Minggu 3 Hari dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya Yuriah, Siti; Zahra, Tamela
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.2999

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan yang biasanya di awali dengan rendahnya haemoglobin di dalam darah. Anemia menyebabkan lebih dari 115.000 kematian ibu dan 591.000 kematian perinatal setiap tahun. Sebanyak 56% ibu hamil dengan anemia terdapat pada negara dengan penghasilan rendah dan menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan kebidanan komunitas pada Ny. E G4P3A0 usia kehamilan 37 minggu 3 hari dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya. Penelitian ini menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, dan Growth). Sampel atau sasaran yaitu Ibu hamil trimester III dengan Anemia Ringan, penyuluahn dilakukan pada hari Rabu, 31 Januari 2024. Pukul 09.00 WIB 30 Menit, bertempat di Rumah Klien Ibu Hamil wilayah Puskesmas Sekar Jaya. Hasil penelitian ditemukan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan lahan praktik. Ibu hamil selama melakukan pemeriksaan atau kunjungan antenatal di Puskesmas Sekar Jaya selalu mendapatkan tablet FE. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kemenkes RI tahun 2021, bahwa untuk melakukan pencegahan anemia pada ibu hamil dengan mewajibkan meminum minimal 90 tablet tambah darah (TTD) selama kehamilan. Namun ditemukan pada saat hasil pengkajian didapatkan bahwa ibu hamil sudah tidak lagi mengonsumsi tablet FE dikarenakan sudah mendekati hari persalinannya. Pada saat pelaksanaan asuhan kebidanan komunitas sikap keluarga cukup kooperatif saat dilakukan wawancara, begitu juga dengan lingkungan serta tingkat pengetahuan keluarga yang kurang, mengenai keluhan ibu hamil. Bagi Puskesmas Sekar Jaya dan tenaga kesehatan, agar terus meningkatkan pelayanan yang menyeluruh dan merata pada masyarakat dengan melakukan kunjungan kepada masyarakat atau dengan menggunakan puskesmas keliling.
TRAINING OF TRAINER (TOT) PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENINGKATAN KUALITAS PENDAMPING LANJUT USIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI PANTI WERDHA MARFATI 2 TANGERANG Rini Puspita Sari; Siti Nuratna Habibah; Siti Hilda; Indah Noviasari; Upit Sarimanah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.3024

Abstract

Latar Belakang :Proses menua didalam perjalanan hidup manusia merupakan suatu hal yang wajar, yang akan dialami oleh semua orang yang di karuniai umur panjang. Hanya lambat cepatnya proses tersebut bergantung pada masing- masing individu yang bersangkutan. Risiko jatuh meningkat pada orang tua karena fungsi-fungsi ini menurun seiring bertambahnya usia, kemungkinan terakumulasinya masalah medis meningkat seiring bertambahnya usia, dan obat-obatan yang terkait sering meningkat juga. Tujuan :Meningkatkan pengetahuan petugas panti untuk mencegah resiko jatuh. Metode : Mendemonstrasikan cara pencegahan resiko jatuh kepada seluruh pendamping lansia di Panti Werdha Marfati Tangerang. Hasil :Pendamping lansia memperlihatkan perilaku aman dalam memodifikasi lingkungan panti.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RSUD ABDUL MANAN SIMATUPANG Heman Gunanta Ginting; Zulfendri, Zulfendri; R. Kintoko Rochadi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.3030

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu fenomena sosiologis untuk menggerakkan para pegawai dalam mencapai kinerja yang efektif dan efisien. Dibutuhkan motivasi kerja yang tinggi dalam mewujudkan kinerja pegawai yang maksimal. Peran pemimpin sangat besar untuk menciptakan suasana kerja dengan motivasi kerja yang tinggi. Praktek Manajemen kepemimpinan juga terjadi pada instalasi farmasi rawat jalan RSUD Abdul Manan Simatupang. Dengan tantangan beban kerja yang tinggi seorang pimpinan harus mampu memberikan pengaruh terhadap motivasi kerja bawahannya agar dapat memberikan performa kinerja yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan dengan kinerja pegawai, hubungan kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai dan hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai di instalasi farmasi rawat jalan RSUD Abdul Manan Simatupang. Desain penelitian ini adalah crossectional. Penelitian dilakukan melalui metode kuantitatif dan menggunakan analisis statistik Regresi Linier Berganda untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Penelitian ini menggunakan total sampling pada teknik pengambilan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini diindikasikan oleh nilai t-hitung X1 (3.212) > t-tabel (2.00) dan p-value (0,002) <0,05. Dengan kata lain, semakin baik kepemimpinan semakin baik pula kinerja pegawai. Kepemimpinan memberi pengaruh signifikan secara positif terhadap variabel terikat Y (kinerja pegawai). Hal ini diindikasikan oleh nilai t-hitung X2 (6.995) > t-tabel (2.00) dan p-value (0,000) <0,05. Hal ini berarti bahwa semakin baik motivasi kerja, semakin baik pula kinerja pegawai. Peningkatan implementasi manajemen kepemimpinan akan meningkatkan motivasi kerja petugas. Peningkatan motivasi kerja akan memberikan peningkatan kualitas kerja pegawai. Kinerja pegawai dapat meningkat melalui pemberian motivasi yang diberikan oleh pimpinan di instalasi farmasi rawat jalan RSUD Abdul Manan Simatupang. Untuk meningkatkan kinerja karyawan, Pimpinan pada instalasi farmasi rawat jalan RSUD Abdul Manan Simatupang perlu meluangkan waktu untuk memberikan motivasi pada bawahannya.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SENAM KEBUGARAN JASMANI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA KASIH AYAH BUNDA Alfika Safitri; Muhamad Aditya
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.3067

Abstract

Kemunduran kesehatan fisik pada lansia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain proses penuaan alami, gaya hidup, faktor genetik, lingkungan dan kondisi kesehatan. Lansia atau lanjut usia merupakan seorang yang telah memasuki usia 60 tahun atau tahapan akhir dari kehidupannya. Seseorang dapat dikatakan lansia dikarenakan telah terjadi suatu proses yang disebut aging process atau proses penuaan (World Health Organization, 2019). Tujuan Kegiatan : Meningkatkan pengertahuan, merubah sikap dan perilaku untuk memahami pentingnya senam kebugaran untuk kesehatan. Metode Kegiatan : Dengan cara mendemonstrasikan senam kebugaran jasmani kepada lansia yang dilakukan oleh terapis, melakukan senam bersama-sama dengan menggunakan musik. Hasil Kegiatan : 90% Lansia mengikuti tahap kerja senam kebugaran jasmani secara kooperatif, tertib dan teratur.
HUBUNGAN GANGGUAN MENTAL DAN EMOSIONAL PADA REMAJA YANG MENGALAMI KECANDUAN GADGET: LITERATUR REVIEW Khaerunisah Indah Setiawan; Dini Nur Alpiah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.3094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data pada kejadian remaja yang kecanduan gadget akan mempengaruhi emosional mereka. Remaja yang mengalami gangguan emosional akan cepat marah, mudah menangis, suka menyendiri, cemas dan frustasi, hal ini akan berpengaruh kepada pertumbuhan dan perkembangan remaja. Secara lebih lanjut remaja akan mengalami masa pertumbuhan ke dewasa, oleh karena itu sangat penting untuk mengawasi dan memperhatikan penggunaan gadget demi mengurangi kejadian remaja dengan gangguan emosional. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review dimana penulis akan mengumpulkan data dari penelitian terdahulu dan menjadikannya satu dengan ide dan data yang lebih lengkap.
DAMPAK PSIKOLOGIS PADA ANAK YANG MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL: LITERATUR REVIEW Syavina Nurameylia; Dini Nur Alpiah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.3095

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dampak psikologis kekerasan seksual pada anak korban rayuan. Kekerasan seksual terhadap anak akibat rayuan merupakan kejahatan serius yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi korbannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dinamika psikologis yang dihadapi anak korban kekerasan persuasi seksual. Penelitian ini memberikan gambaran rinci tentang pengalaman korban melalui analisis dokumen kerja, wawancara terhadap korban, orang tua, dan aparat penegak hukum, serta observasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih jauh mengenai dampak psikologis kekerasan seksual terhadap anak dan menjadi landasan bagi upaya perlindungan dan pemulihan korban kekerasan seksual.
HUBUNGAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK PENYANDANG DISABILITAS: LITERATUR REVIEW Ade Muflih; Dini Nur Alpiah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.3097

Abstract

Anak-anak penyandang disabilitas sering mengalami pengucilan dari keluarga mereka karena orangtua tidak mampu menerima kondisi anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat resiliensi anak penyandang disabilitas di Kabupaten Kuantan Singingi. Dengan pendekatan deskriptif exploratif dan desain cross sectional study, 62 responden anak disabilitas menjadi subjek penelitian. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 17,7% anak mengalami masalah mental emosional kategori abnormal. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner SDQ dan wawancara terpimpin. Temuan ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan psikologis anak disabilitas. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya program kreativitas di sekolah dan perlakuan khusus dari orang tua untuk mendukung perkembangan psikologis anak. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman masalah mental emosional pada anak disabilitas dan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam memberikan dukungan yang tepat.

Page 10 of 67 | Total Record : 668


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue